November 2018 ~ KIM Cipedes

27 Anak Sungai di Kota Bandung Kritis

KIM Cipedes, Bandung - Kota Bandung perlu melakukan langkah jangka panjang agar masalah banjir tak terus berulang. Salah satu langkah yang diyakini bisa menanggulangi masalah banjir, yakni melakukan pelebaran sungai di hampir seluruh sungai di Kota Bandung.

Menurut analisa Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung, penyempitan sungai terjadi di mana-mana, salah satunya di Sungai Citepus. Sungai yang seharusnya memiliki lebar 6 meter itu kini hanya selebar 3,5 meter saja.
"Kondisi ini tak hanya terjadi di satu titik. Ada 27 dari 46 sungai dan anak sungai di Kota Bandung yang terbilang kritis dan perlu diberi perhatian," kata Kepala Bidang Pemeliharaan DPU Kota Bandung, Tedi Setiadi pada Bandung Menjawab di Taman Dewi Sartika Balai Kota Bandung, Kamis (29/11/2018).

Namun, ungkap Tedi, pelebaran sungai itu nyatanya bukan perkara mudah. Masalahnya, bibir-bibir sungai di Kota Bandung, khsusunya yang melewati wilayah perkotaan, sudah dipadati bangunan penduduk. Baik rumah maupun bangunan pribadi yang tak lagi mementingkan aspek lingkungan.

Menurut Tedi, berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 28 Tahun 2015, garis sempadan pada sungai tidak bertanggul di dalam kawasan perkotaan sekurang-kurangnya berjarak 10 meter dari tepi kiri dan kanan palung sungai sepanjang alur sungai, dalam hal kedalaman sungai kurang dari atau sama dengan tiga meter. Sementara itu, kini jarak antara bibir sungai dengan bangunan hampir tidak ada.

"Kalau di Kota Bandung bahkan 0 meter. Bibir sungai itu langsung pondasi bangunan warga," tegas Tedi.

Maka dari itu, kata Tedi, butuh upaya lebih untuk mengedukasi warga agar berkenan mendukung program pelebaran sungai. Ini juga membutuhkan musyawarah dan koordinasi dengan berbagai pihak.

"Tentu ini harus dikoordinasikan. Kalau tidak ada pelebaran sungai, kita kan ada berbagai upaya. Ada kolam retensi, perbaikan TPT (Tembok Penahan Tanah), pengerukan sungai, dan pengerukan sedimen. Sehingga biasanya (banjir) tidak lebih dari 2 jam sudah ada upaya," ujar Tedi.

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum juga mendukung rencana pelebaran sungai. Kepala Bidang Pelaksanaan Jaringan Sumber Air BBWS Citarum, Suwarno mengatakan, hal itu merupakan kebutuhan yang harus dilaksanakan.

"Kalau menurut analisa BBWS waktu itu untuk di Citepus memang harus ada pelebaran sungai. Karena sungai di Citepus itu dari belokan tempat sampah dimensinya lebar, itu 5 meter. Tapi masuk ke Jalan Pagarsih cuma 3,5 meter," tutur Suwarno.

Suwarno menyadari bahwa pelebaran sungai bukan perkara mudah. Ia mengaku bahwa BBWS juga sudah memiliki solusi sementara untuk permasalahan ini.

"Desain dari Balai itu kita akan melebarkan sungai dengan membuat lubang di bawah Jalan Pagarsih. Jadi atasnya bisa dipakai. Digerowongin lah. Panjangnya 200 meter sampai jembatan," jelas Suwarno.

Di sisi lain, Suwarno menilai datangnya banjir di wilayah Kota Bandung juga disebabkan adanya faktor kerusakan lingkungan di wilayah hulu. Hal itu menyebabkan kurangnya daya tangkapan air sehingga air yang turun ke hilir menjadi melimpah.

"Karena dari pengamatan balai, kita kan punya pos curah hujan, itu hujannya kecil. Kemarin cuma sekitar 50mm, banjirnya sudah luar biasa. Dan banjir itu nggak lama, prosesnya itu sejam dua jam. Setelah itu langsung surut," ujarnya.***
Share:

Agenda Pemerintah Kota Bandung, Jumat, 30 November 2018

Pukul 08.00 WIB, Rapat Koordinasi Pengadaan Barang/Jasa Kota Bandung di Hotel Mason Pine.

Pukul 08.30 WIB, Wakil Wali Kota menerima audiensi Tim Creative Morning Bandung yang akan menyampaikan rencana kegiatan Creative Mornings Desember 2018. Tempat di Ruang Rapat Kantor Wakil Wali Kota, Balai Kota Bandung.

Pukul 08.30 WIB, Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Lomba Posyandu dan Posyandu Award Tingkat Provinsi Jawa Barat. Tempat di Aula Kantor Kecamatan Arcamanik.
Share:

Anugerah Posyandu Terinovatif versi UPT Puskesmas Sukajadi


KIM Cipedes, Sukajadi - Sebagai wujud komitmen UPT Puskesmas Sukajadi Kota Bandung dalam mencegah dan menanggulangi stunting “Aku Cinta Sehat” dan “Ayo Hidup Sehat”, Mulai dari kita menjadi tema dan sub tema Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 54 Tahun 2018, ayo mulai hidup sehat merupakan slogan yang harus kita gaungkan dan laksanakan sebagai insan kesehatan, Mulai dari Kita, akan dapat mengubah wajah kesehatan Indonesia apabila dilakukan oleh seluruh masyarakat negeri ini.

Kepala UPT Puskesmas Sukajadi, dr. Hj. Erti Rostiati, MH., M.Kes mengatakan Peringatan HKN ke 54 merupakan momentum untuk mengubah upaya kesehatan bersifat kuratif menjadi preventif dan promotif, mengubah gaya hidup menjadi hidup sehat mulai dari diri sendiri merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.
Turut menghadiri kegiatan HKN ke 54 UPT Puskesmas Sukajadi, Ketua TP PKK Kota Bandung, Siti Muntamah Oded, Sekrataris Dinas Kesehatan Kota Bandung, dr. Hj. Nina Manarosa, M. Kes, Camat Sukajadi, Drs. YudiHermawan,YudiHermawan, Para Lurah Se-Kecamatabn Sukajadi, LKK se Kecamatan Sukajadi, Polsek Sukajadi, dan tokoh masyarakat Sukajadi, bertempat dihalaman UPT Puskesmas Sukajadi, Jalan Sukagalih No. 25 Bandung, Rabu, 28/11/2018.

(kika) dr. Nina Manarosana,M.Kes bersama Siti Muntamah Oded
 Drama Musikal Parodi Stunting yang diperankan oleh karyawan UPT Puskesmas Sukajadi merupakan sebagai wujud komitmen UPT Puskesmas Sukajadi dalam mencegah dan menanggulangi stunting, bisa memberikan gambaran yang begitu jelas akibat pemenuhan gizi yang tidak maksimal dalam periode emas pertumbuhan anak. Stunting masalah gizi sudah menjadi agenda utama nasional dan harus di cegah. Melalui pementasan drama diharapkan masyarakat bisa lebih jelas melihat dampak yang ditimbulkan akibat stunting jika tidak ditangani dengan baik dan serius,” ujar dr. Erti..

Selain itu, sebagai bentuk kepedulian terhadap Lansia, Kecamatan Sukajadi memberikan bantuan sembako untuk lansia dan Pengenalan Inovasi SALASA. Bantuan tersebut diserah oleh Umi Siti Muntamah Oded didampingi Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bandung, dr. Nina Manarosa,M.Kes, Camat Sukajadi, Drs. Yudi Hermawan, Kepala UPT Puskesmas Sukajadi, dr. Hj. Erti Rostiati,MH.,M.Kes.

Lansia merupakan tahapan terakhir dalam kehidupan, dimana pada masa ini seseorang mengalami kemunduran fisik, mental dan sosial sedikit demi sedikit. Inovasi Sepuh Bingah dan Lasegar merupakan bukti nyata dukungan Puskesmas untuk memberikan pelayanan yang prima bagi golongan usia tersebut.

PKK Kelurahan Cipedes Pemenang Lomba Yel-Yel HKN ke 54
 Tak hanya Puskesmas, kecamatan pun diharapkan mampu mendorong lansia untuk hidup sehat dan mandiri. Sebagai bukti keseriusan kecamatan Sukajadi untuk memberikan pelayanan terbaik untuk lansia, maka diluncurkanlah program inovasi Selasa Sedekah Untuk Lansia. Semoga Inovasi SALASA terus berkembang dalam mensejahterakan lansia di Sukajadi.

Inovasi-Inovasi dalam meningkatkan indeks kebahagiaan warga Sukajadi terus bermunculan, LAZITA adalah Layanan Gizi Balita dan SIBULAN adalah Nasi Bekal Untuk Lansia merupakan inovasi kecamatan Sukajadi dalam menanggulangi masalah gizi yang ada di wilayah kerja Sukajadi.

Lazita memiliki target sasaran balita dengan status gizi dibawah rata-rata dengan jadwal pemberian di hari Jumat setiap minggunya. Dibantu oleh sponsor dan tak lupa UPT Puskesmas Sukajadi melakukan pembinaan agar kegiatan berlangsung dengan baik.

Posyandu merupakan awal mula informasi kesehatan bisa diakses oleh masyarakat. Posyandu menjadi sarana untuk melakukan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Sebagai bentuk penghargaan UPT Puskesmas Sukajadi atas dedikasi dan kerjasama selama ini maka menganugerahkan kepada :

1. Posyandu Mawar RW 02 Kelurahan Sukawarna sebagai Posyandu dengan Pelayanan SDIDTK Terbaik. 
2. Posyandu Mangga 3 RW 05 Kelurahan Sukagalih sebagai Posyandu Dengan Inovasi Terintegrasi Terbanyak.
3. Posyandu Melon RW 07 Kelurahan Sukabungah sebagai Posyandu Dengan Tingkat Partisipasi Masyarakat Terbaik.
4. Posyandu Camar RW 02 Kelurahan Cipedes sebagai Posyandu Dengan PMT Penyuluhan Terbaik.
5. Posyandu Sederhana RW 1- Kelurahan Pasteur sebagai Posyandu Dengan Penanganan Kasus terbaik. 

Sampah selalu hadir sebagai sebuah konsekuensi dari adanya aktifitas manusia. Setiap aktifitas barang tentu akan menghasilkan tabungan atau sampah. Terlebih diperkotaan, padatnya penduduk serta meningkatnya taraf hidup masyarakat, secara tidak langsung berpengaruh pada peningkatan volume sampah.

Sebagai wujud dukungan UPT Puskesmas Sukajadi dalam penanggulangan sampah dan program 100 hari kerja Wali Kota Bandung melalui Kang PisMan “Kurangi, Pisahkan dan Manfaatkan” keikutsertaan karyawan UPT Puskesman Sukajadi dalam program Bank Sampah dan sedekah sampah.

Posyandu Nuri 2 Kelurahan Cipedes merupakan salahsatu posyandu pelopor bank sampah dan sedekah sampah diwilayahnya. Dan pemenang lomba yel-yel HKN ke 54 jatuh kepada Kelurahan Cipedes. Semoga kegiatan ini merupakan langkah awal untuk mewujudkan Indonesia dengan upaya promotif dan preventif dan menyadarkan kita bahwa sehat dimulai dari Kita.

Ketua TP PKK Kota Bandung, Ketua TP PKK Kota Bandung, Siti Muntamah Oded mengapresiasi kolaborasi stakeholder diwilayah Sukajadi dengan berbagai inovasi melayani warga. Sehingga warga merasa bahagia sebagai warga Kota Bandung. Dan tidak lama lagi, UPT Puskesmas Sukajadi akan lounching sebagai Puskesmas Ramah Anak. 

Mari kita bersama-sama mensukseskan Program Wali Kota Bandung dan Waki Wali Kota Bandung, semoga upaya kerja kita mendapatkan rahmat hidayah Allah SWT, “ ungkap Siti Muntamah Oded yang akrab disapa Umi. ***
Share:

Agenda Pemerintah Kota Bandung, Kamis, 29 November 2018

- Pukul 07.45 WIB, Wali Kota menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-47 Korpri Tingkat Kota Bandung di Plaza Balai Kota.

Pukul 08.45 WIB, Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) memimpin Rapat Disiplin Pegawai ASN Pemkot Bandung di Ruang Rapat Kantor Tata Praja, Balai Kota Bandung.

Pukul 09.00 WIB, Wali Kota memberi pengarahan dan membuka acara Rakor Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Kota Bandung di Hotel Masion Pine, Jln. Raya Parahyangan KM 1.8 Kota Baru Parahyangan.

Share:

Tiga Pilar Tingkat Kelurahan Merupakan Garda Terdepan Perangi Narkoba

KIM Cipedes, Bandung - Penyalahgunaan narkotika dan obat/bahan terlarang (narkoba) merupakan kejahatan luar biasa. Oleh karenanya, untuk memeranginya harus dilaksanakan bersama-sama.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama Badan Narkotika Nasioanl (BNN), polisi, dan TNI berupaya mengandeng seluruh elemen memberantas narkoba. Salah satunya dengan menguatkan peran tiga pilar di kelurahan.

Ketiganya yaitu lurah, Bintara Pembina Desa (Babinsa), dan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) serta didukung Puskesmas. “Teman-teman di kewilayahan harus lebih waspada terhadap narkoba,” ujar Wali Kota Bandung, Oded M. Danial saat berbicara di acara Optimalisasi dan Harmoniasi Pelaksanaan Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Kota Bandung melalui peran serta tiga pilar di tingkat kelurahan, di Graha Bhayangkara, Jalan Cicendo, Rabu (28/11/2018).
Wali kota mengakui, Kota Bandung termasuk salah satu kota yang rentan peredaran norkoba. Sebagian besar korbannya berada dalam rentang usia pelajar. “Sesuai Data BNN Kota Bandung, sampai akhir 2016 prevalensi pengguna narkoba di Bandung berada pada angka 1,49 persen dan berusia 17 tahun ke atas. Jumlah tersebut terdiri atas berbagai level pengguna mulai dari yang coba pakai, teratur pakai hingga level kecanduan,” ungkapnya.

Ia menegaskan, berbagai kasus penyalahgunaan narkoba terbukti dapat menjerat siapa pun. Mulai dari artis, pelajar, masyarakat umum, dan beragam profesi. Narkoba juga tak mengenal usia dan jenis kelamin. “Jangan anggap sepele ancaman narkoba. Sekali saja mencoba, maka akan terjerumus selamanya dan merusak mulai fisik, psikologis mental hingga kehidupan sosial,” katanya.

Wali Kota Bandung mengatakan, menurut Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2018 Pasal 25 Ayat 1 dan 3 huruf D tentang Kecamatan dan Kelurahan, keduanya sebagai perangkat mempunyai tugas dan fungsi melaksanakan penyelenggaraan pemerintahan di wilayah, salah satunya adalah ketentraman dan ketertiban umum. Untuk itu, wali kota mengajak masyarakat di tingkat kewilayahan menjadi garda terdepan mengantisipasi dan mengawasi ancaman peredaran narkoba. “Bersinergi dan berkolaborasi dalam memelihara ketentraman dan ketertiban khususnya dengan kepolisisan, TNI hingga instansi di kewilayahan,” pintanya.

Sementara itu, Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengajak masyarakat untuk terus melawan narkoba. Narkoba tak hanya beredar di perkotaan tetapi juga hingga tingkat desa. “Narkoba sudah menjadi musuh bersama. Polda Jabar dalam konteks penegakan hukum, sampai dengan November ini sudah mengungkap sekitar 2.800 kasus. Dengan barang bukti cukup banyak seperti ganja 1 ton, sabu 69 kilogram, dan ribuan jenis ekstasi,” ungkapnya.

“Maka saya harapkan dengan adanya kegiatan ini, lurah, Puskesmas, Babinsa dan sebagainya bersnergi,” lanjut jenderal bintang dua ini. “Jangan lupa kita tidak hidup sendiri. Kita punya keluarga maupun sahabat, itu harus dirangkul. Maka dari itu, program ini sampaikan kepada seluruh masyarakat, minimalnya bisa menjadi benteng bagi diri sendiri dari bahaya narkoba ini” tegas Agung.

Acara ini juga dihadiri oleh Kepala BNN, Komjen Heru Winarko. Ia menyebut, kejahatan narkoba setara dengan korupsi dan radikalisme. Ia juga menyebut, semakin banyak narkoba jenis baru. Temuan terbaru yaitu New Psychoactive Substances (NPS). “Ini bahaya. Harganya (NPS) murah, Rp1.000 sampai Rp2.000 saja. Temuan jenis baru ini harus kita awasi juga,” pintanya.

“Pencegahan dapat dilakukan secara menyenangkan. Teman-teman semua saling bersatu, bersih dari narkoba,” lanjutnya. ***
Share:

Pipa Transmisi Cisangkuy PDAM Tirtawening Sudah Beroperasi

KIM Cipedes, Bandung - Kabar gembira bagi pelanggan air bersih PDAM Tirtawening Kota Bandung. Saat ini pipa transmisi Cisangkuy sudah dapat beroperasi, sehingga pelayanan kepada pelanggan kembali normal.

"Alhamdulillah atas kerja keras semua, doa-doa dari kita semua, perbaikan pipa yang kemarin bocor saat ini susah dapat tersambung sejak Senin (26/11/2018) malam. Jadi sekarang ini dalam progres pengaliran," ungkap Direktur Utama PDAM Tirtawening Kota Bandung, Sonny Salimi pada acara Bandung Menjawab di Taman Sejarah Balai Kota Bandung, Selasa (27/11/2018).
Pipa transmisi Cisangkuy sempat pecah pada Minggu (25/11/2018) dini hari lalu. Akibat pipa berusia 28 tahun tersebut pecah, sebanyak 103.569 pelanggan tidak terlayani air bersih.

Sonny mengungkapkan, pipa sudah tersambung sejak Senin (26/11/2018) malam. Saat ini sedang dalam progres pengaliran, sehingga memerlukan waktu untuk mengalirkan air sampai ke rumah-rumah pelanggan.

"Insya Allah sudah normal. Tapi ke pelanggan mungkin butuh waktu sampai besok (Rabu), karena kan ketika kemarin berhenti dua hari, pipa di distribusi se-Bandung kan pasti kosong. Berarti perlu waktu mengisi ulang. Normal-normalnya paling besok lah. Walaupun hari ini sudah beroperasi normal, tapi untuk menormalkan lagi ke masyarakat butuh satu hari lagi," jelasnya.

Sonny menuturkan, pecahnya pila transmisi Cisangkuy yang telah berusia 28 tahun tersebut, diperkirakan akibat tekanan air yang besar mengalir secara mendadak. "Penyebabnya karena tekanan besar yang mendadak, karena di situ pipanya sengaja dibedakan. Ketika ada water hammer atau tekanan air yang bertambah secara mendadak, pipa air di situ yang akan pecah," imbuhnya.

Pipa transmisi yang pecah berbahan Ductile Cast Iron Pipe (DCIP). Sementara pipa-pipa lainnya berbahan steel yang lebih kuat. Sonny memastikan, sistem perawatan pipa sudah sesuai dengan prosedur, yakni dengan mengatur tekanan air dalam pipa. Mengenai usul untuk menngganti pipa keseluruhan, Sonny menilai, saat ini hal itu bukan solusi yang bijak. Pasalnya membutuhkan biaya sangat besar untuk mengganti pipa sepanjang 32 km. "Pilihan bijak saat ini adalah, bagaimana kita tetap melakukan upaya preventif sehingga potensi untuk terjadinya bocor ini bisa kita tekan," katanya.

Sementara itu, kepada pemilik rumah yang bangunannya rusak akibat pecangnya pipa transmisi Cisangkuy, Sonny mengatakan, mereka akan mendapat ganti rugi. PDAM Tirtawening sudah menginventarisasi nilai kerugian termasuk untuk penggantian bagi warga. "Untuk perbaikan pipa biasanya Rp200-300 juta. Untuk warga mungkin tidak lebih dari Rp100 juta," katanya. ***
Share:

Besok Bazar Pangan Murah Digelar di Cigondewah

KIM Cipedes, Bandung - Guna menjaga stabilitas harga pangan di pasar, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung akan menggelar Bazar Pangan Murah pada 28-29 November 2018 mendatang. Bazar akan dilaksanakan di kantor UPT Balai Industri dan Promosi pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung, Kawasan Industri Cigondewah.

Kepala Bidang Distribusi Perdagangan dan E-Commerce Disdagin Kota Bandung, Iwan Rusmawan mengungkapkan, bazar tersebut bekerja sama dengan Perum Bulog, Bank Indonesia, dan Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI). Berbagai kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas) seperti beras, minyak, gula, dan telur siap dijual dengan harga murah. "Yang pasti harga yang di jual di bawah HET (Harga Eceran Tertinggi). Maksimal HET," ucap Iwan.
Iwan pun menyebutkan, beberapa satuan HET, seperti beras medium di angka Rp9.450 per kilogram, beras premium Rp12.500 per kilogram, gula Rp12.500 per kilogram, dan minyak kelapa Rp11.000 per kilogram.

Tak hanya kepokmas, bazar murah ini juga akan menjual kebutuhan pokok penting lainnya, seperti susu. Disdagin juga bekerja sama dengan Asosiasi pengusaha Ritel Indonesia untuk menyediakan produk-produk tersebut. "Kita juga libatkan perusahaan-perusahaan ritel seperti Yomart, Alfamart, dan Carrefour," ujarnya.

Kendati di lapangan harga masih stabil, bazar murah digelar sebagai tindakan preventif Pemkot Bandung dalam menghadapi situasi akhir tahun. Iwan menyatakan, biasanya ada kenaikan harga setiap mendekati akhir tahun.

"Di Kota Bandung dari awal sampai akhir tahun ada tiga siklus yang biasanya mengalami kenaikan. Awal tahun, menjelang Ramadan dan hari raya, dan akhir tahun harga merangkak naik. Untuk sementara harga masih wajar dan stabil," katanya.

Perubahan cuaca juga bisa memicu kenaikan harga. Seperti yang biasa terjadi pada komoditas cabai. "Biasanya di musim penghujan ini yang sering merangkak naik itu cabai. Tapi masih taraf normal. Faktor cuaca karena itu tidak bisa dilawan," ungkapnya.***
Share:

Ridwan Kamil Luncurkan Kredit Mesra Tanpa Bunga dan Anggunan


KIMCIPEDES.COM, BOGOR | Untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat Jawa Barat terhadap akses permodalan, Pemda Provinsi Jawa Barat meluncurkan program kredit Mesra (Masyarakat Ekonomi Sejahtera). Pinjaman ini diberikan tanpa bunga dan tanpa agunan.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan secara langsung program kredit hasil kerjasama dengan Bank bjb tersebut di Masjid Jami Al Hikmah, Jl. Raya Leuwiliang, Kampung Cibeber, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Selasa (26/11/18).
Pelaksanaan program bjb Mesra ini sengaja dilakukan di tempat ibadah. Selain untuk meningkatkan keimanan umat, hal ini sebagai upaya pemerintah untuk lebih memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pembiayaan mikro. Masyarakat cukup datang ke masjid atau tempat ibadah terdekat.

"Kenapa di rumah ibadah? Karena bangsa Indonesia adalah bangsa yang beragama dan yang namanya rumah ibadah itu ada di mana-mana," ujar Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.

"Daripada kesusahan oleh rentenir atau yang mencekik leher kita, lebih baik datang saja ke rumah ibadah," tambahnya.

Hingga saat ini, program Mesra telah memberikan akses pinjaman kepada 78 orang dengan total penyaluran mencapai Rp 150 juta lebih. Mereka berasal dari enam lokasi, yakni satu kelenteng dan lima masjid yang ada di Kabupaten Bogor. Kredit Mesra ini tidak hanya akan disalurkan melalui masjid saja, namun juga rumah ibadah atau komunitas agama lainnya, seperti di gereja, pura, vihara, dan kelenteng.

"Saya ini adalah pemimpin semua umat beragama, saya sudah disumpah menjaga Pancasila. Saya tidak akan membeda-bedakan agamanya apa. Gubernur Jawa Barat harus menolong semua rakyatnya," jelas Emil.

Untuk pelaksanaan Kredit Mesra akan dilakukan melalui kerjasama lembaga keagamaan terkait yang telah terdaftar di Dewan Lembaga Keagamaan, serta pengurusnya aktif dan telah menjadi agen Laku Pandai. Pinjaman dengan plafond Rp 500 ribu hingga Rp 5 juta ini akan diberikan kepada perorangan berbentuk kelompok dengan pola tanggung renteng, dalam kelompok berjumlah minimal 5 orang dan maksimal 10 orang.

Direktur Utama Bank bjb Ahmad Irfan menjelaskan bjb Mesra ini berbeda dengan jenis pinjaman lainnya. "Program ini dilatarbelakangi oleh fenomena sosial di masyarakat khususnya daerah yang minim akan akses pembiayaan, sehingga terjerat pinjaman informal dengan bunga yang sangat tinggi," katanya. 

Melalui program ini, bjb juga akan memberikan fasilitas pelatihan dan pembinaan keuangan mikro kepada masyarakat, sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan pinjaman Mesra. Pinjaman pun tidak dikenakan beban bunga dan tanpa agunan, hanya dikenakan biaya administrasi yang ringan dengan jangka waktu maksimal 12 bulan. "Sehingga pinjaman ini akan tepat guna, tepat sasaran dan berujung pada kesejahteraan umat," ucap Irfan.

Hal itu dipertegas oleh Ketua MUI Jabar Rachmat Syafe'i yang turut hadir dalam acara launching Mesra. Dia mengatakan bahwa program Mesra akan mendukung penguatan ekonomi umat. Terlebih kredit yang diberikan tanpa bunga dan agunan. "Dunia ini tempat usaha untuk mendapatkan sejahtera lahir dan bathin," ungkap Rachmat.

"Apalagi persyaratan Mesra ini tanpa agunan, tanpa bunga. Inilah yang oleh masyarakat sangat ditunggu-tunggu. Karena biasanya masyarakat itu perlu modal ada bunga, ini agak berat," lanjutnya.

Sementara itu, menurut Bupati Bogor Nurhayanti, bjb Mesra adalah program komprehensif yang diberikan Pemda Provinsi Jawa Barat. Karena selain akan memberikan penguatan untuk usaha mikro tapi juga akan berkontribusi terhadap pengurangan pengangguran.

"Ini program komprehensif, karena tidak hanya akan berdampak pada penyerapan tenaga kerja saja. Kalau UMKM bertahan maka tenaga kerja akan terserap," ucap Nurhayanti.

"Mudahan-mudahan akan menjadi solusi. Pertama, untuk penguatan UMKM, dan kedua akan mengurangi angka pengangguran, " tandasnya. ***
Share:

Ineu Purwaderwi Sundari : Pers Miliki Peran Besar Dalam Pemilu 2019

Ineu Purwadewi Sundari
KIM Cipedes, Bandung - Pers sebagai media mainstream memainkan peran baik dan bertanggung jawab maka Pemilu akan berjalan dengan baik dimana pers harus memberikan kontribusi besar untuk Pemilu yang berkualitas. 

Demikian dikemukakan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, Ineu Purwadewi Sundari.

Menurut Ineu, melaksanakan Pemilu yang aman dan demokratis adalah kewajiban semua elemen masyarakat dan ini bukan hanya menjadi tugas dari penyelenggara Pemilu dan pihak keamanan tetapi juga merupakan kewajiban seluruh komponen masyarakat termasuk jajaran pers.

"Pada Pemilu 2019 masyarakat tidak hanya memilih calon DPR, DPD, DPRD Provinsi maupun DPRD Kota/ Kabupaten tapi juga 1 surat suara untuk menentukan presiden dan wakil presiden, dimana pemberitaan mengenai kandidat semakin meningkat. (Disinilah) perlunya peran pers sebagai salah satu pemberi informasi yang independen dan dapat dipercaya oleh masyarakat," ucapnya.
Ineu mengatakan, dalam UU No.40 Tahun 1999 Tentang Pers disebutkan bahwa pers mempunyai fungsi menginformasikan, mendidik, menghibur dan pengawasan sosial yang harus dijadikan pegangan media dalam menghadapi Pemilu 2019.

"Independensi media harus dapat menjaga dari pengaruh maupun bias-bias politik praktis karenanya media mempunyai pengaruh luas di masyarakat, pers harus gunakan fungsinya dengan baik sehingga kepentingan individu dan golongan dapat dilepaskan dengan mengutamakan kepentingan bersama," jelasnya.

Ineu menyatakan bahwa dalam pelaksanaan Pemilu 2019, fungsi pers sangat diperlukan dalam membantu tugas penyelenggaraan, mulai dari sosialisasi mengenai proses dan ketentuan Pemilu, kinerja peserta Pemilu serta hak dan kewajiban pemilih.

"Pers berperan aktif melakukan kontrol, pendidikan politik, membantu masyarakat memberikan informasi yang benar dan berimbang sehingga masyarakat dapat menentukan pilihan politik mereka," ujar Ineu, kepada wartawan dalam pembukaan Diskusi dengan tema "Peran Aktif Media Dalam Mewujudkan Pemilu 2019 Yang Berdaulat, Jujur dan Adil", yang diselenggarakan DPRD Jabar, Senin (26/11). ***
Share:

Agenda Pemerintah Kota Bandung, Selasa, 27 November 2018


Pukul 08.00 WIB, Wakil Wali Kota menghadiri Penyampaian Hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2018 di Balai Kartini, Jakarta.

Pukul 08.00 WIB, gladi resik HUT Korpri di Plaza Balai Kota Bandung.

Pukul 08.00 WIB, Bimbingan Teknik (Bimtek) dalam Penyusunan LPPD, di Hotel Preanger, Jln. Asia Afrika.

Pukul 09.00 WIB, Wali Kota menghadiri Rakor Kominda tentang Konsolidasi Sinergitas Lintas Sektor dan ASN, di Hotel El Royale, Jln. Merdeka.

Pukul 09.00 WIB, acara Peningkatan Kapasitas Pengurus Lembaga Kemasyarakatan, di Aula Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip)

Pukul 10.00 WIB, Wali Kota didampingi Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) mengikuti Rapat Paripurna DPRD tentang Pengambilan Keputusan terhadap Properpemda 2019, Raperda Perizinan Terpadu, Raperda RAPBD 2019, Penandatanganan Nota Kesepakatan Ranwal RPJMD Tahun 2018-2023, serta Peresmian PAW Anggota DPRD Kota Bandung sisa Masa Jabatan Tahun 2014-2019. Tempat di Ruang Paripurna DPRD Kota Bandung, Jln. Sukabumi.

Pukul 17.00 WIB, Wali Kota menerima Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Barat, Brigjen Sufyan Syarif di Pendopo Kota Bandung, Jln. Dalem Kaum.Kaum.S
Share:

Wali Kota Bandung Dorong Generasi Muda Semakin Bersahabat Dengan Alquran

Oded M Danial - Wali Kota Bandung
KIM Cipedes, Bandung - Wali Kota Bandung, Oded M. Danial terus mendorong agar generasi muda Kota Bandung semakin bersahabat dengan Alquran. Salah satunya melalui Seleksi Tilawatil Quran (STQ).

"Kota Bandung akan terus mewujudkan sebagai kota yang agamis. Mudah-mudahan pertilawahan Alquran di Kota Bandung semakin baik. Oleh karenanya, Pemkot Bandung mendukung terus serta konsen terhadap pembinaan untuk STQ ini," ujar wali kota usai membuka Seleksi Tilawatil Quran (STQ) ke-36 Tingkat Kota Bandung 2018, di Kantor Kementerian Agama Kota Bandung Jalan Soekarno-Hatta, Senin (26/11/2018).
Oded berharap, semua peserta dapat mengikuti STQ dengan serius dan memanfaatkan kesempatan tersebut.

Sementara itu, Pelaksanaan Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna mengungkapkan, sebanyak 152 peserta akan mengikuti STQ Tingkat Kota Bandung dengan 8 cabang yang diperlombakan. Kali ini STQ diselenggarakan di Kompleks Kantor Kementerian Agama Kota Bandung, Jalan Soekarno Hatta.

Delapan cabang perlombaan tersebut, yaitu cabang tilawah anak-anak dengan 26 peserta, cabang tilawah dewasa (40 orang), cabang Tahfiz 1 juz dan tilawah (23 orang), cabang Tahfiz 5 juz dan tilawah (12 orang), cabang Tahfiz 10 juz (21 orang), cabang Tahfiz 20 juz (11 orang), cabang Tahfiz 30 juz (12 orang), dan bidang tafsir Alquran bahasa Arab (7 orang).

Ema berharap, kegiatan selama 3 hari itu, 26-29 November 2018 menghadirkan para hafiz Quran yang terbaik.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandung, Yusuf berharap, STQ menjadi syiar bagi lingkungan masyarakat Kota Bandung.

"STQ ini diarahkan dalam upaya untuk menumbuhkan kecintaan dan gairah masyarakat Kota Bandung yang senantiasa mempelajari dan memahami Alquran sebagai petunjuk dan pedoman hidup sehingga dapat diimplemantasikan dalam kehidupan sehari hari," katanya.

Menurut Yusuf, STQ bukan hanya sebagai rutinitas seremonial semata, tetapi harus menjadi momentum strategis bagi pelaksanaan pembangunan masyarakat Kota Bandung.

"Bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari dengan memahami nilai yang terkandung dalam Alquran," tuturnya. **
Share:

Pemkot Bandung Evaluasi Pelaksanaan PIPPK

KIM Cipedes, Bandung - Pemerintah Kota Bandung bakal melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Program Inovasi Pembangunan dan Pemberdayaan Kewilayahan (PIPPK). Evaluasi dilakukan dengan tujuan untuk semakin memperbaiki program inovatif yang berprinsip desentralisasi ini.
“PIPPK tentu akan kita evaluasi. Ini sudah berjalan empat tahun, tetapi ternyata masih ada yang harus dibenahi. Salah satunya, kualitas pelaksanaannya,” ujar Wali Kota Bandung, Oded M. Danial di Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Jalan Seram, Kota Bandung, Kamis (22/11/2018).

Menurutnya, pembenahan PIPPK memang wajib dilaksanakan. Hal itu agar tidak menyisakan persoalan saat PIPPK selesai dilaksanakan. 

“Tahun ini kita laksanakan pembenahan. Agar tahun 2019 mendatang bisa lebih baik lagi,” kata wali kota.

Wali kota mengatakan, Pemkot Bandung memang tengah mengajukan kenaikan anggaran PIPPK. Kenaikan tersebut sekitar 25 persen dari nilai yang telah ada saat ini. Selain kenaikan anggaran, para calon penerima dana PIPPK juga harus disiapkan. karena jika ternyata anggarannya bertambah tetapi sumber daya manusianya belum siap maka akan menimbulkan masalah.

“Kalau pelaksananya tidak disiapkan, bisa berbahaya,” akunya.

Wali kota menjelaskan, Pemkot Bandung telah mengajukan kenaikan anggaran PIPPK ke DPRD Kota Bandung. Saat ini DPRD Kota Bandung masih membahasnya. Di luar itu, wali kota memastikan prinsip anggaran di Kota Bandung adalah proporsional. Semua program akan tergantung pada anggaran yang tersedia.

“Tentu urusan kesehatan, pendidikan tetap menjadi prioritas,” katanya.

Terpisah, Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna mengemukakan, dilihat dari sisi serapan anggaran PIPPK menunjukkan performa yang menggembirakan. Sejak tahun 2015 hingga 2017 serapannya menembus angka 93-96 persen. Tahun 2018 hingga bulan Oktober, serapannya sekitar 67,82 persen. 

“Dari sisi kebermanfaatan, hasil evaluasi sampel di enam kelurahan yakni Cipadung, Cipamokolan, Panjunan, Cisaranten Kulon, Pamoyanan, dan Cigondewah Kidul masyarakat merasakan kebermanfaatan dan merasa terbantu dengan adanya PIPPK,” tuturnya di ruang media Balai Kota Bandung. 

Namun Ema mengakui, ada juga hal yang harus diperbaiki misalkan tidak semua yang menjadi aspirasi masyarakat terakomodasi. Kalau melihat komposisi memang masih dominan pembanbunan infrastruktur, namun tetap memperhatikan juga pemberdayaan kelembagaan, lingkungan, sosial ekonomi dan lain-lain. 

“Unsur kewilayahan seperti camat dan lurah merupakan ujung tombak kewilayahan. Untuk mengakomodasi aspirasi masyarakat ada Musrenbang berjenjang dari kelurahan maupun kecamatan, ada juga reses dewan. Di situ bisa diformulasikan porsinya lebih besar mana apakah infrastruktur atau apa,” beber Ema. 

Menyinggung masalah pengerjaan PIPPK dikerjasamakan dengan pihak penyedia barang dan jasa, Ema menilai, selama pengerjaannya sesuai dengan regulasi yang ada maka tidak jadi persoalan. Kalaupun diserahkan kepada masyarakat secara langsung, juga harus dipastikan memiliki kompetensi. 

“Kalau berbicara pagu anggaran sama saja Rp100 juta. Akan tetapi ini dikembalikan kepada akselerasinya, ada yang sedang, lambat, dan cepat. Bukan berarti di RW ini sekian dan di RW yang lain sekian. Tingkat kesulitan pekerjaan pun mempengaruhi terhadap akselerasi ini serapan anggaran ini,” katanya. ***
Share:

Pipa Transmisi Cisangkuy Pecah, PDAM Tirtawening Sediakan 13 Unit Mobil Tangki

KIM Cipedes, Bandung - Pipa transmisi Cisangkuy baru pecah pada Minggu, 25 November 2018 sekitar pukul 03.30 Wib dini hari. 

Pipa dengan jenis pipa DCIP (Ductile Cast Iron Pipe) berdiameter 850 mm yang berada di lokasi RT 01 RW 12 Desa Margahurip Kecamatan Banjaran Kabupaten Bandung, Km 6.
Pipa yang sudah berusia 28 tahun ini pemasangan pertama dilakukan pada tahun 1990. Pipa jalur Cisangkuy baru ini merupakan penghantar air baku PDAM Tirtawening Kota Bandung dari Cikalong ke Instalasi Pengolahan Air Badaksinga sebesar ± 725 l/detik, secara manual book kapasitas desain pipa transmisi tersebut adalah ± 800 l/detik.  Hal tersebut disampaikan Bagian Sekretariat PDAM Tirtawening Kota Bandung melalui Press Release, Minggu, 25/11/2018.

Antisipasi kebocoran pipa transmisi Cisangkuy yakni penambahan debit aliran air yang kami persiapkan ± 275 l/detik : 

- dari Intake Dago Bengkok : ± 150 l/detik dan

- Intake Sabuga : ± 125 l/detik

Sehingga debit produksi aliran air yang hilang selama pipa transmisi Cisangkuy pecah adalah sebesar 725 l/detik – 275 l/detik hanya 450 l/detik.

PDAM Tirtawening Kota Bandung saat ini sedang mengupayakan penggantian pipa dan penggantian air baku dengan memanfaatkan Sungai Cikapundung. Untuk penyebab terjadinya pipa pecah saat ini kami masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

Estimasi jumlah pelanggan yang terganggu untuk Wilayah Barat dan Timur sebanyak : ± 103.569 SL 

- Wilayah Barat : ± 41.820 SL

- Wialayah Timur : ± 61.749 SL 

Untuk sementara aliran air kepada sebagian pelanggan yang mendapat supply air dari Pengolahan Badaksinga akan terganggu selama ± 4 s.d 5 hari terhitung mulai tanggal 25 November 2018.. 

Adapun daerah-daerah yang terganggu aliran airnya adalah : 

- Sebagian pelanggan di Wilayah Timur.

• Wilayah Bandung Timur

- Sebagian Area Cihapit dan sekitarnya;
- Sebagian Area Citarum dan sekitarnya;
- Sebagian Area Kebon Pisang dan sekitarnya;
- Sebagian Area Merdeka dan sekitarnya;
- Sebagian Area Padasuka dan sekitarnya;
- Sebagian Area Cikutra dan sekitarnya;
- Sebagian Area Cicadas dan sekitarnya;
- Sebagian Area Sukamaju dan sekitarnya;
- Sebagian Area Sukapada dan sekitarnya;
- Sebagian Area Pasirlayung dan sekitarnya;
- Sebagian Area Cipamokolan dan sekitarnya;
- Sebagian Area Derwati dan sekitarnya;
- Sebagian Area Mekarmulya dan sekitarnya;
- Sebagian Area Manjahlega dan sekitarnya;
- Sebagian Area Sekejati dan sekitarnya;
- Sebagian Area Margasari dan sekitarnya;
- Sebagian Area Cijaura dan sekitarnya;
- Sebagian Area Jatisari dan sekitarnya;
- Sebagian Area Kujangsari dan sekitarnya;
- Sebagian Area Kebon kangkung dan sekitarnya;
- Sebagian Area Sukapura dan sekitarnya;
- Sebagian Area Kebonjayanti dan sekitarnya;
- Sebagian Area Babakan Surabaya dan sekitarnya;
- Sebagian Area Cicaheum dan sekitarnya;
- Sebagian Area Babakan sari dan sekitarnya;
- Sebagian Area Binong dan sekitarnya;
- Sebagian Area Samoja dan sekitarnya;
- Sebagian Area Kebon Gedang dan sekitarnya;
- Sebagian Area Gumuruh dan sekitarnya;
- Sebagian Area Maleer dan sekitarnya;
- Sebagian Area CIbangkong dan sekitarnya;
- Sebagian Area Kacapiring dan sekitarnya;
- Sebagian Area Kebon waru dan sekitarnya;
- Sebagian Area Malabar dan sekitarnya;
- Sebagian Area Cikawao dan sekitarnya;
- Sebagian Area Lingkar selatan dan sekitarnya;
- Sebagian Area Burangrang dan sekitarnya;
- Sebagian Area Paledangdan sekitarnya;
- Sebagian Area Turangga dan sekitarnya;
- Sebagian Area Cijagra dan sekitarnya;

Sebagian pelanggan di Wilayah Barat.

• Wilayah Bandung Barat I
- Sebagian Area Maleber Inpres dan sekitarnya;

• Wilayah Bandung Barat II
− Sebagian Area Ancol dan sekitarnya;
− Sebagian Area Sawah Kurung dan Sekitarnya;
− Sebagian Area Kota Bara dan Sekitarnya;
− Sebagian Area Curug Candung dan Sekitarnya;
− Sebagian Area Pasir salam dan Sekitarnya;
− Sebagian Area Pasir Jaya dan Sekitarnya;
− Sebagian Area Pasir Luyu dan Sekitarnya;
− Sebagian Area Parakan Asri dan Sekitarnya;
− Sebagian Area Waas dan Sekitarnya;
− Sebagian Area Empang Toha dan Sekitarnya;
− Sebagian Area PLN Dalam dan Sekitarnya;
− Sebagian Area Muara dan Sekitarnya;
− Sebagian Area Leuwi Anyar dan Sekitarnya;
− Sebagian Area Citarip Timur dan Sekitarnya;
− Sebagian Area Nyengseret Utara dan Sekitarnya;
− Sebagian Area Kopo Ganjil dan Sekitarnya;

Kepada sebagian pelanggan yang aliran airnya terganggu kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Dan bagi para pelanggan yang memerlukan pelayanan air tangki PDAM Tirtawening Kota Bandung kami sudah menyediakan 13 unit mobil tangki yang akan menjangkau daerah – daerah yang terganggu dan dapat memesannya secara kolektif dengan di koordinir oleh pengurus RW setempat. Dengan menghubungi Kantor Pelayanan Air Tangki Jln. Surapati No.67. Bandung, No. Telepon 022- 2507993 dan No. WhatsApp 0821 27242863. Untuk Pengaduan Wilayah Barat No. Telepon 022-4209894, Wilayah Timur No. Telepon 022-7204227.
***
Share:

Media Massa Mitra Penting Bank BJB

KIM Cipedes, Bandung - Kinerja cemerlang bank bjb saat ini tidak lepas dari peran dan dukungan berbagai pihak termasuk media massa, baik itu media cetak, media online, televisi, radio dan lainnya. Dukungan media massa khususnya dalam mempromosikan dan mempublikasikan kinerja bank bjb, telah meningkatkan brand image serta membangun kepercayaan masyarakat secara berkelanjutan.

“Pers memiliki peranan penting sebagai mitra perusahaan termasuk juga dalammembantu mensukseskan pembangunan. Tak ayal, hubungan antara perusahaan dengan media tentu harus dijaga. Apalagi saat ini bank bjb merupakan salah satu perbankan terbesar di Indonesia yang memiliki jaringan kantor yang tersebar di 14 Provinsi di Indonesia, sehingga peranan Pers sangatlah krusial dan penting dalam membantu mempromosikan perusahaan kepada masyarakat luas," ujar M. As’adi Budiman, Corporate Secretary bank bjb dalam siaran persnya , Rabu (21/11).
Lebih lanjut Adi menyampaikan bahwa bank bjb sangat mengapresiasi peranan Pers dalam mempublikasikan dan mempromosikan bank bjb, oleh karenanya, Adi berharap hubungan baik ini akan terus terjaga dan terus ditingkatkan di masa yang akan datang.

Disaat yang bersamaan Adi juga menyampaikan informasi bahwa Divisi Corporate Secretary bank bjb sampai dengan saat ini tidak pernah menjalin hubungan kemitraan dengan salah satu media online yang bernama www.inijabar.com (PT. Ini Nendi Kurniamedia) termasuk beriklan di media tersebut. Adapun hal-hal yang muncul atau tayang di portal tersebut apabila mencatut nama bank bjb adalah tanpa persetujuan dan izin dari bank bjb. ***
Share:

Festival Film Bandung Kembali ke Pangkuan Kota Kembang

KIM Cipedes, Bandung - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, mengapresiasi gelaran Festival Film Bandung (FFB) 2018. Terlebih, Forum Film Bandung yang didirikan pada tahun 1987 oleh para seniman, budayawan, wartawan, akademisi, dan praktisi, tak pernah absen menyelenggarakan Festival Film Bandung setiap tahunnya.
Adapun pada tahun 2018 ini, Festival Film Bandung yang telah genap berusia 31 tahun, kembali dilangsungkan di Ibu Kota Priangan, tepatnya di halaman Gedung Sate, Kota Bandung, pada Sabtu (24/11/18) sore, dengan tema "The Flower Power."

"Tahun lalu, FFB malah di Jakarta, saya agak kecewa, namanya juga Festival Film Bandung, jadi harus di Bandung. Nah, kami sudah bertekad menjadikan program unggulan di setiap tahun, karena kan diliput secara nasional, jadi "Top Of Mind" para industri film, sehingga Insyaallah mulai tahun depan secara permanen harus terus di Bandung dengan dukungan resmi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat," kata Gubernur Ridwan Kamil.

Gubernur yang akrab disapa dengan Emil pun bertekad akan mendukung produksi film sebagai salah satu komoditas industri kreatif. Dengan harapan, film dapat menjadi alat yang ampuh dalam mempromosikan potensi suatu daerah, khususnya di bidang pariwisata.

"Saya adalah penggemar film, saya pendukung, kalau ada produksi saya bantu perizinan contoh, ada kesulitan saya turun, saya beresin langsung, diluar itu lima detik 10 detik saya main jadi cameo, hanya menunjukan supporting aja, bukan mau jadi profesi," tambah Gubernur Emil.

"FFB sudah 31 tahun, kita berharap di usia yang panjang ini sudah seharusnya naik kelas ke level internasional, ini semangatnya sama dengan visi Jawa Barat sebagai provinsi pariwisata, deal-nya saya permudah urusan perizinan syutingnya, tapi tolong promosikan pariwisata-pariwisata di Jawa Barat," kata Emil.

Pada gelaran tahun ini, para juri telah menganalisis sekitar 137 film yang meramaikan dunia perfilman tanah air, dan terpilih lima nominasi di setiap kategori penghargaan.

Berikut daftar nominasi film & narafilm terpuji Festival Film Bandung 2018 yang dibacakan, diantaranya:

- Nominasi Film Bioskop Terpuji.
1) Hujan Bulan Juni, produksi Sinema Imaji & Starvision.
2) Koki-koki Cilik, produksi MNC Pictures.
3) Love for Sale, produksi Visinema Pictures, Stay Connected Media & 13 Entertainment.
4) Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak, produksi Cinesurya & Kaninga Pictures.
5) Sultan Agung, produksi Mooryati Soedibyo Cinema & Dapur Film.
Pemenang: Sultan Agung

- Nominasi Sutradara Terpuji Film Bioskop.
1) Edwin, film Posesif, produksi Palari Films.
2) Hanung Bramantyo, film The Gift, produksi Seven Sunday Films.
3) Hestu Saputra, film Hujan Bulan Juni, produksi Sinema Imaji & Starvision.
4) Ifa Isfansyah, film Koki-Koki Cilik, produksi MNC Pictures.
5) Mouly Surya, film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak, produksi Cinesurya & Kaninga Pictures.
Pemenang: Hanung Bramantyo

- Nominasi Penulis Skenario Terpuji Film Bioskop.
1) Andibachtiar Yusuf & M. Irfan Ramly, film Love for Sale, produksi Visinema Pictures, Stay Connected Media & 13 Entertainment.
2) Ifan Ismail, BRA Mooryati Soedibyo & Bagas Pudjilaksono, film Sultan Agung, produksi Mooryati Soedibyo Cinema & Dapur Film.
3) Mouly Surya & Rama Adi, film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak, produksi Cinesurya & Kaninga Pictures.
4) Upi, film My Generation, produksi IFI Sinema.
5) Vera Varidia, film Koki-Koki Cilik, produksi MNC Pictures.
Pemenang: Ifan Ismail

- Nominasi Pemeran Utama Pria Terpuji Film Bioskop.
1) Adipati Dolken, film Posesif, produksi Palari Films.
2) Ario Bayu, film Sultan Agung, produksi Mooryati Soedibyo Cinema & Dapur Film.
3) Dion Wiyoko, film Terbang: Menembus Langit, produksi Demi Istri Production.
4) Gading Marten, film Love for Sale, produksi Visinema Pictures, Stay Connected Media & 13 Entertainment.
5) Vino G. Bastian, film Chrisye, produksi MNC Pictures & Vito Global Visi.
Pemenang: Ario Bayu

- Nominasi Pemeran Utama Wanita Terpuji Film Bioskop.
1) Acha Septriasa, film Bunda: Kisah Cinta 2 Kodi, produksi Inspira Pictures.
2) Chelsea Islan, film Sebelum Iblis Menjemput, produksi Sky Media, Legacy Pictures & Ideate Media.
3) Marsha Timothy, film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak, produksi Cinesurya & Kaninga Pictures.
4) Pevita Pearce, film Sebelum Iblis Menjemput, produksi Sky Media, Legacy Pictures & Ideate Media.
5) Putri Marino, film Jelita Sejuba, produksi Drelin Amagra Pictures.
Pemenang: Marsha Timothy

- Nominasi Pemeran Pembantu Pria Terpuji Film Bioskop.
1) Baim Wong, film Hujan Bulan Juni, produksi Sinema Imaji & Starvision.
2) Donny Alamsyah, film Insya Allah Sah 2, produksi MD Pictures.
3) Morgan Oey, film Koki-Koki Cilik, produksi MNC Pictures.
4) Marthino Lio, film Sultan Agung, produksi Mooryati Soedibyo Cinema & Dapur Film.
5) Verdi Solaiman, film Love for Sale, produksi Visinema Pictures, Stay Connected Media & 13 Entertainment.
Pemenang: Morgan Oey

- Nominasi Pemeran Pembantu Wanita Terpuji Film Bioskop.
1) Adinia Wirasti, film Sultan Agung, produksi Mooryati Soedibyo Cinema & Dapur Film.
2) Cut Mini, film Posesif, produksi Palari Films.
3) Dea Panendra, film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak, produksi Cinesurya & Kaninga Pictures.
4) Happy Salma, film Buffalo Boys, produksi Infinite Studios, Zhao Wei Films & Screenplay Infinite Films.
5) Laura Basuki, film Terbang: Menembus Langit, produksi Demi Istri Production.
Pemenang: Cut Mini Theo

- Nominasi Penata Editing Terpuji Film Bioskop.
1) Cesa David Lukmansyah, film Koki-Koki Cilik, produksi MNC Pictures.
2) Ryan Purwoko, film The Underdogs, produksi Starvision.
3) Sahadadti Adjie SP, film My Generation, IFI Simena.
4) Sentot Sahid, film Arini, produksi Max Pictures & Matta Cinema.
5) Wawan I. Wibowo, film The Gift, produksi Seven Sunday Films.
Pemenang: Ryan Purwoko

- Nominasi Penata Kamera Terpuji Film Bioskop.
1) Batara Goempar, film Posesif, produksi Palari Films.
2) Faozan Rizal, film Hujan Bulan Juni, produksi Sinema Imaji & Starvision.
3) Gilang Galih, film The Gift, produksi Seven Sunday Films.
4) Yadi Sugandi, film Koki-Koki Cilik, produksi MNC Pictures.
5) Yunus Pasolang, film Kafir, produksi Starvision.
Pemenang: Yunus Pasolang

- Nominasi Penata Musik Terpuji Film Bioskop.
1) Andhika Triyadi, film Hujan Bulan Juni, produksi Sinema Imaji & Starvision.
2) Fajar Yuskemal, film Sebelum Iblis Menjemput, produksi Sky Media, Legacy Pictures & Ideate Media.
3) Purwacaraka, film Si Doel the Movie, produksi Falcon Pictures.
4) Tya Subiakto, film Sultan Agung, produksi Mooryati Soedibyo Cinema & Dapur Film.
5) Zeke Khaseli & Yudhi Arfani, film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak, produksi Cinesurya & Kaninga Pictures.
Pemenang: Zake Khaseli & Yudhi Arfani

- Nominasi Penata Artistik Terpuji Film Bioskop.
1) Adam Fauzan Sudrajat, film Love for Sale, produksi Visinema Pictures, Stay Connected Media & 13 Entertainment.
2) Adrianto Sinaga, film Wiro Sableng 212, produksi Lifelike Pictures.
3) Edy Wibowo, film Sultan Agung, produksi Mooryati Soedibyo Cinema & Dapur Film.
4) Frans XR Paat, film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak, produksi Cinesurya & Kaninga Pictures.
5) Oscart Firdaus, film Terbang: Menembus Langit, produksi Demi Istri Production.
Pemenang: Edy Wibowo

- Nominasi Film Televisi Terpuji Festival Film Bandung
1) Hari-Hari Guru Jalil, produksi Surya Citra Televisi & Citra Sinema, tayang di SCTV.
2) Insya Allah Jodoh, produksi Tobali Putra Production, tayang di RCTI.
3) Lubang Tikus, produksi Surya Citra Televisi & Citra Sinema, tayang di SCTV.
4) My Trip My Adventure the Movie: The Lost Paradise, produksi Transinema Pictures, tayang di TRANS TV.
5) Pesan Terakhir Laila Majnun, produksi Millenium Visitama Film, TRANS 7.
Pemenang: My Trip My Adventure (The Movie): The Lost Paradise

- Nominasi Sutradara Terpuji Film Televisi.
1) Deni Pusung, FTV Hari-Hari Guru Jalil, produksi Surya Citra Televisi & Citra Sinema, tayang di SCTV.
2) Ginanti Rona, FTV Madu dari Surga, produksi Trans 7 & Unlimited Production, tayang di TRANS 7.
3) Joe Sandjaya, FTV Pinjaman kepada Allah, produksi Max Pictures, tayang di RCTI.
4) Kiky ZKR, FTV Lubang Tikus, produksi Surya Citra Televisi & Citra Sinema, tayang di SCTV.
5) Usman Jiro, FTV Kebaikan yang Dilupakan, produksi Mega Kreasi Film, tayang di INDOSIAR.
Pemenang: Kiky ZKR

- Nominasi Penulis Skenario Terpuji Film Televisi.
1) Daniel Tito & Cyntia S. Wardhana, FTV Primadona Pembawa Cinta, produksi Max Pictures, tayang di RCTI.
2) Imam Salimy, FTV 7 Langkah Terakhir, produksi Trans 7 & Unlimited Production, tayang di TRANS 7.
3) M. Haris Suhud, FTV Mengejar Impian, produksi Surya Citra Televisi & Citra Sinema, tayang di SCTV.
4) Musfar Yasin, FTV Hari-Hari Guru Jalil, produksi Surya Citra Televisi & Citra Sinema, tayang di SCTV.
5) Raditya & Alifia Kurniasih, FTV Arena untuk Arini, produksi Limelight Pictures, tayang di SCTV.
Pemenang: M Haris Suhud

- Nominasi Pemeran Pria Terpuji Film Televisi.
1) Alfie Alfandy, FTV Panggilan Tak Terjawab, produksi Surya Citra Televisi & Citra Sinema, tayang di SCTV.
2) Miqdad Addausy, FTV Lubang Tikus, produksi Surya Citra Televisi & Citra Sinema, tayang di SCTV.
3) Nikki Frazetta, FTV Insya Allah Jodoh, produksi Tobali Putra Production, tayang di RCTI.
4) Rama Michael, FTV Pesan Terakhir Laila Majnun, produksi Millenium Visitama Film, TRANS 7.
5) Ridho Illahi, FTV Suami yang Tak Dianggap, produksi Mega Kreasi Film, tayang di INDOSIAR.
Pemenang: Miqdad Addausy

- Nominasi Pemeran Wanita Terpuji Film Televisi.
1) Amanda Manopo, FTV Pemuja Mantan, produksi MD Entertainment, tayang di TRANS TV.
2) Denira Wiraguna, FTV Sebenarnya Cinta, produksi Surya Citra Televisi & Citra Sinema, tayang di SCTV.
3) Laudya Cynthia Bella, FTV Insya Allah Jodoh, produksi Tobali Putra Production, tayang di RCTI.
4) Rachel Amanda, FTV Malaikat Pelantun Rindu, produksi Trans 7 & RK 23 Pictures, tayang di TRANS 7.
5) Rianty Cartwright, FTV Pinjaman kepada Allah, produksi Max Pictures, tayang di RCTI.
Pemenang: Denira Wiraguna

- Nominasi Serial Televisi Terpuji
1) Aku Bukan Ustadz, produksi MNC Pictures, tayang di RCTI.
2) Jejak Suara Adzan, produksi Netmediatama, tayang di NET TV.
3) Orang Ketiga, produksi SinemArt, tayang di SCTV.
4) The Power of Emak-Emak, produksi Lemon Tree Production, tayang di TRANS 7.
5) Ummi, produksi Multivision Plus, tayang di ANTV.
Pemenang: Orang Ketiga

- Nominasi Sutradara Terpuji Serial Televisi.
1) Agus Elias, serial Tiada Hari yang Tak Indah, produksi SinemArt, tayang di SCTV.
2) Maruli Ara, serial Orang Ketiga, produksi SinemArt, tayang di SCTV.
3) Rully Manna, serial Kun Anta, produksi MNC Pictures, tayang di MNC TV.
4) Yogi Yose, serial Aku Bukan Ustadz, produksi MNC Pictures, tayang di RCTI.
5) Yoyok Dumpring, serial Jejak Suara Adzan, produksi Netmediatama, tayang di NET TV.
Pemenang: Maruli Ara

- Nominasi Pemeran Pria Terpuji Serial Televisi.
1) Eza Gionino , serial Aku Bukan Ustadz, produksi MNC Pictures, tayang di RCTI.
2) Hamas Syahid, serial Kun Fayakun, produksi Antv Pictures & Tobali Putra Production, tayang di ANTV.
3) Randy Martin, serial Best Friend Forever, MD Entertainment, tayang di TRANS TV.
4) Rionaldo Stockhorst, serial Orang Ketiga, produksi SinemArt, tayang di SCTV.
5) Rizky Nazar, serial Sodrun Merayu Tuhan, produksi SinemArt, tayang di SCTV.
Pemenang: Eza Gionino

- Pemeran Wanita Terpuji Serial Televisi.
1) Audy Marissa, serial Semua Indah Karena Cinta, produksi Multivision Plus, tayang di RCTI.
2) Cut Syifa, serial Jodoh yang Tertukar, produksi SinemArt, tayang di SCTV.
3) Evi Masamba, serial Warteg DKI, produksi Antv Pictures & Verona Pictures, tayang di ANTV.
4) Marshanda, serial Orang Ketiga, produksi SinemArt, tayang di SCTV.
5) Naysilla Mirdad, serial Orang Ketiga, produksi SinemArt, tayang di SCTV.
Pemenang: Marshanda

Selain itu ada pula penganugerahan Khusus untuk film bermuatan lokal yang diraih judul film: Yowis Ben, Produksi StarvisionPlus

Ada pula sejumlah Film Impor yang jadi favorit masyarakat Indonesia diantaranya: Tully, Golden Slumber, Annabelle: Creation, Searching, Star Wars: The Last Jedi, 1987: When the Day Comes, Peter Rabbit, Molly's Game, Along with the Gods, Raazi, Mission: Impossible - Fallout, The Zookeeper's Wife, Ferdinand, 6 Days, The Battleship Island, Padman, Hereditary, The Foreigner, Incredibles 2, Only the Brave, All the Money in the World, Loving Vincent, The Greatest Showman, Red Sparrow, The Post, Sanju, Ghost Stories, Breathe, Midnight Sun, Christopher Robin, Mumon: The Land of Stealth, Sicario 2: Day of Soldado, Coco, IT, Paddington 2, Wonder, Wind River, Thor: Ragnarok, Baby Driver, Blade Runner 2049, A Quiet Place, Black Panther, The Shape of Water, Lady Bird, Darkest Hour, Deadpool 2, Ready Player One, The Killing of a Sacred Deer, Solo: A Star Wars Story, Avengers: Infinity War.

Lebih spesial, yaitu penghargaan "Life Time Achievment", yang ditujukan sebagai wujud penghargaan atas jasa dan pengabdian insan perfilman yang dianugerahkan kepada tokoh film senior: Ade Irawan, dan Berry Prima.
Share:

Atalia Praratya Resmi Jadi Bunda PAUD Jawa Barat

KIM Cipedes, Bandung - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat Atalia Praratya resmi dikukuhkan sebagai Bunda PAUD Jawa Barat. Ia dikukuhkan langsung oleh Asisten Pemerintahan Hukum dan Kesejahteraan Sosial Setda Provinsi Jawa Barat Dadi Iskandar di Wisata Berkuda Paku Haji, Tani Mulya Ngamprah Kabupaten Bandung Barat, Jum'at (23/11/18). 

Atalia berharap nantinya anak-anak usia dini mendapatkan pengajaran yang sesuai dengan tumbuh kembang, sehingga apapun yang diberikan pada anak-anak tetap dalam porsi yang cukup tanpa membebani mereka. Dalam hal ini pihaknya bersama mitra Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang terdiri dari Himpaudi, IGTKI, IGRA dan lainnya akan terus mendukung anak Indonesia agar cerdas, ceria, kreatif dan berakhlak mulia.

"Kami berharap mereka mendapat pengajaran sesuai dengan tumbuh kembang mereka. Bagaimana mereka bisa tetap ceria, mereka bermain sambil belajar sedemikian rupa sehingga apapun yang diberikan itu betul-betul komplit tetapi tidak membebani mereka," ujar Atalia. 

Acara ini dirangkaikan dengan Launching Rintisan Pramuka Pra Siaga, dalam rangka Penguatan Pendidikan Karakter di satuan PAUD. Menurut Atalia, hal ini sangat penting untuk meningkatkan karakter pada anak usia dini.

"Jadi ini hal yang sangat penting sekali bagi kita untuk terus menguatkan karakter pada anak anak usia dini, bagaimana mereka bisa menjadi kokoh untuk menghadapi semua tantangan kedepan," tambahnya. 

Direktur Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Hasbi mengatakan kegiatan ini dapat menunjukkan bahwa semua elemen di Provinsi Jawa Barat telah sangat memahami pentingnya melakukan investasi dibidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

"Ini sudah sangat sejalan dengan kebijakan ditingkat global maupun tingkat nasional. Di tingkat global, pendidikan usia dini ditempatkan sebagai isu yang paling strategis dalam upaya membangun dunia yang lebih baik di masa yang akan datang," katanya

Sedangkan di tingkat nasional, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 2 Tahun 2018 tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM), Pemerintah telah menetapkan beberapa instrumen kebijakan untuk mengutamakan pendidikan anak usia dini.

"Hal ini berarti, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sama wajibnya dengan pendidikan Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah, dan berlaku mulai tanggal 1 Januari 2019 nanti," tutup Hasbi.
Share:

Bank BJB dan Dinas KUK Jabar Luncurkan Kredit Mesra

KIM Cipedes, Bandung - Bank bjb bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) melalui Dinas Koperasi dan UMKM meluncurkan kredit bagi kalangan mikro yang bernama kredit Mesra bjb. Sosialisasi kredit terbaru itu sendiri disampaikan kepada wartawan dalam JAPRI#8 di Gedung Sate, Jumat (23/11).

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (KUK) Dudi Sudrajat mengatakan, salah satu masalah dari usaha mikro adalah akses permodalan, sehingga diperlukan skema kredit yang murah dan mudah, bahkan tanpa perlu agunan.
“Kredit mesra ini menjadi salah satu solusinya. Pendekatannya melalui masjid, dimana jamaah masjid yang akan mendapatkan prioritas, dan warga miskin,” jelasnya.

Sementara itu Pemimpin Divisi UMKM Bank bjb Dedy Mulyadi menambahkan, kredit mesra akan diprioritaskan bagi warga miskin terutama di kawasan pinggiran, yang selama ini kesulitan akses modal dari bank.

“Kami memberikan modal senilai Rp 500.000 hingga Rp 5.000.000 per orang, sesuai kebutuhannya, dan dicicil pembayarannya selama maksimal satu tahun,” kata dia.

Kredit ini tidak memerlukan agunan, namun harus diajukan secara berkolompok dari lingkungan masjid dan sekitarnya, antara 5 hingga 10 orang. Selain mendapatkan bantuan modal, penerima kredit juga akan mendapatkan pelatihan keuangan mikro serta pendampingan usaha. ***
Share:

Agenda Pemerintah Kota Bandung, Sabtu, 24 November 2018

Pukul 07.00 WIB, Wali Kota membuka acara Lomba Gerak Jalan Guru-guru Kota Bandung. Tempat di Sport Jabar Arcamanik Jln. Pacuan Kuda Arcamanik.

Pukul 08.00 WIB, Wali Kota memberikan sambutan Acara Roadshow Senam Kota Bandung Tahun 2018 di Stadion Persib Bandung, Jln. Wastukancana.

Pukul 11.00 WIB, Wali Kota menghadiri acara 31 Tahun Festival Film Bandung 2018 “The Flower Power di Balai Kota Bandung, Jln. Wastukancana.

Pukul 14.00 WIB, Wali Kota menghadiri pertemuan bersama Relawan Balad Kang Pisman di Balai Kota Bandung, Jln. Wastukancana.

Share:

Kang Emil : Aparat Kewilayahan Bisa Ajukan Bantuan Bencana

M. Ridwan Kamil - Gubernur Jawa Barat
KIM Cipedes, Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menyiapkan anggaran untuk penanganan bencana mencapai Rp 50 miliar. Demikian dikemukakan Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil, dalam acara Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintahan Umum Dalam Rangka Gubernur Sebagai Wakil Pemerintahan Pusat (KOPDAR_GWPP) di Wilayah II Purwakarta Provinsi Jawa Barat, Jumat (17/11) malam.

"Biaya bencana kita siapkan Rp 50 miliar, tiap tahun ada, saya transparansikan 50 miliar itu hasil hitungan setiap tahun, tidak jauh dari angka itu, anggaran tersebut bisa digunakan hingga akhir tahun," ucapnya.
Menurut Kang Emil sapaan Gubernur Jabar ini, aparat kewilayahan khususnya kepala desa maupun lurah bisa memanfaatkan anggaran tersebut untuk memperbaiki infrastruktur, seperti jalan, jembatan, bangunan yang terdampak longsor dan lain-lain.

"Bagi kepala desa atau lurah yang ingin mengajukan dana bantuan koordinasi dengan daerah, bisa mengajukan ke provinsi lewat Sekda, cukup mengirim selembar surat saja, nanti segera diverifikasi dan diperbaiki kalau ada jembatan putus dan lain-lain, rumah longsor, kena banjir, harus diperbaiki," tuturnya.

Gubernur menyatakan, tidak ada batasan pengajuan anggaran untuk bencana selama sesuai dengan kebutuhan. "Enggak ada batasan, yang penting masuk akal dan merata dan harus cukup sampai akhir Desember," ujarnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah menetapkan siaga satu bencana di Jawa Barat menyusul beberapa daerah di Jabar terkena bencana seperti banjir bandang di Cipatujah, longsor di jalur Gentong, dan banjir di Bandung Raya.
Share:

4 Tahun Indonesia Kreatif, Guncangkan Dunia


KIMCIPEDES.COM, BANDUNG | Indonesia adalah negara terbesar keempat di dunia, dengan jumlah penduduk mencapai 265 juta jiwa. Potensi sumber daya manusia yang sangat luar biasa dengan kreatifitas – kreatifitas generasi penerus bangsa tentu dapat mewujudkan rakyat Indonesia Sejehtera.

Selain Sumber daya manusia, Indonesia juga kaya dengan sumber daya alam salahsatunya penghasil jenis bahan tambang, petroleum, timah, gas alam, nikel, tembaga, bauksit, timah, batu bara, emas, dan perak. Kita sebagai warga Negara Indonesia bangga, sumber daya manusia merupakan asset untuk menggali potensi – potensi kekayaan alam Indonesia dengan kreatifitas dan inovasi menuju Indonesia Lebih Sejahtera.

Alhamdulillah, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kelurahan Cipedes mewakili Kota Bandung dan pertama kali mengikuti Lomba Flash Blogging yang diselenggarakan oleh Direktorat Kemitraan Komunikasi, Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, dengan Tema 4 Tahun Indonesia Kreatif, bertempat di Hotel Aryudata Bandung, Jumat, 23 November 2018. Sekitar 200 peserta yang mengikuti kontes Flash Blogging terdiri dari Kelompok Informasi Masyarakat Se-Jawa Barat, Blogger Bandung, Jurnalis, Kelompoh Penulis dan Mahasiswa. Kontes Flash Blogging dibuka secara resmi oleh Direktur Pengelolaan Media Kementerian Kominfo, Siti Meiningsih, dengan menghadirkan pembicara Staf Khusus Kepresidenan Handoko.


Siti Meiningsih dalam sambutannya mengatakan kontes Flash Blogging 4 Tahun Indonesia Kreatif melibatkan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) sebagai corong penyebar informasi kepada masyarakat dengan arus informasi begitu derasnya baik yang berisi konten positif maupun konten negatif. KIM dan blogger dapat memiliki peran penting dalam deseminasi informasi dengan memiliki etika penulisan dan penyebaran informasi yang baik di dunia digital. Dengan maraknya hoax didunia maya, konten-konten yang tidak jelas sumber informasinya yang akan merusak ketentraman dan kemanan masyarakat. yang dapat memperpecah bela NKRITentu dengan harapan ke depan, KIM dan blogger memiliki kontribusi lebih dalam menyebarkan informasi positif, sebagai salahsatu upaya dalam membasmi hoax kemajuan Indonesia tak hanya di bidang teknologi saja. Jadilah Genposting (Generasi Positif Tinggi).


Sementara itu, Handoko Sudarta, Tim Komunikasi Presiden (TKP) menerangkan tentang 4 tahun kemajuan Indonesia dengan ekonomi kreatif, dengan materi Kamu Ingin Jadi Apa ? :
1.      Peduli (Relawan)
2.      Kreator (Start-up dan Musisi/Seniman)
3.      Eksplorer (Traveller dan Pecinta Alam)
4.     Cendikiawan 
5.      Pahlawan (Atlet dan Tim SAR)
6.      Orang Biasa 

Dari 6 point diatas tersebut merupakan cara masing-masing dalam berkontribusi dan berkarya untuk menyumbangkan kreatifitas dan prestasi bagi bumi pertiwi ini. Sehingga jangan pernah berhenti untuk berinovasi dan berkarya, lakukan dengan sepenuh jiwa sesuai dengan niat dan hati nurani kita. Karya kreatifitasmu ditunggu penghuni bangsa ini yang akan memberikan dampak positif bagi orang lain.

Handoko mengungkapkan pada tahun 2015, sekitar 15 persen sebagian wilayah Indonesia belum memiliki listrik, sehingga hal tersebut menjadi pertanyaan saya, dan tidak masuk dalam pikiran saya, sudah 70 tahun Indonesia Merdeka. Semua itu dapat diatasi selama kepeimpinan Joko Widodo, dan tidak ada lagi wilayah yang beluam dialiri listrik. 

Handoko mengutarakan bahwa pengangguran sangat menurun drastis kurang dari 0,37% dari tahun 2017 - 2018. Asal kita aktif, usaha, dan bekerja keras banyak pekerjaan yang bisa dilakukan di sekitar kita," ungkap Handoko.

Menurut Handoko 10 start-up di Asia, 7 diantaranya merupakan start-up Indonesia yang berhasil menggerakan roda perekonomian Indonesia yaitu antara lain : diantaranya Traveloka, Bukalapak,  Tokopedia dan Gojek.

Begitu juga dengan  Atlet Asean Games 2018 yang mampu mengguncang dunia, mengharumkan nama Indonesia dimata dunia. Perhelatan Asian Games 2018 pada bulan Agustus lalu terlihat jelas kemegahan ajang olahraga ini mampu mempersatukan warganet yang mulanya terpecah belah oleh opini yang berseberangan.
Atlet Indonesia mempersembahkan 31 medali emas dengan karya kreatifitas Indonesia menduduki peringat ke - 4.  Atas prestasinya, Pemerintah mengapresiasi pemerintah dengan mengangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora) dan juga dana apresiasi sebesar 1,5 Milyar bagi atlit peraih medali emas. ***

Share:

KAPOLRI

iklan banner

KAPOLRES SUMBAWA BARAT

iklan banner

IPTU RITA YULIANA,S.I.K.,M.M

Trending Minggu Ini

BERITA HARI INI

Arsip Blog