Agustus 2017 ~ KIM Cipedes

Ombudsman RI Bentuk Jaringan Kerja “Baraya Ombudsman”

KIM Cipedes, Bandung - Peran seta masyaakat dalam upaya pebaikan penyelenggaaan pelayanan public, merupakan hak sebagaimanan diatur dalam pasal 39 Undang-Undang Nomo 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Ombudsman sebagai pengawas penyelenggaan pelayanan public, mengemban tugas mendorong peran serta public melalui pembangunan jaringan kerja, sebagaimana diatur dalam Pasal 7 Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman Republik Indonesia.

Ketua Ombudsman RI perwakilan Jawa Barat, Hanaeda Sri Lastoto mengatakan merasa perlu peran serta masyarakat sebagai kebutuhan yang sifatnya berkelanjutan, karena itu, Ombudsman membentuk jaringan kerja dengan nama “Baraya Ombudsman”. Sebagai langkah awal, Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan kegiatan “Sosialisasi Ombudsman Republik Indonesia Pewakilan Povinsi Jawa Barat dalam rangka Menjaring Partisipasi Masyarakat”, Minggu, 27 Agustus 2017.

Hadir pada kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kota Bandung, DR. Yossi Irianto, Kabid Desiminasi Diskominfo Kota Bandung, Elly Herliani, Ketua FK KIM Kota Bandung, Yus Hartiman, Karang Tauna Kota Bandung dan Ketua KIM Se Kota Bandung.
Share:

KARNAVAL KEMERDEKAAN PESONA PARAHYANGAN 2017 SEBAGAI PUNCAK PERAYAAN KEMERDEKAAN KE-72

KIM Cipedes, Jakarta - Karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan, yang merupakan puncak perayaan 17 Agustus dan penutup dari bulan kemerdekaan tahun ini akan diselenggarakan di Kota Bandung, Jawa Barat. Pesta rakyat bertajuk ‘Karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan 2017’ yang diselenggarakan pada hari Sabtu, 26 Agustus 2017 ini mengangkat tema ‘Nyalakan Api Semangat Kerja Bersama’. Karnaval ini melibatkan lebih dari 1.200 peserta berlatar belakang seniman dan berbagai komunitas anak muda di Jawa Barat, serta perwakilan dari berbagai daerah penyelenggara festival - festival terbaik se-Indonesia, termasuk diantaranya adalah yang sudah memiliki reputasi internasional. Pada Karnaval kali ini, pemerintah hanya menjadi fasilitator. Kurasi dan produksi Karnaval dilakukan oleh Tim yang berasal dari Jawa Barat dipimpin oleh Kang Aat Suratin.

Karnaval ini melanjutkan tradisi menutup puncak perayaan bulan kemerdekaan dengan karnaval rakyat yang rutin diadakan sejak tahun 2015. Di tahun 2015, perayaan bertajuk ‘Karnaval Khatulistiwa’ diselenggarakan di Pontianak, Kalimantan Barat, dilanjutkan dengan ‘Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba’ di Parapat dan Balige, Sumatera Utara, tahun lalu.

Karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan akan dihadiri oleh Presiden RI, Joko Widodo, sejumlah Menteri, Gubernur Jawa Barat, dan Walikota Bandung.

Menteri Pariwisata Arief Yahya, mengatakan karnaval ini akan menjadi pesta rakyat yang menampilkan arak-arakan budaya nusantara sebagai representasi dari keberagaman suku dan budaya di Tanah Air, dengan semangat api kerja bersama untuk mengisi kemerdekaan.

“Bandung dikenal sebagai kota kreatif dan budaya, pemilihan Bandung sebagai tempat penyelenggaraan akan semakin menguatkan posisi Bandung sebagai pusat industri kreatif dan destinasi karnaval berkelas dunia,” ujar Arief.

Karnaval Kemerdekaan muncul menyambut ide Presiden Joko Widodo yang ingin agar Karnaval Kemerdekaan diadakan berpindah-pindah dari satu daerah ke daerah lain, tidak hanya berpusat di Jakarta agar kegembiraan Kemerdekaan dirasakan oleh semua daerah.

Karnaval kali ini akan berbeda karena panitia nasional hanya akan menjadi fasilitator, di mana konten dan pelaksanaan dari karnaval akan sepenuhnya menjadi kewenangan tuan rumah, yang dimotori oleh budayawan dan insan kreatif dari Kota Bandung.

Aat Suratin, budayawan penggagas, pelaksana dan kurator Karnaval, mengatakan akan menampilkan beragam ekspresi budaya dari seluruh nusantara. Aat menambahkan, ekspresi budaya yang beragam akan tercermin dari kostum peserta, juga seni tari, musik, dan rupa yang ditampilkan. “Seluruh peserta karnaval, baik yang menampilkan budaya tradisional, maupun kontemporer, akan mengekspresikan olah kreatif dari tema utama karnaval, yaitu Menyalakan Semangat Api Kerja Bersama,” ujar Aat.

Presiden dan Ibu Negara akan ikut berpartisipasi sebagai peserta karnaval dengan menaiki Kareta Pancasila, mobil hias yang dirancang oleh lima seniman asal Bandung. Kareta Pancasila menyiratkan makna kerja budaya dan gotong royong yang mengejawantah dalam laku budaya berupa kebersamaan.

Rangkaian kegiatan karnaval di Bandung akan dimulai pukul 09.30 WIB dengan panjang lintasan karnaval keseluruhan 3.8 km. Rangkaian Karnaval akan di mulai dari depan Gedung Sate menuju ke Jl. Ir. H. Juanda (Jl. Dago), Jl Merdeka menuju ke Taman Vanda. Di Taman Vanda Presiden RI dan Ibu Negara akan turun untuk menyaksikan rangkaian Karnaval.

Selanjutnya rangkaian Karnaval akan menuju Alun-alun Masjid Raya Jl. Asia Afrika. Selain itu, akan ada Festival Komunitas di Jl. Sukarno dan Taman Sungai Cikapundung.

Aat mengatakan untuk membuat karnaval ini makin meriah, penyelenggara juga akan melibatkan karnaval-karnaval terkenal lainnya di Indonesia, seperti Jember Fashion Carnaval, Solo Batik Carnival, dan Tomohon International Flower Festival.

Selain itu, karnaval kali ini juga akan diramaikan Rombongan Rebana dari Pondok Pesantren Nurul Iman, Karaton Kapangeranan Gebang Kinatar Cigugur Kuningan, Kuda Renggong Sumedang, Kesenian Gotong Garuda, Reog Ponorogo, kesenian Sisingaan asal Subang, serta perwakilan budaya berbagai provinsi di Indonesia.

Karnaval ini juga akan melibatkan berbagai komunitas anak muda dan komunitas budaya di Bandung, seperti Paguyuban Sepeda Baheula Bandung, Komunitas Historia Van Bandung, Pemain Engrang Jack Obin, Mojang Lenjang dan Jajaka Gandang Priangan, Atlet Sepatu Roda KONI Bandung, dan Komunitas Cosplay Bandung.

Demi terselenggaranya Karnaval yang semarak dan meriah, masyarakat yang akan hadir dan menonton acara Karnaval dihimbau untuk mengenakan pakaian daerah atau pakaian Nasional.***
Share:

762 Narapidana Rutan Kelas Mendapat Remisi 1 Kota Bandung

KIM Cipedes, Bandung.
Dalam rangka HUT Republik Indonesia ke 72, sebanyak 762 narapidana Rutan Kelas l Kota Bandung mendapat Remisi terdiri dari Remisi Umum 1 sebanyak 744 orang dan Remisi Umum 2 (langsung bebas) sebanyak 18 orang. Hal tersebut dikemukakan oleh Kepala Rutan kelas 1 Bandung Uniarto pada acara penyerahan secara simbolis Remisi Umum 17 Agustus 2017 kepada Narapidana dan Anak Pidana Se - Bandung Raya oleh Walikota Bandung M. Ridwan Kamil di rutan Kelas l Bandung, Kamis (17/8/2017).

Dirinya mengucapkan selamat kepada seluruh warga binaan yang telah mendapatkan remisi. Serta untuk tahanan yang mendapatkan remisi langsung bebas selamat berkumpul kembali dengan keluarga. "Selamat dan tetap menjadi manusia yang kuat. Untuk warga binaan yang belum mendapatkan remisi terus menaati peraturan dan tata tertib yang berlaku," ucapnya.
Menurut Uniarto, tugas dan peran pembinaan narapidana bukan hanya tanggung jawab kami semata, akan tetapi merupakan tanggung jawab bersama. "Maka dari itu kami berharap kepada pemerintah kota Bandung dalam hal ini secara bersama-sama mewujud visi dan misi yaitu membangun manusia yang mandiri, aktif dan produktif, "ujarnya.

Pada kesempatannya Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil menyampaikan, selamat kepada para binaan yang mendapat remisi. "Tetap semangat dan terus taati peraturan yang berlaku. Dan untuk warga binaan yang langsung bebas bisa kembali ke masyarakat, percaya diri dan memberikan perbuatan yang bermanfaat,"ujar Ridwan.

Selanjutnya, sebagai tanda dukungan pemerintah kota atas program dan kegiatan yang digagas oleh Rutan. Pemkot Bandung memberikan fasilitas yaitu satu unit Mobil serta akan memperbaiki fasilitas rutan yaitu rumput lapangan yang akan diganti dengan rumput sintetis kelas internasional. "Kami selalu mendukung apapun selama itu baik akan saya perjuangkan. Semua kebutuhan jika bisa bantu Insya Allah kami pun akan membantu. Karena sejatinya tangan di atas lebih baik dari pada tangan di bawah,"jelasnya.

Ditambahkan Ridwan, peringatan HUT RI ke 72 harus menjadi semangat. Kemerdekaan yang dirasakan adalah hasil kerja keras dan jerih payahnya para pahlawan yang rela berkorban jiwa dan raga membela dan memperjuangkan tanah air Indonesia.

"Sehingga sudah semestinya sebagai generasi penerus kita bersyukur mengisi dan kerja nyata bagi bangsa yang kita cinta. Kita maknai momentum peringatan kemerdekaan RI dengan sungguh sungguh dan penuh penghayatan,"ujarnya. ***
Share:

Kang Emil dan Atalia Pemenang Lomba Makan Kerupuk

KIM Cipedes, Bandung - Walikota Bandung, M. Ridwan Kamil bersama istri tercintanya, AtaliaPraratya merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 72 bersama warga diwilayah Cibadak Kecataman Astanaanyar, Kamis, 17/08/2017.

Setiap perayaan hari kemerdekaan Republik Indonesia, Kang Emil sapaan akrab Wali Kota Bandung ini selalu merayakannya bersama warga. Dan HUT ke 72 Republik Indonesia, Kang Emil didampingi istrinya, dengan pakaian bernuansa merah, pasangan nomor satu di Kota Bandung itu disambut oleh kesenian barongsai yang dibawakan oleh warga setempat. Wilayah Cibadak memang terkenal dengan keunikan percampuran budaya, antara budaya lokal dengan Tionghoa. "Ini menunjukkan semangat keberagaman. Makanya disambutnya oleh Barongsai," ungkap Ridwan.

Pada pesta rakyat tersebut, Ridwan dan Atalia didaulat untuk mengikuti lomba makan kerupuk berpasangan. Mereka pun menjadi pemenang. Warga bersorak dengan sukacita.

Pada kesempatan tersebut, Kang Emil memberikan kuis berhadiah kepada warga. Topi-topi kesayangannya pun dijadikan sebagai hadiah.

Selain mengikuti pesta rakyat, Ridwan menggagas tradisi baru dalam merayakan kemerdekaan. Ia mengajak seluruh umat beragama untuk berdoa di rumah-rumah ibadah. Di sore hari, ia bersama jajaran TNI juga akan mengaji bersama hingga adzan magrib tiba. "Jadi mudah-mudahan ada keceriaannya dan ada kontemplasinya. Itu khasnya Bandung," katanya.

Tahun ini, keistimewaan perayaan Proklamasi di Kota Bandung ditambah dengan adanya Festival Kebangsaan. Presiden RI Joko Widodo telah menunjuk Bandung untuk menjadi tuan rumah tahun ini. Festival tahunan ini akan dihadiri langsung oleh orang nomor satu di Indonesia itu. "Insya Allah kita ada pawai kebudayaan dari seluruh Jawa Barat, kemudian ada konser musik di Jalan Asia Afrika dan Monumen Perjuangan," pungkasnya. ***
Share:

Kendaraan Presiden RI Pertama Akan Tampil Pada Karnaval HUT RI Ke 72


KIM Cipedes, Bandung.| Kota Bandung, Jawa Barat, terpilih menjadi tuan rumah Karnaval HUT Kemerdekaan ke-72 RI . Sejuta pesona siap ditebar untuk memikat wisatawan dari dalam dan luar negeri. Karnaval HUT Kemerdekaan RI ke-72 akan dilaksanakan 26 Agustus 2017. Seniman dan budayawan dari penjuru Tanah Air akan menampilkan karyanya dalam balutan tema "Nyalakan Api Semangat Kerja Bersama".

Karya bernuansa kebudayaan Indonesia akan dikemas secara apik untuk memikat para wisatawan. Terlebih lagi, di dalamnya akan turut digelar sejumlah acara, yakni pertunjukan wayang golek untuk murid sekolah di Pendopo (19 Agustus 2017), Bandung Run 2017 (20 Agustus 2017), dan Braga Culinary Night (20 Agustus 2017).

"Karnaval tersebut akan menjadi rangkaian penutup peringatan kemerdekaan ke-72 RI. Ayo, seluruh masyarakat turut meramaikannya!," kata Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Rute karnaval sendiri mengambil start dari Simpang Lima menuju Hotel Savoy Homann, Gedung Merdeka, dan finish di Alun-alun Kota Bandung. Ribuan peserta diperkirakan akan meramaikan karnawal ini, dengan urutan dimulai dari drumband Canka Panorama Secapa TNI-AD, Kuda Kavaleri TNI AD, kendaraan media (bandros), kendaraan Presiden RI, Anoa, kendaraan para menteri, dan kendaraan antik Presiden RI pertama, Soekarno.

Setelah rombongan VVIP, diikuti iringan paskibra, pramuka, sisingaan anak, Museum Kids Care Community, Asia Africa Student, kereta kencana, lingkung seni dangiang galuh pakuan, masyarakat adat Jawa Barat, pencak silat, kuda renggong Sumedang, keraton kapangranan gebang Cigugur, historia van Bandung, dan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI).

Karnaval juga diikuti rombongan hobi dari Paguyuban Sepedah Baheula dan Persatuan Penggemar Mobil Kuno Indonesia. Disusul dengan parade kampung adat dan budaya yang mengetengahkan budaya Cigugur Kuningan, Kampung Naga Salawu Tasik, Kampung Adat Kuta Ciamis, Kampung Ujung Jaya Kadipaten Rancakalong Sumedang, Negara Banceuy Subang, Dukuh Pamengpeuk Garut, Cikondang Ciwidey, Adat Ciptagelar Sukabumi, Cangkuang Garut, Mahmud Kabupaten Bandung, Kampung Urug Bogor, Kampung Adat Giri Jaya Gunung Halimun Sukabumi, Kampung Budaya Sindang Barang Bogor, dan Keraton Sumedang Larang.

"Karnaval kali ini dikemas sangat apik, menampilkan berbagai kebudayaan milik Indonesia. Hal ini bertujuan agar salah satu kekayaan bangsa berupa kebudayaan, yang ditampilkan melalui kesenian, dapat terus dilestarikan dan tidak terkikis oleh zaman," kata Deputi Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti yang didampingi Kepala Bidang Promosi Budaya Wawan Gunawan.

Esthy menjelaskan, Karnaval HUT Kemerdekaan HUT ke-72 RI ini merupakan kristalisasi kesadaran berbangsa dan bernegara, yang diselenggarakan oleh berbagai kalangan. Dulu dikenal dengan nama karnaval budaya, karnaval ini merupakan agenda rutin tahunan yang dihelat di Istana Negara dengan partisipasi dari 34 provinsi se-Indonesia. Namun sejak 2015, Karnaval tidak lagi diselenggarakan di Ibu Kota tetapi bergilir di berbagai penjuru Indonesia.

"Tahun lalu bernama Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba di Balige, Toba Samosir dan sebelumnya disebut Karnaval Khatulistiwa yang diselenggarakan di Pontianak, Kalimantan Barat. Jadi, semua daerah akan merasakan kegairahan yang sama," lanjutnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya sendiri berharap agar kegiatan ini menjadi heboh, gelaran acaranya pun dirancang tak biasa. Setelah menyiapkan lokasi acara, giliran penempatan spot panggung yang dirancang secara apik.

“Ini acara puncak. Usai parade juga akan ada acara di panggung berukuran besar di Monumen Juang. Di sini nanti tempatnya pesta rakyat digelar. Semua artis dan pengisi acara akan tumplek blek manggung di tempat ini," terangnya.

Rencananya Presiden Joko Widodo akan menghadiri rangkaian kegiatan Karnaval Kemerdekaan HUT ke-72 RI. Jokowi tidak saja akan membuka acara, namun turut berpartisipasi dalam karnaval dengan mobil hias bersama Ibu Negara. “Eksposur medianya sangat besar. Kegiatan ini akan diliput sembilan stasiun TV nasional maupun internasional," ungkap Menpar Arief Yahya.

Dia menjanjikan acara yang meriah sehingga wisatawan yang datang tidak akan kecewa. Siap-siaplah terkesima oleh ragam kekayaan budaya Indonesia dan masyarakat Sunda, juga penampilan artis papan atas Indonesia. 
"Pasti 'wow'. Ayo, ikut dan meriahkan Karnaval HUT Kemerdekaan RI ke-72, pesona Priangan ini," katanya.***
Share:

M. Ridwan Kamil : Little Bandung Beroperasi di Amerika

M. Ridwan Kamil
KIM Cipedes, Bandung - Setelah sukses dibuka di Petaling Jaya, Malaysia dan Seoul, Korea Selatan, Kota Bandung akan kembali membuka Little Bandung Store. Kali ini, lokasinya berada jauh di Amerika Latin, di sebuah kota bernama Cuenca.

Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil menuturkan, pihaknya telah melakukan penjajakan sejak berbulan-bulan lalu. Kini, dalam kurun waktu 6 bulan, toko Little Bandung akan beroperasi di Cuenca. “Kita sudah ada tokonya, betul-betul tinggal saya kirim container yang isinya barang-barang Usaha Kecil Menengah (UKM),” ujar pria lulusan University of California itu di Pendopo Kota Bandung, Senin (14/8/2017).

Pembukaan Little Bandung itu adalah hasil diplomasi Ridwan ke Amerika Latin beberapa waktu lalu. Serangkaian bentuk diplomasi sudah dijalankan Ridwan hingga berujung pada kerja sama konkret antara Bandung dengan negara-negara di sana. “Jadi kemanapun saya pergi ke luar negeri pasti selalu berakhir dengan negosiasi pembukaan UKM-UKM Bandung di dunia,” tutur wali kota.

Little Bandung adalah merek atau brand Kota Bandung di luar negeri berupa toko maupun media lainnya yang bertujuan untuk mempromosikan produk-produk Bandung di mancanegara. Produk-produk yang dipromosikan terdiri dari berbagai jenis, mulai dari kerajinan, makanan ringan, hingga fesyen. “Mudah-mudahan ini lancer. Pada saatnya saya sampaikan ke publik bahwa kita punya toko Little Bandung di Amerika Latin,” katanya.

Selain Little Bandung, Ridwan juga mendapatkan peluang untuk melakukan kerja sama sister city dengan Ekuador. Hal ini menambah daftar panjang prestasi Pemerintah Kota Bandung dalam menjalin hubungan baik dengan kota-kota dunia lainnya. ***
Share:

Mang Oded : IZI Menjawab Permasalahan Dengan Solusi

Mang Oded menandatangani prasasti Rumah Singgah Pasien
KIM Cipedes, Bandung Sebagai ibu kota provinsi, Kota Bandung adalah kota rujukan bagi 26 kota/kabupaten lain di Jawa Barat untuk urusan kesehatan. Kota Bandung dianggap memiliki fasilitas kesehatan yang lebih lengkap dibandingkan daerah lain. Dampaknya, banyak warga dari luar daerah yang berobat ke rumah sakit-rumah sakit yang ada di Bandung dan sekitarnya.

Bagi masyarakat luar kota, salah satu kendala saat melakukan rawat jalan di rumah sakit adalah transportasi. Jarak yang jauh menyebabkan sebagian besar pasien, khususnya kalangan menengah ke bawah, merasa keberatan saat harus bolak-balik dari kota asal menuju Bandung.

Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), sebuah lembaga pengelola zakat, menjawab permasalahan ini dengan solusi. Di Bandung, IZI membuka Rumah Singgah Pasien di Jalan Jurang No. 37 Bandung yang diresmikan langsung oleh Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial, Selasa (15/8/2017).

Oded mengatakan, rumah singgah ini adalah sarana untuk menampung pasien-pasien rujukan dari luar kota, terutama bagi pasien BPJS yang tidak mampu. Rumah singgah ini, menurut Oded, akan sangat bermanfaat bagi warga luar kota yang berobat ke Bandung. "Ini adalah program inisiatif yang luar biasa memberikan manfaat kepada masyarakat," ungkap Mang Oded sapaan akrab Wakil Walikota Bandung ini.

Rumah Singgah Pasien (RSP) dikelola oleh relawan - relawan IZI. Rumah berkapasitas 10 tempat tidur itu akan menjadi tempat transit sementara bagi pasien rawat jalan. Letaknya tidak jauh dari Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Hasan Sadikin Bandung. Dengan begitu, pasien memiliki akses yang mudah saat harus kembali menemui dokter di rumah sakit hari berikutnya.

Direktur Pendayagunaan IZI Nana Sudiana menuturkan, RSP akan berfungsi murni sebatas rumah transit. Rumah itu tidak memberikan layanan kesehatan maupun jasa rawat bagi pasien.

"Tujuannya agar tidak ada klaim kesehatan atau malpraktik. Makanya kami sediakan ambulans agar kalau ada apa-apa bisa segera kita larikan ke rumah sakit," jelas Nana.

Selain memiliki fasilitas ambulans, RSP juga memberikan makanan bagi pasien dan keluarga pengantarnya tiga kali sehari. Tak jarang, para relawan juga menghibur pasien dengan berbagai kegiatan, seperti memasak atau berjalan-jalan.

RSP di Bandung ini adalah satu dari enam RSP yang dimiliki oleh IZI. Kota-kota lainnya antara lain Jakarta, Yogyakarta, Semarang, dan Makassar. Di kota-kota tersebut, telah banyak pasien yang menerima manfaat RSP yang didanai dari zakat.

"Pasien yang datang ke rumah singgah ini biasanya yang punya penyakit jangka panjang, seperti kanker, atau penyakit jantung, yang harus bolak-balik ke rumah sakit," terang Nana. Bahkan, ada pula pasien yang menjadi pengguna RSP selama satu tahun.

Kendati begitu, RSP ini tidak digunakan sebagai tempat tinggal penuh untuk pasien selama berobat. Biasanya, pasien akan tinggal selama 3-4 hari selama masa perawatan. "Jika sudah selesai berobat, mereka pulang. Bulan depannya jika harus berobat lagi, baru mereka datang lagi," imbuh Nana.

Sejauh ini RSP Bandung baru bekerja sama dengan RSUP Hasan Sadikin. Warga kurang mampu yang membutuhkan layanan ini bisa menghubungi Humas RSUP Hasan Sadikin, menelepon lembaga Inisiatif Zakat Indonesia, atau datang langsung ke Jalan Jurang No. 37 Bandung.***
Share:

Pemkot Bandung Menyampaikan Permohonan Maaf

Yayan A. Brillyana
KIM Cipedes, Bandung.
Pemerintah Pusat melakukan pengecoran Jalan Soekarno Hatta mulai dari ruas perempatan Jalan Ibrahim Adjie hingga Jalan Riung Bandung yang merupakan Jalan Nasional. Perbaikan Jalan ini tentu sedikit akan mengganggu aktifitas warga Kota Bandung, yang mungkin akan menimbulkan kemacetan diruas jalan tersebut.

Berkenan dengan hal tersebut, Kepala Bagian Humas Setda Kota Bandung, Yayan Ahmad Brillyana menyampaikan permohonan maaf kepada warga Kota Bandung atas ketidaknyamanan tersebut.

"Kami atas nama Pemerintah Kota Bandung menyampaikan Permohonan Maaf Sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan dan terganggunya lalu lintas di sepanjang Jl Soekarno Hatta," jelasnya saat ditemui di Balai Kota, Selasa (15/8/17).

Yayan menjelaskan, meskipun program perbaikan jalan tersebut merupakan program Pemerintah Pusat, tetapi tentu saja berimbas kepada warga Kota Bandung yang menggunakannya.

Yayan meminta kepada warga apabila melalui jalan tersebut agar berangkat lebih awal, atau mencari jalur alternatif. "Agar tidak terhambat sebaiknya pergunakan jalur alternatif yang tidak langsung berhubungan dengan jalur pengecoran, sehingga meskipun memutar atau agak jauh tetapi tidak akan lama karena terjebak macet," tutur Yayan.

Yayan juga menambahkan Pemkot Bandung juga sudah meminta agar perbaikan jalan tersebut dapat dipercepat pengerjaannya. "Kita juga meminta mereka agar dapat mempercepat proses pengerjaannya, agar dampaknya tidak terlalu lama," jelas Yayan.

Sementara itu, Kepala Satuan Kerja Metropolitan Kementrian PU Yuliansyah saat dihubungi melalui telepon mengatakan, progres pengecoran jalan Soekarno Hatta sepanjang kurang lebih 2 KM akan dilaksanakan diperkirakan memerlukan waktu 45-60 hari.

Yuliansyah menambahkan, pekerjaan tersebut merupakan lanjutan proyek perbaikan jalan sebelum Iedul Fitri lalu yang belum selesai.

Ditambahkannya proyek pekerjaan tersebut merupakan 1 paket yaitu penggantian LC menggunakan aspal binder leveling dan dilanjut dengan rigid ketebalan 30,5 cm. "Ini memang paket yang lalu tapi masih polosan, masih rentan air hujan makanya harus dibeton agar kuat ," tegas Yuliansyah.

Berkaitan dengan arus lalu lintas yang terganggu akibat proyek tersebut, Yuliansyah mengakui hal tersebut. "Selama pouring (penuangan) beton akan terjadi kemacetan dengan jangka 1 minggu per lajur sebelum bisa kering dan dapat digunakan lajurnya ," ungkap Yuliansyah. @Asep WH/Liliana
Share:

Yossi Irianto : Kita Harus Tetap Waspada

KIM Cipedes, Bandung.
Dalam menjaga ketentraman wilayah diperlukan kebersamaan. Masyarakat maupun unsur kewilayah perlu kerjasama agar kondusifitas semakin terjaga. Hal tersebut dikatakan Sekretaris Daerah Kota Bandung Yossi Irianto saat membuka acara kegiatan Cipta Kondisi keamanan di Kota Bandung, di Hotel Golden Flower Kota Bandung, Selasa (15/08/2017).

Menurut Yossi, dengan ke-Bhinneka-an masyarakat tidak perlu takut jika ada ancaman. Secara bersama - sama harus di lawan jika memang hal itu harus dilakukan. "Maka dari itu kita harus tetap waspada setiap lingkungan yang ada. Awasi terus jika ada yang membahayakan,", tegasnya.Kota

Bandung kata Yossi, dengan ke-Bhinneka-an harus melekat dengan kegiatan seperti itu. Di level RT RW, kecamatan maupun kelurahan harus terus melakukan sosialisasi mengenai cipta kondisi keamanan. "Kita kolaborasi bersama TNI, Polri, Dandim dan FKUB untuk memberikan keamanan agar cipta kondisi setiap wilayah menjadi nyaman dan kondisif,"ujarnya.

Dirinya memberikan apresiasi yang diinisiasi oleh Kesbangpol. Dengan kegiatan Cipta kondisi seperti itu wilayah di Bandung khususnya lebih aman. "Kita terus bangun kondusifitas agar ke-Bhinneka-an Kota Bandung terawat dan aman,"tuturnya.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik kota Bandung, Hikmat Ginanjar menyampaikan, lahirnya bangsa Indonesia dengan beranekaragam suku, budaya, agama dan bahasa merupakan sebuah takdir yang harus dijaga.

"Meskipun kita berbeda, tetapi kita satu negara yaitu Indonesia. Maka dari itu dalam kegiatan seperti ini kita wujudkan kebersamaan untuk menciptakan kondisi yang aman tentram. Masyarakat pun harus mempunyai kepekaan yang baik. Di lingkungan terdapat warga yang mencurigakan atau bisa saja kita sebagai masyarakat harus tetap peka. "Saat memiliki kepekaan dan bisa mengantisipasi, kita juga harus mampu memecahkan permasalahan yang ada. Dirinya berharap kegiatan Cipta kondisi keamanan bisa sering dilaksanakan. "Tidak hanya sekali ini saja, namun kedepannya kita bisa melakukan lagi yang lebih baik untuk keamanan yang kondusif bagi lingkungan," ujarnya. ***
Share:

Kreasi & Inovasi Warga Cipedes Menyongsong HUT RI Ke 72

KIM Cipedes, Bandung- Dalam rangka menyongsong Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke 72, sejumlah daerah di Indonesia sudah mulai menggelar berbagai macam ragam kegiatan dan perlombaan untuk memeriahkan dan memperingati moment bersejarah bagi Bangsa Indonesia. Seperti diwilayah Kelurahan Cipedes Kecamatan Sukajadi Kota Bandung terpantau antusias warga memasang umbul-umbul dan bendera sebagai wujud cinta Tanah Air. Dan berbagai perlombaan pun sudah mulai digelar, baik tingkat RT maupun tingkat RW, salahsatunya kompetisi Mini Futsal yang diselenggarakan oleh RW 09. Sementara Kantor Kelurahan Cipedes menyiapkan berbagai event seperti Lomba Grafity 2017, dengan tema Kemerdekaan, lomba karnaval Karang Taruna se Kelurahan Cipedes dan Lomba cat painting Wall Tembok setiap RW.

Lurah Cipedes, Dedi Rustandi, SH mengatakan pengibaraan merah putih yang dilakukan warga Kelurahan Cipedes mengingatkan kembali kita kepada jasa – jasa Pahlawan dalam memperjuangkan Kemerdekaan RI, mengamalkan Pancasila dan UUD 1945 dalam kehidupan sehari- hari. Sehingga dapat menghidupkan kembali rasa Cinta Tanah. Kelurahan Cipedes terdiri dari 11 RW, aktifitas warga saling bergotongroyong, bahu membahu dalam menampilkan kreasi, inovasi Lomba cat painting Wall tembok RW yang merupakan wujud dalam menghargai jasa-jasa pahlawan yang memperjuangkan kemerdekaan RI, kita wajib mensyukurinya dengan cara mengisi menyemarakan HUT Kemerdekaan RI, karena kita tidak dituntut untuk angkat senjata," pungkas Dedi Rustandi ketika ditemui KIM Cipedes diruang kerjanya,11/08/2017. Liliana/Asep WH
Share:

RW. 09 Kelurahan Cipedes Gelar Kompetisi Mini Futsal

KIM Cipedes, Bandung- Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 selalu diperingati dengan berbagai acara dan pesta rakyat. Sebagai rakyat Indonesia, kita sudah selayaknya berbangga dengan kemerdekaan yang kita raih bersama. Apalagi kita pada saat ini yang tinggal menikmati kemerdekaan tanpa ikut berjuang, maka wajib bagi kita untuk mengisi hari Kemerdekaan RI dengan hal-hal yang positif. 

Dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke 72, RW. 09 Kelurahan Cipedes Kecamatan Sukajadi menggelar kompetisi Mini Futsal, bertempat di RT. 04 RW. 09 Aspol Sukajadi, Jumat, 11 Agustus 2017.

Lurah Cipedes, Dedi Rustandi, SH melalui tendangan kaki kanannya kearah gawang, kompetisi Mini Futsal RW. 09 resmi dibuka. 

Ketua RW. 09, Suherman mengatakan bahwa tujuan diselenggarakan kompetisi Mini Futsal untuk mempererat kebersamaan dan membangun silaturahmi antar warga dalam rangka menyambut HUT RI ke 72 dalam bingkai Kebhinekaan,” ungkap Suherman seusai pertandingan pembuka. 

Menurut Suherman, kegiatan ini hanya inisiatif warga RW. 09 untuk menyemarakan kemeriahan HUT Kemerdekaan. Dan kompetisi Mini Futsal ini akan menjadi agenda tahunan RW 09. Saya minta kepada para pemain, bertandinglah yang sportip, dalam pertandingan tentu ada kalah ada menangnya. Mari kita munculkan rasa kekeluargaan di antara kita, mari kita jaga persatuan dan kesatauan, karena kita semua adalah bersaudara," ," ujar Suherman. 

Sementara itu, Lurah Cipedes, Dedi Rustandi,SH sangat mengapresiasi penyelenggaran kompetisi Mini Futsal yang diprakarsai RW. 09 sebagai ajang mempersatukan warga untuk menyemangati generasi penerus bangsa. Selamat bertanding, dan jaga sportifitas," imbuh Dedi. @Asep WH/Liliana
Share:

DISBUDPAR GELAR RANGKAIAN EVENT HUT RI DAN PERKENALKAN BUDAYA MELALUI WAYANG GOLEK

Dewi Kaniasari
KIM Cipedes, Bandung - Semakin dekatnya hari Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia yang Ke-72 pada tanggal 17 Agustus nanti merupakan salah satu momen yang penting bagi Pemerintah Kota Bandung dikarenakan berdekatan pula dengan Hari Jadi Kota Bandung ke-207 yang akan di peringati pada tanggal 25 September 2017.

Berkenaan dengan hal tersebut, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung Dewi Kaniasari memaparkan, pada Bandung Menjawab Kamis, (10/08) di Media Lounge Balai Kota Bandung, sepanjang rentang Bulan Agustus Hingga November di Tahun 2017 Kota Bandung akan menggelar berbagai macam Event yang secara berantai akan berlangsung hingga akhir tahun 2017.

"Dimulai dari tanggal 20 Agustus ini akan ada Event Sport Tourism Five-K run mengelilingi beberapa titik pusat kota yang menjadi landmark di Kota Bandung, yaitu, Start dari Gedung Merdeka lanjut ke Gedung Indonesia Menggugat lalu ke Jalan Riau BIP, serta Cathedral dan balik ke Start di Gedung Merdeka, " ujarnya.

Wanita yang akrab di panggil Kenny ini menambahkan bahwa Event Five - K run ini sudah dibuka pendaftarannya dan nantinya event ini akan berlanjut pula dengan beberapa Event lain yang digelar di Sekitaran Braga dan Asia Afrika.

"Tujuannya memang untuk promosi Bangunan Cagar Budaya di Kota Bandung dan sudah ada 2.000 orang terdaftar, untuk acara Run ini kita gelar dari jam 7 sampai jam 10 pagi dan nanti jam 10 sampai jam 15 disambung event gelar seni di Braga pendek," tambah Kenny.

Sementara itu dihari yang sama Kenny juga mengatakan, pagi harinya di Plaza Balai Kota juga digelar teatrikal dari Legiun Veteran RI mengetengahkan Reka ulang atau Reenactment Kejadian Pertempuran para Pejuang dalam melawan Penjajah Belanda.

"Pagi itu juga ada perayaan Legiun Veteran RI teatrikal reenacment perang kemerdekaan dan nanti malam ada culinary night di braga panjang sekalian Inisialisasi lagi agar jadi tradisi siapapun Walikota nya nanti," Jelasnya.

Lebih lanjut Kenny mengatakan juga pada hari yang sama akan ada peresmian kawasan destinasi baru di cibadak dan kelenteng di wilayah Kecamatan astana anyar dan andir. " Harapannya nanti dua lokasi ini akan jadi kawasan wisata baru yang dikenal bagi wisatawan baik lokal maupun mancanegara," terang Kenny.

KARNAVAL
Menyambung paparannya Kenny menerangkan pada tanggal 26 Agustus 2017 Kota Bandung juga berencana akan mengadakan Karnaval Kemerdekaan yang berkolaborasi dengan kementrian Pariwisata dan badan ekonomk kreatif. " Helaran teatrikal pada karnaval ini masih dibahas dengan kemenrtan dan bekraf dan ada rencana juga RI 1 (Presiden RI) akan ke Bandung," tegas Kenny.

Untuk helaran akbar Seni Budaya Kenny menginformasikan pada tanggal 29 Agustus 2017 Akan diadakan Tahun Baru Sunda atau Tabaru Sunda di sekitar asia afrika dan helaran ini akan diisi oleh ritual dan kesenian buhun sunda serta lomba film Dokumenter.

"Kita kenalkan lagi pada warga agar mengenal leluhur dan ssmoga ada banyak partisipasi pihak ke 3 karena non APBD, sementara untuk tanggal 31 Agustus akan ada award untuk film dokumenter di Hotel Homann," terang Kenny.

Untuk Peringatan Tutup Tahun Kenny menambahkan akan ada lagi Bandung Great Sale berkolaborasi dengan semua stake holder pada 9 September sampai 8 Oktober 2017.

"Akan ada 10 mall besar ikut memeriahkan dan beberapa mart di beberapa wilayah serta juga kita ajak pihak airlines dan PT KAI untuk memberikan discount bagi Wisatawan yanv bepergian dari dan ke Bandung," ujarnya.

Rangkaian tersebut ujar Kenny akan disambung pada tanggal 25 September Sampai 25 Oktober 2017 dengan judul Bandung #1 (Bandung nomor 1) yang akan dimeriahkan 181 seniman di Seluruh Kota Bandung dan disambung pada Tanggal 29 Oktober oleh Bandung Light Festival.

"Akan digelar pertunjukkan dari seni rupa, musik, tari dan sastra dengan harapan wisatawan luar kota dan manca negara akan bisa menyaksikan sekaligus menutup HUT Kota Bandung," tegas Kenny.

Diluar hal itu Kenny juga mengatakan akan merencanakan Forum Bandung MICE (meeting incentive conference dan exhibition) sebagai suatu sosialisasi dalam rangka menarik devisa dan wisatawan melalui event Eksibisi di Kota Bandung.

"Dengan di adakannya forum ini kita berharap B2B (Buyer to Buyer) serta buyer dan seller akan rutin mengadajan even di bandung yang sudah punya segala fasilitas untuk mice," tegasnya.

Lain halnya pada sektor pendidikan Kebudayaan, Kenny memaparkan Disbudpar Kota Bandung memiliki program baru bagi Siswa siswi SD dan SMP melalui wayang golek sebagai media pengajaran dan informasi.

"Jadi nanti 2 minggu sekali akan kita akan gelar pertunjukkan wayang golek di SD dan SMP kolaborasi dengan disdik dengan tujuan mengenalkan, melestarikan wayang golek sejak pendidikan dini dan kita akan Launching di Pendopo tanggal 19 Agustus ini," pungkasnya. ***
Share:

Sekda Kota Bandung : Literasi Budaya “Kaulinan Barudak Lembur”

KIM Cipedes, Bandung - Dalam rangka melestarikan seni dan budaya, sanggar Seni Budaya ECO Bambu Cipaku menggelar Kaulinan Barudak Lembur, bertempat di Jalan Cipaku Indah XI, Kelurahan Ledeng Kecamatan Cidadap Kota Bandung.

Launching Kaulinan Barudak Lembur dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Yossi Irianto, Owner The Cipaku Hotel Lusiana Wibowo, Ketua Yayasan Sanggar Seni Budaya ECO Bambu Cipaku Andreas Wibowo, Kabid SD Supardi, Kabid Dispusip Ginting, Kabid Promosi dan Periwisata, Aswin, Camat Cidadap, Polsek Cidadap, para Lurah dan para Guru di Kota Bandung, Rabu, 9 Agustus 2017.

Event ini merupakan upaya literasi budaya dengan segmentasi anak-anak sekolah yang rencananya diadakan dari Agustus 2017 sampai Mei 2018. Adapun target kegiatan ini diperuntukan anak-anak SD dan SMP agar lebih mengenal permainan tradisional. Program literasi budaya untuk para siswa ini akan dilaksanakan seminggu dua kali di ECO Bambu yakni setiap Rabu dan Sabtu

Sekda Kota Bandung, Yossi Irianto menegaskan bahwa semua pihak khususnya Dinas Pendidikan Kota Bandung, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Camat Cidapap, dan Lurah Ledeng harus mendukung dan membantu program literasi budaya lewat permainan tradisional anak-anak ini, karena kegiatan seperti ini sangat positif dan bagus diterapkan ke anak-anak sekolah di Kota Bandung. Diharapkan dari kegiatan ini bisa menghidupkan kaulinan budak lembur yang banyak manfaatnya mulai dari jasmani, rohani, dan rasa sosial anak-anak,” ujar Yossi. @Asep WH/Liliana
Share:

Wakil Walikota Bandung Akan Bahas Anggaran Untuk KIM


KIMCIPEDES.COM, GARUT |  Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) adalah suatu lembaga layanan publik yang dibentuk dan dikelola dari, oleh, dan untuk masyarakat yang secara khusus berorientasi pada layanan informasi dan pemberdayaan masyarakat sesuai kebutuhannya.

Dalam rangka pengembangan dan pemberdayaan KIM di Bidang Informasi dan Media, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Outbound KIM Se Kota Bandung, bertempat di Kampung Sampireun Kabupaten Garut, 7-8 Agustus 2017.

Wakil Walikota Bandung, Oded M Daniel, dan Sekretaris Diskominfo Kota Bandung, Ir. Gin Gin Ginanjar, M.Eng. turut menghadiri Bimtek dan Outbound KIM Se Kota Bandung ini.

Pemateri pada Bimtek tersebut menghadirkan Kabag Humas Setda Kota Bandung, Yayan A Brillyana, dan Dosen STMIK AMIK Bandung, A.W. Hernoto Adi (Maznot).

KIM merupakan salahsatu pilar dalam kemajuan pembangunan sehingga dapat dikatakan sebagai agen informasi terdepan dilingkungan wilayahnya,” ungkap Kabag Humas Kota Bandung, Yayan A Brillyana saat memberi materi Bimbingan Teknis KIM di aula Wisata Kampung Sampireun Kabupaten Garut, senin (7/07/2017).

Lebih lanjut disampaikan Yayan, bahwa Humas Setda Kota Bandung mensosialisasi program kerja Pemerintah Kota Bandung melalui media massa baik media cetak maupun media elektronik. Untuk mengantisipasi berita-berita OHAX tentang Pemerintah Kota Bandung, 60 Menit setelah kegiatan Humas Setda Kota Bandung selalu menerbitkan release berita kegiatan tersebut. Jadi mitra kerja Humas Setda Kota Bandung langsung berhubungan media massa,” ujar Yayan.

Yayan berharap KIM untuk lebih peka terhadap kejadian disekitar agar masyarakat lebih memahami informasi yang terjadi. Lewat KIM ini, informasi yang menyudutkan atau menghasut dapat ditolelir secermat mungkin.

Pada kesempatan tersebut, Diskominfo Kota Bandung lounching website SARING = Sok Atuh Laporkeun Informasi Negatif. Website SARING ini, akan melaporkan URL konten-konten negatif kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk dilakukan pemblokiran. Untuk itu, bagi masyarakat yang menemukan konten-konten negatif silahkan kirimkan URL nya ke website SARING,” kata Kepala Bidang Diseminasi Informasi, Dra. Eli Harliani, M.Si


Sementara itu, MazNot memaparkan bagaimana memperoleh informasi sebagai kebutuhan hidup dari berbagai sumber. Dalam hal tersebut juga disampaikan sebaiknya diberitakan Informasi terbaru yang bermanfaat bagi masyarakat luas bahkan hasil penelitian kompetitif yang memiliki nilai tambah. Informasi lama yang perlu diteguhkan kembali yang dijadikan komitmen pada pembangunan moral bangsa. Sikap lembaga terhadap sebuah perkembangan terbaru, kritik terhadap kebijakan pemerintah.

Menurut MazNot, Karakter pembaca media massa tergantung dari rilis yang dibuat harus mampu memenuhi ekspektasi pembaca. Usahakan berita yang dirilis memiliki nilai berita yang mengigit, bahkan bombastis. Gunakan judul yang mudah dimengerti, singkat. Header berita harus dibuat semenarik mungkin, sehingga membuat pembaca mau membaca berita tersebut. Untuk beberapa media, model berita dengan pendekatan sastrawi dapat digunakan.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Walikota Oded M.Daniel mengatakan bahwa sesungguh, KIM ini sebagai mitra pemerintah Kota Bandung yang sangat strategis untuk menginformasikan, mensosialisasikan program-program Kota Bandung sampai ke masyarakat. Untuk itu, kedepan juga agar KIM lebih produktif kita akan memikirkan dan membahas anggaran untuk KIM. Karena KIM sangat berpengaruh sebagai poros informasi dini di masyarakat. Artinya jika KIM ini disejajarkan dengan organisasi lain dengan bantuan relugasi maka akan menguatkan keberadaan dan yakin KIM akan diperhitungkan,” ungkap Mang Oded sapaan akrab Wakil Walikota Bandung ini pada sesi ramah tamah dan hiburan di lapang Kampung Sampireun sambil membuat api unggun simbol semangat pada malam itu.

Justru Mang Oded ingin kedepan dengan KIM ini, setiap anggaran yang digelontorkan yang diberikan oleh pemkot Bandung ke wilayah termasuk kelurahan semuanya harus dipublikasi, minimal didepan Kantor kelurahan dipasang spanduk tentang informasi keterbukaan anggaran, sehingga dibaca oleh masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu Ketua FKIM Kota Bandung, Yus Hartiman menambahkan,” saya merasa bangga pada para penggiat informasi yang berada di tingkat kelurahan, mereka dengan ihklas memberi sumbangsih tenaga dan pemikirannya untuk KIM. Saya juga berharap kedepannya pemerintah bisa memfasilitasi sarana dan prasarananya,” harap Yus. @Liliana
Share:

“Posyandu Camar Terbaik di Kota Bandung”

KIM Cipedes, Bandung - Posyandu Camar salahsatu nominasi posyandu terbaik dari hasil penilaian lomba Posyandu tingkat Kota Bandung tahun 2016. Posyandu Camar berada di RW 02 Kelurahan Cipedes Kecamatan Sukajadi Kota Bandung yang memiliki aplikasi pelayanan yang langsung terhubung dengan warga masyarakat. Tim penilai tahap kedua Lomba Posyandu Tingkat Kota Bandung Tahun 2017, terdiri dari Dinas Kesehatan Kota Bandung, TP PKK Kota Bandung, PKP, dan LPM. 


Ketua TIM Penilai/Recheking Lomba Posyandu Tingkat Kota Bandung, Andi Iskandi mengatakan bahwa Posyandu Camar merupakan posyandu terbaik di kecamatan Sukajadi berdasarkan laporan evaluasi dari Pokjanal Posyandu Kecamatan Sukajadi. Dari 30 Pokjanal menyampaikan posyandu terbaik ditingkat kecamatan dan ditindaklanjuti dengan expose dari Ketua Posyandu masing-masing kecamatan. Dari 30 posyandu itu, terpilih 6 nominasi terbaik, setelah dilakukan recheking, nanti akan terpilih 1 posyandu terbaik tingkat Kota Bandung. Recheking posyandu Camar ini adalah hari terakhir,” ungkap Andi ketika ditemui KIM Cipedes disela-sela Recheking Posyandu Camar, Kamis, 03 Agustus 2017.
Menurut Andi, dalam recheking ini salahsatu tujuannya adalah untuk mencari, untuk melakukan pemeringkatan karena 6 posyandu yang kami kunjungi ini adalah posyandu yang terakhir kami kunjungi belum ada peringkatnya. Mudah-mudahan setelah recheking yang dilakukan hari ini, nanti tim akan melakukan rapat hasil recheking ini dan menentukan 1 Posyandu Terbaik Tingkat Kota Bandung.

Sementara itu, Kasie Trantib Kecamatan Sukajadi, Toto mengatakan harapan warga Posyandu Camar ini menjadi Posyandu yang terbaik di Kota Bandung sesuai dengan nama Camar biasanya terbang tinggi. Mudah-mudahan Posyandu Camar ini dengan aplikasi yang dimilikinya menjadi nomor satu bukan di Kota Bandung saja bahkan di tingkat Jawa Barat maupun tingkat nasional. Semua itu kita serahkan kepada tim penilai atau recheking dalam menentukan Posyandu yang terbaik,” ungkap Toto mewakili Camat Sukajadi yang pada saat itu berhalangan hadir karena ada tugas dinas diluar kota.

Hal senada juga dikatakan Lurah Cipedes, Dedi Rustandi, SH, berharap Posyandu Camar menjadi yang terbaik di Kota Bandung. sehingga menjadi motivasi bagi posyandu yang berada di kelurahan cipedes. Semua ini berkat kerja keras kader-kader Posyandu Camar dalam memberikan pelayanan kepada warga masyarakat dan juga dorongan TP PKK Kelurahan Cipedes yang selalu memberikan supporting untuk lebih ditingkatkan dalam pelayanan posyandu. Sehingga Posyandu Camar mempunyai peluang untuk mendapatkan pengakuan posyandu yang terbaik di Kota Bandung,” pungkas Dedi Rustandi. @Tim KIM Cipedes.
Share:

Dua Perguruan Tinggi Meneliti KIM Cipedes Sebagai Pelayanan Publik

KIM Cipedes, Bandung - Dosen Administrasi Negara FISIP Universitas Pasundan, Mira RG Wiranatakusuma dan Kandidat Doktor Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, Budi Subagio melakukan penelitian tentang Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) sebagai Pelayanan Publik.  KIM Cipedes sebagai obyek penelitian yang dilakukan 2 (dua) orang desen ini untuk desertasi gelar doktor yang akan diraihnya.
Penelitian dilakukan pada Kamis, 03 Agustus 2017, sekitar pukul 13.00 WIB, ketika Lurah Cipedes, Dedi Rustandi, SH, Ketua KIM Cipedes, Asep Wahyu Hermawan, Sekretaris KIM Cipedes, Martika Edwandi dan FK KIM Kota Bandung, Asep Mulyana sedang asyik ngobrol santai diruang kerja Lurah Cipedes, membahas tentang giat Recheking Posyandu Cemara, tidak lama dari itu, datanglah 2 (dua) dosen ini dengan tujuan ingin bertemu dengan Pengurus KIM Cipedes dan ingin mengetahui sejauhmana peran KIM Cipedes dalam memberikan pelayanan terhadap warga dalam bidang informasi. 

Ketua KIM Cipedes, Asep Wahyu Hermawan mengatakan peran KIM Cipedes sebagai jembatan penghubung warga dengan Pemerintah begitu juga sebaliknya antara Pemerintah dan masyarakat dalam memberikan informasi. Aspirasi dan permasalahan yang timbul dimasyarakat dapat kita sampai kepada pemerintah begitu juga dengan program-program kebijakan pemerintah kita informasikan kepada masyarakat, melalui whatShap, twitter, facebook, blogger dan bahkan dengan cara bertatap mata langsung dengan warga,”ungkap Asep Wahyu Hermawan yang akrab dipanggil Aa Rommy. 

Selama ini, kata Rommy informasi mengenai program pemerintah terkadang masyarakat tidak mengetahui. Baru-baru ini Walikota Bandung meluncurkan program Layad Kesehatan bagi masyarakat yang tidak mampu, apakah masyarakat mengetahui mengenai program ini, dan bagaimana cara untuk pelayanan layad ini. Walaupun Camat dan Lurah sudah menyampaikan mengenai program Layad tersebut kepada Ketua RW, RT tapi apakah informasi sampai kepada masyarakat? Nah disinilah peran KIM sebagai pelayanan publik yang dapat menyampaikan dan meluruskan informasi kepada masyarakat, supaya terhindar dari berita HOAX,” ujar Rommy. 

Selain itu, kata Rommy KIM Cipedes juga memiliki beberapa kelompok binaan Usaha Ekonomi Produktif seperti Kelompok Pengelola Air, Pembuatan Roti Mashai Bakery dan Basreng serta penataan PKL, dll.

Sementara itu, Lurah Cipedes, Dedi Rustandi, SH mengatakan merasa terbantu dengan adanya KIM di Kelurahan Cipedes. KIM ini sangat cepat mendapatkan informasi, kita pejabat kelurahan belum mengetahui, KIM sudah duluan menginformasikan kepada masyarakat. Seperti kemarin ini, Kota Bandung Kembali Meraih Piala Adipura, kita belum mendapat infromasi, KIM Cipedes sudah menyebarkan informasi melalui WhatShapp lengkap dengan Surat Undangan dari Kementeraian yang terkait. Ini merupakan suatu kebanggaan bagi kita sendiri, informasi – informasi Kota Bandung, bahkan Pemerintah Pusat warga Cipedes pasti mengetahui melalui KIM,” ungkap Dedi. 

Penelitian ini akan berlanjut pada hari Minggu, 06 Agustus 2017, salahsatu melihat langsung Usaha Ekonomi Kreatif Binaan KIM Cipedes dan wawancara pelaku usaha dan warga setempat. Tim R
Share:

KAPOLRI

iklan banner

KAPOLRES SUMBAWA BARAT

iklan banner

IPTU RITA YULIANA,S.I.K.,M.M

Trending Minggu Ini

BERITA HARI INI

Arsip Blog