Juni 2018 ~ KIM Cipedes

Oded M Danial : Perputaran Uang Sektor Pariwisata Sebesar Rp. 6 Trilyun Pertahun

Oded M. Danial
BANDUNG, kimcipedes.com - Dalam sudut pandang spiritual, halal bihalal merupakan refleksi dari kewajiban menjalin hubungan baik dengan sesama atau hablumminannas, guna melengkapi ibadah kepada sang khaliq atau hablumminallah. upaya ini identik dengan memperkuat atau menyambung tali silaturahmi, karena dalam perjalanan beberapa waktu sebelumnya mungkin terjadi gesekan, benturan, atau konflik disengaja ataupun tidak disengaja yang mengurangi nilai- nilai ukhuwwah. 

Hal tersebut dikatakan Wakil Walikota Bandung, Oded M Danial pada Silaturahim Halal Bihalal Riung Priangan, bertempat di Santika Hotel Jl. Sumatra No. 54 Bandung, Jumat, 29 Juni 2018.

Share:

M. Ridwan Kamil : Paskibra Kelompok Manusia Indonesia Terdidik, Kompetitif, Kreatif, Inovatif, dan Mandiri

M. Ridwan Kamil
BANDUNG, kimcipedes.com - Membangun jiwa pelajar dan pemuda agar lebih patriotik, berkarakter kebangsaan dan berdaya saing tinggi, antara lain melalui upaya mengembangkan potensi diri dengan meningkatkan semangat disiplin dan cinta tanah air sebagai seorang anggota Paskibra.

Pengalaman menjadi paskibra akan sangat berguna untuk masa depan para pelajar dan pemuda, karena kedisiplinan merupakan modal utama meraih cita-cita menjadi generasi yang berkualitas, dalam arti cerdas secara intelektual, spiritual dan sosial.

Wali Kota Bandung, M. Ridwan Kamil dalam sambutannya mengatakan hal tersebut pada Pengukuhan Calon Anggota Paskibra Kota Bandung Tahun 2018, bertempat di SMP Negeri 36 Bandung, Jl. Caringin Babakan Ciparay Kota Bandung, Kamis, 28 Juni 2018 malam.

Menurut Ridwan, Paskibra merupakan salah satu bagian penting dari kegiatan pendidikan nonformal, bahkan telah menjadi kegiatan ekstra kurikuler wajib di sekolah. Selain merupakan sarana pembinaan kesiswaan, kegiatan ini juga telah menjadi penilaian proses belajar mengajar di sekolah, sehingga baik-buruknya prestasi siswa salah satunya ditentukan oleh kegiatan Paskibra.

Ridwan menilai kegiatan ekstra kurikuler ini begitu penting dan strategis, karena telah menjadi model pembinaan generasi muda dan wadah untuk menyalurkan kreativitas siswa, serta bermanfaat dalam membentuk karakter pelajar dan pemuda agar berguna bagi bangsa dan negara.

Kegiatan Paskibraka juga menjadi semakin penting pada saat kita sadar, bahwa ternyata sebagian dari remaja dan pemuda tidak dapat menyalurkan proses pencarian identitas mereka secara positif, sehingga berakibat lahirnya perilaku-perilaku menyimpang seperti yang dilakukan geng motor, perkelahian antar pelajar, terjerumus aliran sesat, dan sejumlah perbuatan lain yang bertentangan dengan sistem nilai pada masyarakat kita.

Oleh karena itu, saya mengapresiasi kegiatan malam hari ini, mudah-mudahan saja Pengukuhan Calon Paskibra ini bukan saja menambah rasa bangga dan percaya diri, tetapi juga menambah semangat nasionalisme dan motivasi para pelajar untuk memberikan kiprah dan prestasi terbaik bagi negeri, melalui kiprah dan tugas masing-masing.
Terlebih keterlibatan pelajar dan remaja dalam Paskibra dapat menutup peluang berkembangnya kenakalan dan sikap-sikap destruktif. bahkan saya meyakini, Paskibra mampu mewadahi remaja dan para pelajar untuk menyalurkan kreativitas dan inovasinya ke arah yang positif.

Malam ini adalah momen yang sangat berharga bagi para Pembina Paskibra, karena dapat menjadi sarana untuk mempererat hubungan pribadi sekaligus memperkokoh semangat kebersamaan, dalam rangka meningkatkan kualitas dan kuantitas pembinaan.

Hubungan kebersamaan tersebut akan terasa semakin penting manakala kita dihadapkan pada tantangan yang semakin berat di masa depan. untuk itu saya berharap para pembina memiliki persepsi yang sama dalam mengembangkan pembinaan tanpa harus menanggalkan tugas utama, sehingga Paskibra benar-benar menjadi kelompok manusia Indonesia terdidik, kompetitif, kreatif, inovatif, dan mandiri.

Pada kesempatan tersebut, Ridwan mengucapkan syukur atas terlaksananya pilkada serentak 2018 di Kota Bandung dengan damai, kondusif, menyenangkan dan tidak menegangkan. Karena di Kota Bandung, Pilkada seperti halnya sebuah pesta dengan aneka warna dan dekorasi tanpa menghilangkan esensi demokrasi.

Siapapun pemenangnya adalah pimpinan yang harus kita taati dan hormati. Kalau pun terdapat sekat sebagai dampak dari sebuah pesta demokrasi, Ridwan berharap hal tersebut dapat segera kita hilangkan ganti dengan semangat kebersamaan membangun kota kita tercinta ini.

Ridwan berharap Paskibraka dapat menjadi salah satu perekat masyarakat agar terus bersatu membangun negeri. ***
Share:

Little Bandung Hadir di Madrid Spanyol

SPANYOL, kimcipedes.com - LITTLE Bandung kembali hadir di kota utama Eropa. Kali ini, Little Bandung hadir di Madrid Spanyol dalam acara Bazar Solidario de Indonesia, Sabtu-Minggu 30 Juni sampai 1 Juli 2018. Sebelumnya, Little Bandung juga telah hadir di Paris Prancis.

Bazar Solidario de Indonesia merupakan agenda tahunan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Madrid yang telah berlangsung sejak tahun 1999. KBRI Madrid mengemasnya dalam bentuk pesta rakyat untuk menyambut musim panas. Tahun lalu, kegiatan ini berhasil menyedot perhatian 3.500 pengunjung yang sebagian besar warga Spanyol dan warga asing lainnya.
Bertempat di halaman KBRI Madrid, Little Bandung menghadirkan sejumlah produk kreatif seperti batik, produk berbahan dasar kulit, aneka produk fesyen, dan berbagai jenis cenderamata khas Bandung lainnya. Tim kesenian asal Bandung, Jawara Entertainment Indonesia juga berkesempatan menampilkan tarian Sunda di sana.

“Pemerintah Kota Bandung mendapat kehormatan untuk mewakili Indonesia dan Jawa Barat dalam acara Bazar Solidario de Indonesia yang merupakan acara tahunan dari KBRI Madrid. Dalam kegiatan tersebut Kota Bandung diminta untuk menampilkan beberapa tampilan kesenian Jawa Barat khususnya Bandung dan produk-produk UKM Kota Bandung,” tutur Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Eric M. Atthauriq kepada Humas Kota Bandung, Sabtu (30/6/2018).

Di ajang ini, Eric hadir bersama Kepala Bagian Kerjasama Setda Kota Bandung, Dodit Ardian Pancapana serta tim Little Bandung. Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Hermono dengan hangat menyambut delegasi Kota Bandung.

Selain mengikuti pameran, tim Kota Bandung juga mengunjungi Indonesian Trade and Promotion Center (ITPC) di Barcelona. ITPC merupakan lembaga di bawah Kementerian Perdagangan Republik Indonesia yang menjadi jendela Indonesia untuk mengembangkan kegiatan ekspor produk Indonesia di mancanegara.

“Kami ingin menjajaki kerja sama lebih jauh. Di sana kita mencari peluang untuk bekerja sama mempromosikan produk-produk UKM Kota Bandung. Salah satunya melalui program Little Bandung. Jadi tidak ingin sekadar pameran, kita juga mencari potensi agar bisa memasarkan produk Kota Bandung lebih luas,” tutur Eric.

Di ITPC, Eric diterima langsung oleh Kepala ITPC Barcelona, Deden Muhammad Fajar Shiddiq. Keduanya lantas berdiskusi tentang peluang dan tantangan untuk mempromosikan produk-produk Indonesia di Spanyol.

“Mudah-mudahan ini langkah awal yang baik untuk produk kita (Kota Bandung) ke depannya. Insya Allah Pemkot Bandung akan terus berupaya menyukseskan langkah ini,” ucap Eric.

Sementara itu, Kepala Bagian Kerjasama Setda Kota Bandung, Dodit Ardian Pancapana menambahkan, pihaknya juga mencari peluang kerja sama antarkota dengan kota-kota di Spanyol. Hal tersebut untuk mempermudah kolaborasi dalam bentuk lain, seperti pariwisata, pendidikan, kesehatan, maupun bidang-bidang lainnya.

“Kami juga ingin ada kerjasama sister city dengan kota-kota di Spanyol. Semoga kita bisa lebih mudah dalam membuka peluang kolaborasi dalam berbagai hal, pendidikan misalnya, atau pariwisata. Kebetulan dengan Spanyol belum ada, nah kita mulai dari sini,” kata Dodit.

Pemerintah Kota Bandung menjadikan Sister City sebagai salah satu kebijakan untuk membangun hubungan baik dengan kota-kota lain di luar negeri. Menurut Dodit, hal ini baik untuk mengakselerasi pembangunan di Kota Bandung.

Hingga saat ini, telah ada 14 kota yang menjadi saudara Kota Bandung, yaitu Namur (Belgia), Seoul (Korea Selatan), Kawasaki, Kanagawa (Jepang), Yingkou (Tiongkok), Shenzen (Tiongkok), Hamamatsu (Jepang), Suwon (Korea Selatan), Liuzhou (Tiongkok), Petaling Jaya (Malaysia), Braunscweigh (Jerman), dan Fort Worth (Amerika Serikat), Cotabato (Filipina), Cuenca (Equador), dan Toyota City (Jepang). ***

Share:

Atasi Masalah Sampah, PD Kebersihan "Rekrut" Kang Pisman

Dirut PD. Kebersihan Kota Bandung, Gun Gun Saptari (kiri)
BANDUNG, kimcipedes.com - UNTUK mewujudkan lingkungan sehat dan bersih, PD Kebersihan Kota Bandung bakal mengampanyekan Kang Pisman. Program ini merupakan upaya memilah dan menjadikan sampah memiliki nilai ekonomis.

Direktur Umum PD Kebersihan Kota Bandung, Gun Gun Saptari mengungkapkan, pengelolaan sampah di Kota Bandung tidak bisa hanya dilakukan oleh PD Kebersihan. Pengelolaan sampah harus dikerjakan bersama-sama dengan seluruh stakeholder.
Share:

Ketua Panwaslu Kota Bandung, Farhatun Fauziyyah : Masyarakat Kota Bandung Cerdas Berdemokrasi

Fathatun Fauziyyah
BANDUNG, kimcipedes.com - Pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 di Kota Bandung berjalan lancar. Selama proses penyelenggaraan, bahkan saat pencoblosan pun berjalan tanpa ada pelanggaran berarti.

Ini diakui Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bandung, Farhatun Fauziyyah. Menurutnya, selama proses dan penyelenggaraan Pilkada tidak ada masalah yang berarti. Saat pencoblosan, hampir tidak ada pengaduan yang berat.

"Terimakasih kepada warga Kota Bandung yang ikut partisipasi Pilgub ataupun Pilwalkot. Dengan ikuti aturan dan berperan aktif, masyarakat Kota Bandung cerdas dalam berdemokrasi," tutur Farhatun usai pencoblosan, Rabu (27/6/2018).

Farhatun mengakui, terdapat beberapa pengaduan ringan. Di antaranya akomodir suara di rumah sakit dan pemilih dari luar kota yang ingin memilih di Kota Bandung.

"Dari hasil pengawasan, TPS pengaduan yang berat itu tidak ada. Jika yang ringan seperti ingin diakomodir suara dari rumah sakit dan juga dari pemilih luar kota yang ingin memilih, tetapi tidak bawa surat A5," jelas Farhatun.
Hal senada dikatakan Lurah Cipedes, Dedi Rustandi,SH, syukur Alhamdulillah proses pemungutan suara diwilayah Kelurahan Cipedes berjalan aman, lancar dan damai tanpa ada satupun hambatan. Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kelurahan Cipedes sebanyak 19.416 yang tersebar di 51 TPS. Sinergi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPS), Panwaslu, Polri, TNI, KPPS, RT, RW dan warga masyarakat menciptakan iklim yang kondusif, aman dan damai dalam pemungutan suara,” ungkap Dedi saat ditemui kimcipedes.com diruang kerjanya, Rabu, 22 Juni 2018. malam. 

Pantauan kimcipedes.com, Lurah Cipedes Dedi Rustandi,SH bersama jajarannya, Binmas Kelurahan Cipedes, Endang, Anggota Polsek Sukajadi dan Babinsa melakukan monitoring ke setiap TPS-TPS.

“TPS 49 RW 07 begitu uniknya dengan dekorasi Pernikahan, bahkan petugas KPPS menggunakan baju adat Sunda layaknya seperti pengantin, juga disediakan prasmanan bagi warga yang kebetulan belum sarapan. Lurah Cipedes Dedi Rustandi,SH sempat berkunjung ke TPS 49 sambil mencicipi prasmanan”.

Dedi mengucapkan terimakasih kepada KPPS, Panwaslu, Anggota Polsek Sukajadi dan stakeholder terkait yang telah mensukseskan pemungutan suara Pemilihan Gubernur - Wakil Gubernur Jawa Barat, dan Pemilihan Walikota – Wakil Walikota Bandung pada Pilkada Serentak tahun 2018 ini, “ ucap Dedi. ***
Share:

Kabid Pembinaan & Pengembangn SD, Supardi : Dua Prinsip Dasar Kerja Operator Dalam Entry Nilai

Supardi
BANDUNG, kimcipedes.com - Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Sekolah Dasar Supardi didampingi Seksi Kurikulum SD Deni Kurniadi memberi sambutan pada Kegiatan Sosialisasi Entry Raport Kelas VI SD/MI Tahun Pelajaran 2017-2018. Kegiatan bertempat di SDN 113 Banjarsari, Jalan Merdeka No. 22 Bandung. Senin, (25/06/18).

Acara tersebut dihadiri 535 operator Sekolah Dasar Negeri dan Swasta serta Madrasah Ibtidaiyah Negeri dan Swasta Kota Bandung. Acara berlangsung dari pukul 08.00 s.d Pukul 15.00. Dengan pelaksanaan terbagi menjadi tiga sesi, yakni: Sub Rayon 1 s.d 6, Pukul 08.00 s.d Pukul 10.00, Sub Rayon 7 s.d 12 Pukul 10.30 s.d Pukul 12.30, Sub Rayon 13 s.d 17 Pukul 13.00 s.d Pukul 15.00.

Supardi dalam sambutannya menyampaikan prinsip dasar kerja operator dalam entry nilai. Pertama, operator harus paham secara teknis. Kedua, paham secara filosofis. Ketiga terampil dalam mengoperasikan sistem. Selain itu berpesan agar pada saat entry nilai dapat menjaga keprofesionalan.

“Saya berpesan agar para operator mampu memjaga sikap keprofesionalan sebaik mungkin dalam melakukan entry nilai. Hal ini sangat penting untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” tuturnya

“Memahami tentang aturan pènilaian akhir pembelajaran peserta didik, memahami dan terampil dalam melakukan entry nilai raport kelas 6 semester 7,8,9,10,11 melalui google drive, terwujudnya Sertifikat Hasil Ujian Sekolah Berstandar Nasional (SHUSBN) tiap peserta didik SD Negeri dan Swasta Kota Bandung untuk persyaratan melanjutkan sekolah ke jenjang lebih tinggi,” tutur Deni ketika ditanya harapannya terkait kegiatan ini. 
* (Niradea – Disdik Bandung)
Share:

Dadang Supriatna : Kota Bandung Siap Menerima Pemilih Dari Luar Kota

Dadang Supriatna - Pjs. Sekda Kota Bandung
BANDUNG, kimcipedes.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tinggal mendata 4.000 orang lagi untuk memenuhi 100% warga yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018. Lebih dari 99% warga yang terdaftar dalam DPT sudah terdata.

"Dalam DPT terdapat 1.659.017 pemilih yang terdiri dari 826.393 pemilih laki-laki dan 832.624 pemilih perempuan. Hingga hari ini (Senin, 25/6/2018) sampai tadi pagi, dari 1.650.000 DPT tinggal sekitar 4.000 lagi warga yang masih didata," kata Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Dadang Supriatna saat menghadiri Rapat Persiapan Akhir Pilkada Serentak 2018 dan Jadwal Pemantauan Langsung Pemungutan Suara di Ruang Rapat Sanggabuana Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (25/6/2018).

Dadang berharap, bagi warga yang sudah terdaftar dalam DPT dapat menggunakan hak suaranya sehingga hasil suara sah di Kota Bandung bisa memenuhi target Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) sebesar 78%.

Dalam kesempatan itu, Dadang pun mengungkapkan, Kota Bandung siap menerima pemilih dari golongan peralihan, yaitu pemilih dari luar Kota Bandung. Menurut Dadang, apabila memenuhi peryaratan sebagai pemilih, maka warga luar kota bisa menggunakan haknya di Kota Bandung.

"Golongan peralihan perlu hati-hati di TPS. Mereka bisa memilih dengan formulir A5 yang disediakan oleh TPS," kata Dadang.

Sementara itu, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat, Endun Abdul Haq pada rapat tersebut, meminta kepada 16 kabupaten/kota yang mengadakan Pilkada, harus cermat dalam memastikan kelengkapan surat yang perlu dibawa oleh pemilih.

"Pemilih harus tetap membawa C6 dan KTP Elektronik saat pemilihan agar bisa memilih. Untuk golongan peralihan bisa tetap memilih gubernur, tapi diverifikasi terlebih dahulu di TPS," katanya.

Formulir C6 merupakan undangan yang dikeluarkan panitia pilkada agar warga datang ke TPS setempat.***
Share:

"Solihin Berhasil Memimpin Pemkot Bandung"

Ridwan Kamil dan Oded M. Danial Kembali Bertugas di Balai Kota 
(kika) M. Ridwan Kamil, M. Solihin, Oded M Danial
BANDUNG, kimcipedes.com - SETELAH berakhirnya masa kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Wali Kota Bandung, M. Ridwan Kamil dan Wakil Wali Kota Bandung, Oded M. Danial kini kembali bertugas di Balai Kota Bandung. Hal tersebut ditandai dengan Penyerahan Nota Pengantar Tugas Serah Terima Jabatan dari Penjabat Sementara Wali Kota Bandung ke Wali Kota Bandung di Aula Pendopo Kota Bandung, Sabtu (23/6/2018).

Pada kesempatan itu, Ridwan dan Oded menerima buku memori kegiatan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung selama Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Bandung, Muhamad Solihin menjabat. Solihin yang telah bertugas selama 130 hari di Kota Bandung itu kini bisa kembali bekerja di satuan tugasnya di Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Ridwan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Solihin atas hal yang telah dilakukan di Kota Bandung. Menurutnya, Solihin berhasil memimpin Pemkot Bandung.

"Ciri luar biasa adalah berita miringnya sedikit. Artinya sistem pemerintahan pelayanan publik dapat terkendali dengan baik. Setelah mengamati minggu pertama, tenang meninggalkan Bandung sementara untuk urusan politik," tuturnya.

Ridwan juga mengucapkan selamat kembali bertugas di Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai Inspektur. Ridwan berharap dengan kembalinya Solihin bukan berarti memutuskan silaturahmi, melainkan terus menjaga hubungan baik. "Kini kita memiliki sahabat yang paham betul masalah Bandung," katanya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Wakil Wali Kota Bandung, Oded M Danial. Menurutnya, Solihin memiliki hubungan yang cukup dekat dengan para staf. Solihin memiliki kharisma, murah senyum, serta dihormati oleh seluruh Aparatur Sipil negara (ASN) Kota Bandung.

"Sebagai Wakil Wali Kota, saya bersyukur karena mendapatkan Pjs yang telah melaksanakan tugas dengan sangat luar biasa. Saya dengar bagaimana beliau mampu membangun situasi yang kondusif," ujar Oded.

Sementara itu, Solihin menganggap, hal yang dikerjakan merupakan amanat dari pemerintah. Ia juga mendapat bantuan dari para staf ASN di Pemkot Bandung.

"Saya merasa dimudahkan dalam melaksanakan tugas sebagai Pjs, karena sebelumnya Pak Oded dan Pak Ridwan telah melaksanakan berbagai perencanaan yang matang. Sehingga selama 130 hari, saya mudah melaksanakan apa yang sudah direncanakan," ungkap Solihin.

Sebagai warga Kota Bandung, ia bangga melihat kotanya yang telah banyak mengalami pertumbuhan yang pesat. Ia pun berterima kasih kepada Ridwan dan Oded.

"Terima kasih kepada Pak Ridwan dan Pak Oded yang telah membuat Kota Bandung menjadi lebih baik," ucapnya. ***
Share:

Deposito Uang Kas Pemkot Bandung Sesuai Aturan Yang Berlaku

Dadang Supriatna
BANDUNG, kimcipedes.com - Pengelolaan deposito uang kas daerah Pemerintah Kota Bandung telah sesuai dengan mekanisme dan peraturan yang berlaku. Dasar pengelolaannya mengacu pada payung hukum yakni Peraturan Pemerintah Nomor 39 tahun 2007 pasal 33 ayat (3) Huruf b dan Permendagri 59 tahun 2007 pasal 71 ayat (2).

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA) Kota Bandung, Dadang Supriatna menjelaskan, dalam hal pengelolaan uang kas daerah seorang kepala daerah dalam hal ini wali kota hanya bertanggung jawab menentukan bank dimana uang daerah tersebut disimpan.
Share:

Camat, Lurah Tingkatkan Koordinasi Dengan RT dan RW

M. Solihin Pjs Wali Kota Bandung
BANDUNG, kimcipedes.com - Kota Bandung merupakan salah satu daerah tujuan wisata yang menjadi incaran wisatawan lokal maupun luar negeri. Kota berjuluk Parijs van Java ini memang menyediakan beragam tempat yang disukai wisatawan, mulai dari wisata kuliner, belanja, hingga wisata edukasi.

Pada libur Lebaran tahun ini pun, Kota Bandung tetap menjadi incaran wisatawan. Sejumlah tempat wisata di Kota Bandung, sejak lebaran hari pertama sudah dijejali pengunjung. Seperti Taman Lalu Lintas, kebun binatang, dan tentunya tempat-tempat belanja serta kuliner.

Menyadari Kota Bandung telah menjadi tempat wisata favorit, Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Bandung hanya bisa mengimbau kepada warga luar Kota Bandung, baik wisatawan atau yang mempunyai kepentingan lain di Kota Bandung, supaya berlaku tertib dan tetap menjaga kenyamanan selama berada di kota ini.

"Baik untuk wisata maupun menetap, baik itu sekolah atau kerja, harus jaga kenyamanan Kota Bandung," katanya saat berada di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Rabu (13/6/2018).

Menurutnya, Idulfitri 1439H/2018 bertepatan dengan awal masa pendidikan dan perkuliahan. Warga luar kota yang datang, tak hanya wisatawan saja tetapi juga mereka yang akan melanjutkan sekolah dan kuliah di Kota Bandung. "Yang datang untuk sekolah, bekerja, maupun liburan," ujarnya.

Untuk menjaga agar Kota Bandung tetap aman, maka Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengerahkan petugas untuk menjalin koordinasi dengan aparat kewilayahan demi tercipta situasi dan kondisi yang kondusif.

"Kerja keras semua terutama Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan kepala wilayah (Camat/Lurah). Kita minta tingkatkan koordinasi dengan RT dan RW dalam pendataan pendatang yang masuk," ujar Solihin.

Solihin mengatakan, Kota Bandung berisi orang-orang yang berkualitas, sehingga bagi mereka yang akan bekerja di kota ini Bandung harus mempunyai skill dan pengalaman. "Kota ini bukan kota yang tertutup, siapapun boleh masuk asalkan bisa meningkatkan kualitas," tuturnya.

Pemkot Bandung akan terus menyosialisasikan hal ini di tempat publik seperti terminal dan stasiun. Termasuk mendata warga Bandung asli maupun luar Kota Bandung.

"Ini merupakan bagian yang nggak terpisah, pelayanan di Kota Bandung melalui Disdukcapil terus ditingkatkan. Meskipun sudah memasuki masa libur, kita tingkatkan pelayanan kebutuhan khususnya e-KTP karena pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), e-KTP merupakan data yang jelas untuk memilih," tuturnya. ***
Share:

Lima Tugas dan Kewenangan Penjabat Gubernur

Mendagri Tjahjo Kumolo melantik M. Iriawan sebagai Pj. Gubernur Jabar
BANDUNG, kimcipedes.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, mewakili Presiden Republik Indonesia, melantik Sekretaris Utama (Sestama) Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) M. Iriawan selaku Penjabat Gubernur Jawa Barat, di Gedung Merdeka Bandung, Jawa Barat, Senin (18/06/2018).

Pelantikan Penjabat Gubernur Jawa Barat ini sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 106/P Tahun 2018 tentang Pengesahan Pemberhentian Dengan Hormat Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Masa Jabatan Tahun 2013-2018 dan Pengangkatan Penjabat Gubernur Jawa Barat yang ditetapkan di Jakarta pada tanggal 8 Juni 2018.

Dasar penunjukan Penjabat Gubernur adalah pasal 201 ayat (10) Undang–Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah “Untuk mengisi kekosongan jabatan Gubernur, diangkat penjabat gubernur yang berasal dari jabatan pimpinan tinggi madya sampai dengan pelantikan gubernur sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan".

Mendagri Tjahjo Kumolo dalam arahannya kepada pejabat yang dilantik menekankan supaya melaksanakan pemerintahan dengan membangun komunikasi yang intensif dengan DPRD, Pimpinan OPD, dan seluruh Forkompimda dalam rangka mengefektifkan pemerintahan daerah.

"Serta membangun koordinasi yang baik dalam melaksanakan bantuan dan fasilitasi Pelaksanaan dengan unsur Forkompimda, KPU, dan Bawaslu dalam rangka menyukseskan Pilkada Jawa Barat," kata Tjahjo.

Tjahjo juga menekankan supaya Pj Gubernur Jabar selalu berpedoman pada Nawa Cita dalam setiap pelaksanaan tugas pemerintahan.

Selain itu, Mendagri pun berpesan supaya Pj Gubernur dapat mengawal netralitas ASN, serta TNI/Polri dalam Pilkada Jawa Barat.

Sementara Gubernur Jawa Barat Periode 2013-2018 Ahmad Heryawan (Aher) mengucapkan selamat bekerja dan bertugas kepada M. Iriawan.

Menurut Aher, dengan pengalaman Iriawan yang juga pernah menjabat Kapolda Jawa Barat, dinamika provinsi ini tentu tak asing lagi baginya. Aher pun merasa sudah sangat akrab dengan Iriawan.

"Bagi kita semua Pak Iriawan sudah akrab, pernah jadi Kapolda Jawa Barat, kita bahkan kenal beliau dengan panggilan 'Iwan Bule'," kata Aher.

Aher juga mengungkap, perjalanan tugasnya selama dua periode merupakan waktu yang relatif panjang, namun terasa begitu singkat setelah dilalui.

"Berbagai rintangan dilalui, 10 tahun saya tuntaskan dengan penuh rasa syukur. Di periode pertama saya bersama Bapak Dede Yusuf, dan Periode kedua bersama Bapak Deddy Mizwar," ungkapnya.

Penjabat Gubernur Jawa Barat yang baru saja dilantik M. Iriawan mengatakan, dirinya siap menjalankan tugas apapun demi bangsa dan negara, termasuk ditugaskan sebagai Penjabat Gubernur Jawa Barat.

Ia pun dengan penuh semangat mengaku siap menjalankan tugas yang diamanatkan kepadanya dengan kerja keras dan penuh tanggung jawab.

Adapun langkah pertama yang akan dirinya lakukan yakni membuka komunikasi, berkordinasi dengan seluruh jajaran OPD/Dinas/Badan hingga Biro di lingkup Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat.

"Juga saya akan berkoordinasi dengan seluruh Forkompimda, hingga ke Bupati/Walikota untuk menyelaraskan barisan," kata Iriawan.

Iriawan mengapresiasi 10 tahun Kepemimpinan Ahmad Heryawan, dengan banyaknya prestasi dan program yang sukses dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Maka, selain menjalankan amanat Mendagri, Iriawan pun bertekad melanjutkan program-program Pemprov Jabar di masa Ahmad Heryawan dalam melayani masyarakat.

Terkait Pilkada serentak 2018, Iriawan bertekad akan mengawal segala prosesnya sebaik mungkin. Ia mengatakan siap mengawal netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), dan TNI/Polri.

Tugas dan Kewenangan Penjabat Gubernur

Berdasarkan rilis dari Kemendagri, Penjabat Gubernur yang telah dilantik memiliki tugas dan kewenangan kepala daerah sebagaimana amanat Pasal 65 Undang–Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Sedangkan sesuai dengan pasal 132A PP Nomor 49 Tahun 2008 Perubahan Ketiga atas PP Nomor 6 Tahun 2005 Tentang Pemilihan, Pengesahan Pengangkatan, dan Pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah beberapa larangan seorang Pejabat Gubernur antara lain :

a. Melakukan mutasi pegawai;
b. Membatalkan perijinan yang telah dikeluarkan pejabat sebelumnya dan/atau mengeluarkan perijinan yang bertentangan dengan yang dikeluarkan pejabat sebelumnya;
c. Membuat kebijakan tentang pemekaran daerah yang bertentangan dengan kebijakan pejabat sebelumnya dan;
d. Membuat kebijakan yang bertentangan dengan kebijakan penyelenggaraan pemerintahan dan program pembangunan pejabat sebelumnya.
e. Ketentuan terkait larangan dimaksud dapat dikecualikan setelah mendapat persetujuan tertulis dari Menteri Dalam Negeri. ***
Share:

Baznas Kota Bandung Kumpulkan Zakat Fitra Hingga Rp.37,83 Miliar

BANDUNG, kimcipedes.com - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bandung berhasil mengumpulkan zakat fitrah senilai Rp37,83 miliar pada Ramadan tahun ini. Zakat tersebut diperoleh dari 1,27 juta muzaki (orang yang wajib membayar zakat) yang tersebar di 30 kecamatan di Kota Bandung.

Baznas Kota Bandung telah menyalurkannya 254.602 mustahik (orang yang berhak menerima zakat) pada Kamis (14/6/2018) malam atau sebelum Hari Raya Idulfitri.

"Pendistribusiannya langsung oleh UPZ (Unit Pelaksana Zakat) di wilayah-wilayah. Jadi tidak ada dana zakat yang masuk ke Baznas Kota Bandung. Ke Baznas Pusat hanya pelaporan administratif saja," ujar Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan Setda Kota Bandung Tatang Muchtar usai melaksanakan salat Idulfitri di Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat, Jumat (15/6/2018).

Tatang menjelaskan, pengumpulan zakat dalam dua bentuk, yakni berupa beras dan uang. Para muzaki menyerahkan 2,5 kg beras per individu. Jika ingin berzakat dalam bentuk uang, muzaki membayarkannya dengan Rp30.000. "Itu sesuai dengan surat edaran dari Baznas Kota Bandung tahun ini. Jadi harga berasnya dihitung Rp12.000 per kilo," jelasnya.

Pembagian zakat pun dalam bentuk beras atau uang oleh oleh UPZ di tingkat DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) hingga tingkat kecamatan. "Prosesnya pun begitu. Zakat dikumpulkan melalui UPZ di DKM. Dari DKM ke kelurahan, lalu ke kecamatan," imbuh Tatang.

Selain zakat fitrah, Baznas Kota Bandung juga mengelola amanat zakat mal atau zakat profesi. Baznas Kota Bandung mendistribusikannya dalam bentuk program. "Ada yang bentuknya pemberian modal usaha, ada juga yang dibagikan ke para tenaga harian lepas seperti yang dilakukan bulan lalu di Masjid Al-Ukhuwah," terangnya.

Sejak tahun lalu, Baznas Kota Bandung telah mampu mengumpulkan zakat mal sebesar Rp2-4 miliar per bulan. Hal tersebut sebagian berasal dari perolehan zakat profesi dari Aparatur Sipil Negara Kota Bandung. "Pengelolaan zakat mal memang berbeda dengan zakat fitrah. Yang dibagikan pada malam takbir itu zakat fitrah saja. Tapi insya Allah dua-duanya bisa bermanfaat untuk para mustahik," ucap Tatang.***
Share:

Solihin Himbau Kepala Wilayah Gelar Nobar Piala Dunia 2018

Pjs. Wali Kota Bandung, M. Solihin. (foto : doc.kompas.com)
BANDUNG, kimcipedes.com - Piala Dunia 2018 yang di gelar di Rusia menggaung sampai ke Kota Kembang, bahkan nobar atau nonton bareng digelar pencinta sepak bola disetiap kewilayahan di Kota Bandung.

Penjabat Sementara Wali Kota Bandung Muhammad Solihin menghimbau seluruh kepala wilayah ditingkat kelurahan hingga Rukun Warga (RW) menggelar nonton bareng Piala Dunia 2018,” kata Solihin di sela-sela acara open house yang digelarnya di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Kota Bandung, Jumat (15/6/2018).

Menurut Solihin, kegiatan nobar di tiap wilayah bertujuan agar masyarakat bersama aparat keamanan setempat membuat pusat kegiatan yang ramai. Dengan adanya pusat kegiatan di tiap RW, maka keamanan dan ketertiban bisa terjaga dari hal-hal yang tidak diinginkan. Dan gelaran nonton bareng Piala Dunia 2018 juga akan semakin mempererat tali silaturahim antarwarga. "Kami juga menjaga kondisi kamtibmas Kota Bandung dan kita bisa menjaga lingkungan masing-masing, misalnya kalau ada orang yang tidak dikenal, bisa ditanya," ucap Solihin.

Lebih lanjut dikatakan Solihin, untuk fasilitas seperti infocus khusus untuk masyarakat di tingkat RW, bisa meminjamnya ke kelurahan atau kecamatan setempat. "Fasilitasnya bisa dari siapapun. Kalau bisa oleh pengurus (kewilayahan). Jadi nanti semua orang berkumpul, bisa ngopi bareng, jaga lingkungan bareng. Ini merupakan salah satu cara efektif dalam meningkatkan keamanan selama rumah-rumah di Kota Bandung ditinggalkan mudik oleh warganya. Tapi pas nobar harus terpecah, jangan di satu tempat,” ujar Solihin. ***
Share:

Karang Setra Objek Wisata Keluarga Paling Diminati

BANDUNG, KIMCIPEDES.COM | Wisata Air Karang Setra sangat cocok untuk mengisi liburan bersama keluarga. Wisata air ini terletak di Jalan Sirnagalih No. 15 Sukajadi Kota Bandung berjarak sekitar 6 km dari pusat kota.

Karang Setra ini diresmikan oleh Presiden RI Pertama, Ir. Soekarno pada tahun 1954. Dan saat ini sudah berusia 64 Tahun. Karang Setra ini dulunya terkenal sebagai kawasan wisata olahraga dengan sebuah kolam renang yang memiliki ukuran paling besar se-Asia Tenggara. Akan tetapi, setelah tahun 1980-an namanya diganti menjadi Karang Setra Water Park dengan berbagai fasilitas untuk memenuhi kebutuhan pengunjung.

Wahana Wisata Air Karang Setra Bandung awalnya hanya sebuah kolam renang outdoor yang didirikan ditengah hutan kota Bandung kala itu. Selain itu di Karang Setra sebelum jadi wahana air seperti sekarang adalah tempat pusat pelatihan atlet – atlet renang Indonesia.

Tapi sekarang Karang Setra Bandung yang melegenda ini sudah bertransformasi menjadi Waterpark yang kekinian dan banyak wahana permainan air yang bisa kamu dan keluarga mainkan disana. Pokoknya kalau kamu wisata ke sini kamu tidak bakal bosan karena banyak permainan yang bisa kamu mainkan.



Di area Karang Setra Water Park ini terdapat enam buah kolam renang dengan berbagai peruntukan, antara lain kolam waterboom atau perosotan raksasa, kolam anak, kolam pantai, kolam arus, kolam prestasi, dan yang tidak kalah seru pula yakni kolam naga. Wisata air ini merupakan salah satu objek wisata keluarga yang paling ramai dan paling diminati, apalagi pada akhir pekan atau hari libur panjang.

Pada saat libur lebaran, tempat wisata ini biasanya dikunjungi oleh tidak kurang dari 12.000 orang. Kolam pantai adalah salah satu objek yang menarik dari tempat ini. Dikolam pantai, pengunjung bisa duduk sambil bersantai dan berimajinasi seolah-olah sedang dipantai sungguhan. Efek pasir putih ataupun garis pantai muncul akibat bentuk kolam berubin putih yang cekung dan landai di pinggiran. Rasanya tidak lengkap mengunjungi tempat wisata ini tanpa mencoba waterboom yang memiliki perosetan setinggi 15 meter. Tempat yang tidak kalah menariknya adalah kolam naga. Keberadaannya kolam naga memang sangat diminati oleh para pengunjung. Diberi nama kolam naga karena dikolam itu terdapat patung naga berwarna cokelat dengan kepala mirip patung naga dari China. Sementara itu, bagi pengunjung yang membawa anak kecil, sebaiknya menggunakan kolam anak setinggi 50 – 85 cm.

Untuk masalah kebersihan, pengunjung tidak perlu takut airnya tidak bersih karena setiap pukul 17.00 WIB, endapan kotoran didasar kolam disedot, kemudian airnya diberi kaporit, endapan semalam lalu disaring kembali. Begitu paula dengan sirkulasi airnya yang selalu dijaga setiap hari.***
Share:

300 Ribu Pengaduan Melalui Kenal LAPOR!

BANDUNG, kimcipedes.com - Dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik, pemerintah telah melakukan berbagai langkah upaya perbaikan pelayanan publik secara berkesinambungan demi terwujudnya pelayanan publik yang prima. Salah satu upaya perbaikan kualitas pelayanan publik adalah dengan memberikan akses seluas-luasnya kepada masyarakat untuk dapat menyampaikan pengaduan atas pelayanan yang diberikan oleh penyelenggara.

Dengan adanya akses yang seluas-luasnya melalui aplikasi LAPOR (Layanan Pengaduan Online Rakyat) ini diharapkan masyarakat dapat berpartisipasi lebih aktif dalam mendorong terwujudnya pelayanan publik yang prima.

Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemen PANRB – RI) menggelar sosialisasi LAPOR (Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat) di Terminal LeuwiPanjang, Jalan Soekarno Hatta No. 205 Bandung, Rabu, 13 Juni 2018.

Turut hadir pada Sosialisasi LAPOR tersebut, Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Kementerian PAN RB – RI, Herman Suryatman, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung, dr. Hj. Ahyani Raksanagara, M.Kes, Kepala Bidang Angkutan dan Terminal Dinas Perhubungan Kota Bandung, Yosep Heryansyah dan Kepala Terimnal Leuwipanjang, Edy Kalbari,

Sosialisasi ini mendapat respon yang positif dari penumpang bis di terminal Leuwipanjang Kota Bandung.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Kementerian PAN RB – RI, Herman Suryatman mengatakan LAPOR adalah layanan penyampaian semua aspirasi dan pengaduan rakyat secara online yang dikelola Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4).

Menurut Herman, tujuan diselenggarakan sosialisasi LAPOR di Terminal Leuwipanjang ini agar masyarakat dapat menyampaikan aspirasi atau pengaduan ke LAPOR, jika dalam perjalanan terdapat kendala, hambatan dan lain sebagainya.

Herman menjelaskan untuk mewujudkan birokrasi yang memiliki pelayanan publik yang berkualitas, Kementerian PANRB terus memacu pengelolaan LAPOR! yang implementasinya terintegrasikan dengan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N). “LAPOR! adalah aplikasi jitu untuk rakyat mengadu. Melalui platform LAPOR! warga masyarakat bisa berkeluh kesah serta menyampaikan aspirasi dan pengaduan kapan saja dan dimana saja secara online. Laporan masyarakat melalui aplikasi tersebut Pemerintah melalui instansi terkait akan langsung merespon dan menindaklanjutinya secara cepat. Untuk respon pertama dari penyelenggara pelayanan publik dan akan diberikan respon paling lambat 3 hari. yakni, berupa informasi status pengaduan yang telah disalurkan.

Sedangkan, untuk katagori aduan berupa permintaan informasi dan keluhan, wajib diberikan paling telat 5 hari. Bahkan, untuk aduan yang berupa sengketa dan pelanggaran tanpa memerlukan pemeriksaan lapangan, akan diproses selama 14 hari. Jika pengaduan yang membutuhkan pemeriksaan lapangan, paling lambat harus dituntasikan 60 hari,”ungkap Herman.

Selama tahun 2017 sampai dengan akhir bulan Mei 2018, kata Herman, sudah ada 300 ribu lebih pengaduan yang masuk melalui kanal LAPOR!. Pengaduan yang sudah ditindaklanjuti mencapai 85 persen dan sisanya masih dalam proses. “Yang paling banyak diadukan adalah masalah BPJS, KK dan KTP Elektronik, Subsidi listrik, dan bantuan sosial,” pungkas Herman.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kota Bandung, dr.Hj. Ahyani Raksanagara, M.Kes mengatakan Kota Bandung bergabung dengan LAPOR! sejak tahun 2013. Terlebih, Kota Bandung adalah salah satu instansi yang pengelolaan SP4N LAPOR!-nya terbaik.

“Tahun ini, pengaduan yang masuk ke Pemerintahan Kota Bandung mencapai 2.450 pelapor, diantaranya 80 persen sudah ditindaklanjuti dan sisanya masih dalam proses,” ungkap Ahyani

Menurut Ahyani, masalah insfrastruktur merupakan pengaduan yang terbanyak selain itu juga mengenai PJU, air bersih, administrasi kependudukan, perijinan dan ketertiban,” ujar Ahyani. *EDWANDI
Share:

Paris Van Java Mall Bandung Tempat Wisata Wajib Dikunjungi

KIMCIPEDES.COM, BANDUNG | Paris Van Java sebuah mall dengan konsep cerdas yaitu Resort Lifestyle Place ini memadukan tempat wisata belanja, kuliner dan hiburan dalam suatu kawasan mall yang sangat luar biasa indah dan nyaman di Kota Bandung.

Paris van Java Mall Bandung sangatlah strategis, terletak di pusat kota Bandung, tepatnya di Jalan Sukajadi No 137-139 Bandung. Paris Van Java yang merupakan pusat perbelanjaan terlengkap di pusat Kota Bandung ini dapat anda tempuh atau jangkau bagi para wisatawan sangat mudah, terutama wisatawan yang menggunakan ruas jalan tol Cipularang, tinggal keluar dari pintu tol Pasteur, maka dalam hitungan menit anda bisa sudah sampai di kawasan wisata modern terpadu ini. Dengan konsep outdoor atau open air, maka ketika anda berkunjung ke tempat ini akan merasakan keasrian serta kesejukan hawa udara yang segar dan alami, dan tentunya pemandangan alam hijau di tengah kota yang dihiasi dengan sejumlah burung-burung merpati hias yang dibiarkan hidup bebas di kawasan wisata terbaik di pusat Kota Bandung ini.
Paris Van Java Mall Bandung di Bandung memang sangat pantas dan wajib anda kunjungi apabila berkesampatan mengunjungi Kota Bandung. Tempat wisata di Kota Bandung ini adalah kawasan wisata terpadu yang sama baiknya dengan Cihampelas Walk (Ciwalk) di Bandung Barat. Kelengkapan wisata belanja di sini sangat komplit, dimana banyak produk dengan merk-merk top international ada di sini. Kemudian untuk wisata kulinernya sangat begitu beragam, mulai dari makanan khas nusantara, hingga mancanegara seperti Barat, Eropa dan Asia tersedia di sini. Dan jangan dilewatkan pula pusat hiburan bioskop dengan film-film terhangat dan baru bisa anda nikmati sekaligus.

Pertama memasuki Kawasan Wisata terpadu Paris Van Java mall Bandung, maka di bagian depan PVJ, anda akan mendapati dari ujung ke ujung jajaran cafe serta resto yang berlabel untuk menengah ke atas. Tapi jangan khawatir, apabila anda memang menyukai sensasi dan ingin merasakan nikmat serta lezatnya makanan khas tradisional, seperti makanan tradisional tutug oncom, menikmati kopi starbuck atau es krim itali, sambil merasakan udara Bandung yang sejuk serta nyaman, mengeluarkan isi kocek sedikit bisa menghilangkan rasa penasaran untuk mencoba wisata kuliner di Paris Van Java Mall ini.

Setelah melewati jejeran cafe dan restoran, lebih masuk ke dalam area Paris Van Java Mall Bandung, di objek wisata di Bandung ini, maka anda akan melihat dan menemukan toko-toko busana dengan beragam merk, mulai dari merk top branding Indonesia sampai merk top mancanegara ada di tempat ini. Jadi bagi anda yang “gila belanja” siapkanlah budget belanja anda terlebih dahulu dan tetapkan barang apa yang mau dibeli, jangan sampai hal itu tidak dilakukan, karena dipastikan ketika anda kemari akan menjadi kebingungan dalam menentukan barang atau produk yang mau anda beli saking lengkapnya. 

Paris Van Java Mall Bandung sangatlah luas, terbagi menjadi beberapa bagian lantai. First Floor, Ground Flour, Upper Ground serta Lower Ground adalah bagian lantai-lantai di dalam Paris Van Java Mall.Di lantai atas ada Sogo Departement Store yang merupakan departement store terbaik di Indonesia, kemudian di lantai lainnya yang merupakan fasilitas daya tarik serta magnet wisatawan datang ke tempat wisata di daerah bandung ini adalah,pasar swalayan Carefour,Gramedia serta Bioskop BlitzMegaplex.
Satu lagi keistimewaan Paris Van Java Mall Bandung, sejak tahun 2010, mall megah ini dibangun wahana permainan baru Ice Skating Rink Gardenice yang posisi lokasinya adalah di lantai 1 tempat parkir Paris Van Java. Dan untuk area parkir, PVJ Mall Bandung bisa menampung sampai 2000 kendaraan di area lokasi kawasan wisata ini, jadi kebayang kan ??? Seberapa luas dan megahnya tempat wisata di PVJ Mall Bandung ini.

Jadi tunggu apa lagi ? Bagi anda yang hobby melakukan liburan di Kota Bandung, kemudian suka berbelanja barang-barang yang bagus, mennikmati sajian makanan atau minuman yang pasti dijamin mengundang selera makan dan minum anda serta tentunya hiburan film atau mau ice skating ? datanglah ke Paris Van Java Mall Bandung  di Bandung,temukan rahasia Resort Lifestyle Place ala Paris Van Java Mall terbaik Tempat Wisata Di Kota Bandung.

FASILTAS :

A&W, Advance, ATM Bank Mega, ATM OCBC NISP, Canadian Chiropractic, Carrefour, D’Glace Ice Cream, Daily Fresh, Jurassic World Kids Playground, Kids Smile, Kid X, Madato, Mister Baso, Mr. Blend, PAXI Barbershop, Pet & Co, Snack Corner, TUSBowl Asian Street Food,Allamanda, ATM BCA, ATM Mandiri, Bank BJB, Bao Dim Sum, Bellagio, Boeatan Bandung Bagus-Bagus, BreadTalk, Cellini, Charmant, Chocodot, Chocolat, Cold Stone Creamery, Cool Kids, D’Paris, D’Renbellony, Dicken’s, Dot Bravo, Dravyena Couture, ELC (Early Learning Center), El Verne, Fisik, Game Master, Global Fortuna, Gramedia, Guardian, Ice Cream Gentóng, Heartwarmer, Icons, Innovation Store, Jonas Photo, Just Jeans, Kettler, KhakiKakiku, Kimochi, Kinderhaus, Lock n Lock, Loly Poly, M1 Hobby, Marie Kay, Mikkiyo, Miss Selfridge, Missha, Mothercare, Muji Dept. Store, Myrtle, My Size, Naughty, Nautica, New Look, Next, Opera, Ozero, Papa Xous, Papaya Supermarket, Payless Shoesource, Pendopo Anjani, Perfect Health, Pet & Co Resto, Pet Shop, Puma, Purezento, Qua Li, Quinna Molla, Rinnai, Risik, Sagoo Kitchen, Samba, Shaga Fitness & Health, Skechers, Smitten Yoghurt, Soccer Station, Sogo Dept. Store, Sour Sally, SpEx Symbol, Sport Station, Sushi Tomo, Symbolize, Tahu Talaga, Thumb Thumb Bear, Tifanny’s House, Tutti Frutti, Valire, Wahana Kerang, Wakaka Simply Asian Meals, Wellcomm, X8, XOXO, Zojirushi ,Aigner, Ali Baba Kebab Haus, Arnon Brook, ATM ANZ, ATM Citibank, ATM HSBC, Auntie Anne’s, Azzura,

Bally H.O.B, Bébé Bloom, Beetlebug, Berry Castle, Blitzmegaplex, BMC, Briko, Burger King, By The Sea, Cache & Cache, Cafe Halaman, Calvin Klein, Carla On Stage, Central Watch, Charles & Keith, Converse, Crackberry, Daiso, Day’s & Smoothie, De’ritz, Diamond House, Dorothy Perkins, Duta Suara Musik, E-Plex, Esprit, Evita Peroni, Frankfurter Hot Dog, Front Page, Gelato Bar, Giordano, H.E.M.A, Inul Vizta Family Karaoke, J.CO Donuts & Coffee, Javana Bistro, Katjapiring, KFC, Kipling, Lacoste, Laya, Le Monde, La Pucci, La Senza, Little Tokyo, Logo, Lumière, Manchester United Café & Bar, Mango, Marks & Spencer, Marks & Spencer Food Section, Memang Beda Art Giftshop, Ménél, Mocha Blend, Nike, Nine West, Nixon, One Art, Optik Melawai Gallery, Optik Seis, Optik Tunggal, OXA, Pepper Lunch, Perfect Fit, Phoebe & Chloe, Planet Sports, Planet Surf, PLG, Précieux, Promod, Quiksilver, Raffels, Rip Curl, Rollaas Cafe, Roxy, Samaya, Samsonite, Secret Garden, Shin Men Japanese Resto, Skin Food, Sogo Dept. Store, Sport Station, Stradivarius, Stocking House, Sushigroove, Swatch, Ta Wan Restaurant, The Body Shop, The Face Shop, The King Duck, The Pancake Parlour, Tissot, Top Man Top Shoes, Urban Icon, VNC, Watch Time International, Wonderful Batik, Wongbandung, Zara, Zenbu, Zoom, Zuki Suki, Blitzmegaplex, Celebrity Fitness Express, Garden Ice, Lactasari, Lemonade Karaoke & Cafe, Odeum, The Mansion – Night Club, Pure – Lounge.  
Share:

Warga Butuh Layad Rawat, Telepon ke 119 (bebas pulsa)

BANDUNG, kimcipedes.com - Pemerintah Kota (Pemkot) menyiagakan 75 Pusat Kesehatan masyarakat (Puskesmas) dan 34 rumah sakit selama musim mudik Labaran 2018 ini. Dari 75 Puskesmas tersebut, 8 di antaranya beroperasi 24 jam.

Selain itu, Pemkot Bandung juga menyiagakan 400 petugas kesehatan di posko titik mudik. "Pelayanan kesehatan di kota Bandung harus pastikan beroperasi 24 jam. Oleh karenanya, saya sangat mengapresiasi kepada para petugas yang tak kenal lelah mengabdi pada masyarakat. Pelayanan petugas kesehatan adalah pengorbanan kemanusiaan," ujar Penjabat Sementara Wali Kota Bandung, Muhamad Solihin saat Apel Kesiapan Jajaran Kesehatan dalam menghadapi arus mudik di Halaman Dinas Kesehatan Kota Bandung, Jalan Citarum No. 34 Bandung, Kamis, (7/6/2018).

Selama lebaran, Pemkot Bandung juga tetap menyiagakan pelayanan Layad Rawat dengan 11 ambulans motor. Mereka akan bersiaga di 8 puskesmas 24 jam dan UPT Pelayanan Kesehatan Mobilitas (Yankesmob) di Kota Bandung.

Sesuai dengan namanya, Layad Rawat, tim medis akan mendatangi rumah pasien yang memerlukan bantuan. Warga tinggal menelepon ke 119 (bebas pulsa). Nantinya akan ada petugas yang menghubungkan pasien ke Puskesmas terdekat untuk langsung ditindaklanjuti.

Dengan kesiapan tersebut, Solihin optimis, petugas kesehatan Kota Bandung bisa melayani para pemudik dan masyarakat selama musim mudik. Terlebih, sejumlah pos kesehatan telah berdiri dengan sejumlah petugas siaga.

"Pos kesehatan yang sudah disiapkan terdiri dari, Pos Kesehatan Dinkes, PMI, KKP (Kantor Pusat Pelabuhan), PT KAI, dan Jasa Marga. Kita telah berkoordinasi dan berjaga secara bergantian untuk persiapkan pengawalan kesehatan saat mudik nanti," kata Solihin.

Khusus untuk para pemudik, Solihin mengingatkan untuk memperhatikan kesehatan dan keselamatan selama dalam perjalanan.

"Siapkan fisik yang prima sebelum mudik. Periksa kondisi kelayakan kendaraan, disiplin berlalulintas, dan istirahatkan jika terasa letih," imbaunya.

Delapan Puskesmas 24 jam akan tetap buka pada hari-H lebaran adalah Puskesmas Garuda, Puskesmas Pagarsih, Puskesmas Kopo, Puskesmas cipamokolan, Puskesmas Ibrahim Adjie, Puskesmas Padasuka, Puskesmas Puter, dan Puskesmas Sukarasa. ***
Share:

Solihin Sidak Ke Pasar Ciroyom

BANDUNG, kimcipedes.com - PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung memastikan stok daging sapi menjelang hari raya Idulfitri 1439 Hijriah mencukupi. Selain mencukupi, harga daging sapi di Kota Bandung masih dalam batas normal. “Saat ini persediaan daging sapi mencukupi. Harga daging sapi segar di kisaran Rp120.000 per kilogram. Sedangkan daging beku Rp.80.000 per kilogram,” ujar Penjabat Sementara Wali Kota Bandung, Muhamad Solihin usai inspeksi mendadak (sidak) di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Ciroyom, Jalan Arjuna Kota Bandung, Senin (12/6/2018) malam.

Solihin juga menegaskan, daging sapi beku yang disediakan Pemkot Bandung berkualitas baik. Daging sapi beku memiliki kualitas yang sama dengan daging sapi segar. Sehingga masyarakat tak perlu khawatir mengkonsumsinya. “Sama saja. Terpenting kualitasnya bagus,” ujar Solihin.

Solihin juga menjamin, pemotongan sapi di RPH Ciroyom telah melalui proses yang baik. Tak hanya itu, pemotongan sapi di RPH Ciroyom halal. "Dari sisi jumlah mencukupi. Lalu, proses pemotongannya halal, penyediaan aman dan terjamin bisa dipenuhi oleh Pemkot Bandung," tegasnya.

Usai meninjau RPH Ciroyom, Solihin didampingi Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung Elly Wasliah serta Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung Eric M. Attauriq meninjau kondisi harga pangan di Pasar Ciroyom Kota Bandung.

Beberapa kali Solihin menanyakan harga kepada pedagang. Ini untuk memastikan harga di pasaran menjelang hari raya Idulfitri, stabil. Di pasar Ciroyom, harga daging sapi segar Rp120.000/kilogram, daging sapi beku Rp80.000/kilogram, daging ayam Rp40.000/kilogram, bawang merah Rp30.000/kilogram, bawang putih Rp20.000/kilogram, cabai rawit Rp40.000/kilogram, cabai hijau Rp25.000/kilogram.

Menurut Solihin harga sayuran dan daging sapi serta daging ayam masih stabil. Namun untuk harga cabai melonjak, khusus cabai Tanjung melonjak hampir 2 kali lipat.

"Saat ini harganya (cabai Tanjung) mencapai Rp80.000/kilogram yang harga biasanya Rp40.000- Rp50.000/kilogram. Mudah-mudahan kita bisa intervensi melalui berbagai upaya agar menormalkan kembali harga," ujar Solihin.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung Elly Wasliah menegaskan, khusus untuk daging ayam, seharusnya Rp36.000/kilogram. Namun kenaikan harga menjadi Rp40.000/kilogram masih dalam batas wajar. "Kalau masih Rp40.000/kilogram itu masih wajar saja. Jika melebihi dari Rp40.000 maka kita akan telusuri," tuturnya. ***
Share:

SMPN 50 Bandung Akan Segera Dibangun

Solihin : Seluruh Sekolah Agar Memberlakukan Piket Selama Cuti Lebaran 

Foto : Dok. Humas Setda Kota Bandung
BANDUNG, kimcipedes.com - PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung segera merumuskan bantuan kepada SMPN 50 yang terbakar pada Minggu (10/6/2018). Hal itu agar proses belajar mengajar di SMPN 50 bisa berjalan normal.

"Dari kondisi yang ada, Insya Allah sesegera mungkin kita tangani. Segala kerugian disiapkan dengan dana yang ada. Tentunya dengan prioritas kebutuhan sesuau anggaran yang tersedia," Kata Penjabat Sementara Wali Kota Bandung, Muhamad solihin usai meninjau SMPN 50 Kota Bandung Jalan Pasirjati, Senin (11/6/2018).

Solihin memaparkan, perbaikan sejumlah ruangan yang terbakar bisa menggunakan anggaran tak terduga atau dengan anggaran perubahan Dinas Pendidikan. Prinsipnya, Pemkot Bandung akan memanfaatkan anggaran yang bisa dengan segera digunakan.

“Sesegera mungkin kita lakukan. Guru dan siswa SMPN 50 tak perlu khawatir kegiatan pendidikan terganggu,” tegas Solihin.

Solihin juga menjamin, Pemkot Bandung akan membangun ruangan yang terbakar dengan kualitas yang baik.

Sedangkan untuk mencegah terjadi peristiwa serupa, ia meminta agar para seluruh sekolah di Kota Bandung memberlakukan piket selama cuti lebaran ini. "Saya ingatkan kembali kepada seluruh petugas sekolah yang ada di untuk melaksanakan piket," kata Solihin.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana menjelaskan untuk merevitalisasi bangunan rusak SMPN 50 dengan luas sekitar 9.824 meter persegi serta pengadaan kembali fasilitas sekolah pihaknya bekerja sama dengan Dinas terkait menyiapkan anggaran lebih dari Rp1,5 miliar.

"Perhitungan pembanguan serta perluasan fisik dibutuhkan sekitar Rp1,5 miliar. Kita juga akan menghitung ulang kerugian lainnyaseperti laptop dan barang lainnya,” ujar Elih.

Untuk bangunan yang terbakar, Elih akan memfokuskan dengan menggunakan anggaran perubahan serta perancangan anggaran murni 2019.

"Untuk fasilitas, Kita akan coba mencari peluang untuk bisa digantgi tahun ini. Sedangkan untuk bangunan, kita akan coba di anggaran murni 2019. Karena itu, kami rumuskan sekarang," tuturnya.

Seperti diketahui, kebakaran di SMPN 50 melalap sebanyak 11 ruangan meliputi ruang guru, ruang kepala sekolah, ruang wakil kepala sekolah, ruang tata usaha, ruang kesiswaan, ruang rapat, ruang kurikulum, koperasi, mushala, dapur, hingga toilet. Tidak ada korban jiwa dalam Peristiwa ini, sementara ini penyebab kebakaran diduga akibat konsleting listrik.***
Share:

Solihin : Kasus IG dan YG Tidak Berhubungan Dengan Pemkot Bandung

BANDUNG, kimcipedes.com - PENJABAT Sementara Wali Kota Bandung, Muhamad Solihin berterima kasih kepada polisi yang berhasil mengungkap keterlibatan IG, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan YG, tenaga honorer Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam kasus narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba). Solihin memastikan Pemkot Bandung mendukung polisi memberantas narkoba.

"Polisi menindak di lapangan. Pemkot Bandung tindakan pencegahan. Untuk proses hukum selanjutnya, Pemkot Bandung menyerahkan sepenuhnya kepada jajaran kepolisian," kata Solihin, Senin (11/6/2018).

Solihin menegaskan, kasus yang melibatkan IG dan YG tidak berhubungan dengan Pemkot Bandung sebagai institusi pemerintah. "Keduanya adalah korban keganasan para bandar narkoba. Ini menggambarkan narkoba tidak mengenal status pekerjaan dalam memangsa korbannya," ujar Solihin.

Solihin berharap, kasus tersebut menjadi pelajaran bagi seluruh pegawai di lingkungan Pemkot Bandung. "Seluruh pegawai Pemkot Bandung, jauhi diri dari narkoba. Caranya dengan melakukan berbagai kegiatan di luar kantor yang positif," imbaunya.

Seperti diketahui, polisi menangkap ID dan YG pada kasus pesta narkoba di Jalan Surya Sumantri Kamis (7/6/2018). ID merupakan ASN di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar). Sedangkan YG merupakan tenaga honorer Linmas kecamatan.

Kepala Disbudpar Kota Bandung, Dewi Kaniasari mengaku prihatin atas kasus penangkapan tersebut. "Sudah pastinya kami sangat prihatin atas kejadian ini," ungkapnya melalui sambungan telepon, Senin (11/6/2018).

Berdasarkan catatan kepegawaian Disbudpar, lanjutnya, ID baru menjadi staf Disbudpar Kota Bandung selama setahun. "Dia baru setahun menjadi karyawan Disbudpar dan ditempatkan di Padepokan Seni Mayang Sunda (PSMS)," terang dia.

Sedangkan Kepala Satpol PP Kota Bandung, Dadang Iriana pun mengakui, adanya penangkapan polisi terhadap YA. Ia merupakan tenaga honorer anggota linmas Satpol PP Kota Bandung. "Kami turut prihatin atas kejadian ini, dan berharap dapat menjadi perhatian sekaligus pelajaran bagi anggota lainnya agar menghindari narkoba," sebutnya.

Menurut data yang dirilis BNN Kota Bandung - STKS akhir 2017, prevalensi pengguna narkoba Kota Bandung 1,47 persen atau 25.427 orang. Dominasi pemuda berumur 17 tahun ke atas. Dari sisi pencegahan, BNN Kota Bandung sudah sejak lama intens menjalin kerja sama dengan lurah dan camat di lingkungan Pemkot Bandung untuk melakukan berbagai kegiatan yang bersifat edukasi dan pencegahan kepada masyarakat.

Salah satu kecamatan yang aktif adalah Rancasari. Pada bulan Maret lalu, kecamatan Rancasari bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Bandung, menggelar sosialisasi antinarkoba kepada masyarakat. ***
Share:

RSHS Siapkan Poliklinik Siaga Selama Libur Lebaran


BANDUNG, kimcipedes.com - Bagian dari memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan selama cuti bersama Idul Fitri 1439 H, Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) kembali membuka Poliklinik Siaga.

Direktur Utama RSUP dr. Hasan Sadikin, dr. R. Nina Susana Dewi mengatakan, masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan pada saat libur lebaran tidak perlu resah karena RSHS tetap dapat melayani masyarakat melalui Poliklinik Siaga.

"Poliklinik Siaga Idul Fitri RSHS dibuka pada 11, 12, 13, 19, 20 Juni 2018. Klinik yang beroperasional adalah Klinik Penyakit Dalam, Bedah, Anak dan Obgyn yang berlokasi di Gedung Anggrek Lantai 2 Lorong 2D dengan pendaftaran dimulai jam 07.30 sampai jam 12.00," ucapnya.

Menurut Nina, klinik lain yang masih akan operasional selama libur lebaran adalah Klinik MDR TB dan Klinik Terapi Rumatan Metadon (hanya libur satu hari saat Hari Raya Idul Fitri), mengingat beberapa pasien masih harus mendapatkan terapi di kedua klinik ini.

"Begitu pula untuk pasien kemoterapi yang sudah terjadwalkan, akan tetap dilayani, sehingga kebutuhan kemoterapi bagi pasien kanker ini tidak terputus, pelayanan hemodialisa-pun berjalan seperti biasa dengan jadwal yang sudah ditentukan petugas sebelumnya," tuturnya.

Namun Nina menambahkan, saat Hari Raya Idul Fitri, RSHS tidak melayani pasien rutin, hanya melayani pasien non rutin dan pasien cito dan untuk spesialistik dan subspesialistik telah dijadwalkan kepada masing-masing pasien melalui telepon.

"Kita telah mengerahkan 236 pegawai untuk bersiaga, untuk Pelayanan IGD seperti biasa dilakukan siaga 24 jam on site dengan antisipasi petugas on call bila ada lonjakan kasus, seperti korban massal terutama kasus kecelakaan lalu lintas," pungkasnya. ***
Share:

Pemkot Bandung Luncurkan Bandung Hub

Didi Ruswandi - Kadishub Kota Bandung
BANDUNG, kimcipedes.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meluncurkan aplikasi baru bernama Bandung Hub. Bandung Hub merupakan aplikasi berbasis android yang berfungsi untuk mengetahui secara langsung kondisi jalan raya. Aplikasi ini terhubung ke CCTV milik Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung di 27 titik persimpangan.

Bandung Hub secara resmi diluncurkan Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Bandung, Muhamad Solihin, di Taman Sejarah Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana. Bandung Hub dirancang untuk mendukung kelancaran dan keselamatan lalu lintas, Jumat (8/6/2018).

Menggunakan aplikasi Bandung Hub, warga bisa memantau arus lalu lintas langsung dari ponsel pintarnya, sehingga bisa menghindari lajur-lajur lalu lintas yang padat. Pada penggunaannya, aplikasi ini terhubung dengan Google Maps. Saat pengguna ingin melihat situasi lalu lintas di titik tertentu, aplikasi akan mengoneksikan ke CCTV di persimpangan terdekat.

Aplikasi yang dikelola oleh pihak swasta ini juga dilengkapi dengan fitur obrolan, sehingga pengguna juga bisa melakukan percakapan, memberikan komentar, bahkan melaporkan kejadian lalu lintas langsung dari lokasi.

Pjs Wali Kota Bandung, Muhamad Solihin sangat mengapresiasi aplikasi tersebut. Ia bahkan menginginkan agar aplikasi ini tidak hanya untuk mengatasi persoalan lalu lintas tetapi juga bisa dikembangkan untuk masalah keamanan dan kebencanaan.

“Ini sangat diperlukan. Kalau sekarang kita baru mengkoneksikan terbatas kepada CCTV yang ada, nanti akan terkoneksi dengan semua CCTV yang dimiliki oleh semua institusi yang ada di Kota Bandung,” ungkap Solihin usai peluncuran aplikasi.

Ke depannya, polisi bisa menggunakan aplikasi ini dalam rangka menjaga keamanan di seluruh wilayah kota. Demikian pula Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Diskar PB) Kota Bandung bisa memanfaatkan aplikasi tersebut jika terjadi kebakaran.

Solihin telah menginstruksikanDinas Perhubungan ( Dishub) untuk menyosialisasikan aplikasi ini semasif mungkin. Terlebih lagi menjelang arus mudik, warga lebih membutuhkan informasi lalu lintas yang tercepat.

Sementara itu, Kepala Dishub Kota Bandung, Didi Ruswandi mengatakan, terbuka peluang pengembangan aplikasi tersebut. Ia memproyeksikan, aplikasi ini bisa mengetahui posisi ambulans, Trans Metro Bandung, hingga ketersediaan sepeda di halte Boseh.

“Belum lagi nanti DPU (Dinas Pekerjaan Umum)-nya bisa memantau banjir, lampu yang padam, dan di situ bisa chatting. Jadi masyarakat bisa mengawasi,” katanya.*
Share:

Baznas Kota Bandung Akan Bagikan NPWZ

Prof. DR. H. Maman Abdurrahman
BANDUNG, kimcipedes.com – Program Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bandung kedepannya akan membagikan kartu Nomor Pokok Wajib Zakat (NPWZ) sebagai tanda wajib zakat kepada para muzaki. NPWZ merupakan salah satu terobosan Baznas Kota Bandung untuk mempermudah pembayaran zakat.

Ketua Baznas Kota Bandung, Prof. DR. H. Maman Abdurrahman mengatakan tujuan utama penerapan NPWZ adalah, untuk mempermudah pembayaran zakat bagi para muzaki. "Selain memudahkan bagi para muzaki, juga diharapkan dengan diterapkan NPWZ akan meningkatkan perolehan zakat di Kota Bandung," katanya.

Maman menjelaskan Kota Bandung merupakan kota pertama yang akan menerapkan NPWZ. Dalam penerapannya, NPWZ awalnya akan diberikan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Baru setelahnya, NPWZ akan diterapkan bagi warga Kota Bandung.

Maman berharap, terobosan Baznas ini bisa membantu muzaki sekaligus membantu warga kurang mampu. Apabila perolehan zakat meningkat, maka akan semakin banyak masyarakat yang bisa dibantu.

Terkait dengan pendistribusian zakat, Maman mengungkapkan, Baznas Kota Bandung mempunyai lima program untuk pendistribusian tersebut. Program tersebut adalah, Bandung Makmur, Bandung Sehat, Bandung Cerdas, Bandung Peduli, dan Bandung Agamis.

"Program-program ini untuk lebih memudahkan pendistribusian zakat kepada masyarakat," katanya.

Program Bandung Makmur misalnya, memberikan beberapa kesejahteraan bagi masyarakat di bidang ekonomi. "Salah satu contohnya Baznas Kota Bandung mendistribusikan zakat kepada lembaga ekonomi umat yang memberikan kemudahan bagi masyarakat khususnya di kewilayahan untuk mengembangkan ekonominya," katanya,

Sedangkan Bandung Sehat memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk menikmati keseharian dengan sehat jasmani dan rohani. Menurut Maman, salah satu tujuan kegiatan tersebut yaitu membantu BPJS Kesehatan. "Jadi kita bantu juga BPJS kesehatan untuk kemudahan masyarakat," ujarnya.

Program Bandung Cerdas, lanjutnya, memberikan kemudahan dalam bidang pendidikan. Sedangkan Bandung Agamis berkecimpung dalam bidang dakwah dan advokasi.

“Terkahir, melalui Bandung Peduli, Baznas Kota Bandung menyalurkan bantuan kepada yang membutuhkan,” jelas Maman.

Pada tahun 2018, Baznas Kota Bandung memberikan beberapa bantuan sebesar Rp1,7 miliar untuk renovasi masjid di 30 kecamatan dan 151 keluruhan di Kota Bandung. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada korban bencana. Di antaranya korban bencana banjir di Cingised Arcamanik sebesar Rp25 juta, korban kebakaran di Malabar Rp26 juta, dan korban kebakaran di Gedebage sebesar Rp10 juta.
Share:

11.328 Orang PHL Mendapat Bantuan Baznas

BANDUNG, kimcipedes.com - BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bandung mendistribusikan zakat profesi kepada 11.328 orang mustahik (penerima) di Masjid Agung Al Ukhuwah Kota Bandung Jalan Wastukancana, Rabu (6/6/2018). Para penerima yaitu Pegawai Harian Lepas (PHL) non-Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung.

Penyerahan zakat secara simbolis dilakukan oleh Penjabat Sektertaris Daerah Kota Bandung, Dadang Supriatna.
"Non-PNS itu macam-macam, ada Linmas (Perlindungan Masyarakat), pasukan Gober (Gorong-gorong Bersih), dan pasukan kebersihan. Tapi intinya yang menerima ini adalah yang bukan PNS. Karena PNS sudah mendapatkan THR (Tunjangan Hari Raya) dan sudah ada ketentuannya," ungkap Dadang.
Dadang menyebutkan, pembagian kepada para PHL sebagai apresiasi atas kinerjanya membantu Pemkot Bandung. Berbagai pencapaian, seperti Adipura, adalah berkat kerja keras tim Gober menjaga lingkungan tetap bersih dan asri.

"Kita ingin berbagi. Mereka kan tidak diatur di dalam ketentuan dari pemerintah (tentang THR)," imbuhnya.

Baznas mengalokasikan dana Rp4 miliar pada pendistribusian kali ini. Setiap orang mendapatkan Rp300.000. Jumlah tersebut meningkat dari tahun lalu yang sebesar Rp250.000.

Dadang menuturkan, pembagian zakat ini rutin dilakukan oleh Pemkot Bandung. Dana zakat salah satunya diperoleh dari pengumpulan zakat profesi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Bandung.

"Dana itu dikelola oleh Baznas. Salah satu sumber penerimaan Baznas itu zakat profesi dari PNS. Tentu ada juga sumber pemasukan lain," tutur Dadang.

Di sisi lain, Dadang bersyukur bahwa zakat profesi yang dikumpulkan ASN Kota Bandung bisa bermanfaat bagi para PHL. Ia juga merasa tenang karena kebijakan mengumpulkan zakat profesi itu mendapat sambutan positif dari seluruh ASN.

"Di daerah lain, kewajiban membayar zakat profesi ini sempat menjadi polemik. Di Kota Bandung alhamdulillah kondusif. Pembayaran zakat melalui Baznas ini juga sudah dilakukan beberapa tahun ke belakang," terang Dadang.

Sementara itu, Auditor Internal Baznas Kota Bandung Cece Hidayat mengungkapkan, dana zakat profesi dari ASN Kota Bandung yang mencapai Rp2.2 miliar tiap bulannya itu tidak hanya dibagikan kepada para mustahik. Dana tersebut juga digunakan untuk kemaslahatan umat lainnya.

"Tiap bulan kita kasih bantuan modal usaha kepada fakir miskin, 1.000 orang tiap bulan. 1 juta seorang," ungkap Cece.

Selain itu, Baznas Kota Bandung juga memanfaatkan dana zakat juga untuk bantuan kemanusiaan. Baznas memberikan bantuan kepada para korban bencana di Kota Bandung, seperti bencana kebakaran di Malabar, banjir di Arcamanik, maupun banjir Gedebage yang besarannya beragam.
Share:

Bio Farma Berdayakan Komunitas Keterbatasan Khusus di Wilayah Sukajadi

SUKAJADI, kimcipedes.com - Bio Farma memberikan bantuan lingkungan dan sosial untuk sejahterakan masyarakat, Salah satunya, pelatihan menjahit, perlengkapan dan permodalan untuk komunitas keterbatasan khusus (difabel) guna meningkatkan perekonomian pra sejahtera, sejalan dengan program Kementerian BUMN yaitu membina ekonomi keluarga pra-sejahtera khususnya di Jawa Barat.

Disril Revolin Putra, Direktur SDM & Umum Bio Farma menyampaikan “mitra binaan komunitas keterbatasan khusus berasal dari seluruh Kecamatan Sukajadi sebanyak 10 orang dan 5 orang dari komunitas pra-sejahtera sebagai pendamping, komunitas tersebut akan di bekali dengan pelatihan sebanyak 12x selama satu bulan, bekerja sama dengan lembaga pendidikan (LPK) yang sudah terakreditasi, setelah program pelatihan selesai peserta pun akan diakreditasi oleh LPK tingkat Provinsi Jawa Barat”.

“Apabila binaan kami sudah terakreditasi, mereka dapat memasok pakaian seragam kerja, seragam laboratorium di area publik dengan ketentuan khusus tentunya, serta kebutuhan seragam lainnya di Bio Farma, sehingga binaan dapat diberdayakan dan adanya rantai pasok atau supply chain untuk perusahaan secara berkelanjutan” Imbuh Disril, dalam Media Release, 31/5/2018

“Selain itu, komunitas juga dibekali keahlian tambahan bidang kerajinan seni rumah tangga atau art handycraft seperti taplak meja, keset, dan lainnya sehingga memiliki nilai pakai dan nilai estetis. Kami juga akan memberikan bantuan peralatan mesin jahit, mesin obras, mesin untuk membuat kaos, sekaligus bahan-bahan perlengkapan untuk menjahit” tambah Disril.

Diharapkan dengan bantuan yang diberikan oleh Bio Farma, komunitas berkebutuhan khusus lebih mandiri dan lebih sejahtera, program CSR Bio Farma tahun 2018 yang berkelanjutan tersebut dengan mengidentifikasi adanya kelompok rentan di tengah masyarakat di wilayah ring satu perusahaan, inisiasi ini diharapkan dapat meningkatkan penguatan dan kemapanan ekonomi, sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi melalui BUMN Hadir untuk negeri. ***
Share:

Permohonan Data Nomor Handphone Ketua RT dan RW Dihentikan

dr.Hj. Ahyani Raksanagara, M.Kes, Kadiskominfo Kota Bandung, (dok. kim cipedes)
BANDUNG, kimcipedes.com - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung menghentikan sementara permohonan data nomor telepon seluler (handphone) Ketua RT dan RW se-Kota Bandung. Hal ini untuk menjaga situasi kondusif menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 27 Juni ini.

Kepala Diskominfo Kota Bandung, dr.Hj. Ahyani Raksanagara, M.Kes menjelaskan, permohonan data nomor handphone tersebut untuk memenuhi kebutuhan layanan SMS blast yang selama ini sudah berjalan. Melalui layanan ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memberikan informasi berupa imbauan, ajakan, atau yang lainnya langsung kepada masyarakat," ungkap Ahyani, Selasa (5/6/2018)

“Kami menganggap RT RW merupakan key person penyambung lidah pemerintah. Mereka dapat menyampaikan langsung kepada masyarakat. Nah pada tahun ini saat akan memulai kembali, tim saya menyampaikan perlu ada update data karena pengurus RT dan RW-nya sudah berganti, karena registrasi ulang ada beberapa nomor handphonnya ganti,” ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana Kota Bandung, Selasa (5/6/2018).

Salah satu layanan Diskominfo, lanjutnya, memberikan informasi ke masyarakat melalui berbagai kanal yang kami gunakan di antaranya media sosial seperti Twitter dan Instagram, di website termasuk SMS blast. Pengirim SMS blast adalah Diskominfo atau juga dari dinas teknis seperti Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana. Pesan dikirimkan kepada intern pejabat struktural maupun kepada masyarakat.

Pesan-pesan kepada masyarakat pada tahun 2017 lalu itu di antaranya Karnaval Kemerdekaan agar masyarakat ikut meramaikan, bulan imunisasi campak rubela, kampanye membayar pajak, layanan mepeling, dan lain-lain.

"Tidak ada tendensi atau niatan dalam rangka mendukung pasangan tertentu pada Pilkada. Namun kami mengambil keputusan untuk menghentikan sementara permohonan data tersebut untuk menjaga situasi kondusif Kota Bandung," ujarnya.

Menurut Ahyani, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Bagian Pemerintahan yang sudah menginformasikan ke kecamatan untuk menghentikan permohonan data nomor handphone RT dan RW. "Setelah pilkada kami akan membuat surat kembali dengan catatan sepanjang RT RW tidak berkeberatan data nomornya masuk ke jaringan sistem informasi ini," katanya.

Ahyani berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah merespon positif permohonan data nomor handphone tersebut. Baik masyarakat langsung, RT RW, forum RW juga kepada partai yang menyampaikan kekhawatiran penyalahgunaan atau mengganggu situasi kondusif di Kota Bandung.

"Kami berterima kasih karena ini bentuk kepedulian kepada kami," sebutnya.

Ditemui di tempat terpisah, Kepala Bagian Humas Setda Kota Bandung, Yayan A. Brillyana mengemukakan, Pemkot Bandung sering menyebarkan informasi melalui SMS blast. Pemkot Bandung sudah sejak beberapa tahun lalu memanfaatkan kanal tersebut untuk menyampaikan imbauan maupun memberikan informasi kepada masyarakat.

“Pemkot Bandung sudah menyebarkan informasi dan imbauan sejak tahun 2013. Banyak informasi yang kami sampaikan kepada pimpinan OPD, kepada pimpinan kewilayahan, termasuk RT RW di seluruh Kota Bandung,” katanya.

Menurutnya, saat pertama kali memberlakukan program SMS blast ini Pemkot Bandung mengharapkan dapat menyebarluaskan informasi kepada masyarakat yang cepat dan tepat sasaran.

“RT dan RW itu kan kepanjangan tangan pemerintah di wilayah. SMS blast kami gunakan misalnya untuk mengimbau masyarakat di wilayah Utara akan waspada terhadap bencana longsor, di wilayah Timur waspada bencana banjir, atau hal lainnya. Kalau dengan surat imbauan begitu kan pasti lama dan tidak setiap orang punya media sosial tapi sekarang hampir setiap orang sudah memiliki handphone. maka SMS blast adalah menjadi alternatif pilihan yang lain,” paparnya.

Yayan menegaskan bahwa tidak ada tendensi dan upaya dukung mendukung salah satu pasangan calon dalam permohonan data nomor handphone RT RW yang dilakukan Diskominfo baru-baru ini. “Hal ini dilakukan semata-mata untuk memperbarui data karena ada beberapa yang ganti pengurus maupun karena adanya registrasi ulang,” jelas Yayan.
Sumber : http://humas.bandung.go.id
Share:

DPC AMMNI Kota Bandung Ngabuburit Sambil Pungut Sampah

Sukajadi, kimcipedes.com, Aksi nyata DPC Aliansi Media Massa Nasional Indonesia (AMMNI) Kota Bandung dalam memperingati Hari Lahirnya Pancasila dan mendukung program pemerintah Kota Bandung dibidang Kebersihan Lingkungan dengan menggelar Gerakan Pungut Sampah (GPS) disepanjang Jalan Surya Sumantri – Pasteur Kota Bandung, Jumat, 01/02/2018.

GPS ini dilaksanakan sambil ngabuburit menjelang berbuka Puasa Ramadhan 1439 H. Kegiatan GPS ini mendapat dukungan positif dari Camat Sukajadi, Drs. Yudi Hermawan dengan mengutus gober di empat Kelurahan yaitu Kelurahan Cipedes, Sukagalih, Sukabungah, dan Pasteur serta Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kelurahan Cipedes.

Keberadaan Jalan DR.Djunjunan atau Pasteur merupakan obyek vital karena merupakan pintu gerbang Kota Bandung, hal ini dibuktikan dengan derasnya arus kendaraan yang datang baik dari pintu gerbang Tol Pasteur maupun dari arah selatan Jalan Gunung Batu dan arah Utara dari Jalan Surya Sumantri.

Ketua AMMNI DPC Kota Bandung Yusman Andrian mengatakan jalan yang bisa dilalui oleh 2 arah kendaraan ini harus benar-benar terjaga kebersihan serta keasriannya karena menyangkut citra dan image Kota Bandung sebagai kota tujuan wisata dan pendidikan. Selain itu Jalan Pasteur juga merupakan barometer baik tidaknya kualitas lingkungan di Kota Bandung.

Menurut Ketua AMMNI Kota Bandung Yusman Andrian, kegiatan ini murni dari niat tulus untuk menjadikan Bandung bebas sampah, sangat diharapkan kepada masyarakat umum yang menyaksikan sendiri kegiatan ini akan terenyuh hatinya kemudian melakukan hal sama di kemudian hari di setiap jengkal wilayah kota.

Dimotori, para jurnalis yang berseragam warna putih ini menyusuri jalan dan trotoar Pasteur dengan berjalan kaki. Tampak masing-masing membawa kantong plastik berukuran besar dan menggunakan masker. Dengan semangat dan antusiame tinggi mereka memungut sampah sepanjang jalan ini.

Mulai dari trotoar, depan toko dan pinggiran jalan satu persatu sampah dipungut tanpa terkecuali. Meski tanpa sarung tangan para penulis berita ini tidak sungkan memunguti sampah apapun yang ditemui, baik sampah kertas, plastik, kaca dan lain-lain sambil satu persatu dimasukin kantong palstik hingga penuh.

Walhasil kegiatan yang dimulai selepas waktu Ashar dan berakhir menjelang Maghrib ini menghasilkan puluhan kantong plastik sampah ukuran besar dari berbagai jenis. Kemudian atas bantuan para petugas Gober dari Kelurahan Sukagalih, Sukabungah dan Cipedes, sampah-sampah ini diangkut hingga ke tempat pembuangan akhir.

Setelah lelah dengan kegiatan sosial pungut sampah yang dilakukan sambil 'ngabuburit' ini para jurnalis AMMNI kemudian menggelar buka puasa bersama di atas trotoar yang sudah bersih dan bebas dari sampah setelah dibersihkan oleh mereka sendiri, tampak dengan suasana nyaman dan sukacita mereka melahap perbekalan khas Ramadhan.

"Ini adalah kegiatan kecil yang kita lakukan dengan menggunakan dana sendiri, harapannya agar pemerintah kota dan masyarakat umum lebih memperhatikan kebersihan ke depan, bisa kita saksikan sendiri di Bulan Puasa saja yang jarang orang membuang bungkus makanan voleme sampah yang kita kumpulkan segini banyak, apalagi di hari-hari biasa," ungkap Yusman. ***
Share:

SD dan SMP Negeri Wajib Menerima PDBK

TIM Perumus Peraturan Wali Kota (Perwal) PPDB 2018, Edy Suparjoto
BANDUNG, kimcipedes.com - Aturan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2018 Kota Bandung, memperbolehkan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) bersekolah di sekolah reguler, baik di Sekolah dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP). Aturan tersebut sejalan dengan Kota Bandung yang telah menjadi kota inklusi, salah satunya di bidang pendidikan.

"SD dan SMP negeri wajib menerima Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK), maksimal tiga orang di setiap sekolah," tegas Tim Perumus Peraturan Wali Kota (Perwal) PPDB 2018, Edy Suparjoto pada acara Bandung Menjawab di Taman Sejarah Balai Kota Bandung, Jln.Aceh, Kamis (31/5/2018).

Edy mengungkapkan, sebagai kota inklusi, Kota Bandung memperbolehkan anak-anak berkebutuhan khusus pada kondisi tertentu untuk belajar di sekolah reguler.Tim Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kota Bandung 2018 telah mengatur sistematika agar ABK dapat belajar bersama anak reguler lainnya.

Orang tua PDBK bisa mendaftarkan langsung ke sekolah yang terdekat dengan tempat tinggalnya. “Pendaftaran PDBK itu tetap sesuai dengan zonasi. Hal ini sama dengan peserta didik reguler,” jelas Edy.

PDBK yang akan mendaftar ke sekolah reguler wajib mendapat surat rekomendasi dari Pokja Inklusi di Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung. Surat tersebut bisa diperoleh setelah Pokja melakukan serangkaian tes kepada anak.

“Rekomendasi itu diperoleh setelah uji kelayakan seberapa besar tingkat ke-ABK-annya,” tutur Edy.

Edy mengungapkan, Pokja Inklusi berisikan tim yang terdiri dari para psikolog dan pakar yang dapat menilai adaptasi anak dengan lingkungan di sekolah reguler. Hal yang terpenting, anak tersebut harus mampu mengikuti sistem pendidikan di sekolah reguler.

“Kalau yang tidak bisa mengikuti ke sekolah reguler, (anak didik) itu akan direkomendasikan ke SLB (Sekolah Luar Biasa),” imbuh Edy.
Selain memerlukan surat rekomendasi dari Pokja Inklusi Dinas Pendidikan, orang tua juga perlu menyerahkan surat keterangan tanggung jawab mutlak orang tua/wali calon peserta didik. “Dan juga ada akta kelahiran dan kartu keluarga,” kata Edy. ***
Share:

KAPOLRI

iklan banner

IPTU RITA YULIANA,S.I.K.,M.M

Trending Minggu Ini

BERITA HARI INI

Arsip Blog