Maret 2019 ~ KIM Cipedes

Kabid Humas Polda Jabar; Sekitar 200 Orang Mengikuti Sosialisasi Bahaya Narkoba

BANDUNG, KIM CIPEDES - Ditresnarkoba Polda Jabar melaksanakan kegiatan sosialisasi bahaya penyalahgunaan Narkoba, bertempat di  Masjid Raya Bandung, Provinsi Jabar, Minggu, 31/3/2019.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K. msngatakan bahwa kegiatan sosialisasi di hadiri sekitar 200 orang audiens yang terdiri dari siswa-siswi SMP, SLTA, Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama yg berasal dari Kota Bandung, Kab. Bandung, Kab. Bandung Barat dan Kota Cimahi.  

Sosialisasi  disampikan oleh Kompol Susiana Soeganda, S.H.,M.H. materi yang di berikan a.l : UU yang berkaitan dengan narkoba, pengertian narkoba, jenis-jenis narkoba, ciri-ciri pemakai Narkoba, dampak buruk lahgun Narkoba, Cara menangkal lahgun Narkoba.

Acara mendapatkan respon yang baik dan antusias, ditandai dengan banyaknya pertanyaan-pertanyaan yang  disampaikan oleh peserta.
@M. Edwandi
Share:

DIR BINMAS POLDA JABAR HADIRI PENANAMAN POHON DI DAS CITARUM

BANDUNG, KIM CIPEDES - Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Drs. Agung Budi Maryoto, M.S.I., yang diwakili oleh Dir. Binmas Polda Jabar, Kombes Pol Badya Wijaya, S.H.,M.H., menghadiri kegiatan penanaman pohon di Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, Minggu, 31/3/2019.

Penanaman pohon dilakukan di wilayah sektor 7 RT. 03 RW. 03 Kp. Bojong Desa Sukamukti Kecamatan Katapang Kabupaten Bandung.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., menyampaikan penanaman pohon dilakukan di DAS Citarum sepanjang 3,2 km. Penanaman pohon ini diselenggarakan dalam rangka HUT TVRI Stasiun Jabar ke-32. 

Hadir juga dalam tersebut Kadis Kehutanan, Kapoksahli Pangdam III Siliwangi, Waka Polres Bandung, Kepala Stasiun TVRI Jabar, Camat Katapang, Mahasiswa Universitas, Parahiyangan, dan Kelompok motor Brotherhood.
M. Edwandi/Kabid Humas Polda Jabar
Share:

Kapolda Jabar Dampingi Kapolri dan Panglima TNI Bersilaturahmi Dengan Ponpes

KARAWANG, KIM CIPEDES - Kapolda Jabar, Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto M.Si bersama Pangdam III / Siliwangi dan Wakapolda Jabar beserta Pejabat Utama Polda Jabar mendampingi Kapolri dan Panglima TNI dalam Kegiatan Kunjungan Kerja di Kabupaten Karawang, Sabtu, 30/3/2019.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K. mengatakan bahwa kunjungan Kapolri dan Panglima TNI di Kabupaten Karawang dalam rangka bersilaturahmi dengan Pimpinan Pondok Pesantren dan Para santri, Jamaah serta Tokoh se Wilayah Kabupaten Karawang serta berdo’a untuk keselamatan bangsa dan negara.

Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.S.I., menuturkan bahwa kegiatan ini diselenggarakan guna membangun komunikasi yang lebih baik lagi TNI-Polri dan elemen masyarakat untuk meningkatkan komunikasi dalam menjaga keutuhan Negara Kesatua Republik Indonesia.

Turut hadir Aslog Panglima TNI, Karo Penmas Div Humas Polri, Karo Provos Divpropam Polri, Pejabat Utama Polda Jabar, Pejabat Utama Kodam III/ Siliwangi, Danrem 063/ Sunan Gunung Jati, Kapolres Karawang, Dandim 0604 Karawang Pengasuh Pondok Pesantren Al Baghdadi KH. Junaedi Al Baghdadi serta Jemaah dan Para Santri Ponpes Al Baghdadi.
M. Edwandi/Kabid Humas Polda Jabar
Share:

Kapolda Jabar Resmikan Masjid Al-Aman Mapolres Kuningan

KUNINGAN, KIM CIPEDES - Kapolda Jabar, Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto M.S.I., meresmikan Masjid Al-Aman Mapolres Kuningan, bertempat di Mapolres Kuningan, Minggu, 31/3/2019.

Peresmian Masjid Al-Aman juga dihadiri Wakapolda dan Pejabat Utama Polda Jabar, Habib Quraisy Baharun, Bupati Kuningan, FKPD Kabupaten Kuningan, Kapolres Kuningan beserta Jajaran Kapolres Cirebon Kota, Kapolres Cirebon Kabupaten, Kapolres Majalengka, Danyon C Pelopor Brimob Polda Jabar, Dandim 0615/ Kuningan, Ketua MUI kabupaten Kuningan dan Ketua FKUB Kabupaten Kuningan.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., mengatakan bahwa pada acara peresmian Mesjid Al-Aman Mapolres Kuningan ditandai dengan pengguntingan Pita dan penandatanganan Prasasti oleh Kapolda Jawa Barat didampingi Habib Quraisy Baharun.

Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.S.I., berharap dengan dibangunnya Masjid baru didalam lingkungan Mapolres Kuningan harus diiringi dengan peningkatan kualitas ibadah anggota sehingga meningkat pula kinerja anggota dalam pelayanan terhadap masyarakat yang lebih Profesional, Modern dan Terpercaya.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Jabar menandatangani prasasti dan gunting pita dilanjutkan dengan Sholat Sunnah Berjamaah dan peninjauan bangunan Masjid. 
M. Edwandi/Kabid Humas Polda Jabar
Share:

Sektor 22 Citarum Harum Tertibkan Pembuang Kohe di Lembang

LEMBANG, KIM CIPEDES - Sektor 22 Citarum Harum melakukan penertiban bagi para pembuang kotoran hewan di Kecamatan Lembang, Sabtu, 30/3/2019.

Dansektor 22 Citarum, Kol. Inf. Asep Rahman Taufik berinisiatif untuk manfaatkan kotoran hewan (kohe) para peternak sapi susu di kawasan Kecamatan Lembang, supaya para peternak tidak langsung membuang kotoran tersebut ke sungai.

Hal tersebut dalam rangka mengimplementasikan peraturan Presiden No. 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Revitalisasi Sungai Citarum yang terus gencar dilakukan oleh satuan tugas Citarum Harum menyebar ke seluruh pelosok yang daerahnya dialiri sungai yang bermuara ke sungai Citarum. 

Mayarakat Lembang berprofesi sebagai peternak sapi susu dan produksi susu nasional terbesar di Indonesia. otomatis produksi kotoran hewannyapun banyak, sehingga masyarakat peternak sapi kewalahan untuk membuangnya, maka disalurkan pada aliran sungai sehingga Kohe mencemari benerapa cicit sungai, yang mengalir ke Sungai Cibeureum dan Sungai Cikapundung.

Untuk menangani masalah diatas Dansektor 22 Citarum langsung bertindak untuk menertibkan pembuangan kohe yang sembarangan hingga Sungai Cibeureum dan Sungai Cikapundung yang spontan sungai menjadi tercemar bakteri ekoli tingkat tinggi, bahkan di Lembang sendiri bau tak sedap di daerah aliran cicit sungai sudah terasa menyengat, karena kohe banyak dibuang kesana.

Pembahasan masalah kohe di Lembang melibatkan Staf Deputi IV Kemenko Kemaritiman, Tim Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara (KPBSU), Camat Lembang, Lembang sentra sayuran ternak sapi, sehingga ada andil dalam permasalahan kotoran yang ada di sungai.

Acara dihadiri oleh Kadis Lingkungan Hidup KBB, Perwakilan Dinas Peternakan dan Perikanan, Camat Lembang, Kades Cibogo, Suntenjaya, Gudang Kahuripan, Cikahuripan, Ketua dan pengurus KPSBU, para Ketua peternak, Babinsa

Materi yang dibahas adalah, penanganan kohe yang ada di Kecamatan Lembang, dengan pemanfaatan kohe yang bisa dijadikan material bisnis yaitu bisa dijadikan bahan dasar batu bata, bahan bakar biosolar.

Ketua KPSBU, H. Dedi Setiadi mengatakan bahwa KPSBU adalah Koperasi Susu di Kecamatan Lembang, anggotanya 7.000 orang sedangkan total yang bernaung di KPSBU sebanyak 28.000 orang, " ujarnya

"Tentang kohe di Kecamatan Lembang secara internal telah dilakukan, namun secara eksternal dalam hal ini limbah kotoran hewan belum terselesaikan. Namun berbagai upaya sudah dilaksanakan, seperti Kascing, pupuk rumput, manor management dengan Sidfi dan biodigester" Imbuh Dedi.

Komandan Sektor 22 Citarum Kol. Inf. Asep Rahman Taufik menerangkan secara global tentang Peraturan Presiden (Perpres) No. 15 Tahun 2018 yaitu sebagai tindakan perbaikan atau Revitalisasi Sungai Citarum yang mengarah ke semua objek berkaitan yaitu sungai-sungai kecil, lingkungan hidup dan tumbuhan tanaman keras.

Pengaruh pencemaran sungai dari berbagai kotoran ataupun limbah sehingga mematikan ekosistem air yang bisa memutuskan mata rantai pungsi dan manfaat sungai dalam kehidupan, maka tindakan tegas, disiplin dan tidak memutuskan perekonomian rakyat dilaksanakan pasukan TNI yang tergabung di satgas citarum harum.

Lebih lanjut dikatakan Dansektor 22 didampingi Ahli Pengolahan Limbah dari Perusahaan IKAWA yang saat itu langsung mempresentasikan tentang tata kelola limbah sehingga berbagai limbah tidak akan mencemari lingkungan.

Perwakilan Deputi IV, Reni mengungkapkan tentang kedatangannya yaitu melakukan survey keberadaan lingkungan dan sungai yang tercemar kohe dan kondisi kohe yang dibuang oleh para peternak sapi, hal ini yang diminta oleh Dansektor 22 Citarum agar ada solusi yang baik buat Daerah Lembang supaya lingkungan tetap bersih dan perekonomian masyarakat bisa berjalan lancar bahkan meningkat.

"Kami mewakili deputi untuk survei sebagai bahan materi di hari senin akan mengadakan rapat tentang penanganan limbah kohe" ucap Reni.

Perum Jasa Tirta II yang diwakili oleh Irfan, menyampaikan pada forum itu, "Kami sudah membuat 35 biodigester di Pangalengan dan selanjutnya kamipun butuh data yang berkaitan dengan kohe yang ada di Daerah Lembang, sebagai dasar materi rapat dengan BUMN tentang penanganan dan solusi yang tepat buat keberadaan kohe ini, " katanya.

Sedangkan Wisman yang mewakili Dinas Peternakan dan Perikannan KBB, memaparkan tentang kinerja yang telah dilakukan dinasnya, bahwa, "Populasi di KBB ada 34.000 terbagi di 4 Kecamatan, Pemda KBB sudah melaksanakan sosialisasi tentang keberadaan dan solusi yang tepat buat penanganannya, semoga segera ada aksi untuk penanganan kohe ini diwilayah Lembang ini," tuturnya.
M. Edwandi
Share:

Polres Indramayu Razia Miras Dalam Rangka Cipta Kondisi Pemilu 2019

Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko S.I.K
INDRAMAYU, KIM CIPEDES - Razia Miras dalam Rangka cipta kondisi Pilpres dan Pileg 2019 digelar Polres Indramayu, dan jajaran Polsek di wilayah Kabupaten Indramayu di tempat-tempat yang diduga terdapat Miras, Sabtu, 30/3/2019.

Menurut Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko S.I.K. kegiatan cipta kondisi razia minuman keras yang dilaksanakan oleh Sat Narkoba Polres Indramayu berhasil mengamankan 100 (seratus) liter tuak yang disita dari Sdr. LMn, 31 tahun, di Desa Pabean Udik Blok Sawa Kec/ Kab . Indramayu

Sementara itu, Polsek Jatibarang menyita 5 (lima) botol miras berbagai merk yang disita dari Sdr. TRN, umur 45 Th. pekerjaan wiraswasta alamat Desa Cadangpinggan Kec. Sukagumiwang Kab. Indramayu.

Polsek Widasari Polres Indramayu Polda Jabar mengamankan 6 (enam) botol miras berbagai merk yang disita dari Sdr. AN, umur 27 th, Pek Karyawan Best Karaoke, Alamat Desa Bangkaloa Ilir Kec Widasari Kab Indramayu.

Polsek Jatibarang Polres Indramayu Polda Jabar, mengamankan 6 (enam) botol miras berbagai merk yang disita dari Sdr. TRJ, umur 43 tahun, alamat Desa Lobener lor Kec. Jatibarang Kab. Indramayu

Polsek Juntinyuat Polres Indramayu Polda Jabar menyita 15 (lima) liter tuak yang disita dari 1. Sdr. AN, umur 38 th, dagang, alamat Desa Juntikedokan Kec Juntinyuat Kab. Indramayu. 2. Sdr. IM , umur 39 th, dagang, alamat Desa Juntikedokan Kec Juntinyuat Kab. Indramayu

Polsek Sindang Polres Indramayu Polda Jabar mengamankan 5 (lima) botol miras berbagai merk yang diaita dari Sdri. IL, 39 thn Daganciuesa. Kenanga kec. Sindang Kab. Imy

Polsek Bongas Polres Indramayu Polda Jabar menyita 7 (tujuh) liter ciu Sdr. SPY, Umur 37 tahun Alamat cipedang Kec bongas Kab. Indramayu.

Polsek Karangampel Polres Indramayu Polda Jabar mengamankan 7 (tujuh) botol miras berbagai merk yang disita dari Sdr. JDN umur 34 thn, Swasta, Alamat Desa Mundu Kec. Karangampel Kab Indramayu.

Ditambajkan pula oleh Kabid Humas Polda Jabar, dari razia minuman keras tersebut jumlah keseluruhan Barang Bukti yang berhasil diamankan yaitu 28 (dua puluh sembilan) botol miras berbagai merk, 115 (seratus lima belas) liter tuak berikut 7 (tujuh) liter ciu.
M. Edwandi/Kabid Humas Polda Jabar
Share:

Irwasda Polda Jabar Hadiri Temu Kangen Keluarga Besar Lemhanas KRA 25

BANDUNG, KIM CIPEDES - Temu Kangen Keluarga Besar Lemhanas KRA 25 Tahun 1992 dipimpin oleh Prof. Purnomo Yusgiantoro, bertempat di Sierracafe Dago Bandung, Sabtu, 30/3/2019 malam. 

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Trunuyudo Wisnu Andiko, S.I.K., menginformasikan bahwa pada acara tersebut di hadiri pula oleh mantan Kapolri Jenderal Pol. (P) Drs. Rusman Hadi dan Jenderal Pol. (P) Drs. Rusdihardjo serta mewakili Kapolda Jabar adalah Irwasda Polda Jabar Kombes Pol. Drs. Suradiyana.

Jumlah peserta yang hadir sebanyak 21 KK berasal dari Jakarta dan 4 KK berasal dari Bandung.

Acara diawali dengan sambutan selamat datang oleh Prof. Purnomo Y, serta mengheningkan cipta yang dipimpin oleh Jenderal Rusmanhadi, bagi alumni Lemhanas KRA 25 yang sudah meninggal dunia.dunia. Acara dilanjutkan dengan makan malam dan ramah tamah.
M. Edwandi/Kabid Humas Polda Jabar
Share:

Ridwan Kamil Ajak Investor Garap Bambu Dari Desa-Desa Miskin di Jawa Barat

KAB. BANDUNG BARAT, KIM CIPEDES - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengajak para investor untuk mengembangkan pohon bambu sebagai bahan dasar pembuatan furnitur dan perlengkapan rumah tangga.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri peletakan batu pertama Toko IKEA Bandung di Kompleks Perumahan Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (28/3/19).

"Saya titip bambu yang belum (digarap), karena bambu Jawa Barat sangat besar. Insyaallah nanti bambu dari desa-desa miskin di Jawa Barat, tapi didesain oleh designer IKEA yang modern dan bukan tidak mungkin akan dijual di seluruh dunia," ujar Emil.

Menurutnya, pemasaran produk lokal seperti bambu dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi rakyat secara signifikan. "Dengan hadirnya IKEA ini saya titipkan ekonomi Jawa Barat. Ini menunjukkan Jabar disukai oleh investor. Tahun lalu Rp160 miliar kita juara di Indonesia, kedua saya titipkan jadi mitra bukan jadi saingan, terbukti dengan industri furnitur dari Cirebon sudah dijadikan mitra," katanya.

Emil, sapaan Gubernur, menyatakan Jawa Barat sangat potensial untuk berinvestasi karena pertumbuhan ekonominya mencapai 5,67 persen, di atas pertumbuhan ekonomi nasional. Populasi penduduknya mencapai hampir 50 juta jiwa merupakan terbesar di Indonesia, dengan indeks kebahagiaan masyarakatnya tertinggi pula.

"Pada akhir 2017 ekonomi kami 5,1 persen dan saat ini sudah mencapai 5,7 persen. IKEA ini memberikan investasi sebesar Rp 1,4 triliun," kata Emil, sapaan akrabnya.

IKEA Bandung merupakan gerai perlengkapan rumah tangga ketiga di Indonesia, setelah Alam Sutera di Serpong, dan Jakarta Garden City di Cakung, Jakarta Timur.

Toko IKEA Bandung dibangun di atas lahan seluas 4,4 hektar dengan rencana bangunan seluas 35.000 meter persegi atau hampir tiga kali luas Alun-Alun Bandung dan menawarkan solusi perabot rumah tangga yang terjangkau bagi masyarakat Bandung.

Presiden Direktur PT Hero Supermarket Tbk. Patrik Lindvall berterima kasih kepada Pemprov Jabar yang telah menerima kehadiran Toko IKEA di Jawa Barat ini.

Patrik berharap nantinya, keberadaan IKEA dapat memberikan inspirasi dan solusi untuk menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi warga Jawa Barat. "Produk perabot rumah tangga ini dikembangkan dengan konsep demokratic design yang artinya memiliki desain yang baik, fungsional, berkualitas dan berkelanjutan serta harga yang terjangkau," katanya.

Patrik menambahkan, hadirnya IKEA Bandung ini dapat memberi kesempatan bagi 400 peluang kerja baru yang merupakan warga Jawa Barat khususnya Kabupaten Bandung Barat. "Kami siap mengambut 400 anggota baru menjadi bagain dari keluarga IKEA. Diharapkan, pembangunan ini dapat rampun dan juga buka pada akhir 2020," pungkas Patrik. ***
Share:

Wali Kota Bandung : Pembangunan Masjid Pasti Akan Selesai

BANDUNG, KIM CIPEDES - Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengapresiasi upaya swadaya masyarakat membangun rumah ibadah seperti masjid. Ia meyakini, pembangunan masjid pasti akan selesai. “Kita harus yakin, tidak ada satupun pembangunan rumah Allah SWT yang tidak selesai," ujarnya usai melaksanakan salat Subuh berjamaah di Masjid Al Hidayah Jalan Cihampelas Gang Cimaung RT 04/RW 07 Kelurahan Tamansari, Bandung, Sabtu (30/3/2019).

Meskipun sudah dapat digunakan salat, namun saat ini Masjid Al Hidayah sedang dalam proses pembangunan. Untuk mencari dana pembanguan, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Hidayah meluncurkan Program Wakaf Pengadaan Tanah dan Bangunan.

Wali kota mengapresiasi langkah DKM Al Hidayah tersebut. Ia pun memberikan bantuan sebesar Rp10 juta untuk pembangunan Masjid Al Hidayah. "Selain swadaya masyarakat, silakan DKM untuk membuat proposal dan diajukan ke Bagian Kesra Pemkot Bandung atau melalui Baznas Kota Bandung" katanya menyarankan.

Sementara itu, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), Ustaz Suyono mengatakan, "Kami bersama masyarakat berswadaya memperluas area mesjid untuk mewadahi warga agar nyaman dalam beribadah, mendorong para pemuda agar lebih mengenal masjid”.

Program Wakaf Measjid tahap pertama akan berlangsung selama 10 bulan. DKM Masjid Al Hidayah mendorong partisipasi warga dengan menyediakan empat jenis kupon mulai dari kupon Rp50.000, Rp200.000, Rp300.000 hingga kupon Rp500.000.

Dana itu untuk membeli tanah seluas 135 meter persegi dengan total kebutuhan biaya Rp1,54 miliar. Saat ini luas Masjid Al Hidayah sekitar 96 m2, dengan bangunan dua lantai. Dengan kondisi tersebut, kurang nyaman untuk jamaah masjid.

"Masjid harus menjadi starting point para pemuda mempeluas kreativitas dengan kegiatan positif. Saat ini DKM telah membentuk panitia untuk mengajak masyarakat berpartisipasi menyisihkan sebagian hartanya untuk ibadah dengan program bulanan. Contohnya wakaf Rp3 juta dibagi 10 bulan untuk membeli tanah Rp3,8 juta per setengah meter persegi," terangnya. ***
Share:

Wali Kota Bandung Spontan Berikan Hadiah Sepeda Untuk Siswa Yang Membaca Alquran Dengan Tartil

BANDUNG, KIM CIPEDES - Sebanyak 870 siswa Sekolah Dasar (SD) tumpah ruah di SDN 037 Sabang, Sabtu (30/3/2019). 
 
Mereka berkostum panggung layaknya idola cilik yang akan beraksi di atas pentas. Beberapa menggunakan kostum khas Timur Tengah, ada pula yang berpakaian rapi warna-warni sambil membawa rebana.

Para siswa tersebut akan mengikuti Pekan Kreativitas dan Seni Pendidikan Agama Islam (PAI) Sekolah Dasar Kota Bandung. Mereka hadir dari berbagai tingkatan kelas, mulai kelas 1 sampai kelas 5 SD. Tak lupa, para orang tua juga datang mendukung jagoan kecilnya. Guru-guru pun terlihat antusias mendampingi murid-muridnya bertanding.

Ada lima kategori perlombaan yang akan dipertandingkan, yaitu Khitbil Quran, kaligrafi, Mudabaqah Tilawatil Quran, qasidah, dakwah, dan praktik kesempurnaan gerakan dan bacaan salat. Masing-masing memperebutkan juara 1, 2, dan 3 serta harapan 1, 2, dan 3.

Wali Kota Bandung, Oded M. Danial yang membuka kegiatan tersebut mengaku bangga melihat semangat anak-anak yang menjadi peserta. Wali kota spontan menghadiahkan satu sepeda untuk siswa yang membaca Alquran dengan tartil. "Acara ini memberikan kesempatan kepada anak-anak agar bisa berkreasi dan inovasi dengan baik," ungkapnya.

Ia sangat mengapresiasi penyelenggaraan acara tersebut karena sejalan dengan visi Kota Bandung untuk menjadi kota yang agamis. Ia berharap, acara ini bisa berkelanjutan dengan peningkatan mutu kegiatan setiap tahunnya.

"Semoga acara ini bisa menghadirkan anak-anak yang rabbani, anak-anak yang qurani, dan Islami, yang dekat dengan Allah SWT," harapnya.

Wali kota juga ingin agar kegiatan yang bertujuan untuk menggali potensi anak di berbagai bidang ini mampu melahirkan anak-anak berprestasi dan berjiwa pemimpin. "Semoga bisa melahirkan generasi yang bisa membangun Bandung, Jawa Barat, dan Indonesia ke depan," katanya.
Share:

Kabid Humas Polda Jabar : Dit Res Narkoba Amankan 455 Miras Pabrikan

Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K
BANDUNG, KIM CIPEDES - Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar dan jajaran dalam waktu 1x24 jam, Jum’at tanggal 29 Maret 2019 s.d. Sabtu tangal 30 Maret 2019, berhasil mengungkap 2 (dua) kasus narkoba dan merazia 455 miras pabrikan serta 3 miras oplosan. 

Sebagaimana dikatakan Kabid Humas Polda Jabat Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., Sabtu (30/3/2019) Dit Res Narkoba Polda Jabar berhasil mengungkap 1 (satu) kasus narkoba yaitu Subdit II berhasil ungkap 1 (satu) kasus narkoba dengan tersangka AG dan barang bukti berupa sabu 2,88 gram. 

Sedangkan jajaran Sat. Res. Narkoba Polres jajaran Polda Jabar yang berhasil mengungkap narkoba adalah Sat. Res. Narkoba Polres Cimahi yaitu 1 (satu) kasus dengan tersangka ED dan barang bukti sabu seberat 9,97 gram.

Sementara itu penyuluhan bahaya narkoba dilaksanakan di Polres Cirebon dan Polres Purwakata. 

Di Polres Cirebon penyuluhan bahaya narkoba dan sanksi hukum disampaikan kepada masyarakat generasi millennial anti narkoba pada, Jum’at (29/3/2019) yaitu ditujukan kepada elemen masyarakat Kel. Tukmudal Kec. Sumber Kab. Cirebon kemudian elemen masyarakat Ibu-Ibu Guru Taman Kanak-Kanak Desa Kemantren Kec. Sumber Kab. Cirebon dan elemen masyarakat Ibu-Ibu Guru Taman Kanak-Kanak Kel. Sumber Kec. Sumber Kab. Cirebon. 

Di wilayah hukum Polres Purwakarta penyuluhan narkoba dilaksanakan kepada para pedagang di Pasar Induk Cikopo Kab. Purwakarta. 

Pada Hari Jum’at (29/3/2019) di wilayah hukum Polres Cirebon Kota dilaksanakan razia miras dengan hasil 1 (satu) dus botol besar AO dan 1 (satu) botol besar OT. 

Di Polres Indramayu, Jum’at (29/3/2019) razia miras berhasil menyita 35 botol miras berbagai merek, 22 liter tuak, dan 20 liter ciu. 

Razia miras di wilayah hukum Polres Cirebon berhasil menyita 20 liter tuak pada Jum’at (29/3/2019). 

Di Polres Purwakarta pada Jum’at (29/3/2019) razia miras berhasil menyita 145 botol miras berbagai merek. 

Sementara itu di Polres Karawang pada Jum’at (29/3/2019) berhasil menyita 226 botol miras berbagai merek.
@M. Edwandi
Share:

Kapolda Jabar Gelar Kejuaran Panahan Terbuka ASCI Open 2019

BOGOR, KIM CIPEDES - Kapolda Jabar, Irjen Pol.Drs. Agung Budi Maryoto M.S.I. menghadiri kegiatan Kejuaraan Panahan Terbuka ASCI Open 2019 Piala Kapolda Jawa Barat, bertempat di Lapangan Base Ball Jakarta Japanese Club ( JCC ) Sentul City - Bogor, Sabtu, 30/3/2019. 

Kegiatan ini merupakan event nasional yang diikuti oleh 962 orang peserta dari seluruh Indonesia dengan 9 Kategori Putra/ Putri yang dipertandingkan.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K. mengatakan bahwa tujuan diadakannya kegiatan Kompetisi ini adalah untuk membina Talenta Para Atlet Potensial dan memupuk bibit atlet berprestasi dari cabang olahraga Panahan, juga untuk meningkatkan silaturahmi dan kerjasama jajaran Kepolisian dengan seluruh element masyarakat, khususnya para atlet panahan dalam memelihara Kamtibmas yang aman dan kondusif.

Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto M.S.I., dalam sambutannnya menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh kontingen yang telah berpartisipasi dalam mensukseskan kegiatan ini. 

Kapolda Jabar berharap para atlet senantiasa menjunjung tinggi sportivitas dan mengedepankan silaturahmi serta persaudaraan. Melalui olahraga ini juga diharapkan dapat memelihara persatuan dan Kesatuan Bangsa.

Turut hadir Direktur Utama ASCI, Sekjen PERPANI, Sekretaris Umum PERPANI Jabar, Ketua Umum PERPANI DKI Jakarta, Pejabat Utama Polda Jabar, Danrem 061/ Suryakencana, Sekretaris Umum PERPANI Cabang Kab. Bogor, Kapolres Bogor Beserta Jajaran, Dandim 0621/ Bogor, dan Penasehat Ponpes Azzikra,Ketua Yayasan Azzikra. 
M. Edwandi/Kabid Humas Polda Jabar
Share:

PPDB Kota Bandung 2019 Mengacu Pada Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018

BANDUNG, KIM CIPEDES - Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengemukakan, Peraturan Wali Kota (Perwal) Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kota Bandung 2019 mengacu pada Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018. Masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya, mengatur sistem zonasi dengan beberapa penyempurnaan.

"Perwal ini mengikuti Permendikbud tersebut. Dengan zonasi yang dulu dilaksanakan tidak terlalu jauh berbeda tinggal penyempurnaan," ungka wali kota selepas menerima ekspose Tim Penyusun Raperwal PPDB di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Kota Bandung, Jumat (29/3/2019).

Menurutnya, dalam sistem PPDB kali ini tetap mengakomodasi calon siswa berbasis zonasi termasuk di dalamnya siswa Rawan Melanjutkan Pendidikan (RPM). Data siswa RMP, sebutnya, harus sinkron dengan Basis Data Terpadu yang ada di Dinas Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan.

"RMP itu standarnya SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu) yang ada di basis data terpadu yang berlaku sekarang, yang setiap enam bulan sekali divalidasi. Tidak ada lagi SKTM 'kajajaden'," katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, semua pihak harus mengikuti aturan yang telah dikeluarkan pemerintah. Setelah itu, baru bisa bicara soal keadilan. "Kalau mengikuti kehendak pihak tertentu pasti repot, tidak akan beres. Apalagi konsekuensi kalau tidak mengikuti Permendikbud misalkan BOS (bantuan operasional sekolah) dihilangkan, sertifikasi guru juga bisa dicabut," bebernya.

Ia menegaskan segera menerbitkan Perwal PPDB Kota Bandung tahun 2019. Ia telah meminta jajarannya untuk menuntaskan secepatnya. Sehingga masih punya waktu untuk sosialisasi.

"Mang Oded berharap sosialisasi kepada guru dan pihak sekolah dimaksimalkan sehingga semua komponen dapat memahaminya secara komprehensif dan dapat mengantisipasi hal tidak diinginkan," kata wali kota yang akrab disapa Mang Oded ini.

"Kepada semua warga yang punya anak didik, ajakan Mang Oded, mari menyekolahkan sesuai dengan aturan yang ada," imbaunya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan(Disdik) Kota Bandung, Hikmat Ginanjar mengatakan, PPDB Kota Bandung menganut 90 persen zonasi, 5 persen persen perpindahan orang tua, dan 5 persen jalur prestasi. Di dalam kuota 90 persen juga memuat RMP dan siswa berkebutuhan khusus.

"Kebijakan ini berpihak kepada masyarakat sekitar bahwa di dalamnya terdapat 20 persen RMP dan anak kebutuhan khusus maksimal 3 orang per sekolah. Sehingga mereka bisa diterima dimanapun juga termasuk juga di swasta," tuturnya.

Hikmat menerangkan, sekarang semuanya menggunakan sistem zonasi tanpa terkecuali. Pada intinya menerapkan peraturan berlaku, berpikir bagaimana anak-anak bisa sekolah, bisa lebih murah biaya transportasinya, serta berpengaruh pada aspek psikologi.

"Dibagi empat wilayah. Utara, Timur, Selatan, dan Barat. Yang di luar zonasi, hanya boleh melalui jalur prestasi," sebutnya. ***
Share:

Dalam Waktu Dekat Honor Guru Non-PNS Segera Cair

BANDUNG, KIM CIPEDES - Honorarium guru dan tenaga administrasi sekolah segera cair dalam waktu dekat. Pasalnya, rancangan Peraturan Wali Kota (Perwal) yang mengatur tentang hal ini sudah memasuki tahap akhir.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bandung, Mia Rumiasari mengatakan, saat ini Perwal Honorarium Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan dalam tahap finalisasi. Kalau sudah ditandatangani, maka akan segera proses pencairan.

"Semoga minggu ini selesai, dan akan diproses di minggu depan. Anggarannya sudah dialokasikan," ungkapnya saat ditemui di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Kota Bandung, Jumat (29/3/2019).

Pemkot Bandung, sebutnya, menyiapkan anggaran sebesar Rp168 miliar untuk keperluan honorarium tersebut. Dari mulai tingkatan PAUD formal dan non formal, SD, serta SMP Negeri maupun swasta.

"Totalnya untuk 12.000 orang guru dan tenaga administrasi sekolah non PNS. Datanya yang sudah ada di Dapodik (Data Pokok Pendidikan)," tuturnya.

Besaran yang diberikan, kata Mia, berbeda satu sama lain tergantung kriteria. Kriteria A yakni untuk yang pendidikan linear jenjang S1 masa kerja sebelum 31 Desember 2005 dan memenuhi minimal 24 jam pelajaran. Mereka akan menerima honor sebesar UMK sekitar Rp3,1 juta.

"Kriteria B1 sama saja, bedanya bisa tidak linear pendidikannya. Besaran yang diterimanya di bawah UMK. Sementara Kriteria B2, lanjutnya, masa kerjanya terhitung dua tahun, mengajar minimal 18 jam pelajaran, dan pendidikannya boleh linear atau tidak linear. Besarannya lebih kecil lagi, minimal itu untuk PAUD di angka Rp750.000," lanjutnya.

Mia menerangkan, besaran itu merupakan “take home pay”, jadi pasti ada pengurangan tergantung honor yang diterima di sekolah selama ini. Bisa jadi yang diterima dari Pemerintah Kota besarannya tidak akan sama. Apalagi antara sekolah negeri dan swasta biasanya lebih besar sekolah swasta.

"Kalau sudah selesai prosesnya, jumlah yang dibayarkan terhitung sejak bulan Januari. Kalau sudah ditandatangani langsung dikeluarkan. Ke depan akan upayakan per bulan dengan persyaratan dari sekolah sudah masuk antara lain kehadiran dan laporan evaluasi kinerja masing-masing," tuturnya. ***
Share:

Musim Hujan, Sektor 22 Citarum Antisipasi Luapan Air Sungai Citepus

BANDUNG, KIM CIPEDES - Musim hujan sangat berpengaruh pada rawannya kebersihan sungai karena sampah rumah tangga dan industri dari tempat pembuangan sampah tercecer kebawa arus air hujan ke sungai.

Sehingga terjadi penumpukan sampah dialiran sungai yang terbawa arus air hujan yang akan mengakibatkan banjir karena tersendatnya arus air sehingga luber kemana-mana tak berarah dan ini akan merugikan pada lingkungan dan masyarakatnya.

Melihat kondisi ini, Komandan Sektor 22 Citarum Harum, Kol. Inf. Asep Rahman Taufik msnginstruksikan Subsektor 13 agar meningkatkan kewaspadaan dan pemantauan sungai diwilayahnya.

Atas perintah tersebut, Dansubsektor 13/22, Serka Andrian langsung bergerak mengadakan Karya Bakti pembersihan sungai Citepus di Wilayah RW 06 Kelurahan Mekarwangi Kecamatan Bojongloa Kidul Kota Bandung, Jumat (29-03-2019)

Hadir dalam kegiatan tersebut yaitu Satgas Citarum Harum sektor 22 Subsektor 13, Kasi Ekbang Kelurahan Mekarwangi, Yudi, Linmas Kelurahan Mekarwangi dan Gober.

Dansubsektor 13/22, Serka Andrian menyampaikan pada awak media, "Atas arahan Komandan Sektor 22 Citarum, Kol. Inf. Asep Rahman Taufik, kami lakukan giat karya bakti ini dengan Sasaran kegiatan adalah sampah yang menumpuk dibawah jembatan sungai Citepus wilayah RW 06 Kelurahan Mekarwangi, " jelasnya.

"Tujuannya dari giat ini adalah tidak lain untuk melancarkan kembali aliran Sungai Citepus guna mengurangi akibat yang lebih besar, hingga hasil sampah yang terangkat mencapai sekitar +- 120 Kg." Imbuh Andrian.

Karya bakti yang dilakukan Satgas Citarum Subsektor 13/22 merupakan bukan yang pertama kali, apalagi di musim hujan sampah sungai akan tiba-tiba meluap, maka dari pihak pemerintah Kelurahan Mekarwangi pun tidak diam, dengan mengerahkan pasukan Gober untuk membantu satgas citarum.

Kasi Ekbang Kel. Mekarwangi, Yudi mengatakan Alhamdulillah walaupun musim hujan dan rawan banjir saat ini di Kota Bandung ada Satgas Citarum Harum sehingga pengawasan sungai dan lingkungan bisa terjaga," ucap Yudi.

"Maka monitoring masalah sungai dan lingkungan terus terpantau, baik dalam kebersihannya maupun hal yang lainnya, seperti Keermeer yang longsor maka kami dari pihak kelurahan bisa mengetahuinya, dan selama ini sejak adanya Satgas Citarum Harum kami merasa terbantu, " ucap Yudi. 
@M. Edwandi
Share:

127 Warga Manfaatkan Pelayanan Kesehatan Gratis Bid Dokkes Jabar

BANDUNG, KIM CIPEDES - Bid Dokkes Polda Jabar melaksanakan kegiatan Jum'at Sehat dengan memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat yang sedang melaksanakan beragam aktifitas di sekitar area Mesjid Raya Bandung, Jumar, 29/3/2019.

Seperti yang dikatakan oleh Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K. bahwa masyarakat yang sedang melaksanakan berbagai aktifitas di sekitar area Mesjid Raya Bandung merasa sangat terbantu dan berterima kasih dengan adanya Pelayanan Kesehatan yang diberikan secara gratis oleh Bid Dokkes Polda Jabar. Jumlah masyarakat yang mendapat Pelayanan Kesehatan pada kegiatan ini sekitar 127 orang.

Adapun jenis Pelayanan Kesehatan Gratis yang diberikan oleh Bid Dokkes Polda Jabar terhadap masyarakat yang mendatangi Pos Pelayanan Kesehatan gratis di sekitar area Mesjid Raya Bandung, berupa pemeriksaan tensi, pengobatan umum, penyuluhan kesehatan serta pemberian obat dan vitamin.

Tim Bid Dokkes Polda Jabar yang memberi pelayanan kesehatan gratis di area Mesjid Raya Bandung yaitu AKBP Budi Fitriana, Apt, AKP Agus Ardianto, Penata I R. Yeni Rosiani, Penda I Nova Ayu, Penda Mema Metamia dan Pengda Elis Julaeha, SE.
M. Edwandi/Kabid Humas Polda Jabar
Share:

Polri Raih Penghargaan Lembaga Negara Terpopuler Media Tahun 2019

BANDUNG, KIM CIPEDES - Polri meraih penghargaan Public Relation Indonesia Award 2019 kategori Lembaga Negara Terpopuler Media Tahun 2019. 

Pemberian penghargaan Public Relation Indonesia Award (PRIA) 2019 dilaksanakan di Ballroom The Trans Luxury Hotel Jalan Gatot Subroto Kota Bandung, Kamis (28/3/2019). 

Pemberian penghargaan ini diberikan kepada seluruh Kementrian, BUMN, BUMD, Lembaga, Pemerintah Daerah dan swasta.

Hal tersebut dikatakan Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., acara dibuka oleh Asmoro Wikan sebagai Founder And CEO Public Relation Indonesia. Kemudian pemberian sambutan Gubernur Jawa Barat dan sambutan Michael Ignatius Kauw selaku Country Direktur Isentia Indonesia.

Polri menerima penghargaan Lembaga Negara Terpopuler Media Tahun 2019 yang diterima oleh Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., yang mewakili Kapolri Jenderal Polisi Prof.Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D.
M. Edwandi/Kabid Humas Polda Jabar
Share:

Kapolda Jabar : Pembinaan Tradisi Pembaretan Bukan Akhir Dari Penugasan

BANDUNG, KIM CIPEDES - Kapolda Jabar, Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto M.S.I. memimpin Apel Penutupan Pembinaan Tradisi Pembaretan Personel Dit Samapta Polda Jabar yang diikuti 199 Anggota Lulusan Diktuk Brigadir Polri TA. 2018/2019, bertempat di Lapangan Apel Mapolda Jabar, Jum'at, (29/3/2019).

Disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko S.I.K., bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk menumbuhkan kebanggaan dan kecintaan Bintara Remaja kepada Korps Samapta Bhayangkara, dengan menanamkan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya sekaligus meningkatkan Motivasi dan semangat pengabdian sebagai sosok Samapta Bhayangkara yang Profesional, Modern dan Terpercaya.

Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.S.I. dalam amanatnya mengucapkan selamat kepada para Bintara Remaja yang telah melaksanakan rangkaian prosesi Pembinaan Tradisi Pembaretan dan diharapkan para bintara remaja ini mampu melaksanakan tugas dengan optimal khususnya selama pelaksanaan Pemilu 2019 di Wilayah Hukum Polda Jabar.

Menurut Kapolda Jabar, kegiatan Pembinaan Tradisi Pembaretan ini bukanlah akhir dari penugasan, namun sebagai langkah awal dalam perjalanan karier sebagai anggota Polri, karena masih panjang tantangan tugas ke depan yang akan dihadapi, seiring perkembangan zaman yang semakin kompleks.

Para Pejabat dan Personel yang hadir pada acara Tradisi Pembaretan Dit Samapta Polda Jabar yaitu Kapolda Jabar, Wakapolda Jabar, Pejabat Utama Polda Jabar, Para Perwira, Brigadir, Tamtama, PNS Polda Jabar serta Para anggota Dit Samapta Polda Jabar Lulusan Diktuk Brigadir Polri TA. 2018/2019.
M. Edwandi/Kabid Humas Polda Jabar
Share:

Kabid Humas Polda Jabar : Dir Binmas Pererat Silaturahmi dan Makmurkan Masjid Dengan Subuh Keliling

BANDUNG, KIM CIPEDES - Dir Binmas Polda Jabar Kombes Pol. Badya Widjaya S.H., M.H. malaksanakan Kegiatan Subuh Keliling dan Silaturahmi Kamtibmas dengan Pengurus dan Keluarga Besar Lembaga Dakwah Islam Indonesia Provinsi Jawa Barat, bertempat di Mesjid Baitul Mustajab Jl. Riau Mas Cipamokolan Riung Bandung Kota Bandung, Jumat, 29/3/2019.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K. mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silahturahmi Polri dilingkungan masyarakat khususnya mesjid.

Dalam kegiatan Subuh keliling (suling) ini, Dir Binmas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Badya Widjaya S.H, M.H. memberikan ceramah mengenai pentingnya persatuan dan kesatuan ummat, untuk menjaga kondusiifitas di Wilayah Jawa Barat dan diharapkan peran serta masyarakat agar bijak dalam menerima segala informasi yg dapat memecah belah umat, terutama informasi HOAX yang harus dilakukan Tabayyun.

Ketua LDII Jawa Barat Drs. H. Bahrudin, M.M., dalam sambutannya menyatakan Lembaga Dakwah Islam Indonesia Provinsi Jabar tetap memegang ideologi Pancasila, selain itu Lembaga Dakwah Islam Indonesia Provinsi Jabar, siap berdiri digarda terdepan untuk membela Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kegiatan Subuh Keliling dan Silaturahmi Kamtibmas dengan pengurus dan keluarga Besar Lembaga Dakwah Islam Indonesia Provinsi Jabar dihadiri oleh Dir Binmas Polda Jabar, Wadir Binmas Polda Jabar, KBO Dit Binmas Polda Jabar, Kasubdit Satpam, Kapolsek Rancasari, Ketua DPW LDII Prov. Jabar, Ketua Dewan Penasehat DPW LDII Jabar, Ketua DKM Mesjid Baitul Mustajab, Ketua PC LDII Kec. Rancasari, Ketua Senkom Mitra Polri Jabar, Personel Dit Binmas Polda Jabar dan Polsek Rancasari, Bhabinkamtimbas Polsek Rancasari serta Para Jamaah Mesjid Baitul Mustajab Kota Bandung.
@M. Edwandi
Share:

Sony Ingin Semakin Menguatkan Semangat Tim Humas

BANDUNG, KIM CIPEDES - Kepala Bagian Humas Setda Kota Bandung, Sony Teguh Prasatya bertekad membawa organisasinya semakin juara. Pasalnya, selama ini Humas Kota Bandung telah mampu menunjukan kinerja yang prima.

Sony ingin semakin menguatkan semangat tim Humas. Ia pun berkomitmen meneruskan perjuangan dan meningkatkan kapabilitas Humas Kota Bandung.

"Ini sebuah hal yang membanggakan, sekaligus tantangan bagi saya untuk lebih menyatu dengan internal tim, dan tentu dengan insan media sebagai mitra. Maka hasil yang sudah diraih ini bisa dipertahankan dan dikembangkan," ucap Sony dalam Bandung Menjawab di Taman Sejarah Balai Kota Bandung, Kamis (28/3/2019).

Menurutnya, sederet penghargaan yang telah diraih Humas Kota Bandung juga menjadi pemacu baginya untuk bekerja lebih baik. "Ini tentu berkat kerja keras tim yang solid. Ke depannya saya ingin memperkuat tim humas ini dengan inovasi dan juga melibatkan peran serta stakeholder, terutama para jurnalis yang selama ini kita bekerja sama," katanya.

Beberapa gagasan muncul di hari keduanya bekerja. Ia ingin agar Humas ini tidak hanya melibatkan media dan insan humas, tetapi juga masyarakat dan pelajar.

"Sebagai mantan Kabid Kepemudaan di Dispora (Dinas Pemuda dan Olahraga) Kota Bandung saya membina berbagai komunitas anak muda. Mereka itu pasukan saya. Jadi ke depan kita akan lebih banyak bekerja sama dengan mereka," tegasnya.

Ia pun memohon doa dan dukungan dari para awak media untuk menyukseskan program Humas di masa mendatang. Ia berharap bisa terus mengembangkan sayap agar bisa mengharumkan Humas Kota Bandung.

"Jadi kedepan kita akan mengajak mereka untuk ikut berperan serta dan berkolaborasi dalam membangun berita atau informasi bersama kehumasan kota bandung," katanya.
Share:

Pemkot Bandung "Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi"

BANDUNG, KIM CIPEDES - Pasca Rotasi pejabat pada 22 Maret 2019 lalu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan mengadakan Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) untuk mengisi enam jabatan kepala dinas dan satu asisten yang kosong.

Jabatan yang kosong antara lain Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan), dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Kepala Bidang Mutasi Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bandung, Rachmat Satiadi mengatakan, saat ini sedang disusun Panitia Seleksi (Pansel) untuk menjaring calon pejabat setingkat eselon dua itu. Pembentukan Pansel bekerja sama dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

"Kami sudah konsultasi dan sudah menyusun Panitia Seleksi untuk 'open bidding'. Tapi kami tetap menempuh prosedur dengan melapor kepada KASN," ungkapnya dalam Bandung Menjawab di Taman Sejarah Balai Kota Bandung, Kamis (28/3/2019).

Guna menjaga objektivitas dan keberimbangan, Pansel tersebut terdiri dari berbagai unsur. Di antaranya Pemerintah Provinsi Jawa Barat, akademisi, profesional, dan internal Pemkot Bandung yang memiliki sertifikasi Pansel. Kini KASN tengah mempertimbangkan nama-nama yang mewakili elemen tersebut.

Soal kandidat, seleksi ini tak hanya bagi para ASN di Kota Bandung. Penjaringan ini juga membuka kesempatan bagi ASN se-Jawa Barat yang memenuhi syarat untuk menjadi kepala dinas di Kota Bandung.

"Seleksi ini harus terbuka dan melingkupi seluruh Jawa Barat," ungkapnya.

Syaratnya, pelamar haruslah ASN yang berpangkat/golongan minimal IV/a dengan masa kerja minimal dua tahun di kepangkatan tersebut. Seleksi boleh diikuti pada personel TNI dan Polisi, asalkan memenuhi aturan main yang telah diamanatkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2016 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Pada aturan tersebut, polisi atau tentara yang telah berpangkat setara IV/a atau lebih berhak ikut seleksi.

"Tapi mereka harus mengundurkan diri dulu dari satuannya, baru mengikuti. Dan mereka juga harus S1 sesuai dengan aturan ini,"jelasnya. ***
Share:

Luar Biasa, Humas Kota Bandung Sabet Lima Penghargaan PRIA 2019

BANDUNG, KIM CIPEDES - Bagian Humas Setda Kota Bandung menyabet lima penghargaan sekaligus pada ajang Public Relations Indonesia Award (PRIA) 2019. Penghargaan tersebut merupakan apresiasi atas inovasi berbagai produk maupun program kehumasan di Pemerintah Kota Bandung. 

Kelima kategori tersebut yaitu e-Magazine Halo.BDG Edisi Spesial (Bronze Winner Sub Kategori Pemerintah Daerah), Media Sosial (Bronze Winner Sub Kategori Pemerintah Daerah), Annual Report 2018 (Bronze Winner Sub Kategori Pemerintah Daerah), Program GPR “Bandung Menjawab” (Silver Winner), dan Pemerintah Kota Terpopuler di Media.

Penghargaan diterima oleh Wali Kota Bandung, Oded M. Danial pada puncak acara PRIA 2019 di Trans Hotel, Jalan Gatot Soebroto, Kota Bandung, Kamis (28/3/2019) malam. Penghargaan untuk setiap kategori diserahkan oleh Ketua Harian Serikat Perusahaan Pers (SPS) Pusat, Januar P. Ruswita; Direktur PR Indonesia, Frans Sutejo; Dewan Juri PRIA 2019, Maria Wongsonagoro; Ketua Dewan Juri PRIA 2019, Magdalena Wenas; dan CEO PR Indonesia, Asmono Wikan.

Wali Kota Bandung usai menerima penghargaan menyampaikan bahwa posisi Humas sangat penting dalam mengelola sebuah organisasi, apalagi pemerintahan daerah. Di era industri 4.0 yang sudah serba teknologi canggih, menjadi sebuah keniscayaan untuk meningkatkan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. 

"Penghargaan bukan segalanya. Ini adalah bagian dari apresiasi pihak lain kepada kita. Harapannya menjadi sebuah spirit agar dapat meningkatkan kinerjanya semakin baik terutama dari fungsi kehumasan," ungkapnya.

Menurut orang nomor satu di kota kembang itu, insan Humas harus membuka diri untuk berkolaborasi dengan siapapun agar dapat meningkatkan kemampuan berkomunikasi dengan publik. Humas harus memperkuat soliditas internal dan membentuk the winning team agar segala tantangan bisa terlewati dengan mudah. 

"Terpenting adalah bagaimana dapat berkomunikasi dengan mengusung prinsip ‘caina herang laukna beunang’ atau pesan tersampaikan tapi tanpa membuat gaduh," tuturnya.

Sementara itu, CEO sekaligus Founder Majalah PR Indonesia, Asmono Wikan menjelaskan, posisi Humas saat ini bukan lagi urusan remeh temeh, melainkan fungsi strategis. Ada tanggung jawab besar yang diampu insan kehumasan untuk mengelola kemampuannya dalam membangun kebesaran martabat bangsa. 

"Menurut hasil kajian PR Indonesia, tidak lebih dari 30.000 praktisi Humas di Indonesia. Dengan jumlah ini, tentu sangat tidak mudah untuk sampai pada posisi strategis. Makanya kami butuh para pemimpin di pemerintahan maupun korporasi agar Humas sampai pada posisi itu," tuturnya. ***
Share:

Dir Binmas Polda Jawa Barat Membuka FGD

BANDUNG, KIM CIPEDES Direktur Pembinaan Masyarakat (Dir Binmas) Polda Jabar, Kombes Pol Badya Wijaya, S.H.,M.H., membuka acara Focus Group Discussion (FGD). yang mengambil tema “Sinergitas Polri Dengan Komponen Masyarakat Dalam Pencegahan Penyebaran Organisasi Radikal dan Anti Pancasila di Wilayah Hukum Polda Jabar". Acara Focus Group Discussion ( FGD ) diselenggarakan di Hotel Grand Pasundan Jalan Peta 147-149 Bandun, Kamis, 28/3/2019..

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., mengatakan, bertindak selaku narasumber dalam Focus Group Discussion itu adalah Dir. Intelkam Polda Jabar yang diwakili oleh Kompol Asep M. Hamim , S.H.,M.H., Ketua MUI Provinsi Jawa Barat Prof. Dr. Rahmat Safe’i, M.A., L.C., Ketua Kesbangpol Provinsi Jawa Barat H. Khoirul Naim, S.K.M.,MEPID., Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Drs. H.M. Rafani Akhyar, M.Si., dan Dosen Univesitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung Dr. HR. Edi Komarudin, M.S.I

Para peserta berasal dari Mathlahul Anwar, Serikat Islam, Perwakilan Umat Budha Indonesia, Pengurus Wilayah Nadhlatul Ulama, perwakilan dari IPDN, Dinas Pendidikan Prov. Jabar, KNPI, Persatuan Gereja-Gereja Indonesia, PW. Muhamadiyah, Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia, Misi Parisada Hindu Dharma Indonesia dan Senkom Jabar. 
@ M. Edwandi/

Share:

Kapolda Jabar : Evaluasi SPBE Mewujudkan Proses Kerja Efisien, Efektif, Transparan Dan Akuntabel

BANDUNG, KIM CIPEDES - Kapolda Jabar, Irjen Pol.Drs. Agung Budi Maryoto M.S.I., menghadiri undangan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia pada acara Penyerahan Hasil Evaluasi Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik ( SPBE ) Tahun 2018. 

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menyerahankan hasil evaluasi Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) pada 616 instansi pemerintah, yang terdiri dari instansi Pusat, Pemerintah Daerah, dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Hasil evaluasi diserahkan oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla di Birawa Assembly Hall Hotel Bidakara Jakarta, Kamis, 28/2/2019.

Disampaikan oleh Kapolda Jabar bahwa Evaluasi Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik ( SPBE ) merupakan proses penilaian terhadap pelaksanaan SPBE di Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah, untuk menghasilkan suatu nilai Indeks SPBE yang menggambarkan tingkat kematangan (maturity level) dari pelaksanaan SPBE di Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah.

Kegiatan ini ditujukan untuk mewujudkan proses kerja yang efisien, efektif, transparan, dan akuntabel serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Agar pelaksanaan SPBE dapat mencapai tujuannya, maka perlu dilakukan evaluasi secara berkala untuk mengetahui sejauh mana kemajuan dari pelaksanaan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik di setiap Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah.

Pejabat yang hadir pada kegiatan tersebut yaitu Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi,Wakil Kepala Kepolisian RI, Kapolda Jabar, Kepala Lembaga, Gubernur, Bupati dan Walikota penerima Hasil Evaluasi Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik ( SPBE ) Tahun 2018.
*M. Edwandi/Kabid Humas Polda Jabar
Share:

Gerakan Tanam Pohon Kolaborasi Sektor 22 Citarum Dengan TNI AU

BANDUNG - KIM CIPEDES - Penegakan Peraturan Presiden (Perpres) No. 18 Tahun 2018 Pasukan TNI yang terlibat Satgas Citarum Harum terus masive perbaiki lingkungan dan sungai supaya tercapainya tujuan kembali hidupnya ekosistem sungai sesui pada habitatnya alam yang normal.

Bersihnya sungai merupakan suatu tanda bahwa kembali hidupnya ekosistem air sehingga sungai dan lingkungan merupakan salahsatu komponen yang tidak bisa terpisahkan. Sehingga kebutuhan hajat orang banyak selain sehat juga kemakmuran tanah air yang selama ini di idam-idamkan. Semua ini merupakan tindakan Pasukan Siliwangi dalam menegakkan aturan untuk mewujudkan Citarum Harum. 

Hari ini, Kamis 28-03-2019 Sektor 22 Citarum yang dikomandoi oleh Kol. Inf. Asep Rahman Taufik adakan gerakan tanam pohon, Kolaborasi antara Sektor 22 dengan TNI AU di Rw 10 Kelurahan Ciumbuleuit Kecamatan Cidadap dalam rangkabmemperingati Ulang tahun ke-62 DEPO HAR 10 TNI AU.

Dansektor 22 Citarum, Kol. Asep Rahman Taufik menyampaikan pada awak media, "kegiatan ini merupakan wujud nyata dari Depo Har 10 TNI AU dalam partisipasi menegakkan program citarum harum, " ujarnya.

"Kebutuhan lahan hijau memang masih terhitung banyak, apalagi kita berada dalam lingkungan Cekungan Bandung yang sensitif bakteri merugikan kesehatan manusia dan kini sudah tercemar karena tidak seimbangnya tanaman pohon keras, sehingga mudahnya banjir bila hujan dan keringnya cadangan air tanah bila kemarau karena Bank Penampung air tanah berkurang" Imbuh Dansektor 22.

"Melihat fenomena ini ditambah bukti lapangan yang mengerikan bahwa lingkungan yang sudah rusak maka kami bersama Depo Har 10 TNI AU beserta jajarannya menanam pohon tanaman keras dengan tujuan mengembalikan Oksigen yang sehat untuk menyempurnakan Cekungan Bandung yang dibutuhkan oleh jutaan penduduk" Pungkas Dansektor 22.

Pohon yang ditanam sebanyak 800 pohon terdiri dari pohon keras 600 pohon (Mahoni Uganda, Ekaliptus, manglid dan Gamalins) dan pohon produktif buah-buahan sebanyak 200 pohon (Mangga dan Alpokat)

Hadir dalam kegiatan ini Camat Cidadap Yasa Hanapiah, Lurah Ciumbuleuit Furkon, Komandan Depo Har 10 TNI AU dan para Komandan jajaran Depo Har 10 TNI AU. 
M. Edwandi
Share:

Gubernur Jabar Mengindentifikasi 12 Modus KKN Melibatkan Pemerintah dan Pihak Swasta

BANDUNG, KIM CIPEDES - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan, tindak pidana korupsi masih marak terjadi di Indonesia. Tidak hanya melibatkan instansi pemerintah saja tetapi juga terjadi pada pengusaha atau yang bergerak di bidang swasta.

Usai membuka rapat tindak lanjut Komite Advokasi Daerah (KAD) Jabar, yang diinisiasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Gubernur Ridwan Kamil mengatakan, pihaknya saat ini telah mengindentifikasi 12 modus KKN yang melibatkan pemerintah dan pihak swasta. Antara lain suap perizinan, potongan/ fiktif hibah atau bansos, setoran paksa bawahan, proyek fiktif, jual beli akses layanan, kutipan paksa kepada proyek, kutipan kepada warga, fee proyek, down spec proyek, mark up proyek, hingga jual beli jabatan.

"Saya apresiasi sekali KPK yang menginisiasi acara ini sebagai bentuk nyata perhatian dan fokusnya terhadap permasalahan korupsi di negeri ini," kata Emil sapaan Gubernur di ruang rapat RM Sindang Reret Bandung, Selasa (26/03/2019).

Menurut Emil, bagi pengusaha bukan hanya tindak pidana korupsinya saja yang harus menjadi perhatian KPK. Tidak adanya peraturan mengenai pencegahan tindak pidana korupsi juga menjadi catatan memberatkan bagi perusahaan tersebut.

"Ini untuk membentuk sistem yang mapan agar korupsi tidak benar-benar terjadi karena ada landasan hukumnya," ujarnya.

Melalui rapat tindak lanjut KAD Emil berharap, hadir solusi bersama dalam bentuk inisiatif sesuai tugas pokoknya masing-masing.

"Semoga bermanfaat dalam pencegahan korupsi demi meningkatkan integritas bisnis di kalangan pemerintah dan swasta," ucap Emil.

Komite Advokasi Daerah Jabar saat ini diketuai oleh mantan Kadin Jabar Agung Suryamal, merupakan wadah antara pemerintah dan pengusaha yang membahas isu strategis terkait pencegahan tindak korupsi. ***
Share:

Kabid Humas Polda Jabar : Pembinaan Rohani dan Mental Personil Polri dan PNS di Mesjid Al - Amman

BANDUNG KIM CIPEDES - Sekitar 100 personil Polri dan PNS Polda Jawa Barat mengikuti Pembinaan Rohani an Mental di Mesjid Al - Amman Polda Jabar, Kamis, 28/3/2019.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Jabar.

Disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., bahwa kegiatan Pembinaan Mental ini bertujuan agar anggota, tetap memegang teguh dan melaksanakan hal-hal atau ketentuan-ketentuan yang telah digariskan dalam Islam. 

Penceramah menghadirkan Ustadz Ridwan Abdul Hafidz dengan judul Tabayyun.

Penceramah mengingatkan jika ada berita-berita yang tidak benar atau hoax, maka selaku umat muslim haruslah bertabayyun, segala sesuatu agar di cek dan ricek, serta diklarifikasi kebenarannya, sesuai dengan Surat Al - Hujurot ayat 6.

Menurut penceramah, jika ada seseorang yang diberitakan dengan pemberitaan bohong, padahal orang tersebut tidak melakukan maka berdosalah orang yang memfitnahnya. Untuk itu selaku umat Muslim kita harus berbaik sangka terhadap orang lain, jangan suudzon agar selamat dunia akhirat.
M. Edwandi/Kabid Humas Polda Jabar
Share:

Wakapolda Jabar : Pengamanan Pemilu Memasuki Tahap Kampanye Terrbuka

Brigjen Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.SI
BANDUNG, KIM CIPEDES - Wakapolda Jabar Brigjen Pol. Dr. Akhmad Wiyagus S.I.K., M.S.I., M.M. memimpin apel gabungan satuan kerja Polda Jabar, bertempat di lapangan apel Mapolda Jabar, Kamis, 28/3/2019.

Wakil Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Brigjen. Pol. Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K, M.S.I., M.M. memberikan arahan serta amanat kepada seluruh Personil Polda Jabar pada saat memimpin Apel Pagi yaitu mengenai Pengamanan Pemilu Tahun 2019 yang telah memasuki tahap kampanye terbuka sampai dengan tanggal 13 April 2019.

Menurut Wakapolda Jabar dalam menghadapi tantangan tugas kedepan yang lebih berat, seluruh anggota Polda Jabar diharapkan melaksanakan tugas dengan profesional, ikhlas dan penuh rasa tanggung jawab.

Dalam menghadapi Pemilu 2019 ini, setiap anggota Polri, khususnya Polda Jabar, wajib menjaga netralitas polri dalam melaksanakan tugas pengamanan Pemilu 2019. Antisipasi penyebaran berita hoax juga hate speech yang semakin lama semakin berkembang.

Wakapolda Jabar juga mengucapkan rasa terima kasih dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran personil Dit Samapta Polda Jabar, yang telah sigap dan cepat tanggap dalam membantu masyarakat pada kejadian pohon tumbang, akibat angin badai yang terjadi kemarin di kawasan Gedebage Bandung.

Para pejabat yang hadir pada kegiatan apel gabungan satker Mapolda Jabar yaitu Irwasda Polda Jabar, Karo Ops Polda Jabar, Karo SDM Polda Jabar, Karo Sarpras Polda Jabar Dir Binmas Polda Jabar, Dir Intel Polda Jabar, Dir Reskrimum Polda Jabar, Dir Reskrimsus Polda Jabar, Dir Sabhara Polda Jabar, Dir Lantas Polda Jabar, Dir Res Narkoba Polda Jabar, Dir Pam Obvit Polda Jabar, Dir Tahti Polda Jabar, Kasat Brimob Polda Jabar, Kabid Humas Polda Jabar, Kabid Kum Polda Jabar, Kabid TI Polda Jabar, Kabid Keu Polda Jabar,Kabid Propam Polda Jabar, Kabid Dokes Polda Jabar, Ka SPKT Polda Jabar, Ka Yanma Polda Jabar, serta Kasetum Polda Jabar.
M. Edwandi/Kabid Humas Polda Jabar
Share:

Dirreskrimsus Polda Jabar, Kombes Pol Samudi : Penyidik Polri dan PPNS Sudah Menangani 32 Kasus

BANDUNG, KIM CIPEDES – Sinergitas Penegakan Hukum antara Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dengan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) melalui Pembinaan, Peningkatan Kemampuan Penyidik Polri dan PPNS Tahun 2019, di Hotel Aston Pasteur Bandung, Jalan Terusan Pasteur, Kota Bandung, Rabu (27/3/19). 

Sekda Iwa inginkan agar seluruh penyidik PPNS di lingkungan Pemprov Jabar bekerja sama dengan Polri dengan mengedepankan kode etik serta mengutamakan kepentingan bangsa, negara, daerah, dan masyarakat.

“Pegang teguh azas praduga tak bersalah, mengutamakan kewajiban daripada hak dan tak pandang bulu dan memperlakukan semua orang sama di hadapan hukum,” katanya

Untuk itu, Sekda berharap kegiatan pembinaan ini dapat mengasah kemampuan para penyidik PPNS secara pro yustisia, atau semata-mata demi penegakan hukum dan undang-undang yang berlaku. Sehingga keadilan, perlindungan, ketertiban, dan kepastian hukum dapat berjalan optimal.

“Saya berharap setelah selesainya pembinaan ini, seluruh peserta mampu mengidentifikasi kewenangan sebagai penyidik, mampu menyusun rencana operasi yustisi dan mampu memahami teknik penyidikan mulai dari pemanggilan sampai dengan penyerahan berkas perkara,” tandasnya.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jabar Komisaris Besar Polisi Samudi mengatakan, kegiatan yang digelar untuk kedelapan kalinya ini merupakan upaya strategis dalam mengoptimalkan hubungan kerja sama antara Polri dan PPNS. Pembinaan juga diarahkan guna membangun kesamaan pola pikir dan pola tindak dalam menangani sebuah kasus.

Disebutkan Samudi, dalam dua tahun terakhir, penyidik Polri dan PPNS di Jawa Barat sudah menangani 32 kasus yang 14 di antaranya masih tahap penyidikan. "Karenanya tingkatkan komunikasi, koordinasi dan kerja sama, juga tingkatkan kemampuan dan keterampilan sesuai bidangnya masing-masing,” tegas Samudi.

Samudi mengingatkan, dalam melaksanakan tugasnya PPNS harus berkoordinasi dengan Satpol PP dan Korwas Polri. Sebab secara fungsional dua perangkat daerah ini memiliki kewenangan menegakkan peraturan dan dalam hal ini Polri juga merupakan salah satu unit pembina PPNS.

Landasan bagi PPNS dalam melaksanakan penyidikan adalah Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 20 tahun 2011 tentang PPNS yang kemudian ditindaklanjuti dengan Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 68 tahun 2013 tyentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 20 tahun 2011 tentang PPNS dan Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor: 060/kep.1640-satpol pp/2014 tentang Sekretariat Penyidik Pegawai Negeri Sipil. 
M. Edwandi
Share:

Sertijab Kadishub Kota Bandung, Ricky Gustiadi Siap Tingkatkan Layanan Transportasi Publik

BANDUNG, KIM CIPEDES - Jabatan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, diserahterimakan dari Didi Ruswandi kepada E.M. Ricky Gustiadi. Serah terima jabatan (sertijab) dilaksanakan di Aula Gedung Dishub Kota Bandung, Rabu (27/3/2019). 

Sertijab dihadiri pejabat publik dan pegawai di lingkungan Dishub Kota Bandung dan Dharma wanita Persatuan unit Dishub Kota Bandung.

Sebelum dilantik menjadi Kepala Dishub Kota Bandung, Ricky merangkap jabatan sebagai Staf Ahli Walikota Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia dan Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Administrasi Umum dan Kepegawaian Kota Bandung. Sedangkan Didi Ruswandi selanjutnya menempati posisi baru sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) menggantikan Arif Prasetya yang menjadi Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BPPD) Kota Bandung menggantikan Ema Sumarna yang menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung.

Ricky yang ditemui usai sertijab mengatakan bahwa jabatan sebagai Kepala Dishub Kota Bandung merupakan amanah sekaligus tantangan yang harus dilaksanakan sebaik mungkin.

Mengenai target kinerja yang akan dilakukan, Ricky mengatakan, akan meningkatkan layanan transportasi publik di Kota Bandung. “Layanan transportasi publik akan kita benahi, baik yang konvensional maupun yang online. Mesin parkir, juga Bike sharing akan kita benahi, begitu juga yang lainnya," katanya.

Menurut Ricky, pencapaian nilai A untuk Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang diraih Kota Bandung, menjadi pemacu semangat Dishub untuk memberikan kinerja yang lebih baik lagi.

“Penilaian Sakip A bagi Kota Bandung harus benar-benar menunjukkan bahwa budaya kerja sudah berjalan secara masif di Pemerintah Kota Bandung," katanya.

Sementara itu, sebagai dinas teknis, Dishub Kota Bandung, lanjutnya, akan menyesuaikan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bandung Tahun 2018 -2023.

“Tentunya akan ada restrukturisasi atau evaluasi terhadap organisasi yang ada sekarang, dan harus disesuaikan selaras dengan RPJMD yang sudah kita tetapkan bersama," katanya.***
Share:

KAPOLRI

iklan banner

KAPOLRES SUMBAWA BARAT

iklan banner

IPTU RITA YULIANA,S.I.K.,M.M

Trending Minggu Ini

BERITA HARI INI

Arsip Blog