Mei 2017 ~ KIM Cipedes

DISKOMINFO PROV. JABAR ADAKAN LOMBA KOMUNITAS RTIK, KIM DAN PETUNRA

Dra. Hj. Lovita Adriana Rosa, M.Si.
KIM Cipedes, Bandung.

Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat akan mengadakan lomba Komunitas Relawan TIK (RTIK), Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dan Pertunjukan Rakyat (Petunra) Tahun 2017. Pemberdayaan komunitas sejalan dengan konsep Community Development, yaitu: proses pembangunan jejaring interaksi dalam rangka meningkatkan kapasitas dari semua komunitas, mendukung pembangunan berkelanjutan, dan pengembangan kualitas hidup masyarakat.

Pemberdayaan komunitas lingkup komunikasi dan informatika, dapat diartikan sebagai upaya peningkatkan kesejahteraan kelompok untuk meningkatkan harkat dan martabat kehidupannya dengan cara meningkatkan kapasitas dari semua komunitas, mendukung pembangunan berkelanjutan, dan pengembangan kualitas hidup masyarakat dengan memanfaatkan sarana komunikasi dan teknologi informasi.

Dengan adanya pemberdayaan komunitas melalui kompetisi ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan sumber daya manusia, utamanya peningkatan kualitas pendidikan, pembukaan lapangan pekerjaan, dan peningkatan diseminasi informasi yang lebih baik. Dengan demikian, individu/kelompok akan mampu mengembangkan kreativitas serta kemampuan untuk menunjang tingkatkan kejahteraan mereka.

Kasi Komunikasi Kelembagaan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat Dra. Hj. Lovita Adriana Rosa, M.Si. bahwa tujuan dati Lomba Komunitas Relawan TIK (RTIK), Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dan Pertunjukan Rakyat (Petunra) Tahun 2017 sebagai bentuk upaya mensosialisasikan Program Pemerintah Daerah Jawa Barat kepada berbagai segmen masyarakat, Gerakan Pemberdayaan Masyarakat melalui TIK yang diselenggarakan oleh pegiat TIK, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), Pelaku Seni Pertunjukan Rakyat (Petunra), maupun pihak lainnya. Dan juga sebagai ajang silaturahmi stakeholder, komunitas dan masyarakat pengguna teknologi informasi, jejaring KIM dan Petunra guna terciptanya sinergi dalam pembentukan masyarakat informatif dan mensukseskan Program Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Mempercepat penciptaan kemandirian masyarakat dengan pemberdayaan TIK, KIM dan Petunra melalui program Jawa Barat Smart Province dan memberikan apresiasi terhadap komunitas yang telah melakukan pemberdayaan dibidang TIK, Diseminasi Informasi dan Pelestarian Seni Petunra, khususnya di Wilayah Provinsi Jawa Barat.

Lebih lanjut disampaikan Lovita, ketentuan Lomba dalam mengikuti lomba tersebut yaitu Komunitas TIK, KIM, PETUNRA yang telah berdiri dan menjalankan kegiatannya minimal selama 1 tahun, terhitung hingga bulan Maret 2017, dan belum pernah mendapatkan penghargaan peringkat pertama dalam ajang Kominfo Awards yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat, serta mendapatkan rekomendasi dan/atau didaftarkan oleh Dinas Kominfo Kab/Kota di Wilayah Provinsi Jawa Barat, setiap Kabupaten/Kota hanya diwakili oleh 1 komunitas RTIK, 1 KIM dan 1 PETUNRA. Pengumuman hasil Penilaian tahap I, 10 Juli 2107, Penilaian Tahap II, 12 s/d 19 Juli 2017. Pengumuman Juara, 20 Juli 2017 dan Penyerahan Hadiah sekitar bulan Agustus 2017. Tim KIM Cipedes.
Share:

Hayu Ngabuburit di Lapang Abra

KIM Cipedes, Bandung - Ramadhan, bulan dimana seluruh umat muslim di dunia menunaikan ibadah puasa yang merupakan bulan yang penuh berkah. Bulan Ramadhan begitu sangat dinantikan, ngabuburit menjelang berbuka puasa merupakan tradisi warga Kota Bandung. Jika warga Sukajadi ingin ngabuburit, selama bulan Ramadhan, datanglah ke arena lapang Abra yang terletak di Jalan Cipedes Tengah. Berbagai permainan anak tersedia disana, seperti naik delman/kuda, pemancingan anak, mandi bola, rumah kelinci, becak mini, dll. Selain itu, pedagang diarena lapang Abra juga menjual berbagai macam makanan, minuman khas Ramadhan serta juga kebutuhan baju lebaran juga tersedia disini.

Yani, warga Kelurahan Cipedes mengungkapkan hampir setiap sore membawa anak-anaknya jalan-jalan ke lapang Abra sambil menunggu datangnya waktu berbuka puasa. Diarena lapang Abra ini, untuk permainan anak-anak tarifnya sangat terjangkau, naik kuda hanya Rp.2.000, - berkeliling lapang Abra, begitu juga dengan permainan anak lainnya. Selain dekat dengan tempat tinggal, tarif permainan sangat bersahabat dengan saku-saku,” ucap Yani ketika bincang-bincang dengan KIM Cipedes, (30/05/2017). 

Hal senada juga dikatakan Qaila yang berkunjung bersama teman-temannya. Daripada ngabuburit ke mall enak disini aja ngabuburitnya, selain tarifnya murah, keamanannya juga terjaga, karena arena diawasi oleh unsur kewilayahan. Ya pasti aman donk,” tutur Qaila didampingi Sinta, Rosa dan Indri, rugi loh kalau ngga ngabuburit di arena lapang Abra ini. Tim KIM Cipedes.
Share:

Ketua TP PKK Kota Bandung : Kami Hadir Atas Dasar Cinta

KIM Cipedes, Bandung -“Buka Berkah” adalah kegiatan berbagi kebahagiaan yang diinisiasi atas kolaborasi antara Forum Rembug Peduli Bandung Sehat (FRPBS) dan TP PKK Kota Bandung bersama stakeholders dalam rangka memberikan perhatian khusus terhadap masyarakat kurang mampu sekaligus monitoring Magrib Mengaji. 
Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil dan Ketua TP PKK Kota Bandung Atalia Praratya meresmikan kegiatan Buka Berkah Ramadhan 1438 H/ 2017. Sebagai rangkaian awal, buka berkah dimulai di Kecamatan Ujung Berung Kota Bandung, Senin (29/5/2017).

Kegiatan buka berkah Ramadan ini akan dilaksanakan di 30 kecamatan di kota Bandung. Salah satu kegiatannya, antara lain, berkunjung ke keluarga dhuafa di 30 kecamatan se-Kota Bandung dan pemberian santunan kepada perwakilan kelurahan di kecamatan tersebut. Adapun manfaat bagi keluarga dhuafa yang dikunjungi di antaranya adalah: Al-Qur’an, makanan untuk berbuka, dana santunan, bingkisan, sembako, paket hygiene dan sanitasi, pemeriksaan kesehatan oleh para dokter dan pemberian kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi yang belum memiliki dari BPJS.

Pada Ramadhan kali ini, kegiatan lebih dikembangkan dengan penambahan kegiatan terkait dengan sosialisasi Subuh Berjamaah dan Ayo Bayar Zakat. Saat ini didukung pula oleh Pemerintah Kota Bandung, Dharmawanita Persatuan Kota Bandung, Forum Komunikasi Dokter-dokter di Faskes Primer (LinkFKTP), BPJS Kesehatan dan berbagai komunitas lainnya. Turut berpartisipasi pula elemen dari sektor swasta, seperti SHAFCO, Reckitt Benckiser, Yogya Grup, Mandiri ZIS (Zakat, Infak, Shodaqoh), Jonas Foto, K-lite-Zora FM dan lain-lain.

Dalam kesempatannya Ketua TP PKK Kota Bandung Atalia Praratya menyampaikan, kegiatan “Buka Berkah” dilakukan selama bulan Ramadan yang didukung oleh Pemerintah Kota Bandung ini dilaksanakan mulai tanggal 29 Mei-12 Juni 2017.

Lanjutnya, pada saat pelaksanaan ada tiga tim yang akan berbagi tugas. Setiap tim terdiri dari lebih kurang 15 orang dari berbagai elemen organisasi termasuk pemerintah kota Bandung.

“Tim pertama akan dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kota Bandung dan Ketua FRPBS saya sendiri. Tim kedua oleh Wakil Ketua I TP PKK Kota Bandung Siti Oded M. Danial. Sementara tim ketiga berada di bawah komando Ketua DWP Kota Bandung Sri Yossi Irianto,”Jelasnya.

Selain itu, tim akan mengunjungi 30 mesjid di 30 kecamatan untuk melakukan kegiatan monitoring Magrib Mengaji, Subuh Berjamaah dan gerakan Ayo Bayar Zakat. Pada kegiatan yang sama akan dilaksanakan pula penilaian lomba adzan, tahfidz qur’an, da’i cilik dan kegiatan tebar 1.000 mukena dan 1.000 sarung bagi anak-anak Magrib Mengaji. Pada kesempatan tersebut pula, akan diberikan bantuan kepada masjid dan santunan kepada marbot.

“Kami hadir atas dasar cinta, dengan kerjasama steakholder dan seluruh sponsor mudah-mudahan kegiatan ini berjalan lancar,”tuturnya.

Ditambahkan Atalia, kegiatan ini pun ditutup pada tanggal 12 Juni dan akan dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia. “Oleh karena mohon dukungan warga Bandung agar terselenggaranya kegiatan ini dengan lancar,”ujar Atalia.

Sementara itu, kang Emil sapaan akrab Wali Kota Bandung menyampaikan, pada dasarnya sebagai pemimpin ingin memiliki masyarakat yang religius.

“Maksudnya religius tidak hanya pada agama islam saja, tetapi seluruh agama. Karena kita Bandung ini harus modern tapi religius dengan berkeadilan proporsional, harus mampu memfasilitasi warga yang kurang mampu agar taraf hidupnya lebih baik,”ujarnya.

Ditambahkan Emil, saat ini di bulan Ramadhan dengan menjalankan puasa, harus mampu memberikan yang terbaik. “Karena Ramadhan ini istilahnya Syahrul Musawah jadi bulan memberi santunan. Dengan suasana batin di bulan ramadhan, mudah mudah memberikan rahmat yang baik untuk kita semua,”pungkasnya..

Usai membuka kegiatan Buka Berkah Ramadhan, Wali Kota Bandung dan Ketua TP PKK Kota Bandung, mendatangi tempat tinggal salah seorang warga di kecamatan Ujung Berung dengan memberikan bantuan beberapa kebutuhan hidup dan dilanjut meninjau masjid yang akan direnovasi. Tim KIM Cipedes


Share:

Berkolaborasi Warga RW. 05, 06 Kelurahan Cipedes



KIM Cipedes, Bandung. Warga RW 05, RW. 06 berkolaborasi dengan Tim Gober Kelurahan Cipedes membersihkan gorong-gorong/saluran air kotor yang melintasi RT. 02 RW 05 dan RT. 01 RW. 06. Terlihat antusias warga begitu semangat bergotongroyong membersihkan gorong-gorong. Bahkan Ibu RT . 02, Yayu tanpa enggan membawa sekop langsung turun masuk dalam saluran air kotor untuk mengeluarkan sampah. Canda ria terpancar dari rasa kebersamaan warga dalam mengisi suasana hari libur dengan kerja bakti membersihkan lingkungan, Kamis, 25/05/2015.

Ketua RW. 06, Anis Fahri, kaget ketika melihat sampah rumah tangga menumpuk di saluran air kotor, seperti pampers, serabut kelapa, kantong plastik makanan. Saya heran, tidak tahu darimana asal sampah rumah tangga tersebut. Ini salah satu kebiasaan buruk sebagian warga yang seenaknya membuang sampah keselokan, padahal mereka tahu dampak membuang sampah ke gorong-gorong/saluran air kotor akan menimbulkan banjir akibat gorong-gorong/saluran air mampet sehingga air hujan akan meluap,” ungkap Anis Fahri.


Lebih lanjut, Anis Fahri mengatakan masih kurangnya kesadaraan sebagian warga dalam menjaga lingkungannya. Kita lihat barusan dalam gorong-gorong kita temukan berbagai macam sampah rumah tangga, ini merupakan fakta yang kita dapat. Saya menghimbau kepada warga Kelurahan Cipedes, agar selalu menjaga dan mencintai lingkungan dimana kita berdomisili. Lingkungan kita bersih, terjaga dan terawat, tentunya keluarga kita akan merasa nyaman, tenteram tinggal di Cipedes ini,” ucap Anis. Asep WH/Edwandi
Share:

KIM Kelurahan Cipedes Berikan Bantuan Janda Jompo


KIM Cipedes, Bandung - Ketika jiwa sudah terpanggil, diiringi dengan niat tulus dan ikhlas dalam berbuat baik membantu sesama umat, pasti Allah SWT akan mempermudah jalan untuk mencapainya.

Hal tersebut memang terbukti, Asep Wahyu Hermawan, Ketua Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kelurahan Cipedes sudah hampir 1 (satu) bulan merencanakan untuk memberikan bantuan kepada janda jompo.
Alhamdulillah, baru sekarang bisa terwujud, pada 22 Mei 2017, KIM Kelurahan Cipedes memberikan bantuan kepada Ibu Acih dan Ibu Onih, Warga RT. 02 RW 05 Kelurahan Cipedes Kecamatan Sukajadi Kota Bandung.

Asep Wahyu Hermawan yang akrab dipanggil Romi mengutarakan kegiatan seperti ini akan rutin kita lakukan, teknis pemberian bantuan tidak digebyarkan, tapi kita menyalurkan langsung mendatangi rumah-rumah para janda jompo. Semoga kegiatan sosial KIM Kelurahan Cipedes ini mendapatkan ridho Allah SWT,” ungkap Romi. Edwandi
Share:

Sosialisasi Pengembangan TOGA Sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Keluarga

KIM Cipedes, Bandung - Warga Kelurahan Cipedes antusias mengikuti Sosialisasi Pengembangan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Keluarga yang diselenggarakan oleh Pokja 3 TP PKK Kelurahan Cipedes. Peserta sosialisasi Pengembangan TOGA tersebut terdiri dari kader Posyandu, Karang Taruna, dan utusan perwakilan dari RT, RW se Kelurahan Cipedes, bertempat di Aula Kelurahan Cipedes Kecamatan Sukajadi Kota Bandung, Rabu, 24/05/2017. 

Turut hadir pada kesempatan tersebut, Sekretaris Kelurahan Cipedes, Sudirman, S.Sos, Kasi Kemasyarakatan Kelurahan Cipedes, Metty dan para tamu undangan lainnya.

Sekretaris Kelurahan Cipedes, Sudirman, S.Sos menyampaikan di era sekarang ini semakin banyak masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan rumahnya untuk berkebun tanaman obat. Dan mereka sadar betul manfaat dari tanaman obat itu sendiri, seperti pelengkap obat-obatan keluarga yang bersifat tradisional. Bernilai tambah estetika bila di tata dengan apik dan rapi. Memberi Contoh Cara Pemanfaatan Lingkungan Pekarangan. Menambah nilai keasrian dan kesejukan halaman pekarangan rumah. Kalau dikelola dengan baik, tentu akan menghasilkan pendapatan tambahan,” ungkap Sudirman, S.Sos yang sekaligus membuka Sosialisasi Pengembangan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Keluarga. 

Ketua Pokja 3 TP PKK Kelurahan Cipedes, Tuti Kurnaeti mengatakan sosialisasi Pengembang TOGA sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Keluarga diwilayah Kelurahan Cipedes. Kita harapkan warga Cipedes dapat membudidayakan TOGA di pekarangan rumahnya. Selain bermanfaat untuk obat juga menghijaukan pekarangan rumah sehingga menimbulkan udara yang sejuk,” ucap Tuti. 

Ania Herawati narasumber pada kegiatan sosialisasi TOGA memaparkan tentang pengembangan TOGA sebagai tanaman yang bisa dibudidayakan di pekarangan rumah dan mempunyai manfaat sebagai obat-obatan herbal tradisional. 

Menurut Herawati bahwa Indonesia memiliki 30.000 jenis tanaman dari total 40.000 jenis tanaman yang ada di dunia, dan 940 jenis diantaranya merupakan tanaman yang bisa dimanfaatkan untuk obat-obatan tradisional dalam kehidupan sehari-hari. Hasil beberapa penelitian membuktikan bahwa obat (ramuan) tradisional yang di ramu dari tanaman obat lebih mudah dicerna oleh tubuh dan tidak terlalu menyebabkan efek samping. Sudah banyak negara maju yang mulai memproduksi obat-obatan dari tanaman herbal,” kata Herawati. Asep WH/Edwandi
Share:

LPM Kel. Cipedes : Menyamakan Persepsi Stakeholder Dalam Perencanaan Pembangunan

KIM Cipedes, Bandung - Agar proses pembangunan yang berbasis pemberdayaan masyarakat bisa terlaksana terencana secara partisipatif tentunya perlu adanya pedoman perencanaan sebagai acuan. Untuk mewujudkan hal tesebut, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Cipedes mengadakan Pelatihan Penguatan Kelembagaan LPM, dengan tema bertempat di Aula Kelurahan Cipedes, Kecamatan Sukajadi Kota Bandung, Selasa, 23/05/2017. 

Sekretaris Kelurahan, Sudirman, S.Sos membuka secara resmi Pelatihan Penguatan Kelembagaan tersebut. Nampak hadir pada kesempatan tesebut, Wakil Ketua 1 Bidang Kelembagaan LPM Kota Bandung, Didi S, Ketua LPM Kecamatan Sukajadi, Tamedi, Kasi Eksbang, Meti, Kasie Pemeintahan, Asep Sudrajat, Ketua Foum RW Keluahan Cipedes, Cecep Rohendi.

Ketua LPM Kelurahan Cipedes, Drajat Asidiq mengatakan tujuan dari Pelatihan Penguatan Kelembagaan ini, untuk menyamakan persepsi semua stakeholder yang terlibat dalam perencanaan pembangunan secara partisipatif,” ungkap Drajat. 

Sementara itu, Sekretaris Kelurahan Cipedes, Sudirman, S.Sos berharap dengan adanya Pelatihan Penguatan Kelembagaan ini dapat dijadikan pengetahuan, acuan dalam perencanaan pembangunan kelurahan kedepannya. Sehingga bisa diterapkan dikelembagaan kemasyarakatan yang ada di Kelurahan Cipedes,” ungkap Sudirman. 

Sementara itu, Ketua LPM Kecamatan Sukajadi, Tamedi yang juga sebagai narasumber pada pelatihan penguatan Lembaga memaparkan berbagai program pembangunan berbasis pemberdayaan masyarakat berawal dari pemikiran dan pandangan bahwa perubahan-perubahan dinamis yang terjadi ditengah masyarakat dapat dicapai secara optimal apabila ditempuh melalui peran serta dan partisipatif aktif yang luas dari seluruh masyarakat mulai dari tingkat paling bawah terutama dalam pengambilan keputusan dalam memecahkan berbagai permasalahan melalui metode pemberdayaan masyarakat. 

Menurut Tamedi, suatu perencanaan pembangunan akan tepat mengenai sasaran, terlaksana dengan baik dan dimanfaatkan hasilnya apabila perencanaan tesebut benar-benar memenuhi kebutuhan masyarakat setempat. Untuk itu, khusus pembangunan kelurahan mutlak diperlukan keikutsertaan masyarakat kelurahan secara langsung dalam penyusunan rencana,” ujar Tamedi 

Wakil Ketua 1 Bidang Kelembagaan LPM Kota Bandung, Didi S, menyatakan bahwa untuk merencanakan suatu pembangunan, terlebih dahulu harus mengetahui keadaan saat ini dari yang ingin dibangun sebagai titik awal atau titik tolak penyusunan rencana. Begitu juga bila ingin merencanakan pembangunan kelurahan maka keadaan kelurahan saat ini harus diketahui secara baik. Begitu juga untuk mengetahui hal-hal yang diinginkan masyarakat, layak atau dapat dicapai serta untuk menentukan cara untuk mencapainya maka masyarakat juga harus mengetahui ketersediaan sumber daya yang diperlukan untuk mengatasi setiap masalah yang dihadapi,” ujar Didi. Asep WH/Edwandi
Share:

Sri Sumaryati : Membaca Merupakan Kunci Dasar Kesuksesan Anak

Seklur Cipedes, Sudirman,S.Sos saat membuka sosialisasi Pojok Baca
KIM Cipedes, Sukajadi - Kader Posyandu Kelurahan Cipedes, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung memadati Aula Kantor Kelurahan Cipedes untuk mengikuti Sosialisasi Pojok Baca Sebagai Program Inovasi di Posyandu yang dibuka langsung oleh Sekretaris Kelurahan Cipedes, Sudirman,S.Sos, Selasa, 23/05/2017.

Sosialisasi Pojok Baca Sebagai Program Inovasi di Posyandu ini diselenggarakan oleh Pokja 2 TP PKK Kelurahan Cipedes, dengan peserta sebanyak 40 orang kader posyandu, dengan menghadirkan narasumber dari Kader Inti TP PKK Kelurahan Cipedes, Sri Sumaryati.
Sekretaris Kelurahan Cipedes, Sudirman,S.Sos dalam sambutan menyampaikan permohonan maaf Bapak Lurah Cipedes, Dedi Rustandi,SH yang tidak bisa hadir pada acara tersebut, karena sedang ada tugas diluar yang tidak bisa wakili,” kata Sudirman.

Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Kelurahan Cipedes, Sudirman, S.Sos menyerahkan simbolis buku Pojok Baca kepada kader posyandu.

Sri Sumaryati memaparkan bahwa membaca merupakan suatu kegiatan dalam memperluas pengetahuan seseorang yang mana keinginan dalam membaca tidak timbul dengan sendirinya tetapi dengan adanya berbagai informasi yang muncul disekitar kita sehingga mendorong kita untuk mencari sumbernya. Buku, Surat Kabar maupun majalah bisa dijadikan sumber bacaan.

Seklur Cipedes, menyerahkan buku Pojok Baca kepada kader Posyandu
Menurut Sri, masalah sekolah dasar merupakan masa yang penting dalam pertumbuhan pada perkembangan peserta didik. Pada usia ini, merupakan masa yang tepat untuk menanamkan kebiasaan – kebiasaan baik pada anak. Apabila ditanamkan sejak dini, maka kebiasaan tersebut akan dapat menjadi kebiasaan baik yang melekat pada anak dan akan terus melekat hingga dewasa. Kebiasaan –kebiasaan kecil seperti membaca dapat dimulai sejak dini. Membaca merupakan kunci dasar kesuksesan anak dalam berbagai mata pelajaran. Dengan membaca, anak membuka jendela wawasan yang akan mengantarkan anak mendapatkan hal-hal yang dibutuhkan selama bersekolah,” ungkap Sri.

Lebih lanjut dikatakan Sri, ada beberapa penyebab rendahnya minat baca, diantaranya sistem pembelajaran belum memuat anak-anak, siswa dan mahasiswa harus membaca buku (lebih banyak lebih baik), mencari informasi atau pengetahuan lebih dari apa yang diajarkan, mengapresiasi, karya-karya ilmiah, filsafat, sastra, dan sebagainya. Banyaknya jenis hiburan juga menjadi salahsatu penyebabnya, permainan (game) dan tayangan TV yang mengalihkan perhatian anak-anak dan orang dewasa dari buku, surfing di internet walaupun yang terakhir ini masih dapat dimasukan sebagai sarana membaca. Hanya saja apa yang dapat dilihat diinternet bukan hanya tulisan tetapi hal-hal visual lainnya yang kadangkala kurang tepat bagi konsumsi anak-anak. Nah, bagi orangtua seharusnya mengarahkan hal-hal segi positif dari internet itu. Banyaknya tempat hiburan untuk menghabiskan waktu seperti taman rekreasi, tempat karaoke, night club, mall, supermarket. “Budaya baca memang belum pernah diwariskan nenek moyang kita, hanya terbiasa mendengar berbagai dongeng, kisah, adat istiadat secara verbal dikemukakan orang tua, nenek, dan tokoh masyarakat,” ujar Sri.  Asep WH/Edwandi
Share:

"Samsudin, Asep Sudrajat Layani Warga Hingga Malam"

KIM Cipedes, Sukajadi - Pegawai Kantor Kelurahan Cipedes Kecamatan Sukajadi Kota Bandung bekerja dengan cinta melayani sepenuh hati. Sekitar pukul 20.00 Wib, Ketua RW 02, Tuti menghubungi Samsudin Pelaksana Pelayanan Kantor Kelurahan Cipedes untuk meminta bantuan membuatkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) untuk Jajang Achmad Saepudin, Warga RT 01 RW 02 Kelurahan Cipedes yang mengalami penyakit gagal ginjal dan harus dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) untuk mendapatkan perawatan medis. Karena yang bersangkutan merupakan warga yang kurang mampu.

Tanpa basa basi, padahal sudah waktunya berkumpul bersama keluarga, demi kecintaannya dalam melayani dan membantu warga, Samsudin langsung berangkat menuju Kantor Kelurahan Cipedes untuk membuatkan SKTM dan tidak berselang waktu begitu lama Kasi Pemerintahan Kelurahan Cipedes, Asep Sudrajat juga sampai di Kantor Kelurahan Cipedes untuk menandatangani SKTM tersebut.

Menurut Samsudin, sebagai Pegawai Negeri Sipil tugas utamanya adalah melayani masyarakat luas. Kalau memulai suatu pekerjaan dengan cinta akan menghasilkan pelayanan yang menyenangkan, ramah, efektif dan mengesankan. Sehingga kualitas pelayanan yang kita berikan dalam mengemban tugas di pemerintahan akan menciptakan kepuasan kepada semua pemangku kepentingan dan menambah nilai kinerja kantor. Alhamdulillah, malam ini kami Pegawai Kantor Kelurahan Cipedes, cepat merespon sehingga warga terbantu dalam melengkapi administrasi di RSHS, membantu warga adalah ibadah bagi kita, ” ungkap Samsudin. Asep WH/Edwandi
Share:

Pokja 1 TP PKK Kel. Cipedes Gelar Sosialisasi Bina Keluarga Lansia, Dengan Pembangunan Lansia

KIMCIPEDES.COM, CIPEDES | Dengan meningkatnya usia harapan hidup jumlah penduduk lanjut usia (Lansia) semakin bertambah sehingga perhatian terhadap lansia perlu ditingkatkan agar terwujud kualitas keluarga yang sejahtera lahir dan batin. Penduduk lanjut usia menghadapi berbagai perubahan fisik, sosial, dan ekonomi sehingga diperlukan kesiapan keluarga yang mempunyai lansia melalui Kelompok Bina Keluarga Lansia (BKL). Hal tersebut dikatakan Ny. Rosmi Hayati Narasumber pada Sosialisasi Bina Keluarga Lansia Dengan Pembangunan Lansia Tangguh yang diselenggarakan oleh Pokja 1 TP PKK Kelurahan Cipedes, bertempat di Aula Kelurahan Cipedes Kecamatan Sukajadi Kota Bandung, 21/05/2017.

Sosialisasi Bina Keluarga Lansia (BKL), Dengan Pembangunan Lansia Tangguh dibuka secara resmi oleh Kasie Pemerintahan Kelurahan Cipedes, Asep Sudrajat yang mewakili Lurah Cipedes, yang pada kesempatan tersebut berhalangan hadir, karena sesuatu hal yang tidak bisa ditinggalkan. Peserta sosialisasi tersebut terdiri dari warga Kelurahan Cipedes yang memiliki keluarga lansia.

Pada kesempatan tersebut, Kasie Pemerintahan Kelurahan Cipedes, Asep Sudrajat menyampaikan bahwa lansia merupakan kelompok penduduk yang mempunyai resiko tinggi untuk sering sakit dan menderita sakit kronis, serta mengalami ketidakmampuan. Hal-hal tersebut membutuhkan pengobatan medis dan perawatan yang intensif. Oleh karenanya upaya-upaya mengembalikan peran keluarga dalam perawatan orang tua perlu ditingkatkan. Keluarga adalah garis utama pertahanan masyarakat terhadap pertumbuhan masalah penduduk lansia,” ungkap Asep Sudrajat.

Menurut Sekretaris Pokja 1 TP PKK Kelurahan Cipedes, Dian Rachmawati didamping Rosmiati bahwa tujuan dari sosialisasi BKL ini untuk meningkatkan pengetahuan, perawatan dan pemberdayaan lansia agar dapat meningkatkan kesejahteraannya. Meningkatkan bina keluarga lansia, melalui kepedulian dan peran keluarga dalam mewujudkan lansia bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, mandiri, produktif, bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat. Lanjut usia adalah seseorang usia 60 tahun keatas,” ujar Dian.

Kegiatan Sosialisasi BKL tersebut secara resmi ditutup oleh Lurah Cipedes, Dedi Rustandi,SH, dan juga dihadiri oleh Sekretaris Kelurahan Cipedes, Sudirman, S.Sos, Kasi Kesmas, Metty, Sekretaris Karang Taruna Rajawali Kelurahan Cipedes, Asep Wahyu Hermawan, Ketua RW. 06 Anis Fahri dan Ketua RT RW lainnya. Edwandi
Share:

Lurah Cipedes Ajak RT RW Galakan Kerja Bakti

KIM Cipedes, Sukajadi - Warga Kelurahan Cipedes Kecamatan Sukajadi Kota Bandung melaksanakan kegiatan kerja bakti dilingkungan wilayah RW. 05, 06, dan 07, Minggu, 21/05/2017. Kerja bakti difokuskan membersihkan gorong-gorong maupun drainase tersumbat akibat sampah.

Kerja bakti yang dipimpin langsung oleh Lurah Cipedes, Dedi Rustandi, SH, dengan membersihkan lingkungan dan melancarkan aliran gorong-gorong atau drainase yang mampet akibat kurangnya kesadaran masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Kerja bakti ini, untuk meminimalisir luapan air ke jalan ketika hujan yang akan mengakibatkan banjir.

Lurah Cipedes, Dedi Rustandi, SH, mengajak warga agar berprilaku hidup sehat dan mencintai lingkungannya dengan cara jangan membuang sampah keselokan, gorong-gorong yang akan menimbulkan banjir akibat tersumbatnya aliran air ketika hujan.

Dedi juga menghimbau kepada Ketua RT RW, agar menggalakan kerja bakti dan gotong royong membersihkan dilingkungannya, minimal 2 minggu sekali kerja bakti ini dilakukan. Selain lingkungan bersih, juga sebagai ajang silaturahmi sesama warga, yang selama ini disibukan dengan pekerjaan,” harap Dedi. Asep WH/Edwandi
Share:

Warga Cipedes, Bobotoh Persib Bandung Nobar di Lapang Abra

KIM Cipedes, Sukajadi - Warga Kelurahan Cipedes Kecamatan Sukajadi, Bobotoh Persib Bandung akan menggelar Nobar (nonton bareng) tim kebanggaan Warga Kota Bandung, Persib Bandung menjamu Boneo FC pada laga pekan ketujuh Go-Jek Traveloka Liga 1 2017 di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA,) Sabtu, 20/05/2017.
Informasi yang dihimpun, KIM Cipedes, Camat Sukajadi, Lurah Cipedes beserta jajaran, Ketua RT/RW dan tokoh masyarakat Cipedes direncanakan ikut Nobar bersama warga di Lapang Abra ini.

Syamsudin, S.Sos, Pelaksana Pelayanan Kelurahan Cipedes mengungkapkan nobar ini rutin kita gelar setiap ada pertandingan Persib Bandung. Biasanya nobar ini kita gelar di Kantor Kelurahan Cipedes. Syamsudin berharap agar pelaksanaan nonton bareng tetap menjaga keamanan dan ketertiban, tidak membawa minuman beralkohol, narkoba, benda tajam, dan tidak menyalakan petasan. Agar menjaga kebersihan dan tidak merusak fasilitas umum. Kita doakan semoga Persib Bandung dapat menaklukan Borneo FC. Asep WH/Edwandi
Share:

PIPPK Kelurahan Cipedes, RW 06 Hotmix Jalan Gang


KIM Cipedes, Sukajadi - Pemerintah Kota Bandung terus melakukan perbaikan infrastruktur melalui Program Inovasi Pembangunan dan Pemberdayaan Kewilayahan (PIPPK) Tahun 2017. PIPPK dinilai sukses menghadirkan perubahan yang merata di masyarakat. Tidak hanya soal pembangunan infrastruktur tetapi juga pemberdayaan masyarakat.

Kelurahan Cipedes Kecamatan Sukajadi Kota Bandung, PIPPK sudah terealisasi dengan menghotmix jalan gang di 5 RW dan RW 06 sedang dalam tahap pengerjaan dan akan berlanjut ke RW. 07 sampai dengan RW. 11.

Ketua RW. 06, Anis mengatakan Program PIPPK di RW 06 yaitu perbaikan jalan gang yang di hotmix dengan volume 290 meter yang terbagi di 2 (dua) RT yaitu RT 01 perbaikan jalan Gg. H. Muslim sepanjang 160 meter dan RT. 02 sepanjang 130 meter lebar jalan lebih kurang 1,5 meter. Selain hotmix jalan gang, RW 06 juga akan memperbaikan saluran air / drainase yang manfaatnya langsung dirasakan oleh warga masyarakat,” ungkap Anis ketika ditemui KIM Cipedes saat meninjau jalan gang yang dihotmix, Jumat, 19/05/2017. Asep WH/Edwandi
Share:

Lurah Cipedes, Dedi Rustandi : PIPPK Sudah Terealisasi di 5 RW

KIM Cipedes, Bandung - Lurah Cipedes, Dedi Rustandi, SH didampingi Sekretaris Kelurahan Cipedes, Sudirman, S.Sos menyerahkan honor RT RW, bertempat di Aula Kelurahan Cipedes, Jumat, 19/05/2017.

Menurut Lurah Cipedes, Dedi Rustandi, SH bahwa pemberian honor ini merupakan bentuk perhatian, kepedulian dan tanggungjawab Pemerintah Kota Bandung kepada RT RW yang telah dipilih dari oleh dan untuk warga.

Lurah Cipedes berharap kepada Ketua RT dan RW dapat berperan aktif di masyarakat, dan memberikan kontribusi dan menciptakan suasana kehidupan sosial masyarakat yang baik. Dan selalu menghimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan dilingkungan kita masing-masing,” ungkap Dedi Rustandi.

Pada kesempatan tersebut, Dedi juga membahas mengenai Program Inovasi Pembangunan dan Pemberdayaan Kewilayahan (PIPPK) bidang infrastruktur dan mengingatkan Ketua RW agar dalam pelaksanaan harus sesuai dengan rencana awal yang diajukan, termasuk perbaikan saluran air atau drainase harus diperhatikan, “ ungkap Lurah Cipedes.

Menurut Dedi, PIPPK yang sudah terealisasi pengaspalan hotmix jalan di RW 01 sampai dengan RW. 05, sedangkan RW 06 sedang dalam tahap pengerjaan dan berlanjut ke RW 07 sampai dengan RW 11,” pungkas Dedi, ketika ditemui KIM Cipedes, disela-sela makan bersama seusai acara tersebut. Asep WH/Edwandi
Share:

Karang Taruna Rajawali Kelurahan Cipedes Pemenang Utama Lomba Gapura Hias Teh Gelas

KIMCIPEDES.COM, BANDUNG | Inovasi kreatifitas Karang Taruna Rajawali Kelurahan Cipedes Kecamatan Sukajadi Kota Bandung dalam menghias gapura dengan menggunakan botol bekas teh gelas perlu diacungkan jempol. Hasil karya dan jerih payah dalam mengumpulkan botol bekas teh gelas membuahkan hasil. Karang Taruna Rajawali Kelurahan Cipedes berhasil menjadi Pemenang Utama Lomba Gapura Hias Teh Gelas kategori Instansi Pemerintah.

Pengumuman Pemenang Lomba Gapura Hias Teh Gelas ini dihadiri oleh Wakil Walikota Bandung, Oded M Daniel, dan peserta Lomba Gapura Hias Teh Gelas Se Kota Bandung, bertempat di Graha Harmoni , Jl. Budi No. 28 Bandung , Jumat, 19/5/2017.

Wakil Walikota Bandung, Oded M Daniel mengapresiasi Lomba Gapura Hias Teh Gelas yang diselenggarakan oleh PT. Orang Tua. Lomba Gapura Hias teh Gelas ini, selain menciptakan inovasi – inovasi dan kreatifitas warga masyarakat, juga menumbuhkembangkan rasa kegotoroyongan sesama warga, serta membantu pemerintah Kota Bandung dalam penanganan sampah. Saya berharap kegiatan digelar sesering mungkin, kalau bisa diselenggarakan 4 kali dalam setahun, “ harap Oded.

Pada kesempatan tersebut, Head of Corporate and Marketing Communication OT, Harianus Zebua mengatakan dengan berbekal kreativitas, kemasan bekas dapat dimanfaatkan kembali menjadi dekorasi yang indah pada dinding gapura. “ Kami mendukung masyarakat untuk memanfaatkan kembali kemasan bekas Teh Gelas untuk diubah menjadi barang baru yang bermanfaat,” ungkapnya.

Menurut Harianus, Bandung merupakan salah satu kota yang dipilih untuk penyelenggaraan lomba Gapura Hias Teh Gelas Go Green. Untuk kegiatan ini, teh Gelas bekerjasama dengan pemerintah Kota Bandung. Teh Gelas mendukung diwujudkannya Kota Bandung yang bersih, hijau, dan asri. “Semangat inilah yang terus kami sebarkan untuk menjaga kelestarian lingkungan,” kata Harianus.

Ketua Karang Taruna Rajawali Kelurahan Cipedes, Dedi Djunaedi didamping Sekretaris, Asep Wahyu Hermawan mengucapkan syukur Alhamdulillah, kerja keras anggota Karang Taruna Rajawali membuahkan hasil terpilihnya sebagai Pemenang Utama Kategori Instansi Pemerintah Gapura Hias Teh Gelas. Kami mengucapkan terima kasih kepada Lurah Cipedes, Dedi Rustandi, SH, Seklur Cipedes, Sudirman,S.Sos beserta jajaranya yang selalu memotivasi Karang Taruna Rajawali untuk dalam mengikuti lomba Gapura Hias Teh Gelas ini. Dan tidak lupa juga ucapan terima kasih, kepada Ketua PKK Kelurahan Cipedes, para Ketua RW/RT, dan para tokoh masyarakat.

Sementara itu, Lurah Cipedes, Dedi Rustandi,SH mengapresiasi dan mengucapkan selamat kepada Karang Taruna Rajawali sebagai pemenang Lomba Gapura Hias Teh Gelas. Semoga prestasi-prestasi dibidang lainnya dapat kita raih kedepannya. Asep WH/Edwandi
Share:

Manfaatkan Media Sosial dengan Bijak

KIM Cepedes, Yogyakarta - Pemanfaatan media sosial di Indonesia saat ini berkembang luar biasa perlu diiringi dengan sikap bijak dalam berbagi informasi. Menurut Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Niken Widiastuti, saat ini perkembangan teknologi informasi kehidupan di dunia nyata tidak pararel dengan kehidupan di dunia maya. ”Di dunia nyata kita masih bisa saling menghargai, saling menghormati, tapi di media sosial sekarang lebih banyak didominasi konten negatif berupa ujaran kebencian, provokasi, fitnah, sikap intoleran dan penyebaran paham yang bertentangan Pancasila dan UUD 1945," katanya dalam Forum Literasi Media bertema Memanfaatkan Media Sosial dengan Cerdas di Yogyakarta, Senin (15/5/2017)
Dengan dinamika informasi yang berlangsung cepat sekali dan mudah dipertukarkan melalui gawai, menurut Niken setiap orang mudah berbagi informasi. “Istilahnya Ten To Ninety yang artinya 10 orang membuat konten negatif, kemudian 90 persen menyebarkannya dengan sukarela. Bagaimana kalau kita balik 10 persen membuat konten positif dan 90 persen menyebarkan dengan sukarela?” ajak Niken untuk mulai membagi konten positif di media massa.

Dalam forum yang dihadir oleh pegiat Pramuka itu, Dirjen Niken mengajak peserta untuk mengupload informasi yang positif berkaitan dengan Pramuka. Ia berharap agar dibuat group dan forum dari Pramuka dengan bimbingan dari Kementerian Kominfo. “Adik-adik, mari kita memproduksi informasi yang berkaitan dengan Pramuka, misalnya Dasa Dharma Pramuka dan lainnya. Atau sebagai calon-calon pemimpin masa depan, mari persiapkan jiwa kepemimpinan, rela berkorban, disiplin dan lainnya sesuai Dasa Dharma Pramuka. Adik-adiklah yang diharapkan dapat menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ajak Niken.

Mengenai hoaks, Niken menyatakan, salah satu tujuan orang membuat Hoax di media sosial itu adanya perang ideologi. "Perang idiologi itu menyebarkan paham-paham yang bertentangan dengan ideologi dan Dasar Negara Republik Indonesia yaitu Pancasila. Pancasila itu sudah final, sehingga kalau ada paham--paham yang bertentangan dengan Pancasila maka kitalah yang menjadi garda terdepan untuk meluruskannya," tegasnya.

Mengenai Gerakan Pramuka, Dirjen IKP berharap setiap anggota Pramuka harus mempertahankan Merah Putih Bendera Negara RI. "Tak seorangpun boleh mengganti Bendera NKRI. Adik-adik, mari kita mengambil peran dalam menjaga kesatuan dan persatuan NKRI. Pramuka harus menjadi garda terdepan untuk Empat Konsensus Nasional yang dulu disebut Pilar Negara Republik Indonesia, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika. Jadi Pramuka harus mengawal Empat Pilar Nasional. Tidak boleh tergantikan dengan ideologi lain," papar Niken.

Dirjen Niken menegaskan saat ini tugas seluruh masyarakat Indoobnesia cukup banyak. Melalui media sosial kita dipecahbelah dan tidak percaya lagi pada Pancasila. "Dan adanya ideologi-ideologi lain yang akan dipaksakan untuk menggantikan Pancasila. Bagaimana Pramuka memberikan kontribusi terhadap bangsa dan negara melalui lingkungan kita, Bhinneka Tunggal Ika, berbeda beda tetapi tetap satu," tandasnya.
Oleh karena itu, Niken berpesan dalam menghadapi hoaks agar setiap orang dapat memenuhi media sosial dengan konten atau materi-materi yang positif. "Jadi begitu ada konten negatif, harus dihentikan oleh kita (tanpa disebarkan lagi). Dan kita semua harus waspada dan selalu saring dahulu sebelum sharing," pungkasnya.Tim KIM Cipedes
Share:

Forum Merdeka Barat 9 “Memperteguh Ke-indonesia-an”

KIM Cipedes, Jakarta - Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo, kembali menyelenggarakan Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) di Gedung Stovia, Jakarta, Rabu (17/5). Acara yang dibuka oleh Menkominfo Rudiantara ini mengambil tema "Memperteguh KeIndonesian", dengan menghadirkan narasumber Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan RI, Wiranto; dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

Tujuan acara tersebut adalah untuk meningkatkan pengetahuan, memahami, dan mengamalkan empat konsensus Nasional guna meneguhkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menko Polhukam Wiranto menyampaikan, empat konsensus yang dilahirkan para pejuang di masa lalu mengadopsi nilai-nilai agama. "Keberhasilan tokoh-tokoh agama dahulu adalah berhasil memasukan roh keagamaan dalam butir-butir dalam Pancasila," urainya.
Senada dengan Wiranto, Menag Lukman Hakim menyatakan bahwa Indonesia dikenal sebagai masyarakat agamais-religius yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai agama. Hal ini disadari oleh Soekarno, sehingga Pancasila merupakan rumusan untuk mewujudkan nilai-nilai agama dalam konteks kehidupan bernegara. "Butir Pancasila merupakan hakekat nilai keagamaan, sehingga tidak ada alasan untuk membenturkan Pancasila dengan agama," tandas Menag.

Dalam diskusi yang dihadiri 51 wartawan media cetak, elektronik, dan media online tersebut, Wiranto juga mengemukakan bahwa fungsi kelembagaan Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) sangat penting untuk mengembalikan fungsi bela negara. "Bela negara bukan diartikan ikut berperang tetapi mengarahkan, membimbing masyarakat untuk memiliki rasa kewajiban membela negara dalam konteks sesuai kompetensi individu," imbuhnya.

Menutup diskusi, Menag menuturkan bahwa NKRI merupakan bentuk final dalam konteks keagamaan, yaitu sebagai sebuah medium tempat terimplementasikan dan teramalkannya nikai-nilai agama. "Karena ada kewajiban menjaga kedamaian. Kemajemukan adalah kehendak Allah, sehingga perlu sesuatu yang bisa menyatukan yaitu Bhinneka Tunggal Ika," pungkasnya. Tim KIM Cipedes
Share:

Wali Kota Bandung Mendapatkan Penghargaan Sebagai Tokoh Budaya Nusantara

KIM Cipedes, Bandung - Wali Kota Bandung mendapatkan Anugerah sebagai tokoh Budaya Nusantara dari Forum Silaturahmi Keraton Nusantara Republik Indonesia (FSKN) pada acara Festival Keraton dan Masyarakat Adat Asean ke-3 tahun 2017, di Grand Hotel Preanger Kota Bandung, Sabtu ( 13/5/2017).

Forum Silaturahmi Keraton Nusantara Republik Indonesia (FSKN) menganugerahkan kepada Wali Kota Bandung Ridwan Kamil atas jasa dan dedikasinya kepada bangsa dan negara dalam melestarikan dan memajukan kebudayaan sebagai Nusantara.

Penganugerahan diberikan oleh Ketua Umum FSKN Sultan Arief, Kesultanan Deli Sumut Datuk Sri Adil Fredy Haberman dan Kesutanan Kutai Kartanegara Adji Pangeran Hari Gondo Prawiro.

Selain menerima anugerah budaya, Wali Kota Bandung pun mendapatkan Lencana dari Kerajaan Sekalabrak. Penganugerahan tersebut diberikan kepada Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil sebagai Sultan Sekalabrak yang dipertuan ke-23.

Dalam kesempatannya Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil menyampaikan, Dirinya sangat bangga sekali mendapatkan penghargaan dari FSKN.

“Sebagai pemimpin mendapat penghargaan itu hanya sebagai bonus saja, bukan target. Saya memimpin kota Bandung untuk mensejahterakan dan selalu memberikan kebaikan kepada masyarakat,”tuturnya.

Lanjut Ridwan menyampaikan, dalam hal kebersamaan berbangsa dan bernegara, Indonesia itu Harus bersatu. Dalam FSKN ini ada 150 kerajaan yang sebelum kemerdekaan maupun penjajahan Belanda sudah eksis bisa memberikan suara dalam hal adat, budaya maupun politik.

“Maka dari itu jika suara bersatu dalam NKRI maka negara pun akan berkembang dan maju dengan baik,” ujarnya.

Lanjutnya, Bandung ini sebagai kota solidaritas Asia Afrika yang mempunyai peranan juga untuk menyatukan hal hal yang baik termasuk ada keinginan agar kegiatan musyawarah Nasional dilaksanakan di Bandung. “Bandung sendiri tidak punya Keraton tapi sebagai kota sejarah tentu nya kita menjadi kehormatan untuk memberikan semangat kepada para raja, ratu atau Sultan ini,” jelasnya.

Ridwan berharap untuk Indonesia yang lebih baik kita harus menjaga Adat istiadat yang kita miliki. "Mudah mudahan apa yang kita punya harus dilestarikan sebaik mungkin. Insya Allah negara Indonesia akan maju sejalan dengan perkembangan zaman,”pungkasnya.***
Share:

COTABATO JADIKAN BANDUNG SEBAGAI MENTOR

KIM Cipedes, Bandung - Kota Bandung dan Kota Cotabato, Filipina menjalin kerja sama sister city. Kerja sama itu diresmikan dengan ditandatanganinya Memorandum of Understanding (MoU) oleh Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil dan Wakil Wali Kota Cotabato Graham Nazer Guiani Dumama di Balai Kota Bandung, Sabtu (13/5/2017).

Cotabato dan Bandung memiliki banyak kesamaan, salah satunya adalah demografi penduduk yang mayoritas Muslim. Selain itu, kedua kota tersebut sama-sama menjadi kota pemuda dengan populasi mencapai hampir 60%. "Bedanya, Bandung lebih modern dan punya lebih banyak kesempatan untuk berkembang dibandingkan dengan kota kami," tutur Graham.

Bagi dia, kunjungan dan kerja sama ini merupakan kesempatan untuk belajar kepada Kota Bandung tentang cara mengelola kota yang moderat namun tetap memproteksi nilai-nilai budaya dan religius. "Bandung sangat terbuka, sangat beragam, dan juga maju. Kami salut banyak orang-orang menunjukkan keislaman dengan berhijab, tidak seperti di kami," imbuhnya.

Kerja sama sister city yang dilakukan antara kedua kota ini lebih menekankan kepada kerja sama ekonomi, pendidikan, budaya, dan kepemudaan. Namun, Graham juga ingin belajar tentang konsep pembangunan untuk membuat warga bahagia. "Happines project Kota Bandung yang saya suka. Saya harap bisa menerapkan itu juga di Cotabato," ujarnya.

Ia bahkan ingin menempatkan Kota Bandung tidak sekadar sebagai sister city, tetapi juga sebagai mentor. "Kami akan jadikan mentor bagaimana membangun kota yang seperti Bandung," tutur Graham.

Ridwan pun menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menjelaskan bahwa Kota Bandung menekankan keseimbangan antara pembangunan nilai-nilai karakter dan pembangunan fisik. "Kami membuat regulasi agar tidak hanya pembangunan fisik yang kami kerjakan. Kami juga ingin agar warga bahagia. Saat ini, indeks kebahagiaan warga Bandung salah satu yang tertinggi di Indonesia," terang Ridwan.

Ia berharap, dengan kerja sama ini bisa menghasilkan sesuatu yang produktif dan membawa kemajuan kedua kota.
Share:

Tasyakur Binikmat, Hasna Aldisa M : Indahnya Berbagi Bersama Anak Yatim

Hasna Aldisa Madani, Lurah Cipedes, Dedi Rustandi,SH, berfoto bersama anak yatim & piatu
KIM Cipedes, Sukajadi - Hasna Aldisa Madani putri tercinta Lurah Cipedes Dedi Rustandi, SH berbagi kasih dengan anak yatim dan piatu, bertempat di Aula Kelurahan Cipedes Kecamatan Sukajadi Kota Bandung, Jumat, 12 Mei 2017.

Sebanyak 20 orang anak yatim dan piatu di wilayah Kelurahan Cipedes mendapatkan bingkisan dan uang jajan. Kegiatan ini menjadikan salah satu contoh anak pemimpin yang peduli kepada masyarakat rawan sosial.

Menurut Hasna, bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tasyakur binikmat kepada Alloh SWT atas keterimanya Hasna Anisa Madani Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Pajajaran Bandung," ungkapnya.

Sementara itu, Lurah Cipedes, Dedi Rustandi, SH. ayah kandung Hasna Aldisa Madani sangat mendukung niat baiknya putrinya dan berpesan agar selalu peduli kepada masyarakat luas khususnya masyarakat rawan sosial. Semoga apa yang dilakukan Hasna Aldisa Madani mendapat rhido dan lindungan Alloh SWT agar diberi kemudahan serta kelancaran dalam perjalanan khusnul khotimah nya. Aamiin. Terimakasih kepada ibu-ibu PKK yang di wakili oleh Ibu Rosmi dan pengurus Karang Taruna atas kelancaran acara ini," pungkas Dedi Rustandi. Asep Wahyu Hermawan / M. Edwandi
Share:

Pers Salah Satu Pilar Pembangunan

Bandung, kimcipedes.com - Sekretaris Daerah Kota Bandung Yossi Irianto mengatakan, peran pers pada saat ini sangat diperlukan. Dan menjadi corong konsumsi informasi publik bagi masyarakat. Termasuk segala kebijakan yang putuskan oleh Pemerintah Kota Bandung selalu disebarkan oleh media massa.

“Di zaman informasi seperti sekarang. Peran pers sangat diperlukan dalam menyebarluaskan informasi kepada masyarakat. Tidak terlepas dari segala kebijakan Pemerintah Kota Bandung selalu disampaikan kepada masyarakat bagi media cetak, online maupun televisi,” ujarnya dalam acara seminar peranan pers dalam pembangunan dan ujian kompetensi wartawan angkatan XIII di Hotel Savoy Homan, Kota Bandung (09/05/2017).

Lanjutnya Yossi mengatakan, perkembangan teknologi tidak bisa dihindari dalam memberikan efek positif kepada masyarakat. Sekitar 60-70% masyarakat Kota Bandung menggunakan media sosial dalam mencari informasi.

“Saat perkembangan teknologi semakin berkembang. Tidak bisa dihindari dalam memberikan efek positif. Dapat terlihat sekitar 60-70% dari 2,4 juta masyarakat Kota Bandung menggunakan media sosial. Termasuk Humas Pemkot Bandung menggunakan media sosial dalam mengedukasi masyarakat contohnya saat melawan hoax. Humas Pemkot Bandung menggunakan #BDGHANTAMHOAX dalam memerangi kejahatan informasi palsu yang disebarkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” jelasnya.

Pers saat ini menjadi kontrol sosial yang sangat efektif untuk masyarakat. Masyarakat sekarang sudah pintar dalam memilah dan memilih informasi yang benar dan akurat.

Selain itu Yossi mengatakan, Pembangunan Kota Bandung diantaranya terbantu dengan kinerja atau profesi wartawan yang mendukung program-program Pemerintah Kota Bandung sehingga menjadi kota yang digemari wisatawan dalam maupun luar negeri.

“Perlu diingat, dalam membangun Kota Bandung salah satu faktor yang membantu ialah tugas dan fungsi profesi wartawan yang meriview Kota Bandung sehingga Kota Bandung disenangi oleh para wisatawan,” ucapnya.

Yossi berharap, ada kerjasama antara Pemerintah Kota Bandung dan pers untuk membangun Kota Bandung. sehingga menurut survey 72% masyarakat Kota Bandung merasa puas dengan kinerja Pemerintah Kota Bandung dalam melayani publik.dengan pola open goverment Pemerintah Bandung bisa secara cepat merespon kendala dan masalah yang terjadi dilapangan.

”Saya harap kita semua bisa bekerjasama dalam membangun Kota Bandung. Terlihat saat ini mencapai 75% masyarakat Kota Bandung merasa puas dengan kinerja kami. Melalui program Bandung Menjawab SKPD bisa secara langsung menjawab pertanyaan dari wartawan yang menjadi penghubung antara masyarakat dengan Pemerintah Kota Bandung, sehingga kami bisa secara cepat merespon segala keluhan yang terjadi dilapangan,”jelasnya.***
Share:

Sanggahan Pemberitaan Walikota Bandung Soal Putusan Ahok

Wali Kota Bandung, M. Ridwan Kamil
Bandung, kimcipedes.com - Kepala Bagian Humas Setda Kota Bandung Yayan A. Brillyana menanggapi informasi yang beredar di media sosial yang memuat pernyataan Wali Kota Bandung terkait putusan majelis hakim atas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Ia menegaskan bahwa Wali Kota Bandung tidak pernah mengeluarkan pernyataan tersebut.

Seiring dengan beredarnya informasi di media sosial pada hari Rabu (10/5/2017), sebuah akun mengutip berita seolah-olah berasal dari situs berita daring (online) detik.com. Di dalamnya, disebutkan bahwa Ridwan Kamil memberikan tanggapan atas hasil pengadilan tersebut.

Setelah ditelusuri, berita tersebut tidak pernah diterbitkan oleh situs berita yang bersangkutan. Yayan pun dengan tegas menyatakan bahwa berita tersebut hoaks.

“Pak Wali Kota Bandung tengah melakukan perjalanan dinas untuk menjadi juru bicara Indonesia di UNESCO guna mempromosikan pencak silat di mata dunia. Beliau tidak pernah diwawancarai oleh media manapun selama beliau sedang di luar negeri,” ujarnya.

Ia mengaku juga telah melakukan konfirmasi ke redaksi atas isu tersebut. Detik.com pun menyatakan tidak pernah memberitakan dan mewawancarai Wali Kota Bandung terkait putusan pengadilan terhadap Basuki Tjahaja Purnama.

Yayan mengatakan, sebagai pejabat pemerintah maupun warga negara yang baik, Ridwan Kamil tentu menghormati hukum dan proses hukum termasuk putusan pengadilan. Ia tidak dalam posisi memiliki kewenangan untuk memberikan pernyataan.

“Pada kasus Pak Ahok, Ridwan Kamil tidak dalam posisi dapat mengomentari putusan pengadilan. Oleh sebab itu, beliau tidak perlu ada statement,” imbuhnya.

Pada tulisan palsu yang tersebar itu, Ridwan Kamil dikatakan merasa bersedih dan kecewa dengan putusan hakim terhadap Basuki. Tulisan tersebut juga mengatakan beberapa pandangan Ridwan Kamil. “Itu jelas bohong. Tidak ada statement itu,” tandasnya.***
Share:

LURAH CIPEDES, PEMIMPIN TAAT BAYAR PAJAK PBB

KIM Cipedes, Sukajadi - "Tingkat kepatuhan masyarakat Indonesia wajib bayar pajak tidaklah tinggi". Tdak semua wajib pajak, patuh dan membayar pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Tapi lain halnya dengan, Lurah Cipedes, Dedi Rustandi.SH terlihat sedang melakukan pembayaran pajak PBB di loket layanan Kantor Kecamatan Sukajadi Kota Bandung, Selasa, 09 Mei 2017.

Ini salahsatu contoh pejabat yang taat bayar pajak. Kegiatan pelayanan pembayaran pajak PBB di Kantor Kecamatan Sukajadi sangat membantu warga, karena tidak terlalu jauh untuk melakukan pembayaran, dalam hal kami berharp dari pihak Bank Jabar Banten (BJB) dan perpajakan dapat melakukan kegiatan ini terus berkesinambungan, termasuk ada keterlibatan dari Badan Pengelolaan Perpajakan Kota Bandung , agar warga dapat konsultasi dalam masalah pajak dan dapat melakukan pendaftaran penyeplitan pajak di kelurahan setempat, karena masih banyak warga yang belum bisa mengurus penyeplitan PBB dikarenakan belum tahu tempat/jalan/kantor dinas pajak.

Dan setelah kami mendengar informasi dari petugas bahwa dengan peraturan baru 2017 untuk apabila warga tidak membayar pajak selama 5 tahun maka secara otomatis akan terblokir, dan tidak dapat menerima SPT tahun 2017, maka daripada itu kami berharap pihak perpajakan dapat melakukan mobile kesetiap kelurahan dengan petugas petugas dari perbankan dan dinas pajak untuk memberi kemudahan kepada masyarakat awam. Asep Wahyu Hermawan / Edwandi
Share:

Pemerintah Blokir 800 Situs Ilegal

Anton Gustoni - Kadiskominfo Jawa Barat
BANDUNG- Pemerintah memblokir 800 situs atau website yang memuat konten tidak layak bagi masyarakat. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat, Anton Gustoni mengatakan ratusan situs yang diblokir tersebut terdapat di 34 provinsi di Indonesia.

"Namun kami belum menerima data pasti dari pihak Kementerian tentang keberadaan situs yang diblokir di wilayah Jawa Barat," katanya di kantor Diskominfo Jabar, Bandung, Senin (8/5).

Berkenaan dengan situs yang memuat berita hoax, dia memastikan harus diperhatikan kualitas berita yang dimuat. "Kalau kita merasa berita yang dimuat itu masih ragu-ragu, maka kita harus cari kebenarannya. Jangan sampai disebarluaskan terlebih dahulu," ungkapnya.

Menurutnya, jika kita menyebarkan informasi hoax berarti melanggar Undang Undang ITE, maka kita bisa dikenai hukuman. "Jangankan dari narasumber yang awal, ketika share aja itu akan kena pasal-pasal di UU ITE tersebut," tuturnya.

Anton mengaku, pihak kepolisian juga kewalahan menindak pelaku penyebar informasi hoax ini. "Artinya harus betul-betul melakukan pengawasan dengan baik dan harapan kita tidak muncul pelaku-pelaku penyebaran berita hoax ini," jelasnya.

Masyarakat Jawa Barat diharapkan harus bersikap dewasa dan bijaksana dalam menyikapi informasi hoax ini dan juga bisa menyeleksi seluruh informasi yang masuk. "Saya sih kalau menerima info yang kira-kira menyudutkan beberapa pejabat kita, itu pasti lah tidak terlalu benar faktanya. Makanya harus lebih bijak menyikapi informasi hoax itu," pungkasnya. ***
Share:

KAPOLRI

iklan banner

KAPOLRES SUMBAWA BARAT

iklan banner

IPTU RITA YULIANA,S.I.K.,M.M

Trending Minggu Ini

BERITA HARI INI

Arsip Blog