KIM Cipedes

Biro SDM Polda NTB Peduli Yatim Piatu dan Orang Tua Jompo

polda ntb

KIMCIPEDES.COM, NTB | Selama bulan suci Ramadhan telah banyak kegiatan kemanusian yang dilakukan oleh Polda NTB termasuk kali ini kegiatan yang dialaksanakan oleh Biro SDM(Sumber Daya Manusia) Polda NTB ,Pada hari Rabu tanggal 5 Mei 2021 sekitar pukul 16.00 Wita telah melaksanakan kegiatan bagi-bagi sembako guna mewujudkan rasa pedulinya kepada sesama terutama orang tua jompo yang ada di Panti Sosial, dan anak-anak Yatim Piatu yang diasuh di beberapa Panti asuhan.

Kehadiran Biro SDM Polda NTB yang dipimpin oleh Kabag Watpers ROSDM AKBP Hasrippudin S.I.K bersama staf guna melakukan pembagian sembako kepada Panti Sosial yang merawat para orang tua Jompo dan Panti Asuhan yang membina anak-anak yatim piatu di beberapa titik yaitu:
  1. Panti Asuhan Al-Ikhkas Ampenan.
  2. Panti Sosial lanjut usia Mataram.
  3. Panti Asuhan Al-Hidayah Baturinggit Sekarbela Mataram.
Setelah dilakukan pemberian bantuan berupa sembako kepada Panti sosial dan Panti asuhan dilanjutkan dengan pembagian Ta'jil buka puasa sebanyak 200 paket kepada masyarakat yang melintas di Jl. Lingkar Mataram dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Berikut beberapa jenis sembako yang telah siap untuk dibagikan berupa:
  • 90 Kg beras
  • 12 Tre Telur ayam
  • 6 Dus Mie Instan
  • 30 Kaleng Susu Kental Manis
  • 30 Liter Minyak Goreng.
Kegiatan ini dilakukan semata-mata hanya untuk kegiatan kemanusiaan dan berbagi sembako guna membantu meringankan beban sabagian masyarakat di bulan suci Ramadhan yang kebetulan bersamaan dengan terjadinya wabah penyakit yang melanda NTB dan juga Indonesia bahkan dunia .

Dari tempat berbeda Kabid Humas Polda NTB Komisaris Besar Polisi ARTANTO ,S.I.K.,M.Si,ketika ditemui di Ruang kerjanya dirinya sangat mengapresiasi kegiatan kemanusian seperti itu sebab dimusim pandemi seperti saat ini barang-barang berupa sembako sangatlah dibutuhkan oleh masyarakat dan kebetulan saat ini merupakan bulan suci Ramadhan yang menurutnya akan sangat membantu meringankan beban bagi sebagian masyarakat.Di akhir percakapannya Artanto tidak lupa mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan selalu mematuhi protokol kesehatan.
**M. Edwandi
Share:

Polres Sumbawa Optimis Vaksinasi Lansia Sesuai Target

polres Sumbawa

KIMCIPEDES.COM, SUMBAWA BESAR | Kapolres Sumbawa, AKBP Widy Saputra, S.IK MH. optimis proses vaksinasi lansia mencapai target 100 persen sebelum hari raya idul fitri mendatang.

" Kita ditarget 10 persen dari jumlah lansia yang ada di Sumbawa, yakni sebanyak 4.910 orang," kata Kapolres Sumbawa, AKBP Widy Saputra, S.IK. M.H, didampingi Kasubag Humas, AKP Sumardi, S.Sos kepada wartawan Kamis 06/05.

Hingga Hari Rabu, 05 Mei 2021, lanjutnya, dari 4.910 orang, sudah divaksin sebanyak 3.940 orang. " Sampai hari ini sudah 3.940 lansia yang sudah di vaksin", imbuhnya.

Kapolres merincikan, untuk hari ini sebanyak 548 orang lansin yang di vaksin di semua wilayah dengan total 3.940 orang yang telah divaksin atau persentase sebanyak 80,24 persen.

" Kita Optimis akan memcapai taget 100 persen sebelum hari raya idul fitri," tegasnya.

Dalam oroses vaksinasi ini, melibatkan tiga pilar yakni kepala desa dan lurah serta babinsa dan bhabinkabtibmas.

" Para lansia di sumbawa sangat antusias mengikuti program vaksinasi massal ini sehingga tidak ditemukan kendala di lapangan," ungkapnya.

Menurutnya, bagi lansia yang tidak memiliki kendaraan untuk ergi ke lokasi vaksin, maka akan dijemput menggunakan kendaraan baik roda dua maupun roda empat milik petugas babinsa dan bahabinkabtibmas.

" Apabila ada yang berhalangan datang ke lokasi, maka akan dilakukan sistim door to door atau mendatangi alamat yang bersangkutan," katanya menambahkan.
**M. EDwandi
Share:

Residivis Pengedar Sabu Kembali Diringkus Polisi

polres bima kota

KIMCIPEDES.COM, BIMA | Berakhir sudah pelarian MR, pemuda pengangguran berusia 24 tahun, yang selama ini dikenal sebagai pengedar barang haram jenis sabu-sabu. Kamis (6/5/2021) siang, Tim Opsnal Satuan Resnarkoba Polres Bima Kota menggulung MR di kawasan Danatraha, Kelurahan Dara, Kota Bima.

Kapolres Bima Kota melalui Kasat Narkoba, Iptu Ramli, mengatakan di tangan pria asal Kelurahan Jatiwangi tersebut, tim mengamankan satu plastik klip berisi 5 lintingan plastik klip serbuk kristal diduga sabu seberat 4,85 gram.

“Ada juga 17 lintingan plastik klip berisi serbuk seberat 20,05 gram, timbangan, tabung kaca, dompet, rokok, handphone, ATM dan uang tunai sebanyak Rp 5 juta lebih,” urainya.

Sebelumnya beber Ramli, tim melakukan pengintaian hingga kemudian melihat terduga mengendari sepeda motor.

Tim pun langsung mengejar dari belakang. Saat tim menghampiri, terduga langsung mencoba kabur dengan menggunakan sepeda motornya.

“Terduga sempat ingin menabrak mobil tim Opsnal, namun dikejar oleh tim Opsnal,” bebernya pada wartawan Kamis sore.

Terduga pun lanjutnya, langsung membuang satu bungkus plastik klip dan berhasil ditangkap tim Opsnal dan kembali melanjutkan penggeledahan menuju lokasi berikutnya.

Usai penggeledahan dan menemukan barang bukti, tim kemudian membawa terduga dan barang bukti ke Kantor Sat Resnarkoba Polres Bima Kota untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
**M. Edwandi
Share:

Guna Mendukung Ops Ketupat Lodaya 2021 Polres Ciko, Kapolsek Lemahwungkuk Pastikan Barang-Barang Iventaris Dinas Aman dan Personil Lengkap

polres cirebon kota

KIMCIPEDES.COM, POLRES CIREBON KOTA | Penjagaan dan perawatan inventaris mako adalah Utama dan pokok. Khusus bagi anggota Polri yang sedang melaksanakan tugas dinas penjagaan Mako pada saat itu. Menjaga barang inventaris milik dinas merupakan tugas dan kewajiban bagi setiap anggota Polri. Kapolsek lemahwungkuk Iptu Muhidin SH MH mengingatkan kepada para anggotanya yang saat ini sedang melaksanakan tugas di Mako Polsek Lemahwungkuk untuk melaksanakan pengecekan beberapa inventaris dinas, Jumat, 07/05/2021. jam 01.00 wib.

Di tempat terpisah Kapolres Cirebon Kota AKBP IMRON ERMAWAN. SH.S.IK.MH melalui Kapolsek lemahwungkuk menyampaikan " pengecekan alsus sebagai kesiapsiagaan mako dan antisipasi gangguan Kamtibmas serta pengecekan instalasi listrik antisipasi adanya konsleting yang dapat menimbulkan terjadinya kebakaran ". Jelasnya.

Masih kata Kapolsek " terlebih lagi alat komunikasi. Perlu mendapatkan perhatian khusus apakah berfungsi dengan baik atau tidak Apakah Pesan yang disampaikan melalui alat komunikasi yang ada di Polsek bisa didengar oleh Mako Polres Cirebon kota dan jajaran apa tidak, khususnya pos pam ops ketupat lodaya 2021". Tegas Iptu Muhyidin. SH.MH

Kegiatan dilaksanakan oleh AIPTU SENO SETIADJI didampingi Personil SPK AIPTU ALEX Beserta Personil Piket fungsi. Alsus Lengkap dan berfungsi guna antisipasi Guan Kamtibmas Serta Pam Siaga Mako dan monitor pelaksanaan Ops ketupat Lodaya 2021. Tutup Iptu Ngatidja, SH.MH Kasubbag humas Polres Cirebon Kota.
**M. Edwandi
Share:

Pelaksanaan Penyekatan Ops Ketupat Lodaya 2021 di Pospam Check Point Kedawung Polres Ciko

polres cirebon kota

KIMCIPEDES.COM, POLRES CIREBON KOTA | Ops ketupat sudah berlaku, sejumlah pos penyekatan mulai melaksanakan aktivitasnya. termasuk Pos pam kedawung. Penyekatan ini dimulai sejak dimulainya larangan mudik, Jumat, 07/05/2021 pukul 01.00 WIB.

Kapolres Cirebon Kota AKBP IMRON ERMAWAN SH. S.IK. MH melalui Kapolsek Kedawung mengatakan, " mayoritas kendaraan yang diputarbalikkan merupakan pemudik yang menggunakan sepeda motor. Malam ini, semua pos pam dan pos penyekatan wilkum Polres ciko, sudah mulai melaksanakan penyekatan dalam Operasi Ketupat Lodaya termasuk di pos Kedawung ini. Kendaraan yang bernomor polisi luar Cirebon yang dari arah Jakarta kita putar balikan, yang memang para pemudik dan tidak melengkapi persyaratan sesui ketentuan pemerintah," katanya.

Masih kata Kapolsek kedawung " kendaraan yang dikecualikan untuk diputarbalikkan adalah yang menunjukkan surat tugas dan hasil swab PCR. Pada operasi penyekatan perdana ini mayoritas pengendara tak bisa menunjukkan surat tugas dan hasil swab PCR". Ungkap KOMPOL ABDUL QODIRAT, SH. selaku Kapos Pam Chek Point Kedawung.

Personil yang terlibat Penyekatan Kapos Pam Chek Point Kedawung KOMPOL ABDUL QODIRAT,SH, Ka Ploeg II IPTU TOHAP SIALABAN,SH, AIPTU CHRIS EFENDI,SH, AIPTU SUKARYANA , AIPTU CECEP RM, BRIGADIR NATAKUSUMA , BRIPKA R.R. DYAH EKA PUTRI, BRIGADIR DINDA BESTARI, KODIM 0614 Kota Cirebon (1 Personil), Sat Pol PP Kota Cirebon (2 Personil) dan Dinas Kesehatan Kab Cirebon. tambah Kasubbag Humas Polres Cirebon kota

Hasil kegiatan Penyekatan Kendaraan yang diperiksa R4 : 50 Unit dan R2 : 10 Unit. Sementara Kendaraan yang di putar balik R4 : 3 Unit dan untuk R2 : NIHIL karena kendaraannR2 Yang Melintas keseluruhannya Pengemudi Lokal. Jelas Iptu Ngatija. SH,MH. Kasubbag Humas Polres Cirebon Kota
**M. Edwandi
Share:

Polsek Mundu Polres Ciko Laksanakan Himbauan Larangan Mudik Dalam Patroli Ops Ketupat Lodaya 2021

polres cirebon kota

KIMCIPEDES.COM, POLRES CIREBON KOTA | Melaksanakan giat patroli sambang kepada warga masyarakat yang berkumpul, untuk selalu waspada terhadap wabah Corona dan bisa saling menjaga ketertiban dan keamanan. Menerapkan protokol kesehatan dengan 5 M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilisasi dan menghindari kerumunan, merupakan sasaran Giat KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan). Selaku penanggung jawab Kapolsek Mundu AKP H. Supai warna S.Sos. Jumat, 07/05/2021 sekitar jam 00.30 wib

Dalam pelaksanaannya dengan kekuatan Personil AIPTU UJER SUHERMAN dan AIPTU AHMAD SAYUTI

Di tempat terpisah Kapolres Cirebon Kota AKBP IMRON ERMAWAN SH. S.IK. MH melalui Kapolsek Mundu menyampaikan " Giat Patroli KRYD ( Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan ). Dengan sasaran Tukang Parkir, Premanisme dan Vandalisme di Wilayah Hukum Polsek Mundu Polres Ciko.". ujarnya.

Lanjut Kapolsek Mundu " Route yang dilalui Desa Luwung, Desa Bandengan, Desa Mundu Pesisir, Desa Pamengkang, Desa Banjarwangunan, Desa Suci dan Desa Waruduwur, patroli di tempat rawan kriminalitas serta sambang dan patroli ke warga masyarakat / tokoh pemuda yang sedang nongkrong, dan ketempat obyek vital di Area PLTU II Cirebon, dan wilayah pemukiman penduduk dan tempat rawan lainnya masuk wilayah hukum Polsek Mundu". Tegas AKP H. Supai warna S.Sos

Ditambahkan Kasubbag Humas Polres Cirebon kota, Hasil yg dicapai Melaksanakan Patroli sambang dan pengamanan kepada Obyek Vital dilokasi Area PLTU II masuk Desa Waruduwur Blok Kandawaru, giat patroli sambang kepada warga masyarakat yang berkumpul, untuk selalu waspada terhadap wabah Corona dan bisa saling menjaga ketertiban dan keamanan di sekitarnya dan cegah terjadinya C3 ( Curat, Curas dan Curanmor ).

" Untuk mengantisipasi terjadinya Curat, Curas, Curanmor dan tawuran serta memberikan rasa nyaman terhadap masyarakat. Polsek Mundu Patroli ke perkampungan warga," Tegas Iptu Ngatija. SH,MH.
**M. Edwandi
Share:

Sat Brimob Polda Jabar Kembali Gencarkan Patroli SAR Wilayah Cipanas Antisipasi Bencana Alam

sat brimob polda jabar

KIMCIPEDES.COM, CIANJUR| Sudah kita ketahui intensitas curah hujan yang tak dapat di prediksi di wilayah Kec. Cipanas Cianjur dan merata di wilayah lain cukup tinggi ditambah kondisi geografis wilayah Kec.Cipanas Cianjur merupakan daerah perbukitan dengan konstur tanah yang labil, dan hal tersebut mengakibatkan bencana alam berupa tanah longsor

1 regu di bawah pimpinan Briptu Efriyanda diperintahkan bergerak untuk melaksanakan patroli SAR wilayah Cipanas khususnya di kampung belakang jalan raya Cipanas Cianjur mengecek kondisi arus sungai dan tebing yang berada di Cimacan cianjur

Melihat hal tersebut Briptu Efriyanda dengan memakai peralatan lengkap kegiatan SAR memantau daerah puncak pasca terjadinya yang sering terjadi bencana longsor.

Menurut warga sekitar, "Aliran sungai wilayah Cimacan Cianjur sangat rawan akan luapan air, alirannya deras banyak sampah-sampah yang terlihat menumpuk di sekitar aliran pembuangan air",

"Laksanakan patroli SAR cek kondisi yang rawan bencana alam dikarenakan hujan diprediksi akan terus berlanjut dikhwatirkan terjadi kejadian menonjol di daerah lain tolong cek dan laporkan hasilnya", ucap Dani Irmawansyah.

Ditempat terpisah Dansat Brimob Polda Jabar Kombes Pol. Yuri Karsono, S.I.K., juga menambahkan, "Kegiatan ini merupakan salah satu kepedulian Polri serta bentuk Bakti Sat Brimob Polda Jabar dengan menghadirkan Negara di tengah - tengah masyarakat".

“Ini merupakan bentuk Bhakti Sat Brimob Polda Jabar dalam hal ini di wilayah Kab. Cianjur dan sekitarnya untuk menciptakan situasi yang aman dan nyaman″, ujar Kombes Pol. Yuri Karsono.
**M. Edwandi
Share:

Wakapolda Jabar Laksanakan Pemantauan dan Penyekatan Pada Operasi Ketupat Lodaya 2021

polda jabar

KIMCIPEDES.COM, BOGOR | Wakapolda Jabar Brigjen Pol.Drs.Eddy Sumitro Tambunan, M.Si didampingi Pejabat Utama Polda Jabar telah melaksanakan kegiatan pemantauan dan penyekatan pada Operasi Ketupat Lodaya 2021 di Pos Sekat Get Tol Bogor dan Pos Pam Terminal Baranangsiang serta Pos Pam Simpang Gadog, Kamis, 6/5/2021.

Pada Kesempatan Ini Wakapolda Jabar meninjau langsung ke tempat Pos Pelayanan yang sudah disiapkan dibeberapa tempat di wilkum Polda Jabar.

Pada Kegiatan Ini juga, Wakapolda Jabar menghimbau Kepada Anggota Polri, TNI, Dishub, Satpol PP dan Pemerintahan lainnya agar benar benar melaksakan penyekatan ini dengan baik sesuai prosedur yang sudah ditentukan, Jika terdapat ada pengendara yang melaksanakan mudik, jangan segan segan untuk menindak dan diputar arahkan lagi agar tidak melaksanakan mudik.

Dilaksanakannya kegiatan Ini untuk mengurangi Covid-19 dengan cara pencegahan penularan antar Kota, antar Provinsi (Antar Keluarga) dimana sederetan langkah telah ditempuh Pemerintah dan Instansi terkait.
**M. Edwandi
Share:

Peran Bioinformatika Desain Plasmid dan Sistem Immunitas

Oleh : Dede Farhan Aulawi (Pemerhati Kesehatan Masyarakat)


Pandemi covid 19 yang menyebar hampir ke seluruh pelosok dunia ini, tentu di samping berdampak negatif ada juga dampak positifnya. Dampak negatif tentu tidak lepas dari persoalan kesehatan masyarakat, ekonomi yang terpuruk, aktivitas masyarakat yang terbatasi, dan lain – lain. Sementara dampak positipnya seperti percepatan proses adaptasi masyarakat dengan teknologi IT, dan juga masifnya pemikiran untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, serta inovasi lain karena berbagai keterbatasan yang mengekang dalam situasi yang sulit ini. Termasuk didalamnya adalah berbagai upaya dalam membangun Sistem Rekognisi Imunitas Spesifik dengan memanfaatkan mekanisme penyajian Antigen oleh sel-sel APC. Berbagai riset di bidang ini juga ditunjang oleh kemajuan ilmu bioinformatika sebagai aplikasi dari alat komputasi dan analisa untuk menangkap dan menginterpretasikan data-data biologi.

Ilmu bioinformatika lahir atas insiatif para ahli ilmu komputer berdasarkan artificial intelligence yang memiliki basis konsep bahwa semua gejala yang ada di alam ini bisa dibuat secara artificial melalui simulasi dari gejala-gejala tersebut. Di dalamnya tentu diperlukan data-data yang yang menjadi kunci penentu tindak-tanduk gejala alam tersebut, yaitu gen yang meliputi DNA atau RNA. Begitupun dengan perkembangan teknologi DNA rekombinan yang memainkan peranan penting dalam lahirnya bioinformatika. Teknologi DNA rekombinan memunculkan suatu pengetahuan baru dalam rekayasa genetika organisme yang dikenal dengan istilah bioteknologi.

Bioinformatika merupakan perpaduan harmonis antara teknologi informasi dan bioteknologi, yang dilatarbelakangi oleh ledakan data (data explosion) observasi biologi sebagai hasil yang dicapai dari kemajuan bioteknologi. Contohnya adalah pertumbuhan pesat database DNA pada GenBank. Genbank adalah database utama dalam biologi molekuler, yang dikelola oleh NCBI (National Center for Biotechnology Information) di AS. Hal ini menjadi salah satu pembuka jalan bagi proyek-proyek pengungkapan genom, yang meningkatkan kebutuhan akan pengelolaan dan analisis sekuens, dan pada akhirnya menyebabkan lahirnya bioinformatika.

Terkait dengan hal ini, jadi teringat pada tulisan sahabat Dr. Tauhid yang sering menguraikan analisa kesehatan sampai detail. Beliau juga menyampaikan bahwa sejak penemuan plasmid atau struktur DNA ekstra kromosomal yang sebagian besar diantaranya berstruktur superkoil dengan konformasi kovalen atau covalently closed circular yang memiliki kemampuan bereplikasi secara otonom dan mengekspresikan protein tertentu, oleh Robert Koch pada 1887 di struktur bakteri Bacillus Anthracis, terkuaklah potensi untuk menghasilkan berbagai jenis protein rekombinan.

Penemuan awal Robert Koch memicu terjadinya penemuan lanjutan, yang antara lain dihasilkan oleh suatu penelitian terhadap proses konjugasi bakteri Eschericia Colli yang ternyata melibatkan struktur DNA ekstra kromosomal. Penelitian itu dilakukan oleh Lederberg dan Hayes pada tahun 1952. Penelitian selanjutnya menunjukkan bahwa syarat bahwa plasmid dapat melakukan replikasi di dalam sel bakteri adalah adanya struktur DNA sebagai ORI (origin replicon). Replicon dalam bakteri memiliki urutan gen spesifik penyandi protein (Rep), unit berulang yang dinamakan iteron, dan sekuens DnaA, serta AT rich area.

Tahap selanjutnya plasmid dikembangkan sebagai vektor kloning. Dimana kemampuan mereplikasi dirinya dapat dimanfaatkan untuk memperbanyak gen-gen tertentu sesuai dengan target protein yang diinginkan. Salah satu plasmid sebagai vektor kloning yang paling awal dan banyak digunakan adalah pBR322. Sementara syarat yang menentukan ideal tidaknya suatu plasmid untuk dijadikan vektor kloning, antara lain adalah ukurannya kecil, memiliki daerah di DNA nya yang bersifat high copy number, memiliki selection marker gene, reported gene, juga memiliki situs pemotongan enzim restriksi yang memungkinkan untuk dilakukannya proses penyisipan potongan DNA yang akan dikloning.

Pada hakikatnya kemampuan memproduksi protein rekombinan adalah salah satu kata kunci dalam konstruksi gagasan untuk "menginstal"kan pathogen library ke sistem memori imunitas. Tujuannya adalah memberi alternatif proses imunisasi dengan cara membuat modular berisi berbagai protein rekombinan antigen patogen yang diinkubasikan atau dipaparkan secara in-vitro kepada sekelompok sel dendritik yang diharapkan setelah dikembalikan ke dalam tubuh, melalui mekanisme APC/antigen presenting cell dapat membangkitkan proses pembentukan memori spesifik.

Gagasan ini diawali saat melihat kapasitas bioinformatika dan riset in-silico yang semakin berkembang seiring dengan kemajuan teknologi informasi. Bioinformatika dapat digunakan untuk mendesain dan mengonstruksi plasmid agar dapat menghasilkan protein yang akan digunakan. Sebagai gambaran untuk pemetaan plasmid saja sudah banyak piranti lunak yang kerap digunakan di penelitian seperti ApE, Clone Manager, GeneConstructionKit, Geneious, Compiler genome, LabGenius, Lasergene, MacVector, pDraw32, Serial Cloner, VectorFriends, Vector NTI, dan WebDSV.

Sementara itu desain protein rekombinan yang merupakan representasi dari antigen penanda patogen dapat dilakukan dengan pendekatan Reverse Vaccinology (Rappuolo, 2001) yang diawali dengan pemetaan dari hasil sekuens genom patogen dengan teknologi next genome sequencing. Bahkan saat ini sudah tersedia platform kolaboratif untuk saling berbagi hasil sekuensing patogen dari hasil WGS (whole genome sequencing), misal seperti di GISAID untuk data virus influenza.

Dengan demikian ada peluang untuk memetakan sekuens antigen, mendesain vektor, dan memproduksi protein rekombinan untuk selanjutnya ditransfer ke sel-sel penyaji antigen (APC). Itu gagasan awal yang terinspirasi oleh pengembangan pemanfaatan sel dendritik sebagai pemicu imunogenisitas terhadap virus Sars CoV-2 yang dilakukan oleh tim peneliti Aivita (Taruna Ikrar et al, 2020). Gagasan selanjutnya adalah mengintegrasikan konsep antigen combo sehingga dapat menjadi alternatif bagi vaksin modular seperti Pentabio atau Flubio (Biofarma) yang terdiri dari beberapa komponen antigen dengan karakteristik yang berbeda-beda.

Jika modul antigen berupa protein rekombinan hasil ekspresi dari vektor kloning dapat ditransfer ke sel-sel penyaji (makrofag, dendritik, atau limfosit B), maka selanjutnya tentu akan diproses melalui jalur generik pengolahan antigen. Yaitu dimulai dengan proses endositosis melalui fagosom, dilanjutkan dengan pemotongan protein menjadi peptida dengan 7-14 asam amino. Bahkan jika bisa mengembangkan teknik yang lebih presisi, maka yang ditransfer ke sel-sel penyaji bisa saja langsung berupa peptida rekombinan. Pada tahap berikutnya peptida bersama molekul MHC-II akan mengaktivasi sel-sel T naif CD-4 untuk mematurasi subset sel limfosit Th-CD4 yang akan membangun sistem memori di sel T memori. Dimana sel T memori atau Sel T sentral memori (TCM) berasal dari prekursor sel T-CD4 dengan kemampuan regeneratif marena adanya faktor transkripsi STAT5 yang mampu melakukan proses fosforilasi tingkat tinggi. Dari hasil penelitian diketahui bahwa sel TCM mempunyai ekspresi selektin-L dan pencerap CCR7, serta mensekresjkan IL-2.

Sementara sebagai tulang punggung pengenalan antigen patogen utama adalah stimulasi subset Th-CD4 pada sel limfosit B yang akan menghasilkan antibodi spesifik, IgM sebagai respon awal, dan IgG sebagai respon lanjutan yang bertahan lebih lama. Proses pembentukan memori dan proses recalling dapat terjadi pada jalur sel limfosit B memori. Saat terjadi respon imun terhadap suatu antigen spesifik dimana sel Th-CD4 yang telah berikatan dengan MHC-II dari sel penyaji melalui reseptor sel T (TCR) akan mendorong diproduksinya sel plasma berusia pendek yang menghasilkan Ig M. Sementara secara paralel T Helper Folicullair/ThF akan menghasilkan IL-21 untuk menginisiasi reaksi Germinal di Germinal Center kelenjar limfe regional/Perifer. Dimana IL-21 bersama BCL-6 akan menghasilkan sel B memori melalui mekanisme clonal selection.

Pada respon kedua, pajanan antigen berikutnya (pasca vaksinasi dan ada virus masuk) maka terjadi recall response dimana akan terjadi plasma blast dari sel B memori yang berada di SLO (secondary limfoid organ/kelenjar limfe regional, bersama sel prekursor Th Memori dari darah akan ditarik ke dalam sumsum tulang dengan bantuan molekul CXCR4-CXCL12 dan S1P1-S1P. Untuk selanjutnya memproduksi sel B/Plasma yang dapat menghasilkan antibodi spesifik (IgG) yang akan digunakan untuk mengantisipasi kehadiran patogen. Salah satu kesulitan yang teridentifikasi saat ini adalah mungkin sistem modular akan membingungkan sistem penyajian dari sel-sel APC, maka solusi alternatifnya yang dibuat modular adalah sel-sel APC nya yang dipajankan pada peptida rekombinan sesuai dengan kelompok patogennya. Sekumpulan sel penyaji yang telah dibekali protein penanda (peptida antigen) akan dimasukkan ke tubuh sebagai paket kombo sistem rekognisi imunitas.

Jika gagasan ini dapat terealisasi, maka di masa yang akan datang kita dapat menyiapkan diri secara lebih baik dalam menghadapi berbagai jenis patogen yang berpotensi menimbulkan masalah kesehatan.
Share:

Sektor 22 Citarum Harum Berupaya Wujudkan Sungai Cipamokolan Terbebas Dari Kotoran Tinja Manusia

Sektor 22 Citarum Harum

KIMCIPEDES.COM, BANDUNG | Satgas Citarum Harum Sektor 22 bergerilya dalam penegakan keharusan warga terdekat bantaran Sungai Cipamokolan untuk memiliki seftick tank tersendiri dengan tujuan tidak membuang tinja ke sungai.

Target Satgas Sektor 22 Citarum Harum terbebasnya air sungai dari kotoran tinja manusia yang selama ini warga sudah berbudaya tidak terpuji. Hingga sungai tercemar oleh bakteri ekoli.

Atas komando Kol. Inf. Eppy Gustiawan selaku Dansektor 22 Citarum Harum, terus bergerilya untuk memerangi paradigma buruk warga dengan memasuki pelosok kewilayahan di Kota Bandung.

Prinsipnya, warga sudah waktunya melakukan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan memerhatikan kesehatan masyarakat yang menopang kebersihan lingkungan juga sungai sebagai sarana yang sangat dibutuhkan masyarakat banyak.

"Kita perlu bekerja ekstara untuk merubah pemahaman yang kerdil dari warga, selama ini membuang beraknya ke sungai dengan tujuan membuat seftick tank di rumahnya masing masing," kata Eppy.

Dengan cara melakukan sosialisasi dari satgas Citarum Harum sektor 22 kepada seluruh masyarakat penghuni bantaran sungai di Kota Bandung, yaitu mengedukasi betapa pentingnya PHBS bagi semua manusia supaya memiliki jiwa dan prilaku berdedikasi tentang kebersihan lingkungannya.

Hal diatas diuraikan oleh Bamin Sektor 22 Citarum Harum Serka Agung Setya Purnama dengan sasaran warga pelaku pembuang tinjanya ke sungai tanpa saringan Ipal yang benar, yang selama ini mendampingi dansektor 22 pada sosialisasi PHBS.

"Bakteri ekoli yang ada di setiap sungai di Kota Bandung, sudah sangat akut dan mudah menjangkit kepada tatanan hidup warga terutama bagi anak anak sehingga bisa mengurai gizi didalam tubuh menjadi benih penyakit, maka pertumbuhan si anak akan terganggu dengan sebutan STUNTING," papar Agung pada sosialisasinya di Kelurahan Cicaheum, Kamis, 6/05/2021.

Sosialisasi ini sangat didukung oleh Pemerintah Kota Bandung, dengan menggandengkan programnya yaitu Kota Bandung Bebas 100% Open Defication Free (ODF), dengan mengedepankan Satgas Sektor 22 sebagai eksekutor di lapangan.

Agung lebih lanjut menargetkan, bahwa tim Percepatan ODF kepada para pemilik rumah kos dan home industri di wilayah Kelurahan Cicaheum Kecamatan Kiaracondong.

Satgas sektor 22 di wilayah ini telah dikantongi data, pemilik rumah kos dan home industri yang belum mempunyai septic tank (BABS) sebanyak 103 KK.

"Ini bukan jumlah yang sedikit, setiap hari kuarga ini membuang beraknya ke sungai tanpa sarungan yang benar maka berapa juta bakteri yang hidup di sungai ini," gemas Agung.

Sehingga satgas sektor 22 menargetkan pemilik rumah kos dan home industri wajib membuat septic tank batas waktu 25 Mei 2021.

"Dengan upaya ini kami memberikan surat pernyataan kesanggupan untuk membuat septic tank dengan batas waktu sd tgl 25 Mei 2021," tegas Agung.


Konsekwensi keseriusan ini satgas memberi tindakan apabila sampai dengan batas waktu yang telah ditentukan belum juga dibuat, maka saluran pembuangan tinja ke Sungai Cipamokolan akan ditutup/dicor.

Sosialisasi ini diikuti oleh, Dansektor 22 Satgas Citarum Harum, Sekcam Kiaracondong, Kasi Ekbang Kecamatan Kiaracondong, Seklur Cicaheum, Babinkamtibmas Kiaracondong, Ketua RW Jajaran Kel. Cicaheum dan para pemilik kosan dan home industri wilayah Kelurahan Cicaheum yang belum mempunyai Septic tank.
Share:

Kecamatan Bojongloa Kidul bersama Sektor 22 Citarum Harum Sub 13 Karya Bakti Membersihkan Lokasi Rawan Banjir

sektor 22 citarum harum

KIMCIPEDES.COM, BANDUNG | Kecamatan Bojongloa Kidul bersama Satgas Sub 13 Sektor 22 Citarum Harum karya bakti membersihkan lokasi rawan banjir langganan di wilayahnya, dipimpin oleh Sertu Dwi Bhakti selaku Dansub 13-22, Kamis, 06/05/2021.

Menurut Camat Bojongloa Kidul, Drs. Yudi Hermawan pada pembersihan kali ini hanya dilakukan di lokasi yang menjadi prioritas banjir langganan.

"Hanya beberapa titik di wilayah ini sebagai daerah rawan banjir yang kita bersihkan, dan ini merupakan sekala prioritas supaya kedepannya banjir bisa berkurang," kata Yudi.

Kolaborasi yang semua menganggap bahwa satgas citarum harum sudah menjadi baku sebagai motor pada penertiban sungai dari limbah dan menggiring pemerintah pada aturan tata kelola sungai yang benar.

sektor 22 citarum harum

Hal diatas diakui oleh para pihak baik warga maupun pemerintah yang kian masif melakukan pendukungan.

Dikatakan Sertu Dwi Bhakti, "Target pada pembersihan sampah dan pengerukan lumpur, yaitu daerah Pasar dan Terminal Leuwipanjang, Jembatan Tol perbatasan kabupaten dan jalan terusan anak sungai Citepus di TVRI Cibaduyut Wetan," katanya.

Dwi Bhakti menuturkan, monitoring beberesih dari Satgas Sektor 22 Citarum Harum Sub 13 bersama Sekcam Bojongloa Kidul, Danramil dan kasi Ekbang Kelurahan.

Gerakan pembersihan oleh Satgas Sektor 22 Citarum Harum yang dilakukan setiap hari merupakan penggiringan pada kinerja pemerintah, terutama para dinas terkait maupun kewilayahan sebagai objek pemilik kawasan.

Pergerakan yang di lakukan oleh Satgas Sektor 22 Citarum Harum, juga berupa Mitigasi, yaitu sebagai penyelamatan suatu tempat dari bahaya bencana.

"Alhamdulillah Satgas Sub 13 pada karya bakti tiap hari selalu koordinasi dengan kewilayahan sehingga kolaborasi terus terpelihara," imbuh Dwi.

Pada karya bakti hari ini, merupakan gebragan yang paling serius dari pihak kecamatan Bojongloa Kidul, karena semau staf larut turun berjibaku pada pembersihan.
**M. Edwandi
Share:

Sektor 22 Citarum Harum Sub 02 Kembali Membersihkan Sungai Cidurian di Kelurahan Padasuka

sektor 22 citarum harum

KIMCIPEDES.COM, BANDUNG | Sub 02 Sektor 22 Citarum Harum kembali membersihkan Sungai Cidurian, di wilayah Rw. 16, 15 dan Rw 12 Kelurahan Padasuka Kecamatan Cibeunying Kidul Kota Bandung

Pada pembersihan ini sepanjang 350 M sampah yang terangkat 100 kg, menurut Pelda Nur Suhud (Dansub 02/22) di lokasi ini sampah yang lumayan banyak dibanding hari hari sebelumnya di wilayah lain.

"Disini kita banyak menemukan sampah yang dibungkus pelastik mungkin ada warga yang sengaja membuangnya," kata Nursuhud.

Rumput dan sedimentasi salah satu objek yang menghalangi sungai, ternyata diseluruh pelosok di musim saat ini ditumbuhi rumput liar. Disamping sedimentasi yang lumayan lebarnya.

Menyoal disiplinisasi tentang pelarangan tidak boleh membuang sampah ke sungai, Pelda Nur Suhud membenarkan bahwa tindak OTT masih berlaku.

"Jika ada warga yang kedapatan buang sampahnya ke sungai, jelas akan kami tindak OTT, supaya masyarakat mengerti dan jera," ujar Nur Suhud.

Menjaga kebersihan sungai, satgas konsisten melakukan patroli sungai yang dilengkapi monitoring jaring sampah yang telah dipasangnya.

Ini dilakukan sejalan dengan komunikasi sosial, bersamaan dengan komunikasi sosial door to door kepada masyarakat.
**M. Edwandi
Share:

Subscribe KIM CIPEDES

KAPOLRI

iklan banner

KAPOLRES SUMBAWA BARAT

iklan banner

IPTU RITA YULIANA,S.I.K.,M.M

Trending Minggu Ini

BERITA HARI INI

Arsip Blog