Juni 2017 ~ KIM Cipedes

Oded M Danial : "Ingin Ada Timbal Balik Dari Masyarakat"

KIM Cipedes, Bandung.
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebagai pengganti Bantuan Beras Sejahtera (Rastra) di Kota Bandung sudah didistribusikan. Kecamatan Bandung Kulon Kelurahan Warung Muncang merupakan penyampaian bantuan yang terkahir. Kali ini penyampaian dilakukan di kantor UPT Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung Jalan Cigondewah, Kamis (22/6/2017).

Sebanyak 2489 keluarga di Kecamatan Bandung Kulon Kelurahan Warung Muncang menerima KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) yang kelak akan bisa dipergunakan untuk mengakses bantuan pangan tersebut. Kartu yang sudah terisi dengan saldo sebesar Rp110.000 itu bisa dibelanjakan menjadi 10 kg beras dan 2 kg gula di agen-agen Bank Mandiri yang sudah tersebar di setiap kelurahan. Bantuan tersebut merupakan bantuan tahap ke dua. Sebelumnya sudah dilakukan pemberian bantuan di tahap pertama sebanyak 1240 kepala keluarga.
Share:

Ridwan Kamil Menitipkan Agar Menyebarkan Berita Positif Tentang Bandung

KIM Cipedes, Bandung - Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil memberangkatkan 9 bis mudik menuju sejumlah daerah di Jawa Barat di Pendopo di Bandung, Rabu (21/6/2017). Kesembilan bis tersebut itu akan mengantarkan pemudik asal Kota Bandung menuju ke kota asalnya masing-masing.

Kegiatan tersebut digagas oleh komunitas masyarakat bekerja sama dengan sektor swasta dalam bentuk tanggung jawab sosial perusahaan. Sebagai wali kota, Ridwan mendukung penuh kegiatan tersebut. "Kegiatan ini sangat baik dan patut diapresiasi. Tugas saya hanyalah memberi kemudahan," ungkap Ridwan saat memberi sambutan pada pemudik.

Ia menjelaskan, bis-bis tersebut akan secara simultan mengantarkan pemudik ke berbagai daerah di Jawa Barat. "Ada 9 bis rutin bolak balik," imbuhnya.

Kepada para pemudik, Ridwan menitipkan agar baik selama perjalanan maupun ketika tiba di kampung halaman agar menceritakan kebaikan-kebaikan di Kota Bandung. "Jadi mereka menyebarkan berita positif tentang Bandung, dengan timbal balik ya Anda kami mudikkan ke daerah masing-masing," katanya.

Namun, Ridwan juga berharap agar para pemudik itu tidak mengajak serta sanak saudaranya untuk turut tinggal di Bandung.

"Kalau bisa tidak membawa saudaranya untuk pindah ke Bandung kecuali dengan dua syarat ia punya kemampuan untuk bekerja dan punya biaya sendiri untuk hidupnya," ujarnya.

Ia berharap, setibanya mereka di kampung halaman, para pemudik bisa tetap produktif, berlaku positif, dan bisa membawa kebahagiaan bagi orang-orang di sekitarnya. "Karena ciri orang yang paling bahagia adalah yang memberi kebahagiaan bagi orang lain," pesan Ridwan. Tim KIM Cipedes
Share:

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo : "Triwulan Pertama 742 Kasus Kriminal Tahun 2017"

(Kika) Yossi Irianto, Oded M Daniel, M. Ridwan Kamil
KIM Cipedes, Bandung - Guna mempererat tali komunikasi dan koordinasi antar lembaga vertikal di Kota Bandung, Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil menggelar buka puasa bersama dengan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda/FKPD) di Plaza Balai Kota Bandung, Rabu (21/6/2017).

Acara tersebut dihadiri oleh Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo dan Dandim 0618 /BS Kolonel Inf Sugiyono. Turut hadir pula Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial dan Sekretaris Daerah Kota Bandung Yossi Irianto beserta jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Bandung.
Share:

Syahrini Buka Gerai Princess Cake di Cihampelas

KIM Cipedes, Bandung | Artis sekaligus penyanyi asal Bogor, Syahrini, baru saja membuka toko kue miliknya di Kota Bandung, tepatnya di Jalan Cihampelas, Rabu (21/6/2017). Kue yang diberi nama Bandung Princess Cake itu akan menjadi kuliner favorit baru di Bandung.

Guna melayani pembeli, gerai yang dibuka langsung oleh Istri Wali Kota Bandung Atalia Ridwan Kamil dan Istri Wakil Gubernur Jawa Barat Gisellawati Deddy Mizwar itu mempekerjakan hingga 200 karyawan. Dengan begitu, Syahrini turut memberdayakan warga Kota Bandung.

Hal itupun didukung penuh oleh Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil. Ridwan ditemui Syahrini di Pendopo Kota Bandung usai pembukaan gerai kue Bandung Princess Cake. “Setiap yang membuat lapangan kerja pasti saya dukung, apalagi karyawannya 200 dan jenisnya kuliner," ucap Ridwan.

Ia menuturkan, kuliner Bandung memang menjadi salah satu daya tarik wisatawan yang datang ke Paris van Java itu. Untuk itu ia berharap hadirnya harian kuliner baru itu bisa menjadikan destinasi baru bagi wisatawan. “Orang ke Bandung ini kan wisatanya banyak. Ada sejarah, wisata belanja, ada kuliner. Nah kulinernya khas, kue cheesecake," ujar Ridwan.

Ia pun mendoakan agar bisnis yang dijalankan Syahrini di Kota Bandung bisa berjalan sukses dan membawa kebaikan bagi semua orang. "Ini menunjukkan bahwa jadi artis juga harus punya sense of entrepreneurship. Sebagai Bandung kota wisata dan walikotanya, saya sangat senang," pungkasnya.

Produk kue yang ditawarkan Syahrini kepada konsumennya di Bandung adalah sejenis kue Jepang. Namun, Syahrini mengaku bahwa ia sudah menyesuaikan rasa kuenya dengan cita rasa khas Indonesia. Kue dengan menu andalan cheesecake itu merupakan produk pertama Syahrini. Ia mengatakan dalam waktu dekat akan segera membuka gerai baru di kota-kota lainnya. "Nanti akan ada juga di Bogor, Surabaya, dan kota lain mungkin," ungkap pelantun lagu "Sesuatu" itu. ***
Share:

Wali Kota Bandung : "158 KK Akan Menghuni Rumah Deret"

KIM Cipedes, Bandung - Pemerintah Kota Bandung akan kembali membangun apartemen rakyat di lahan milik pemerintah, tepatnya di kawasan bantaran sungai Cikapundung, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Bandung Wetan.

“Konsep yang sangat baik, namanya membangun tanpa menggusur, jadi kawasan yang dulunya kumuh, kotor sumber penyakit, kita tata dengan kampung deret atau apartemen deret dimana warga pindah dulu sementara setelah renovasi dan pembangunan selesai warga kembali lagi,” jelas kang Emil sapaan akrab Wali Kota Bandung, usai menghadiri acara Sosialisasi Pembangunan Rumah Deret Taman Sari, di Pendopo kota Bandung, Selasa (20/6/2017).

Menurutnya, pembangunan tersebut sudah dengan metode yang paling cepat, hanya jangka waktu 6 bulan. “Warga dipindahkan dulu di tempat yang memadai di apartemen Rancacili atau di tempat kontrakan yang kita biayai tempatnya. Setelah 6 bulan pindah, maka mereka hidup dengan permanen dengan lingkungan yang lebih hijau dan baik, sehingga anak cucunya juga bisa lama tinggal dengan baik,” tuturnya.

Ditambahkan emil, mengenai sewa tempat nantinya akan diberikan nominal sewa sebaik-baiknya untuk warga Bandung. "Dengan 158 kepala keluarga (KK) yang akan menghuni rumah deret ini, Insya Allah hidupnya lebih baik,” tutur Emil.

Lanjut Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Pertanahan dan Pertamanan Kota Bandung Arief Prasetya menyampaikan, Sosialisasi Pembangunan Rumah Deret Taman Sari merupakan bentuk persiapan dalam mengkoordinasikan semua SKPD yang terkait bersama Kelurahan Taman Sari, khususnya dalam kegiatan pemindahan hunian sementara untuk pembangunan rumah deret taman Sari.

Lanjut ditambahkan Arief, kegiatan sosialisasi ini didasari bahwa penyelenggaraan pembangunan rumah deret taman sari tidak akan terwujud tanpa keterlibatan masing-masing unsur Pemkot yang meliputi seluruh aspek, baik ekonomi, hukum, sosial, dan budaya. “Sehingga pembangunan rumah deret taman sari akan memberikan dampak yang signifikan jika dapat mengintegrasikan secara fungsional masing-masing tim yang terlibat sesuai tugas dan kewenangannya,” tutur Arief.

Arief berharap warga Bandung khususnya kawasan Taman Sari merasa senang karena akan kembali di lingkungan permanen yang lebih modern dan bersih. ***
Share:

Lurah Cipedes Tak Henti-Hentinya Berbagi Kasih

KIM Cipedes, Bandung- Lurah Cipedes, Dedi Rustandi, SH tak henti – hentinya berbagi kasih dengan warga kurang mampu dengan memberikan sedikit santunan dan sembako. Kali ini santunan dan sembako diberikan kepada Ibu Nonoh dan Ibu Yuli warga RW. 08, Jumat, 16/06/2017.

Bantuan santunan dan sembako hampir rutin setiap hari Jumat dilakukan Dedi Rustandi, apalagi dibulan Ramadhan yang penuh berkah ini. Hal tersebut diungkapkan Asep Wahyu Hermawan, Ketua KIM Kelurahan saat ngobrol santai dengan Koresponden KIM Cipedes, Sabtu, 18/06/2017.

Menurut Asep WH, biasanya Lurah Cipedes, Dedi Rustandi setiap hari Jumat memberikan sedikit santunan berupa uang dan sembako kepada warga kurang mampu. Ya istilahnya Jumat Barokah, dan saya sering mendampingi Dedi Rustandi saat menyalurkan bantuannya.

Apalagi di Bulan ramadhan ini, kata Asep WH merupakan bulan yang penuh berkah. Untuk menyalurkan bantuan tersebut, Lurah Cipedes berkoordinasi dengan Ketua RT/RW mengenai data warga kurang mampu diwilayahnya. Mudah-mudahan, kepedulian Lurah Cipedes terhadap warga yang kurang mampu ini, mendapatkan ridho Allah SWT, dan dijadikan rujukan umat muslim yang selalu berbagi dengan warga kurang mampu,” ucap Asep Wahyu WH.
Share:

Ridwan Kamil : Khas Warga Bandung, Hidup Adalah Udunan

KIM Cipedes, Bandung - Sebanyak 102 komunitas berpartisipasi pada event buka Bersama On The Street (Bubos) yang digelar sepanjang Jalan Asia Afrika Kota Bandung, Sabtu, 17/06/2017.

Bubos berlangsung meriah yang diinisiasi warga Kota Bandung disemarakkan hadirnya, Afgan Syahreza dan Cakra Khan. Jalan bersejarah itu dipadati warga bersama komunitas sejak pukul 15.00 Wib, sambil menyaksikan peragaan busana dari beberapa merek busana muslim asal Kota Bandung.

Dai Cilik, Satria memberikan tausiah menjelang berbuka yang merupakan pemenang lomba dai cilik asal Gedebage.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil merasa gembira bisa berbuka puasa bersama warga. Kegiatan tersebut adalah momentum berbagi kebahagiaan dengan warga yang kurang mampu. "Semoga Bubos ini menjadi tradisi baru dan semua orang bisa berbagi di bulan yang mulia dan penuh barokah," ujar Kang Emil panggilan akrab Walikota Bandung ini.

Kang Emil mengutarakan bahwa kegiatan Bubos ini tidak menggunakan dana APBD melainkan hasil kerja sama dan kolaborasi antara komunitas dan para donatur. "Ini juga menjadi khas warga Bandung, bahwa hidup adalah udunan. Jadi siapapun, dengan gotong royong dan kolaborasi bisa membawa kebahagiaan kepada seluruh warga Bandung," ungkap Kang Emil.

Lurah Cipedes, Dedi Rustandi, SH ketika ditemui KIM Cipedes dilokasi Bubos mengatakan bahwa merasa senang bisa ikut berpartsipasi dalam event Bubos ini, kami kelurahan Cipedes, bersama Kecamatan Sukajadi mengikutsertakan Karang Taruna Rajawali, KIM Kelurahan Cipedes, Gober, Linmas dan anak yatim yang sudah berkumpul dilokasi sejak pukul 14.30 Wib," ucap Dedi Rustandi. Edwandi
Share:

KIM CIPEDES, JACK BADUT & KATAR RAJAWALI BERBAGI DENGAN ANAK YATIM

KIM Cipedes, Bandung - Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kelurahan Cipedes, Jack Badut dan Karang Taruna Rajawali Kelurahan Cipedes berbagi kebahagian dengan anak-anak yatim. Sebanyak 15 orang anak yatim dimanjakan dengan ajak ngabuburit sambil menikmati permainan-permainan yang ada dilapang Abra, diantaranya naik kuda, Andong becak mini, kereta api mini, dan permainan lainnya, Kamis, 15/06/2017. Tema kegiatan sosial ini, Fantasi Badut Indonesia Games Ramadhan Bersama Anak Yatim.

Lapangan Abra yang terletak Jl. Cipedes Tengah, Sukajadi Bandung, setiap bulan Ramadhan selalu dijadikan tempat arena berbagai macam permainan. Sehingga hampir setiap harinya lapang Abra ramai dikunjungi warga kelurahan Cipedes khusus, kota Bandung umumnya.

Sari dari Yayasan Anak Yatim Sukamulya merasa senang diajak ngabuburit disini dan berharap bisa diajak ke Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta. Dan syukur Alhamdulillah, masih ada yang memperhatikan, kami ucapkan terima kasih banyak kepada penyelenggarakan kegiatan ini, kami sangat terhibur,” ungkap Sari.

Sementara itu, Jack Badut mengatakan kegiatan ini hanya untuk menghibur dan berbagi dengan anak-anak yatim. Selama setahun kita disibukan dengan mencari uang dan sekarang saat kita berbagi rejeki dengan memberikan sedikit santunan, hiburan dengan berbagai permaianan dan makanan untuk berbuka puasa,” ungkap Jack yang didampingi Ketua KIM Kelurahan Cipedes, Asep Wahyu Hermawan. Edwandi
Share:

Kota Bandung Salah Satu Destination Branding Wonderful Indonesia di Kancah Internasional

KIM Cipedes, Jakarta - Kota Bandung terpilih sebagai salah satu dari 10 Destination Branding dalam rangka mendukung brand Wonderful Indonesia di kancah Internasional. Hal tersebut terungkap saat Launching 100 Destination Branding Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, bertempat di Auditorium Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata Republik Indonesia Jakarta, Rabu (14/6/2017).

Wakil Wali Kota Bandung, Oded M Danial mengapresiasi dan terimakasih kepada Kementerian Pariwisata yang telah memasukan Kota Bandung menjadi satu dari sepuluh destinasi wisata Indonesia," ucap Oded pada konferensi pers Launching 10 Destination Branding.

Kesepuluh destinasi pariwisata dengan branding baru tersebut adalah Medan, Kepulauan Riau, Jakarta, Bandung (Jawa Barat), Joglosemar (Jogja-Solo-Semarang), Banyuwangi, Bali, Lombok, Makassar, dan Coral Wonders (Wakatobi-Bunaken-Raja Ampat). Tidak seperti 9 wilayah lainnya, Kota Bandung mengembangkan sektor pariwisata dengan keterbatasan sumber daya yang dimiliki.

Menurut Oded, Bandung memiliki ciri khas yaitu wisata fashion, kuliner, dan budaya tersendiri. "Kota Bandung memang tidak punya laut, tidak punya wisata alam, benar-benar kota, tapi kita punya fashion, kuliner, dan budaya. Dengan sumber daya yang ada, Oded masih berbangga dengan jumlah wisatawan yang mengunjungi Kota Bandung setiap tahunnya. "Alhamdulillah, meski pariwisata di Bandung ini terbatas, tapi kita pertahun sudah ada 6 juta wisatawan pertahun," ucap Oded.

Oded juga memaparkan fasilitas yang bisa ditemui di Kota Bandung sebagai kota Pariwisata. "Kami di Kota Bandung ada 10 museum, 280 tempat hiburan, 160 bangunan cagar budaya yang sudah terdaftar dari total 600, kemudian tentunya kita ada kuliner ada 1200 kafe dan restoran, kemudian kita juga punya 20 taman kota tematik," tutur Oded.

Oded berharap dengan segala kesempatan yang ada dapat mengembangkan bidang kepariwisataan di Kota Bandung. "Harapan kami ingin mengembangkan destinasi wisata di Kota Bandung dengan berbagai kesempatan yang ada," pungkas Oded. Tim KIM Cipedes
Share:

E-KTP Berlaku Seumur Hidup

KIM Cipedes, Bandung - E-KTP yang sudah habis masa berlaku maupun surat keterangan tanda penduduk sementara itu bisa digunakan untuk kepentingan pribadi atau unit layanan dalam membuat kartu ATM, BPJS maupun kepentingan lainnya yang berhubungan dengan tanda pengenal. Hal tersebut dikatakan Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bandung, Uum Sumiati pada kegiatan Bandung Menjawab bertempat diruang Media Lounge Balaikota Bandung, Kamis, 15/06/2017.

Uum Sumiati mengatakan e-KTP yang dicetak 2011 masih tercantum masa berlaku maupun sudah habis, itu berlaku untuk unit layanan. Selain e-KTP yang habis masa berlakunya, surat keterangan tanda penduduk pun yang berbentuk selembar itu masih bisa digunakan. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 tahun 2013, satu hal yang ada didalamnya yaitu masa berlaku KTP, bahwa KTP yang dicetak 2011 otomatis berlaku seumur hidup selama elemen data yang tertera masih sesuai. "Jadi sudah jelas bahwa e KTP yang dicetak dulu itu masih berlakunya seumur hidup. Jadi ketika warga Bandung ingin melakukan unit layanan baik di perbankan ataupun sebagainya pasti bisa digunakan identitas itu,"jelasnya.

Ditambahkan Umum, dari wajib KTP 1,7 juta warga kota Bandung, yang sudah direkam 1,691 sudah melakukan perekaman. Jadi sekitar 96 persen. Warga Bandung sudah melakukan perekaman. "Maka untuk warga Bandung yang belum memiliki e KTP jangan khawatir jika ingin melakukan unit layanan. Disdukcapil melalui kecamatan sudah memberikan kemudahan yaitu surat keterangan yang didalamnya bisa digunakan untuk beberapa keperluan," ujarnya. Tim KIM Cipedes.
Share:

Wali Kota Bandung Ikuti Kebijakan Full Day School

M. Ridwan Kamil - Wali Kota Bandung
KIM Cipedes, Bandung -Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy merencanakan penerapan lima hari sekolah atau full day school (FDS) dengan tujusn untuk memperbaiki sistem penilaian kerja guru. Hal ini seiring dengan terbitnya Peraturan Pemerintah nomor 19 tahun 2017 tentang Revisi Beban Kerja Guru. Wali Kota Bandung, M Ridwan Kamil akan mengikuti kebijakan lima hari sekolah atau full day school yang diputuskan Kementerian Pendidikan. "Kalau full day school sudah jadi kebijakan tentunya kami akan mengikuti, tidak akan melawan. Sambil nanti dievaluasi," ujar Kang Emil sapaan akrab Walikota Bandung ini kepada kepada wartawan, di Bandung, Kamis (15/6).

Hasil evaluasi nanti, menurut Kang Emil bisa saja mengubah keputusan yang telah ditetapkan, namun tetap tergantung dari kebijakan pusat. Kami akan lakukan eksperimen sesuai dengan arahan. Jika kedepannya ada ekses negatif, pihaknya akan menyampaikan agar dapat disempurnakan dan diperbaiki. "Tapi intinya Pemkot Bandung selalu taat, selalu mengikuti semua perintah - perintah dari pemerintah pusat," katanya. Tim KIM Cipedes
Share:

Kota Bandung Akan Miliki Rumah Sakit Bagi Warkin

KIM Cipedes, Bandung - Kota Bandung akan memiliki rumah sakit khusus bagi warga miskin (warkin). Rumah sakit ini akan berdiri di atas lahan bangunan eks Bank Mayapada yang berlokasi di kawasan Sudirman. Prioritas utamanya, adalah mereka warga Bandung meski tetap terbuka bagi warga lain.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan Pemerintah Kota Bandung berhasil melobi pemilik gedung yang merupakan milik pengusaha Tahir untuk mengubahnya menjadi rumah sakit yang fokus melayani warga tidak mampu. "Alhamdulillah bersepakat akan mengkonversi (gedung) menjadi rumah sakit dengan fokus menengah bawah. Difasilitasi oleh BPJS, kalau orang miskin kan BPJS-nya dibayarin Pemkot," ujar Ridwan kepada wartawan di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum Kota Bandung, Rabu, 14/06/2017.

Walikota Bandung yang akrab dipanggil Kang Emil menjelaskan, gedung yang memiliki 14 lantai tersebut selama ini dibiarkan menganggur. Rencananya setelah menjadi rumah sakit akan memiliki fasilitas canggih dan modern. "Sekarang Bank Mayapada cuma satu lantai doang, jadi ada 14 lantai. Swasta kadang-kadang cuek menengah ke bawah, karena profit oriented. Jadi pemiliknya merupakan orang sosial tinggi, ya kebetulan ketemu orang baik ketemu bangunan nganggur. Dana seratus persen mereka, saya cuma mengarahkan saja," katanya.

Menurut Emil, pihak Mayapada sendiri meminta waktu untuk melakukan renovasi. Mayapada Hospital Bandung, ditargetkan beroperasi dipertengahan tahun 2018 mendatang. Layaknya rumah sakit lainnya, Mayapada Hospital Bandung dilengkapi berbagai fasilitas. "Masyarakat menengah ke bawah difasilitasi oleh BPJS dan orang miskin tetap difasilitasi oleh pemerintah. Mereka minta waktu sembilan bulan untuk merenovasi ruang kosong menjadi rawat inap dan lain-lain," ujar Kang Emil. Tim KIM Cipedes
Share:

Ketua Tim 3 Buka Berkah Ramadhan, Sri Yossi Irianto Mengunjungi Kediaman Ibu Narsih

KIM Cipedes, Bandung - Baru kemarin sore Camat Sukajadi, Drs. Yudi Hermawan dan Lurah Cipedes, Dedi Rustandi, SH beserta jajarannya menyambangi kediaman Ibu Narsih (80 thn) warga RT 03 RW. 01 Kelurahan Cipedes yang terbaring sakit karena faktor usia.

Selasa, 13 Juni 2017, Tim 3 Buka Berkah Ramadhan 1438 H/2017 yang dipimpin Sri Yossi Irianto bersama jajarannya juga mengunjungi Ibu Narsih dan memberikan santunan berupa uang, sembako, dan makanan untuk berbuka puasa. Pada kesempatan itu, Tim 3 Buka berkah Ramadhan juga membawa tim medis, dr. Anna Marlianah dari Kima Farma untuk memeriksa kesehatan Ibu Narsih.

Menurut, dr. Anna Marlianah, tidak ada penyakit yang parah yang dialami Ibu Narsih, ini karena faktor usia karena jarang gerak, jadi lemas dan bisa menyebabkan struk ringan,” ungkapnya ketika ditemui KIM Cipedes seusai memeriksa kondisi kesehatan ibu Narsih. Setelah mengunjungi Ibu Narsih, rangkaian kegiatan Buka Berkah Ramadhan dilanjutkan di Mesjid Al Fitra.

Camat Sukajadi, Drs. Yudi Hermawan dalam sambutannya menyampaikan beberapa program kegiatan yang telah dilaksanakan diwilayah Kecamatan Sukajadi diantaranya kegiatan magrib mengaji tidak kurang dari 2616 santriwan santriwati yang tersebar di 102 DKM, Mushola dan Majelis-Majelis Ta’lim. Dan sekitar 91 guru mengaji yang terdaftar, tapi baru 45 orang yang mendapatkan subsidi/honor. Tentu hal ini tidak mengurangi semangat kita semuanya dalam meningkatkan ihktiar magrib mengaji diwilayah Sukajadi.

Selain itu, kata Yudi, dalam beberapa minggu ini kami juga telah melaksanakan buka puasa dengan warga yang kurang mampu bersama dengan para lurah, dengan menyediakan makanan, memberikan sedikit santunan dan sembako, kegiatan ini merupakan kesholehan sosial kita semuanya. Tentunya terus menjadi komitmen-komitmen kami dengan aparat wilayah setempat, sehingga dapat bersilaturahmi dengan warga-warga. Begitu juga dengan kegiatan subuh keliling yang terus kami laksanakan.

enurut Yudi, kegiatan kali ini juga berkolaborasi dengan Badan Pengelolaan Zakat Sukajadi, Mesjid Besar Cipaganti dan PT. Bio Farma yang memberikan santunan kepada 100 anak yatim,” ungkap Yudi.

Ketua Tim 3 Buka Berkah Ramadhan, Sri Yossi Irianto mengatakan Berkah Ramadhan 1438 H/ 2017, diinisasi oleh Ketua TP PKK Kota Bandung, Atalia Ridwan Kamil. Buka Berkah Ramadhan adalah kegiatan berbagi kebahagiaan yang diinisiasi atas kolaborasi antara Forum Rembug Peduli Bandung Sehat (FRPBS) dan TP PKK Kota Bandung bersama stakeholders dalam rangka memberikan perhatian khusus terhadap masyarakat kurang mampu sekaligus monitoring Magrib Mengaji.

Salah satu kegiatan Buka Berkah Ramadan ini yaitu mengunjungi warga kurang mampu dan pemberian santunan, makanan untuk berbuka, bingkisan, sembako, paket hygiene dan sanitasi, pemeriksaan kesehatan oleh para dokter.

Sri Yossi Irianto menambahkan bahwa Ramadhan kali ini, kegiatan lebih dikembangkan dengan penambahan kegiatan terkait dengan sosialisasi Subuh Berjamaah dan Ayo Bayar Zakat. Kegiatan ini didukung oleh Pemerintah Kota Bandung, Dharma Wanita Persatuan Kota Bandung, Forum Komunikasi Dokter-dokter di Faskes Primer (LinkFKTP), BPJS Kesehatan dan berbagai komunitas lainnya. Turut berpartisipasi pula elemen dari sektor swasta, seperti SHAFCO, Reckitt Benckiser, Yogya Grup, Mandiri ZIS (Zakat, Infak, Shodaqoh), Jonas Foto, K-lite-Zora FM dan lain-lain.

Sri Yossi Irianto menjelaskan bahwa Tim 1 dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kota Bandung, Atalia Ridwan Kamil, Tim 2 oleh Wakil Ketua I TP PKK Kota Bandung Siti Oded M. Danial dan Tim 3 dipimpin oleh saya sendiri yang juga Ketua Dharma Wanita Kota Bandung,” ujar Sri Yossi Irianto.

Selain itu, monitoring Magrib Mengaji, Subuh Berjamaah, Tim 3 Buka Berkah Ramadhan melakukan penilaian lomba adzan, tahfidz qur’an, da’i cilik.

Sementara itu, Lurah Cipedes, Dedi Rustandi, SH mengatakan syukur Alhamdulillah dan mengucapkan terima kasih kepada Ketua Tim 3 Buka Berkah Ramadhan, Ibu Sri Yossi Irianto beserta jajarannya yang telah peduli dan membantu warga kurang mampu diwilayah Kelurahan Cipedes. Ibu Narsih warga kurang, dengan luas tempat tinggal 12 meter persegi, yang dihuni dengan 7 kepala keluarga. Kita doakan semoga ekonomi dan rejeki keluarga Ibu Narsih membaik sehingga dapat berkehidupan yang layak,” pungkas Dedi. Asep WH/Edwandi
Share:

Atalia Ridwan Kamil : Karena Hidup Adalah Udunan, Buboss Akan Diikuti 10 Ribu Orang

Ketua TP PKK Kota Bandung, Atalia Ridwan Kamil (tengah)
KIM Cipedes, Bandung - Bandung Menjawab menghadirkan Ketua TP PKK Kota Bandung, Atalia Ridwan Kamil, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Kenny Dewi Kaniasari dan Kanit Dikyasa Satlantas Polrestabes Kota Bandung, Dewi H membahas mengenai kegiatan Buboss (Buka Berkah On The Street), di Taman Sejarah Kota Bandung, (13/6/2017).

Ketua TP PKK Kota Bandung Atalia Ridwan Kamil mengatakan kegiatan akbar Buboss (Buka Berkah On The Street) merupakan kegiatan tahunan yang diadakan di Kota Bandung dan merupakan penutup rangkaian kegiatan dari program Buka Berkah Ramadhan.

Untuk tahun ini, kata Atalia Buboss diselenggarakan pada hari Sabtu, 17 Juni 2017, bertempat sepanjang jalan Asia Afrika, dari ujung jalan Hotel Grand Preanger sampai Alun-Alun. “Kita menggunakan jalan tersebut karena tahun ini yang mengikuti Buboss cukup banyak, sekitar 7 – 10 ribu orang terdiri dari unsur organisasi atau komunitas, unsur muspika, SKPD dan warga Bandung,” jelasnya.

Ditambahkan Atalia, karena hidup adalah udunan, kegiatan ini tidak melibatkan dana sepeserpun. Semua karena kecintaan dan “Kanyaah” kepada warga Bandung. “Kegiatan ini murni keinginan untuk mengikuti acara Buboss, tidak ada biaya sedikitpun. Contoh seperti rumah makan atau cafe, ya mereka menyumbang makanan secukupnya,” ujar istri Walikota Bandung.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung Kenny Dewi Kaniasari menyampaikan, acara Buboss dimeriahkan dengan menampilkan pemenang di kegiatan buka berkah ramadan yang meliputi lomba Adzan, Hafidz Al Qur’an dan Dai cilik selain itu dimeriahkan oleh rampak bedug yang mengiringi fashion show busana muslimah.

Ditambahkan Kenny, saat ini pendaftar untuk mengikuti Buboss untuk Forum komunitas sudah hampir 95 komunitas. Dirinya tidak membatasi pendaftar yang mengikuti acara tersebut, namun untuk menjaga aman kapasitas orang pasti nanti akan ada waktu ditutup pendaftarannya. “Jika kita hitung satu komunitas menyumbang 50 orang, yang mendaftar lebih dari 95 komunitas, maka sekitar 5000 orang sudah terkumpul, belum unsur Muspika, SKPD dan warga,” ujar Kenny.

Untuk keamanan dan pengaturan lalu lintas, Kanit Dikyasa Satlantas Polrestabes Kota Bandung Dewi H. menyampaikan, event Buboss ini sama halnya seperti CFN (Car Free Night) namun hanya berbeda waktunya saja. “Hampir sama namun beda waktu saja. Jika CFN malam, untuk Buboss ini sore sampai jam 18:30. Pengaturan lalu lintas pun sama,” jelasnya.

Untuk personel pengamanan dan pengaturan lalu lintas berbeda dengan CFN. Jika CFN sekitar 65 personel, untuk Buboss ini dua kali lipat diturunkan personel ditambah dari Polsek Lengkong, Regol dan Sumur Bandung.

Menurutnya, warga Bandung sudah mengetahui jalur alternatif jika jalan Asia Afrika ditutup. “Yang kita antisipasi warga luar Bandung, mereka kan berlibur atau sekedar berbelanja apalagi waktu acara tersebut pas di akhir Minggu atau weekend,” ujarnya.

Dewi berpesan untuk menghindari jalan Asia Afrika di sore sampai selesai buka puasa, karena jalan tersebut merupakan jalan protokol kota Bandung. “Untuk menghindari kemacetan maka jangan dulu lewat jalan Asia Afrika, apalagi bulan puasa ini kan banyak yang ngabuburit, pastinya kendaraan membludak.” pungkas Dewi.***
Share:

Bio Farma Beri Santunan Anak Yatim

KIM Cipedes, Bandung - Bio Farma gelar buka shaum bersama seluruh karyawan dan pihak-pihak terkait, dalam kesempatan ini Bio Farma memberikan serah terima bantuan dan santunan kepada Marbot Masjid sebanyak 100 orang senilaitotal Rp30 Juta rupiah, santunan untuk 182 anak yatim senilai total Rp. 91 Juta rupiah dan bantuan untuk DKM An Nuur sebesar Rp.500 Juta yang diserahkan secara simbolis olehIskandar, Direktur Utama Bio Farma dan Ahmad M Ramli Komisaris Utama Bio Farma.

Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1438 Hijriah ini, Bio Farma juga menyelenggarakan berbagai program sinergi CSR dengan DKM Masjid Annur Bio Farma salah satunya kegiatan Mudik Bareng BUMN bersama Bio Farma, mudik bareng ini ditujukan untuk 500 tenaga kesehatan dan petugas Posyandu di Kota Bandung dan Kabupaten Bandung Barat, dari Bandung menuju Semarang dan Solo, peserta akan diberangkatkan pada tanggal 22 Juni 2017 mendatang.

Direktur Utama Bio Farma, Iskandar dalam sambutannya berharap dengan kegiatan Ramadhan ini dapat memberikan kemudahan kepada petugas kesehatan danposyandu yang selama ini turut membantu pemerintah dalam akses pemberian vaksin dan layanan kesehatan kepadamasyarakat.

Selain kegiatan Mudik Bareng, beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan bulan suci Ramadhan 1438 H diantaranya mengadakan I’tikaf di 10 hari akhir Ramadhan dengan memberikan makan malam dan sahur gratis untuk seluruh jamaah, kpasar murah 1500 paket. Per paket :10 kg beras, 2 lt minyak, 2 kg gula pasir, Bazaar Ramadhan, Penyelenggaraan Shalat Idul Fitri. Diharapkan rangkaian kegiatan Bio Farma selama Bulan Suci Ramadhan ini dapat dimanfaatkan oleh karyawan dan masyarakat sekitar.  Tim KIM Cipedes
Share:

Camat Sukajadi & Lurah Cipedes Sambangi Kediaman Ibu Narsih

Camat Sukajadi, Yudi Hermawan & Lurah Cipedes, Dedi Rustandi
KIM Cipedes, Bandung - Lagi-lagi Camat Sukajadi, Yudi Hermawan dan Lurah Cipedes, Dedi Rustandi, SH menyambangi kediaman Ibu Nasih (80 thn) warga RT. 01 RW. 03 yang terbaring sakit dan tidak mampu lagi untuk duduk sendiri. Ibu Narsih memiliki 4 (empat) orang anak yang sudah berupaya untuk mengobati penyakit yang diderita orangtuanya, karena keterbatasan biaya, sekarang ibu Narsih hanya dirawat dirumahnya.

Tujuan Camat Sukajadi dan Lurah Cipedes mendatangi rumah warga yang kurang mampu, untuk mengetahui sejauhmana kondisi warganya, baik dalam segi ekonomi, pendidikan maupun kesehatan. Pada kunjungan tersebut, Camat Sukajadi dan Lurah Cipedes memberikan bantuan berupa sembako kepada Ibu Narsih. Turut hadir mendampingi Camat Sukajadi, dan Lurah Cipedes, Kasipem, Meti dan Martini, Pengurus PKK Kelurahan Cipedes, Rosmi, dan Ketua Karang Taruna Rajawali Kelurahan Cipedes, Dedi Djunaedi.


Camat Sukajadi, Yudi Hermawan akan membantu penanganan perawatan Ibu Narsih dengan mengirim tim medis dari Puskesmas Sukajadi untuk mengontrol kondisi penyakit yang dialami Ibu Narsih,” ungkap Camat ketika ditemui KIM Cipedes seusai menjenguk Ibu Narsih, Senin, 12/06/2017.

Hal senada juga dikatakan Lurah Cipedes, Dedi Rustandi, SH, kita akan pantau kondisi Ibu Narsih dengan mengutus kader PKK Kelurahan Cipedes bekerjasama dengan Puskesmas Sukajadi. Mudah-mudahan niat baik kita dibulan Ramadhan ini ridhoi Allah SWT," ungkap Dedi.

Pada Minggu sebelumnya Camat Sukajadi, Yudi Hermawan dan Lurah Cipedes, Dedi Rustandi juga menyempat diri untuk berbuka bersama serta memberikan bantuan uang dan sembako kepada Yuyun warga RT 05 RW 11 Kelurahan Cipedes, Kecamatan Sukajadi Kota Bandung, Rabu, 07/06/2017. Asep WH/Edwandi
Share:

KIM Kelurahan Cipedes Perwakilan Kota Bandung Lomba KIM Tingkat Jawa Barat



KIM Cipedes, Bandung - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung dan FK Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kota Bandung memberikan kepercayaan dan merekomendasikan KIM Kelurahan Cipedes Kecamatan Sukajadi sebagai perwakilan Kota Bandung untuk Lomba KIM Tingkat Jawa Barat Tahun 2017. Hal tersebut tertuang dalam surat Diskominfo Kota Bandung Nomor 431/865-Diskominfo Tanggal 23 Mei 2017.

Lurah Cipedes, Dedi Rustandi, SH mengapresiasi dan sangat mendukung penuh KIM Kelurahan Cipedes untuk mengikuti Lomba KIM Tingkat Jawa Barat. Dan kami, kata Dedi akan membantu dan mempersiapkan segala yang akan menjadi penilaian lomba KIM tersebut,” ungkap Dedi Rustandi saat menerima audiensi FK KIM Kota Bandung mengenai persiapan KIM Kelurahan Cipedes dalam mengikuti Lomba KIM Tingkat Jawa Barat, bertempat di Aula kelurahan Cipedes, Senin, 22/05/2017.

Ketua KIM Kelurahan Cipedes, Asep Wahyu Hermawan mengatakan Insyaallah kami siap untuk mengikuti Lomba KIM Tingkat Jawa Barat. Ada beberapa kegiatan KIM Kelurahan Cipedes yang telah dilaksanakan diantaranya, Pelatihan Body Fiber, pembuatan tonk sampah dengan mengunakan bahan resin,catalis, met dll, peserta pelatihan terdiri dari kalangan pemuda khususnya Karang Taruna. Bimtek Internet Cerdas, Bimtek Sinkronisasi Website KIM Diskominfo Kota Bandung, dan Bimtek Manajemen Komunitas KIM, yang diselenggarakan oleh FK KIM Kota Bandung dan Diskominfo Kota Bandung.
Lurah Cipedes, Dedi Rustandi, SH. menerima Kunjungan FK KIM Kota Bandung
Selain itu, kata Asep WH, KIM Kelurahan Cipedes juga membentuk kelompok binaan seperti Kelompok Pengelola Air (KPA) yang berlokasi di area lapang Fordesk Jln Cipedes Tengah RT.01/06 Kelurahan Cipedes Kecamatan Sukajadi Bandung, berdiri sejak 2012 dan mulai beroperasi bulan Desember 2016 yang sudah disalurkan kepada warga sebanyak 35 rumah dengan target 50 rumah, yang telah diresmikan oleh bapak Camat Sukajadi Drs. Yudi Hermawan dan Bapak Lurah Cipedes Dedi Rustandi.SH, pada tanggal 10 Februari 2017. Kelompok PKL di area lapang Fordesk Jln Cipedes Tengah RT.01/06 Kelurahan Cipedes Kecamatan Sukajadi Bandung di setiap bulan Ramadhan yang telah berjalan sejak 2015. Kelompok binaan dalam Pembuatan Roti (Mashai Bakery) yang telah berjalan sejak tahun 2015 dan basreng chruny (Basreng Oma) sejak awal tahun 2016 yang telah terdaftar di Disperindag Kota Bandung sejak bulan Agustus 2016,” papar Ketua KIM Kelurahan Cipedes, Asep Wahyu Hermawan didampingi Sekretaris, Martika Edwandi saat audensi dengan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, dr. Ahyani Raksanagara, M.Kes, Kepala Seksi Pengolahan Data dan Informasi Diskominfo Kota Bandung, Hj. Tetty Siti Hasanah, SH, bertempat Kantor Diskominfo Kota Bandung, Selasa, 30/05/2017.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, dr. Ahyani Raksanagara, M.Kes mengucapkan terima kasih kepada KIM Kelurahan Cipedes yang bersedia dan membawa Kota Bandung dalam ajang Lomba KIM Tingkat Jawa Barat. Saya doakan semoga KIM Kelurahan Cipedes menjadi Juara dengan kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan sebagai acuan dalam penilaian Lomba KIM Tingkat Jawa Barat. 
*Tim KIM Cipedes
Share:

Camat Sukajadi, Lurah Cipedes Buka Bersama Warkin & Tarling di RW 011

KIM Cipedes, Bandung - Camat Sukajadi, Yudi Hermawan dan Lurah Cipedes, Dedi Rustandi disela-sela kesibukannya melayani masyarakat menyempat diri untuk berbuka bersama serta memberikan bantuan uang dan sembako kepada Yuyun warga RT 05 RW 11 Kelurahan Cipedes, Kecamatan Sukajadi Kota Bandung, Rabu, 07/06/2017.

Yuyun, semenjak suaminya meninggal dunia, kerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya dan memiliki seorang anak laki-laki yang agak terbelakang. Kehidupan yang jauh dari sederhana, membuat Camat Sukajadi, Yudi Hermawan dan Lurah Cipedes, Dedi Rustandi tergugah untuk berbagi. “Saya dapat informasi dari warga, bahwa di RT. 05 RW. 011 ada seorang janda yang hidupnya tidak berkecukupan. Jadi, tadi kita agendakan dengan Camat Sukajadi untuk menjenguk dan berbuka puasa bersama dirumah warga tersebut. Memang dalam 4 hari ini kita super sibuk, tapi tidak menyusutkan niat kita untuk berbagi dengan warga kurang mampu,” ungkap Lurah Cipedes, Dedi Rustandi, SH ketika ditemui disela-sela Buka Bersama dikediaman, Yuyun.

“Hampir 900 berkas warga yang harus ditandatangani Lurah Cipedes, diantaranya Warkah persyaratan PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap), Surat Pernyataan Ahli Waris, Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), dari warga salahsatu persyaratan pendaftaran PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru), dan lain-lainnya”. Setelah buka bersama dilanjutkan dengan shalat Tarawih di Masjid Sabillunnajah RW 011, nampak hadir Sekretaris Kelurahan Cipedes, Sudirman,S.Sos, bhabinkamtibmas Kelurahan Cipedes, Pelaksana Pelayanan Kelurahan Cipedes, Syamsudin, S.Sos, Ketua Karang Taruna Rajawali, Dedi Djunaedi, Ketua RT 05, Ketua RW. 011 dan tokoh masyarakat Cipedes.

Menurut Lurah Cipedes, Dedi Rustandi, SH, kegiatan ini salah satu upaya kembali nilai-nilai kekeluargaan yang telah terjalin dan mempererat kerja sama warga Cipedes, sehingga tercipta rasa saling peduli membantu warga dalam kesulitan. Dana selain itu, untuk menciptakan situasi yang kondusif di masyarakat, Lurah Cipedes berpesan agar warga terus menggalakan kegiatan ronda selama bulan ramadhan untuk mencegah adanya tindak pidana pencurian. Asep WH/Edwandi




Share:

Lurah Cipedes, Dedi Rustandi Sibuk Melayani Warga

Terlihat kesibukan Pelaksana Pelayanan Kantor Kel. Cipedes, Syamsudin
KIM Cipedes, Bandung - Lurah Cipedes, Dedi Rustandi, SH. nampak sibuk menandatangani berkas warga yang mengajukan permohonan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang merupakan salahsatu persyaratan pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kota Bandung dari jalur non akademik kategori Rawan Melanjutkan Pendidikan (RMP) untuk bisa masuk ke sekolah negeri.

Warga antri untuk mendapatkan pelayanan, sehingga ruangan pelayanan Kantor Kelurahan Cipedes padat. Satu persatu berkas pengajuan warga diverifikasi oleh Pegawai Kelurahan Cipedes, seperti surat pengantar dari RT/RW, Akta Kelahiran, Kartu Keluarga, dan KTP serta melakukan survey ke tempat tinggal pemohon.

Kesibukan tersebut juga dirasakan Ketua RW 06, Fahri Anis, yang hampir 22 berkas surat pengantar yang ditandatangani yang merupakan warga yang kurang mampu. Hal yang sama juga dialami Ketua RT. 02 RW. 05, Yayu, yang berharap warganya bisa diterima disekolah negeri.

Sementara itu, Ketua RW 09, Herman S merasa senang dapat melayani warganya yang membutuhkan Surat Pengantar untuk mendapatkan SKTM. Ini salahsatu fakta bahwa pendidikan itu sangat dibutuhkan warga masyarakat untuk masa depan anak-anaknya kelak. Sebagian besar anak-anak yang putus sekolah dikarena faktor ekonomi yang tidak mendukung. Apalagi jika anak-anaknya menimba pendidikan disekolah swasta, tentu memerlukan biaya, beda dengan sekolah negeri," ungkap Herman.

Lurah Cipedes, Dedi Rustandi,SH. mengatakan lebih kurang 100 berkas warga yang mengajukan SKTM. Kebanyakan SKTM ini untuk PPDB di SMPN 15 Bandung yang jaraknya tidak terlalu jauh dari tempat tinggal warga. SKTM yang dikeluarkan pihak kelurahan sudah diverifikasi dan disurvey ke rumah pemohon,” jelas Dedi Rustandi ketika ditemui KIM Cipedes diruang kerjanya, Senin, 05/06/2017. Asep WH/ Edwandi
Share:

Menteri Kominfo : "Fatwa MUI Rujukan Bagi Pengguna Internet & Medsos"

KIM Cipedes, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyambut baik adanya Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 24 Tahun 2017 tentang Hukum dan Pedoman Bermuamalah melalui Media Sosial. Fatwa MUI ini menyikapi perkembangan penggunaan media sosial di tengah-tengah masyarakat yang tidak hanya baik tetapi dapat juga berpotensi menimbulkan ketidakharmonisan dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara.

Ketua MUI, KH. Ma’ruf Amin menyerahkan Fatwa MUI Nomor 24 Tahun 2017 kepada Menteri Kominfo Rudiantara di Gedung Kemkominfo, Jakarta, Senin (5/6/2017) petang.

Fatwa tersebut ditetapkan MUI pada tanggal 13 Mei 2017 untuk digunakan sebagai pedoman bagi masyarakat. Penetapan Fatwa MUI tersebut didasari atas pertimbangan antara lain perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang memberikan kemudahan dalam berkomunikasi dan memperoleh informasi, penggunaan medsos yang sering kali tidak disertai dengan tanggung jawab dengan menjadikan sarana informasi yang tidak benar, hoax, fitnah, pemutarbalikan fakta, ujaran kebencian, permusuhan, provokasi, dan hal terlarang lainnya yang dapat menyebabkan disharmoni sosial.

Fatwa tentang Hukum dan Pedoman Bermuamalah Media Sosial mengatur pedoman-pedoman dalam menggunakan media sosial yaitu Pedoman Umum, Pedoman Verifikasi Konten/ Informasi, Pedoman Pembuatan Konten/Informasi, dan Pedoman Penyebaran Konten/Informasi.

Dari Fatwa MUI ini, KH Ma’ruf Amin menyampaikan pentingnya untuk dilakukan sosialisasi dan literasi sehingga dapat dipahami dengan baik dan diimplementasikan oleh khalayak. Disamping itu, fatwa ini perlu didukung dengan pengaturan atau regulasi sehingga dapat efektif menjadi acuan bersama dalam memanfaatkan media sosial. Memang banyak sekali kejadian netizen menyampaikan aspirasinya namun berada pada sisi negatif, terhadap mereka ini tentu tidak serta merta dilakukan tindakan hukum namun perlu dilakukan pembinaan dan pemberian pemahaman secara intensif.

Menteri Rudiantara menyampaikan fatwa ini menjadi rujukan bagi siapa pun yang memanfaatkan internet dan media sosial. UU ITE dan revisinya intinya menegaskan dua hal yaitu pemerintah melakukan literasi kepada masyarakat dan pemerintah juga perlu melakukan tindakan kontrol teknologi terhadap muatan negatif atau terhadap aplikasi itu sendiri apabila memang sangat dibutuhkan untuk dilakukan pemutusan akses. Kebetulan saat ini sedang dilakukan proses revisi terhadap PP 82 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik sehingga fatwa ini jelas menjadi rujukan yang pas. Tim KIM Cipedes
Share:

Kadiskominfo Jabar, Anton Gustoni : "Persekusi Membunuh Ideologi Maupun Pandangan Hidup"

Anton Gustoni - Kadiskominfo Jawa Barat,
KIM Cipedes, Bandung - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Barat, Anton Gustoni mengatakan persekusi merupakan tindakan menyerang masyarakat atau kelompok tertentu. Persekusi juga lahir baru-baru ini yang berarti ancaman, intimidasi kepada kelompok tertentu baik disukai maupun tidak disukai. Untuk itu, Diskominfo Jabar akan memasukan salah satu UPTD untuk mengantisipasi lahirnya badan Siber dan Sandi Nasional. Pemerintah membentuk Badan Siber dan Sandi Nasional pada 1 Juni 2017 guna mengantisipasi beredarnya informasi hoax dan maraknya kasus persekusi di kalangan masyarakat,” ungkap Anton Gustoni ketika memimpin apel pagi di halaman kantor Diskominfo Jabar, Senin (5/6/2017).
Menurut Anton, secara tidak langsung tindakan persekusi ini membunuh ideologinya maupun pandangan hidupnya. "Oleh karena itu, kita sekalian harus bisa memahami tentang dunia cyber ini," terang Anton.

Selain itu, pada kesempatan yang sama Anton juga mengatakan bahwa Diskominfo Jabar sudah melakukan Peringatan Hari Kelahiran Pancasila pada 1 Juni 2017. Seperti diketahui Pada 1 Juni founding Father negeri ini, Soekarno, melahirkan Pancasila di sidang di BPUPKI. "Bahkan 1 Juni ditetapkan sebagai hari libur nasional yang merupakan suatu terobosan baru yang dilakukan pada tahun ini," jelasnya

Dalam kesempatan yang sama, dilakukan juga kenaikan pangkat dan penyerahan SK pensiun bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan yang telah diproses tepat waktu. Tim KIM Cipedes
Share:

Diskusi Media FMB9 “Persiapan Mudik yang Aman dan Nyaman”

KIM Cipedes, Jakarta.
Persiapan mudik yang aman dan nyaman menyambut lebaran Iedul Fitri 1438 H/ 2017, Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik menggelar Diskusi Media Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) dengan mengangkat tema “Persiapan Mudik yang Aman dan Nyaman”, dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Rosarita Niken Widiastuti, dan moderator, Ahmed Kurnia bertempat di Galeri Nasional Jakarta, 02/06/2017.

Diskusi Media FMB9 menghadirkan tiga narasumber yaitu Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Pudji Hartanto, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Herry Trisaputra Zuna, serta Asisten Kapolri Bidang Operasi (Asops) Irjen Pol Unggung Cahyono.

Tujuan Diskusi Media FMB9 ini untuk memberikan gambaran kepada masyarakat akan upaya-upaya yang dilakukan oleh Pemerintah sejalan dengan kebutuhan, Pemerintah dalam melayani seluruh lapisan masyarakat dalam Mudik Lebaran 2017. Sebagaimana amanah Presiden RI dalam Rapat Kabinet Paripurna Persiapan menghadapi Idul Fitri 1438 Hijriah di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (29/5/2017) lalu.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Pudji Hartanto memaparkan bahwa pertumbuhan angkutan darat mencapai 9%, dan angkutan sepeda motor tumbuh lebih dari 10%. “Pertumbuhan ini kita antisipasi dengan program mudik gratis, kita dorong masyarakat memanfaatkan program tersebut untuk sekaligus menekan tingkat kecelakaan sepeda motor", ungkap Pudji Hartanto.

Sementara itu, Asisten Kapolri Bidang Operasi (Asops) Irjen Pol Unggung Cahyono mengatakan sebagai upaya mengantisipasi kejadian Brexit tahun lalu, Kepolisian telah melakukan manajemen arus. “Kita mengharapkan pemudik menggunakan tiga jalur mudik, yaitu Pantura (Pantai Utara, Cipali, dan jalur Selatan. Selama ini jalur mudik di Pantura (Pantai Utara) menjadi prioritas utama kepolisian untuk mengamankan dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat. "Kita akan koordinasikan dengan Polda-polda terdekat untuk membantu mem-backup wilayah Pantura yang memang sudah menjadi rutinitas tahunan mudik lebaran di kawasan ini lebih padat dari wilayah lain," ujar Unggung.

Polri akan menempatkan sejumlah petugas lalu lintas di dalam dan luar jalan tol yang akan dilewati para pemudik. Para petugas yang dipimpin oleh perwira berpangkat Kombes tersebut akan bertindak sebagai "wasit". Mereka memiliki kewenangan untuk mengalihkan atau menutup arus kendaraan ke jalan alternatif jika terjadi kemacetan.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Herry Trisaputra Zuna menyampaikan “Rencana pengalihan jalur tersebut dibantu Kementerian PUPR dengan persiapan infrastruktur mudik yang lebih baik. "Seluruh ruas jalan nasional yang dilalui pemudik dalam kondisi baik dan tidak ada lubang pada H-10 lebaran". Sementara, untuk mengantisipasi titik rawan kemacetan yang terjadi akibat lintasan sebidang kereta api (KA) selepas exit tol Brebes Timur, sejak awal tahun 2017 Kementerian PUPR telah membangun 4 flyover yaitu Fly Over (FO) Dermoleng, Klonengan, Kesambi dan Kretek di Kabupaten Brebes dan Tegal, Jawa Tengah (Jateng). Pemerintah juga masih akan memberlakukan tarif gratis pada jalan tol yang masih dipergunakan fungsional pada H-7 sebelum lebaran, di antaranya jalan tol dari Brebes ke sejumlah tujuan ke Pantura dan Selatan Jawa. Tim KIM Cipedes
Share:

Iskandar : Bio Farma Memiliki Kewajiban Memelihara Keutuhan Bangsa

KIM Cipedes, Bandung - Hari kelahiran pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni, memberikan makna tersendiri bagi Bio Farma. Untuk memaknai hari kelahiran alat pemersatu bangsa tersebut, Bio Farma menyelenggarakan Pekan Pancasila yang dilaksanakan pada tanggal 29 Mei 2017 – 4 Juni 2017. Acara yang diprakarsai Kementerian BUMN ini dilaksanakan serentak oleh seluruh BUMN bertujuan untuk menguatkan dan memperkenalkan ulang dasar-dasar Pancasila, khususnya untuk menarik minat dan kesadaran generasi muda terhadap nilai nilai Pancasila.

Dalam rangkaian kegiatan Pekan Pancasila, Bio Farma melaksanakan lima kegiatan yang berdasarkan Pancasila antara lain ; Kegiatan Kerohanian, Kegiatan Kemanusiaan seperti pemeriksaan kesahatan gratis bagi pembersih gorong – gorong, Kegiatan diskusi, edukasi dan bincang pagi dan ceramah kebangsaan. Kamis, 1 Juni 2017, mengadakan upacara Peringatan hari Kelahiran Pancasila, diikuti Jum’at 2 Juni 2017, mengadakan acara bincang pagi berupa Talkshow yang dihadiri oleh seluruh karyawan di GSG Bio Farma. Dalam talkshow yang mengambil tema “Saya Indonesia, Saya Pancasila”, menghadiri pembicara Direktur Utama Bio Farma, Iskandar, dan Social Entrepreneur / Tokoh Muda Pendiri Asgar, Goris Mustaqim, dan Dewan Pakar Indonesia Strategic Institute, Sidrotun Naim.
Share:

KAPOLRI

iklan banner

KAPOLRES SUMBAWA BARAT

iklan banner

IPTU RITA YULIANA,S.I.K.,M.M

Trending Minggu Ini

BERITA HARI INI

Arsip Blog