Mei 2019 ~ KIM Cipedes

KAPOLDA JABAR BUKA PUASA DAN SHOLAT BERJAMAAH BERSAMA PERSONIL SATGAS BKO POLDA METROJAYA SAT BRIMOB POLDA JABAR

KIM CIPEDES, JAKARTA - Kapolda Jabar, Irjen Pol Drs. Rudy Sufahriadi bersama Pejabat Utama Polda Jabar dan Pengurus Daerah Bhayangkari Jabar, melaksanakan Buka Puasa serta Shalat Maghrib dan Isya berjamaah bersama dengan Personil Satgas BKO Polda Metrojaya Sat Brimob Polda Jabar, bertempat di Posko Sat Brimob Polda Jabar di sekitar wilayah gedung DPR dan MPR Jakarta, Jumat, 31/5/2019.

Di dalam kegiatan tersebut, Kapolda Jabar menyampaikan arahan yang memotivasi dan memberi semangat kepada anggota yang menjalankan tugas, untuk tetap menjaga kekompakan serta menjaga nama baik kesatuan dan jangan sekalipun melakukan Pelanggaran.

Pada kesempatan tersebut Kapolda Jabar memberikan Tali Asih kepada Danyon Batalyon C.

Adapun Jumlah personel yang melaksanakan Satgas BKO Polda Metrojaya berjumlah 300 Orang terdiri dari Batalyon A dan Batalyon C, dipimpin oleh Danyon C.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Bhayangkari Daerah Jabar, Karo Ops Polda Jabar, Dir Reskrim Sus Polda Jabar, Dan Sat Brimob Polda Jabar serta Danyon Batalyon C.
*M. Edwandi/Kabid Humas Polda Jabat
Share:

WAKA POLDA JABAR CEK POS PENGAMANAN OPS KETUPAT LODAYA 2019 DI POS PAM WADO KAB. SUMEDANG

KIM CIPEDES, SUMEDANG - Wakapolda Jabar Brigjen Pol. Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K.,M.S.I.,M.M., melakukan pengecekan Pos Pengamanan Oparasi Ketupat Lodaya 2019, bertempat di Pos Pengamanan Wado Dusun Elos Desa Cikareo Selatan Kecamatan Wado Kabupaten Sumedang, Jumat, 31/5/2019.

Dalam pengecekan tersebut Waka Polda Jabar diterima oleh Kapolres Sumedang AKBP. Hartoyo, S.I.K, MH., yang diwakili Kasat Lantas Polres Sumedang AKP. Iim Abdurohim, SH, MH., didampingi Kanit Riksa Subbid Provos Bid Propam Polda Jabar AKP. Dani Prasetya, Paur Subbag Dalops Polres Sumedang Ipda. Awang M.,S.H., Ka Pos Pam Wado yang juga Kapolsek Darmaraja AKP. Denny Ginanjar Solichin, S.H., M.H., Padal II Pos Pam Wado yang juga Kapolsek Jatinunggal AKP. Bambang Sulihno, Kanit Samapta Polsek Darmaraja Ipda. Deden, Kadinkes Kab. Sumedang Dr. Hj. Ana Hernawati Sabana, M.Km., dan personil gabungan TNI-Polri Pos Pam Wado.

Menurut Waka Polda Jabar Hasil dari pengecekan tersebut antara lain Pos Pam beserta kelengkapannya sudah siap untuk melaksanakan Pengamanan dan Pelayanan arus mudik dan balik Lebaran 1440 H tahun 2019, personel Pos Pam hadir lengkap dalam keadaan sehat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka pemantauan arus lalu lintas, pengecekan kelengkapan Pos Pam dan kesiapan Personel Pos Pam Ops Ketupat Lodaya 2019 guna terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kab. Sumedang.
*M. Edwandi/Kabid Humas Polda. Jabar
Share:

KABID HUMAS POLDA JABAR : POLRES INDRAMAYU UNGKAP KASUS CURAS DAN CURAT DI WILAYAH INDRAMAYU

KIM CIPEDES, INDRAMAYU - Polres Indramayu Polda Jabar berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan dan kasus pencurian dengan pemberatan. Kasus ini merupakan kejadian dari bulan Januari 2019 sampai dengan bulan Mei 2019, yang didasarkan pada laporan 6 orang warga Kab. Indramayu dan 3 orang warga luar Kab. Indramayu, Jumat, 31/5/2019.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., membenarkan bahwa sebagaimana yang dituturkan oleh Kapolres Indramayu AKBP. M. Yoaris M.Y. Marzuki, S.I.K., tersangka yang berhasil ditangkap adalah 5 orang tersangka yaitu END umur 20 tahun, KKL umur 22 tahun, YYP umur 19 tahun, SNJ umur 21 tahun, RNY umur 37 tahun. Sedangkan 5 orang lagi masih DPO, yaitu SS, BLN, JP, CBL, dan CTL . 

Barang bukti yang berhasil disita berupa 12 (dua belas) unit sepeda motor, 1 (satu) pucuk senjata jenis FN warna hitam berikut 2 (dua) butir peluru kaliber 45 mm, 1 (satu) buah handphone Oppo warna putih, 1 (satu) buah handphone Mito warna hitam, 3 (tiga) bilah pedang/golok, (satu) Unit TV merk Sharp 40 inc, 2 (dua) buah linggis, 1 (satu) buah obeng, 1 (satu) buah gunting besar, 1 (satu) buah kunci pas, 1 (satu( buah kunci “L”, 7 (tujuh buah anak kunci leter “T”, 5 (lima) buah kunci gembok yang sudah rusak. 

Kronologisnya pada hari selasa, tanggal 14 Mei 2019, sekitar jam 18.00 wib, anggota Sat Reskrim Polres Indramayu di jalan bencirong desa srengseng kec. Krangkeng kab. Indramayu, telah menangkap pelaku pencurian dengan kekerasan (begal R2) an. END als. NNG setelah itu melakukan pengembangan lalu mengamankan 3 (tiga) orang pelaku lainnya an. KKL, YYP, SNJ dan mengamankan sejumlah barang bukti berupa sepeda motor, senjata api jenis FN berikut 2 (dua) butir peluru serta 3 (tiga) bilah pedang/golok yang digunaka para pelaku untuk melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan kemudian dari hasil pemeriksaan pelaku mengaku sudah melakukan pencurian denga kekerasan sepeda motor sebanyak 8 (delapan) kali di beberapa lokasi diwilayah hukum Polres Indramayu, selain itu Sat Reskrim Polres Indramayu juga berhasil mengungkap tindak pidana Curat spesialis toko/konter Hp, saat ini para tersangka dan barang bukti tersebut diatas dalam proses penyidikan Sat Reskrim Polres Indramayu. 

Modus Operandi, pelaku curat memepet korban lalu mencabut kunci kontak sepeda motor yang dikendarai korban sehingga sepeda motor korban berhenti kemudian pelaku mengancam dengan menggunakan senjata api dan golok/pedang lalu pelaku mengambil sepeda motor korban. Kemudian pelaku curat masuk ke dalam toko konter HP denga cara merusak gembok menggunakan gunting lalu masuk kedalam toko mengambil Handphone berbagai merk sebanyak 139 (seratus tiga puluh sembilan) Unit dan 2 (dua) Unit Laptop. 

Pasal yang dilanggar yaitu pasal 365 KUHP dan Pasal 363 KUHP dengan Ancaman hukuman Pasal 365 KUHP, Pidana penjara paling lama 12 (dua belas) tahun. Pasal 363 ayat (2) KUHP, Pidana penjara paling lama 9 (sembilan) tahun.

Para pelaku telah dilakukan penahanan di Rutan Polres Indramayu untuk proses penyidikan lebih lanjut. 
*M. Edwandi
Share:

PANGLIMA TNI DAN KAPOLRI KUNJUNGI POSKO TERPADU CIKOPO

KIM CIPEDES, PURWAKARTA - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D, melaksanakan kunjungan kerja ke Posko Terpadu Cikopo, Purwakarta, dalam rangka pengecekan Ops Ketupat Lodaya 2019, Jumat, 31/5/2019. 

Dalam pengecekan tersebut, Panglima TNI dan Kapolri langsung disambut oleh Kapolda Jabar Irjen. Pol. Drs. Rudy Sufahriadi, Pangdam III/Siliwangi, dan Gubernur Jawa Barat H.M. Ridwan Kamil,S.T.,M.U.D, serta Pejabat Utama Polda Jabar dan Pangdam III/Siliwangi, Kapolres Purwakarta bersama Dandim 0619 Purwakarta dan Wakil Bupati Kab. Purwakarta.

Selain Panglima TNI dan Kapolri, hadir pula pada kunjungan kerja tersebut Menhub Ir. Budi Karya Sumadi, Menkes Ny. Nila Farid Moeloek, Dirut Jasa Marga Ny. Desi Aryani, Kabasarnas Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito,S.E ,.M.M., Kakorlantas Irjen Pol Drs.Refdi Andri,M.Si., Asops Kapolri Irjen Pol. Drs.Martuani Sormin, M.Si., Asops Panglima TNI Mayjen TNI Ganip Warsito,S.E., M.M, Aslog Panglima TNI Marsda TNI Kukuh Sudibyanto, Karo Penmas Div Humas Polri Brigjen Pol Dedy Prasetyo, .Hum.M.Si. M.M, Dirjen Hubdat Kemenhub Irjen Pol Drs.Budi Setiadi, S.H, M.Si

Setelah Kapolda Jabar menyampaikan kesiapan Polda Jabar dan Jajaran dalam pengamanan Ops Ketupat Lodaya 2019, selanjutnya Menteri Perhubungan memberikan arahan. Pada kesempatan tersebut, Menhub menyampaikan Apresiasi kepada anggota yang telah melaksanakan Kinerja dengan baik, dengan penekanan bila semua kegiatan didukung dengan sarana dan prasarana yang baik maka kemacetan bisa diatasi dan menghimbau agar para pemudik baik kendaran R4 (mudik via tol) dan R2 (mudik via non tol) mengutamakan keselamatan dan tetap antisipasi dan waspada kepada arus mudik dan arus balik. 

Sedangkan arahan yang diberikan oleh Menkes antara lain menyampaikan bahwa Kadinkes Jabar telah menyediakan fasilitas pos kesehatan, puskesmas sebanyak 20 puskesmas yang dilalui pemudik pada Rest Area km72, km88 dan km97 dengan pelayanan selama 24 jam dengan shift bergantian petugas kesehatan. Dihimbau agar para pengemudi memperhitungkan keselamatan, jika kelelahan agar memanfaatkan fasilitas kesehatan yang ada.

Selanjutnya Panglima TNI kembali menyatakan dukungannya terhadap Polri dalam rangka pengamanan Ops Ketupat 2019 serta menciptakan keamanan masyarakat terhadap gangguan dan ancaman yang ada. Disampaikan pula oleh Panglima TNI bahwa unsur TNI dan Polri bersinergi untuk menertibkan lalu lintas dengan menggelar personil dijalan untuk antisipasi potensi kemacetan dan pelanggaran lalu lintas serta melaksanakan patroli gabungan dengan unsur Polri di lingkungan tempat tinggal pemudik (Babinsa dan Bhabinkamtibmas). 

Arahan terakhir disampaikan oleh Kapolri yang menyampaikan bahwa berdasarkan hasil anev perbandingan Ops Ketupat tahun 2018 dan 2019 untuk infrastruktur dan rekayasa lalu lintas dilaksanakan dengan baik. Cara bertindak jika terjadi kemacetan yang panjang dilaksanakan rekayasa lalu lintas dengan cara one way/contraflow seperti yang dilaksanakan pada tahun 2018 yang menjadi rekor one way terpanjang lebih dari 200 km.

Disampaikan pula oleh Kapolri bahwa dilaksanakan diskresi Kepolisian jika ada problem di pintu-pintu Tol terutama di gerbang tol Cikarut dan Polri bekerja sama dengan pihak tol untuk melaksanakan operasi kemanusiaan dengan cara pembebasan biaya tol (menomor dua kan keuntungan untuk sementara). Kapolrimengingatkan kembali tentang prinsip jangan sampai ada masyarakat yang tersiksa dikarenakan Macet dengan Upaya sistem Jemput bola dari petugas Tol jika terjadi kemacetan.

Dari analisa masalah ditahun 2018, bahwa kemacetan di Rest Area, dikarenakan banyak kendaraan parkir dibahu jalan, sehingga diharapkan pada tahun 2019 ini anggota Polri melaksanakan patroli terhadap sarana dan prasarana yang ada serta menjalin kerjasama dengan pihak pengelola Rest Area agar menyiapkan fasilitas kesehatan, tempat makan, souvenir, dan toilet mobile yang memadai.

Diingatkan oleh Kapolri, hambatan akses Tol menuju jateng di tahun 2018 belum fungsional, agar waspadai karena ditahun 2019 seluruh pembangunan tol menuju Jateng telah selesai menimbulkan dampak kecelakaan lalu lintas meningkat (Faktor Jalan), sehingga pada jalur tol, Jalur Pantura dan Jalur selatan untuk dipasang rambu-rambu lalu lintas dan kanalisasi ditempat restoran, pasar, dan pangkalan yang mengakibatkan arus lalu lintas macet.

Pada kegiatan tersebut, Kapolri, Panglima TNI dan Menhub RI, memberikan bingkisan kepada kepada Petugas Pos PAM TNI dan Polri yang sedang melaksanakan tugas.
*M. Edwandi/Kabid Humas Polda Jabar
Share:

Wakapolda Jabar Didampingi Kapolres Garut Cek Langsung Pos Pelayanan Terpadu Ops Ketupat Lodaya 2019

KIM CIPEDES, GARUT - Wakapolda Jawa Barat, Brigjen Pol Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K, M.S.I., M.M. didampingi Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna, S.I.K. melakukan Pos Pelayanan Terpadu Ops Ketupat Lodaya Tahun 2019 Limbangan Garut, tepat di Lapangan Alun-Alun Kecamatan Limbangan Kabupaten Garut, Jumat, 31/5/2019.

Hadir pada kesempatan tersebut para Pejabat Utam Polda Jawa Barat, para Pejabat utama Polres Garut, para Personil Polres Garut, serta perwakilan dari Dinas terkait.

Disampaikan oleh Waka Polda Jabar Jajaran Polda Jabar siap menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran 2019, bahkan telah merancang mekanisme pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas saat musim mudik.

Pada kesempatan tersebut Waka Polda Jawa Barat didampigi Kapolres Garut bersama Pejabat Utama Polda Jabar dan Pejabat utama Polres Garut melakukan Pengecekan Supervisi dan Video converence dengan Kapolri I terkait dengan Operasi Ketupat 2019.
*M. Edwandi/Kabid Humas Polda Jabar
Share:

Raja dan Sultan se-Nusantara Tetap Mendukung Pemerintahan Negara Republik Indonesia, NKRI Harga Mati

KIM CIREBON, CIREBON - Sultan Sepuh Ke-XIV Keraton Kesepuhan Cirebon, Pangeran Raja Adipati (PRA) Arief Natadiningrat didampingi Kerajaan Kulukale Maros, Andi Maparesa dan salahsatu Pengurus di SSKN Keraton Kesepuhan Cirebon, Subandi melalui video berdurasi 11.06 detik, menyatakan bahwa Raja dan Sultan se-Nusantara dan juga Forum Silaturahmi Keraton se-Nusantara di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia ini, tentu mengikuti semua program-program yang ada di pemerintah, khususnya bidang kebudayaan, pariwisata, ekonomi kreatif dan juga beberapa program sosial lainnya.  
Pangeran Raja Adipati, Arief Natadiningrat menceritakan sejarah terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia  Dan di era Negara Kesatuan Republik Indonesia ini, Raja dan Sultan Nusantara juga sebagai warga negara Republik Indonesia, tentunya tunduk terhadap undang-undang dan peraturan yang berlaku. Karena raja dan sultan Se - Nusantara pada waktu memasuki Kemerdekaan Republik Indonesia ini, yang dimana ikut berjuang membentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pada waktu sebelum terbentuknya NKRI, memang terdiri dari kerajaan-kerajaan yang ada di Indonesia ini. Pada waktu itu yang mempunyai kekayaan, harta, uang, adalah kerajaan-kerajaan. Dan pada waktu itu berkumpul dengan Bung Karno, salah satunya di Tampaksiring dan menyumbangkan untuk kemerdekaan Republik Indonesia. Karena Raja-Raja dan Sultan se-Nusantara sudah bosan dengan politik adu domba penjajah pada waktu itu. Dari masing-masing kerajaan diadu domba, bahkan didalam kerajaan diadu domba, antara adik dan kakak, bahkan keluarga. Dan karena itulah, bersepakat dan berjuang, bahkan pahlawan nasional yang banyak sekali dari kerajaan-kerajaan di nusantara. Nah, itulah bahwa menandakan dan bukti nyata bahwa raja Se-Nusantara ingin dan ingin merdeka dan membentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Nah, sekarangpun Republik Indonesia sudah berusia kurang lebih 74 tahun dan Alhamdulillah kita lihat banyak perkembangan yang sangat pesat. Tentu masih ada yang perlu kita selesaikan". Masalah kepuasan atau tidak kepuasan tentu itu hal yang lazim karena Indonesia sangat luas dan sangat besar sekali.
"Kita telah menyelesaikan Pemilihan Umum, pada, 17 April 2019. Alhamdulillah secara umum, secara makro pemilu ini sudah dilaksanakan sangat baik dan damai dan tentunya sesuai dengan perundangan dan peraturan yang berlaku". Pasti di dalam pemilu ini ada yang kalah dan ada yang menang. Hasil pemilu sudah diumumkan oleh KPU ternyata dan gugatan ke Mahkamah Konstitusi sehingga kita sekarang menunggu keputusan Mahkamah Konstitusi.

Oleh karena itu, tentunya kita harapkan, nanti hasil dari Mahkamah Konstitusi ini, betul-betul bisa mencerminkan hasil demokrasi hasil kemenangan rakyat dan bangsa Indonesia. Dan mudah-mudahan tentunya tidak terjadi apa-apa dan tetap dalam keadaan damai," harap Arief.

Beberapa hari ini, kata Arief, beredar di media sosial, undangan dari salah seorang yang mengatasnamakan dari kerajaan di Aceh untuk mengundang para raja dan sultan untuk berkumpul di tugu proklamasi Jakarta. Dimana mengatasnamakan Raja dan Sultan Se-Nusantara untuk mengadakan refrendum untuk mencabut mandat kepada bung Karno untuk menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia

Menurut Arief, hal itu adalah tidak benar. Kami pertama tidak tahu menahu tentang undangan itu. Kedua kami tidak mengadakan kegiatan yang dimaksud. Yang ketiga raja dan sultan nusantara selama ini selalu bersama dengan pemerintah untuk bagaimana ikut membangun negara dan masyarakat," tegas Arief.

"Kami sudah berkumpul dengan Bapak Presiden RI di Istana Bogor tahun 2018 yang lalu, membahas tentang bagaimana membangun bangsa dan negara ini termasuk Keraton - Keraton yang ada di Indonesia. Dan mudah-mudahan 5 tahun kedepan ini kita bangun masalah kebudayaan, tempat wisata, ekonomi kreatif dan kesejahteraan masyarakat pada umumnya," ungkap Arief.

Dikatakan Arief bahwa Raja dan Sultan Nusantara dan Forum Silaturahmi Keraton Se-Nusantara adalah mitra dari pemerintah, ikut berperan melaksanakan program pemerintah. Oleh karena itu, tidak benar kalau misalnya menginginkan adanya referendum. Itu tidak benar. Dan kami semua sekarang menghadapi Idul Fitri 1440 H tetap ada di keratonnya masing-masing, dan di istananya masing-masing. Tidak mengadakan kegiatan di Jakarta. Dan Alhamdulillah, hampir disemua keraton yang ada di Indonesia, sampai dengan hari ini, ikut melestarikan sejarah, adat, tradisi budaya yang menandakan kecintaan terhadap NKRI.

Arief menjelaskan disetiap istana dan keraton-keraton di Indonesia mempunyai bendera Merah Putih, dan mengikuti upacara-upacara kebangsaan. Dan setiap tahun Raja dan Sultan se-Nusantara mengikuti upacara Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka di Jakarta. Kurang lebih ada 100 undangan untuk Raja dan Sultan se-Nusantara untuk mengikuti upacara Kemerdekaan RI setiap tahun. Kami menyalurkan kepada Raja dan Sultan se-Nusantara, itu menandakan kecintaan terhadap NKRI," imbuh Arief.
*M. Edwandi
Share:

Kepala Kabaharkam Polri Bagikan 500 Paket Sembako Bagi Warga Nagreg

KIM CIPEDES, KAB. BANDUNG - Kepala Baharkam Polri Komjen Pol. Drs. Condro Kirono, M.M., M.Hum., dan Kakor Binmas Irjen Pol. Drs. Widiyarso Herri Wibowo, M.Hum., serta Direktur Polairud. Brigjen Pol. Drs. Anang Revandoko., melaksanakan bakti sosial bertempat di Masjid Al Muhajirin Desa Citaman Kecamatan Nagreg Kab. Bandung, Kamis, 30/5/2019.

Diinformasikan oleh Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Trunuyudo Wisnu Andiko, S.Ik., bahwa pada kegiatan tersebut dihadiri pula oleh Direktur Binmas Polda Jabar Kombes Pol. Badya Wijaya, S.H., M.H., Direktur Shabara Polda Jabar Kombes Pol. Nurfalah, S.H., Direktur Pam Obvit Polda Jabar Kombes Pol. Nasri Wiharto, S.I.K.,M.H., Kapolres Bandung, dan Kapolres Garut Polda Jabar.

Dalam kegiatan bakti sosial tersebut, dibagikan Sembako bagi 500 orang penerima, santunan bagi anak yatim dan kaum duafa sebanyak 200 orang dan pengurus DKM Masjid Al Muhajirin dan ibu ibu majelis taklim sebanyak 40 orang, dan pemeriksaan kesehatan bagi 700 orang

Menurut Kabaharkam Polri, bahwa kegiatan tersebut, merupakan salah satu bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat khususnya dalam menyambut Bulan Ramadhan tahun 2019.
*M. Edwandi/Kabid Humas Polda Jabar
Share:

Sub Sektor 01-22 Citarum Ciduk Pembuang Sampah di Sungai Cikakak

KIM CIPEDES, BANDUNG - Satuan Tugas (Satgas) Citarum dalam menjaga keasrian dan kebersihan sungai dari sampah dan limbah industri merupakan tugas pokok serta tanggungjawab dalam upaya pencapaian program revitalisasi sungai Citarum.

Giat karya bakti di tiap sungai dan bantarannya, menertibkan pabrik pembuang limbah dan penanaman pohon pada lahan kritis bahwa itu semua bertujuan memulihkan ekosistem sungai supaya bisa hidup kembali.

Program revitalisasi Sungai Citarum sudah berjalan satu tahun lebih, namun kesadaran sebagian warga dan pelaku industri masih relatif kurang. Dikarenakan masih ada warga dan pelaku industri yang membuang sampah dan limbah ke anak sungai Citarum. Atas dasar tersebut, sektor-sektor Citarum melakukan patroli dan penyisiran ke tiap sungai, bahkan penerapan operasi tangkap tangan (OTT) diberlakukan bagi warga yang membuang sampah ke sungai.

Pada hari Kamis, 30 Mei 2019, sekitar pukul 11.00 Wib, Sub 01 Sektor 22 Citarum yang dipimpin oleh Serka Mustakim dan 2 orang anggota melakukan operasi tangkap tangan (OTT) warga di RW 05 Kelurahan Nyengseret Kecamatan Astana Anyar Kota Bandung yang kedapatan membuang sampah ke sungai Cikakak.

Dalam patroli sungai tersebut mendapati seorang warga yang membuang sampah ke Sungai Cikakak, maka Serka Mustakim dan anggotanya langsung melakukan OTT terhadap :

Nama. : Enah
Tempat/tgl lahir : Ciamis, 27-10-1989
Jenis Kelamin. : Perempuan
Alamat. : Dusun Dayeuhdatar. Rt/w 061/013. Ds Lumbungsari. Kecamatan Lumbung
Agama. : Islam
Pekerjaan. : Ibu Rumah Tangga

Serka Mustakim mengatakan Operasi sungai adalah tugas wajib yang diprogramkan oleh Dansektor 22 Citarum, Kol. Asep Rahman Taufik dan hari ini kami memergoki pembuang sampah, maka langsung kami tindak dengan OTT," tegasnya.

"Bersangkutan langsung kami membawa ke Kantor Rw 05 untuk dilakukan intrograsi. Dan bersangkutan dikenakan sanksi sosial, yaitu membeli ram kawat sebanyak 14 meter untuk digunakan menutupi pentilasi rumah warga yang menghadap ke aliran sungai dan minta tanda tanggan sebanyak 150 KK dan sosialisasi kepada masyarakat agar peduli terhadap lingkungan dan tidak membuang sampah ke sungai," ujar Mustakim

Tujuan Operasi Tangkap Tangan (OTT) ini adalah supaya masyarakat jera, sehingga tidak lagi membuang segala kotoran ke sungai, dan hal ini pasti banyak didengar masyarakat, sehingga hal inipun merupakan edukasi pada mereka sehingga kecintaan pada pola kebersihan akan meningkat.
*M.Edwandi
Share:

Kabaharkam Polri Lakukan Pengecekan Pos Pol Terpadu Cikopo

PURWAKARTA, KIM CIPEDES - Kapolres Purwakarta AKBP Matrius, S.I.K., M.H., bersama Karo Ops Polda Jabar beserta Dir Reskrimsus Polda Jabar dan Kabid Humas Polda Jabar menerima Kunjungan Kerja Kabaharkam Polri Komjen Pol. Drs. Condro Kirono M.M, M.Hum. beserta Kakor Binmas Irjen Pol Drs. Widiyarso Herri Wibowo M.H. dan Kakor Polairud Brigjen Pol. Drs. Anang Revandoko dalam Rangka Ops Ketupat Lodaya 2019, Kamis, 30/5/2019.

Diinformasikan oleh Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Trunuyudo Wisnu Andiko, S.Ik., bahwa dalam pelaksanaan kunjungannya tersebut, Kabaharkam Polri Komjen Pol. Drs. Condro Kirono M.M., M.Hum. melakukan pengecekan Pos Pol Terpadu Cikopo Dan Ruang CCTV RTMC serta di lanjutkan dengan memberikan arahan bahwa untuk melaksanakan sistem satu arah, harus direncanakan dengan cermat seperti apa bentuk kegiatannya dan harap dilaporkan atau dibuatkan dalam bentuk grafik.

Selain itu harus diperhatikan secara matang kenaikan arus lalu lintas mulai dari jam berapa dan dimulai dari mana.

Menurut Kabaharkam Polri harus ada data dari KM70, mulai dari hari pertama sampai selesai serta dibuat grafiknya seperti apa.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Purwakarta memberikan paparan dalam kegiatan tersebut di Pos Pol Terpadu Cikopo.
*M. Edwandi/Kabid Humas Polda Jabar
Share:

Kapolres Indramayu Tinjau Cek Point di Jembatan Timbangan Losarang Sebagai Rest Area Pemudik Jalur Pantura

INDRAMAYU, KIM CIPEDES - Kapolres Indramayu Polda Jabar AKBP. M. Yoris M. Y. Marzuki, S.I.K., melaksanakan pengecekan dan kontrol Cek Point di lokasi jembatan timbang Losarang Kabupaten Indramayu yang dijadikan rest area pemudik, Kamis, 30/5/2019.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., mengatakan dalam pengecekan tersebut Kapolres Indramayu didampingi oleh Kabag Ops Polres Indramayu Kompol Bendi Ujiyanto, S.H., pejabat utama Polres Indramayu, Kapolsek Losarang Polres Indramayu selaku Kapos Pam, Padal, dan personil Pam Operasi Ketupat Lodaya 2019. Hadir juga dalam kesempatan tersebut Kasapel Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Kemenhub. Ditjen. Hubda, personel Dinas Kesehatan Kab. Indramayu, persomel Dishub Kab. Indramayu, dan personel Senkom Kab. Indramayu.

Dalam kegiatan tersebut Kapolres Indramayu mengecek dan memastikan kesiapan, kelengkapan di Cek Point lokasi Jembatan Timbang Losarang Kab. Indramayu, dan keberadaan Personil yang melaksanakan pengamanan. 

Selanjutnya Kapolres Indramayu meninjau Rest Area yang telah disediakan untuk tempat istirahat bagi para pemudik yang semua kebutuhan makan minum, TV, hiburan kesenian, termasuk alat pijat refleksi gratis bagi para pemudik, tidak ketinggalan fasilitas umum seperti tempat ibadah dan MCK. 

Selain itu pula dilaksanakan peninjauan ke beberapa stan seperti Dinas Kesehatan Kab. Indramayu, Dinas PUPR. Kab Indramayu, BPBD Kab. Indramayu, dan sponsor ship Pertamina RU VI Balongan yang menyiapkan BBM, perbengkelan dari dealer Honda, dan Yamaha. 

Dengan adanya Rest Area bagi para pemudik yang melintas di jalan Pantura wilayah hukum Polres. Indramayu, pemudik bisa beristirahat untuk melepaskan lelah dan fresh kembali untuk melanjutkan perjalanan hingga sampai tujuan dengan aman dan selamat.
*M. Edwandi/Kabid Humas Polda Jabar
Share:

Wakapolda Jabar Lakukan Pengecekan Pos Pengamanan Leter U Gentong Kadipaten

TASIKMALAYA, KIM CIPEDES - Wakapolda Jabar cek Pos Pengamanan gentong Kadipaten Wilayah hukum Polres Tasikmalaya Kota, dengan didampingi oleh Dir Narkoba Polda Jabar, Kabid Dokkes Polda Jabar dan Pamen Asistensi Polda Jabar, Kamis, 30/5/2019.

Kedatangan Wakapolda Jabar di Pos Pengamanan Leter U Gentong Kadipaten wilayah hukum Polres Tasikmalaya Kota, beserta rombongan disambut oleh Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Febry Kurniawan Ma'ruf. S. I.K. S.H. beserta Pejabat Polres Tasikmalaya Kota serta Unsur terkait yang terlibat dalam Pengamanan Operasi Ketupat Lodaya 2019 antara lain dari TNI, Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Saka Bhayangkara.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres Tasikmalaya Kota memaparkan kerawanan- kerawanan kemacetan dan laka lantas serta Cara bertindak Selama kunjungan tersebut.

Hasil pengecekan oleh Wakapolda Jabar tersebut, bahwa sarana dan prasarana yang ada diharapkan dapat digunakan untuk melayani masyarakat, sehingga masyarakat dapat melaksanakan Lebaran 2019 dengan aman dan nyaman.
*M. Edwandi/Kabid Humas Polda Jabar
Share:

100 Personel Siswa Setukpa Polri Disiagakan Pengamanan Mudik di Wilayah Karawang

KARAWANG, KIM CIPEDES - Polres Karawang mendapat BKO 100 personel dari siswa Setukpa Polri. Personel tersebut akan ditempatkan dibeberapa Polsek dijalur Arus Mudik tahun 2019.

Kabagops Polres Karawang Kompol Iskandar Hartana mengatakan, para personel BKO tersebut yang terdiri dari 100 Siswa diploting dibeberapa Polsek seperti di Polsek Klari, Karawang Kota, Cikampek, Kotabaru dan Jatisari.

Ditambahkan Kabagops, nantinya personel BKO akan dikendalikan oleh masing-masing Kapolsek. Ia berpesan dalam menjalankan tugas untuk selalu menjaga kewaspadaan dan kesiapsiagaan saat dilapangan. “diharapkan dengan kehadiran rekan-rekan bisa memberikan manfaat kepada para pemudik,” kata Kabagops Polres Karawang. 
*M.. Edwandi/Tim R
Share:

Kapolres Karawang Bersama Forkopimda Tinjau Pos Pengamanan Ops Ketupat Lodaya 2019

KARAWANG, KIM CIPEDES - Kapolres Karawang, AKBP Nuredy Irwansyah Putra S.I.K. S.H. M.H. bersama unsur Forkopimda Karawang yang dipimpin Bupati Karawang dr.Hj. Cellica Nurachadiana melaksanakan pengecekan Pos Pengamanan Operasi Ketupat Lodaya dan cek jalur arus lalu lintas, Rabu (29/5/2019). 

Rombongan Kapolres dan unsur Forkopimda Karawang beriringan bersama mengecek jalur alur mudik dan mengecek kesiapan Pos Pengamanan dengan menggunakan Bus Pemda Karawang yang di awali dari Pos Pam Pendeuy di wilayah Karawang Timur.

Selain di Pos Peundeuy Kapolres beserta Forkopimda melakukan pengecekan dibeberapa Pos Pengamanan Lainnya seperti di Simpang Jomin dan di Terimal Klari. Dalam kunjungannya Kapolres beserta rombonganpun memberikan memberikan Bingkisan bagi petugas yang berada di Pos Pengamanan Ops Ketupat Lodaya 2019.

Kapolres menjelaskan, bahwa kegiatan kunjungan ke Pos-pos pengamanan ini dilaksanakan guna melihat kesiapsiagaan Petugas di lapangan dan memberikan apresiasi serta motivasi agar Petugas gabungan senantiasa ikhlas bekerja memberikan pelayanan kepada masyarakat jelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H. “Semua personel Polres Karawang yang ada kita optimalkan dengan menempatkan personil dibeberapa titik yang dilewati oleh para pemudik nantinya hal tersebut dilakukan guna terciptanya situasi yang aman dan kondusif selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2019.
*M. Edwandi/Tim R
Share:

KABID HUMAS POLDA JABAR : OPERASI KETUPAT ADALAH OPERASI KEMANUSIAAN, KEDEPANKAN EMPATI PELAKSANAANNYA

BANDUNG, KIM CIPEDES - Direktur Kriminal Umum Polda Jabar Kombes Pol. Iksanto Bagus Pramono, S.H., menjadi pimpinan apel pagi dihadapan seluruh anggota Mapolda Jabar, bertempat di lapangan apel Mapolda Jabar Jalan Soekarno-Hatta 748 Bandung, Kamis, 30/5/2019.

Diinformasikan oleh Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., menuturkan bahwa sebagai mana dikatakan oleh Dir. Reskrimum Polda Jabar, pada saat ini para Pejabat Utama dan Pimpinan Polda Jabar, seluruhnya langsung terjun memantau pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya tahun 2019 dalam rangka pengamanan Lebaran 2019.

Menurut Dirreskrimum Polda Jabar Operasi Ketupat Lodaya 2019 pada intinya merupakan operasi kemanusiaan, tetapi tidak menutup kemungkinan adanya gangguan kejahatan konvensional. Sehingga dalam pelaksanaannya Polisi harus tetap wasapada terhadap bentuk-bentuk kejahatan yang mungkin timbul.

Kejahatan jalanan perlu diwaspadai karena saat mudik para pemudik lelah dan harus beristirahat di rest area atau dijalan-jalan alteri dan disini perlu diantisipasi pemudik yang kehilangan barang-barang yang dibawa.

Jika ada pemudik yang kehilangan barang disaat itu, maka polisi dituntut empati dan memberikan solusi masalah yang dihadapi masyarakat.

Karena operasi kemanusiaan ini hal-hal yang kecil harus dibangun sehingga masyarakat menjadi aman dan nyaman.
*M. Edwandi
Share:

Kapolrestabes Bandung Mendampingi Menteri Perdagangan RI Lakukan Sidak Pasar dan Kontrol Harga Kebutuhan Pokok

BANDUNG, KIM CIPEDES - Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema, S.I.K., M.H., mendampingi Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Enggartiasto Lukita melaksanakan kunjungan kerja di Kota Bandung, dalam rangka sidak pasar, mengontrol harga kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri 1440 H, Kamis, 30/5/2019.

Menteri Perdagangan yang di damping Kapolrestabes Bandung mengunjungi Pasar Cicadas dan Pasar Kosambi Bandung untuk melakukan peninjauan serta pertemuan dengan pelaku usaha.

Dalam kegiatan peninjauan tersebut turut hadir Dirjen Perindag, Kasat Reskrim, Kapolsek Kiaracondong, Kapolsek Sumur Bandung dan Kanit Tipiter Satreskrim Polrestabes Bandung untuk ikut serta dalam kegiatan peninjauan tersebut.
*M. Edwandi
Share:

Kapolrestabes Bandung : Ungkap 21 Kasus dan Tangkap 36 Pelaku Tindak Pidana Hasil Operasi Pekat Lodaya 2019

BANDUNG, KIM CIPEDES - Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Bandung mengungkap 21 kasus dan menangkap 36 pelaku tindak pidana hasil Operasi Pekat Lodaya 2019 di Wilayah Hukum Polrestabes Bandung.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol. Irman Sugema menyampaikan saat melaksanakan PRESS RELEASE tentang Hasil Operasi Pekat Lodaya 2019 di Wilayah Hukum Polrestabes Bandung dan Jajaran yang berkaitan dengan Penyakit Masyarakat yang dilaksanakan dari tanggal 17 s/d 28 Mei 2019, bertempat di halaman Mapolrestabes Bandung, Rabu, 29/5/2019

Kapolrestabeas Bandung, Kombes Pol. Irman Sugema mengatakan tindak pidana pada Operasi Pekat Lodaya 2019 yang berkaitan dengan penyakit masyarakat seperti Pencurian dengan Pemberatan (Curat), Pencurian dengan Kekerasan (Curas), Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor), Penganiayaan, Judi dan Prostitusi.

Kapolrestabes Bandung menjelaskan 21 kasus berhasil diungkap dan Pelaku yang berhasil di tangkap sebanyak 36 Orang dengan rincan Curat 7 tersangka, Curas 10 tersangka, Curanmor 14 tersangka, Aniaya 3 tersangka, Judi 1 tersangka dan Sajam 1 tersangka.

Selain itu ada 3 tersangka dilakukan tindakan tegas ditembak dengan inisial D (39) , NJ (36) , FA (38) dan RT (37).

Modus Operandi yang berhasil diungkap selama Operasi Pekat Lodaya 2019 seperti Rampas 7 kasus, Todong pakai sajam 2 kasus, Rusak kunci 14 kasus dan aniaya 3 kasus.

Sementara itu, kata Kapolrestabes Bandung, barang bukti yang disita Polrestabes Bandung seperti Sepeda Motor 19 unit berbagai merk dan jenis, Mobil 2 unit, Pisau / Golok 9 bilah , Handphone 29 unit berbagai merk dan Uang Tunai senilai Rp.2.150.000,- 
*M. Edwandi
Share:

KABID HUMAS POLDA JABAR : KAKOR LANTAS POLRI TINJAU POS TERPADU WERU KAB. CIREBON

CIREBON, KIM CIPEDES - Kakoorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Refdi Andri, M.S.I,yang didampingi Karo Dal Ops Polri Brigjen Pol. Drs. Kushayanto, M.M., mengunjungi Pos Terpadu Weru Kabupaten Cirebon, Rabu, 29/5/2019.

Dinformasika oleh Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.Ik., bahwa dalam pengecekan tersebut dihadiri pula oleh Karo Dal Ops Ro Ops Polri Brigjen Pol. Drs. Kusharyanto M.M. dan perwira Kor Lantas Polri, Rombongan diterima oleh Kapolres Cirebon, Perwira Asistensi, dan Ka Pos Terpadu Weru Kabupaten Cirebon.

Dalam kunjungan tersebut Koorlantas Polri mengecek pengecekan kelengkapan Pos Terpadu, Pos Pelayanan Kesehatan, pengecekan administrasi, dan pengecekan personil pengamanan.

Kakoorlantas Polri pada kesempatan tersebut mengatakan kegiatan ini dalam rangka pengecekan jalur, exit tol untuk mengahadapi One Way yang akan dilaksanakan hari Kamis tanggal 30 Mei 2019, selain itu dilaksanakan pengecekan Pos Pengamanan sekaligus pengecekan personel dalam menghadapi pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2019.
*M. Edwandi/Kabid Humas Polda Jabar
Share:

Sektor 22 Citarum Eksekusi Gunungan Sampah di Desa Kayu Ambon Lembang

LEMBANG, KIM CIPEDES - Gunungan sampah di Desa Kayu Ambon Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat mendapat perhatian khusus Sektor 22 Citarum.

Dansektor 22 Citarum Kol. Inf. Asep Rahman Taufik, mengeksekusi gunungan sampah di Desa Kayu dengan mengerahkan 6 (Enam) unit armada truk yang akan diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti.

Kasus gunungan sampah ini sudah menumpuk lama, walaupun Kepala Desa (Kades) Kayu Ambon, Hj. Ayi Rohayati, sudah beberapa kali mengusulkan pengangkutan sampah yang menggunung tersebut ke Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB), namun selalu mendapat jawaban bahwa truk pengangkut sampah lagi tidak ada atau lagi tidak beroperasi.

Hal tersebut dimaklumi Kades Kayu Ambon, "Saya memaklumi atas alasan Pemerintah KBB, karena armada pengangkut sampah di KBB sangat terbatas, sedangkan sampah yang harus diangkutkan banyak," ujar Hj. Ayi.

Komandan Sektor 22 Citarum, Kol. Inf. Asep Rahman Taufik, mengungkapkan, "Kami selalu kepikiran dengan adanya gunungan sampah di Desa Kayu Ambon ini, dan jelas sangat mengganggu baik buat penduduk setempat apalagi buat pamor Kecamatan Lembang itu sendiri, soalnya Kecamatan Lembang merupakan salahsatu Icon Wisata di KBB," ujar Dansektor 22 Citarum.

"Hasil persuasif kami dengan Wakil Bupati KBB, Hengky Kurniawan pada beberapa minggu kebelakang, maka hari ini sekitar pukul 09.00 Wib, Sektor 22 Citarum mengeksekusi tumpukan sampah di desa Kayu Ambon," tutur Dansektor 22 Citarum.

"Insyaa Alloh dengan mengerahkan 6 (enam) unit Truk. Untuk mengangkut sampah ke TPA Sarimukti, supaya Desa Kayu Ambon bukan lautan sampah lagi," imbuhnya.

Dansub 16-22 Wilayah Kec. Lembang, Kapt. Cba. Adang Kuswara mengatakan, "korve pada hari ini pengangkutan sampah di Rw 07 Ds. Kayuambon Kecamatan Lembang bersama Pasukan TNI Satgas Citarum terdiri dari 11 orang, masyarakat ada 12 orang, dengan karyabakti mengangkat sampah dari 6 truk kurang lebih sebanyak 35 Ton," terang Kapt. Adang.
* M. Edwandi
Share:

Sawarna Indonesia Tiap Bulan Ramadhan Rutin Santuni Anak Yatim dan Dhuafa

BANDUNG, KIM CIPEDES - Alangkah indahnya berbagi rezeki di bulan suci Ramadhan yang penuh nikmat dan berkah. 

Sawarna Indonesia menggelar buka puasa bersama dan menyantuni 40 orang anak yatim dan dhuafa di Komplek Banceuy Bandung Rabu, 29/5/2019. 

Buka Puasa Bersama ini dihadiri oleh Kepala Kesbangpol Kota Bandung, Ferdy Ligaswara, Sekjen DPP AMNNI, Zhovena, ST, Ketua Ormas dan LSM.

Ketua Sawarna Indonesia, Dandan Kusdani,SH mengatakan kegiatan buka puasa bersama dan menyantuni anak yatim dan dhuafa sudah rutin dilakukan setiap bulan Ramadhan. Santunan ini merupakan kepedulian kami terhadap anak yatim dan kaum Dhuafa. Sesuai dengan motto Sawarna Indonesia, yaitu “Sajiwa Sarasa Satujuan”. Sawarna Indonesia merupakan wadah silaturahmi,” ungkap Dandan. 

Menurut salah seorang penerima manfaat Euis,” Saya sangat merasa gembira dan sangat senang, mudah- mudahan Sawarna Indonesia tetap jaya,” ucapnya. 
* M. Edwandi
Share:

Mampukah KBB Tahun Depan Meraih WTP?

Jachja Taruna Djaja - Aktifis Antikorupsi di Jawa Barat
KBB, KIM CIPEDES - Dari 27 kabupaten/kota yang ada di Jawa Barat, hanya tiga kabupaten yang hanya meraih opini WDP (Wajar Dengan Pengecualian), yaitu Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Cianjur, dan Kabupaten Taaikmalaya. Sementara 24 kabupaten/kota lainnya meraih opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian), temasuk Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Ketika hal tersebut ditanyakan kepada Aktifis Antikorupsi di Jawa Barat, Jachja Taruna Djaja yang biasa dipanggil Bang Yahya, " Salah satu indikator baik-buruknya pengelolaan keuangan daerah, bisa kita perhatikan dari Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dan Sistem Pengendalian Intern (SPI)-nya tahun lalu," ungkap Bang Yahya di sela-sela pelantikan Pejabat Administrator Eselon 3 dan 4 Pemerintah Kabupaten Bandung Barat di Lembang tadi siang.

Kalau kita perhatikan, 3 kabupaten yang memperoleh WDP tersebut akibat adanya 'froud' pengelolaan keuangan, Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Subang terjadi OTT KPK. Sedangkan Kabupaten Bandung Barat terbongkarnya kasus RSUD Lembang sebesar Rp 7,7 milyar.

"Khusus KBB", lanjutnya," permasalahan pengelolaan statuta assetnya yang sangat lemah. Berdasarkan investigasi GNPK-RI Wilayah Jawa Barat, banyak asset Pemkab Bandung Barat yang tidak memiliki sertifikat. Pemkab hanya memiliki surat pelimpahan asset dari Kabupaten Bandung. Tidaklah heran, kalau Pemkab Bandung Barat selalu digugat oleh pihak lain. Nah dalam konteks untuk meraih WTP tahun depan, saya sarankan Bupati Aa Umbara beserta seluruh aparatur sipil negaranya harus betul-betul menyelesaikan, minimal, bisa mengelminir catatan yang diberikan BPK."

"Hormati dan hargailah para inisiator pembentukan Kabupaten Bandung Barat. Mereka berjuang demi kesejahteraan masyarakat dan keadilan. Hapuskan sikap dan mental koruptif. Insya Alloh WTP bisa diraih." tandas Kepala Biro Investigasi dan Klarifikasi GNPK-RI Wilayah Jawa Barat ini.
*M. Edwandi

Share:

Kapolda Jabar Dampingi Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Tinjau Kesiapan Pengamanan Arus Mudik Balik Idul Fitri1440 H

BANDUNG, KIM CIPEDES - Kapolda Jabar, Irjen Pol Drs. Rudy Sufahriadi mendampingi kunjungan Menteri dan Kepala Basarnas melakukan peninjauan Pos Pengamanan Pelayanan dan sarana prasarana perhubungan angkutan Lebaran 1440 H tahun 2019. 

Menteri yang melakukan peninjauan adalah Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Perhubungan, Menteri Kesehatan, Menteri PU dan Perumahan Rakyat, dan Kepala Basarnas.

Peninjauan dilaksanakan Pos Pengamanan Pelayanan Cikaledong Kecamatan Nagreg Polres Bandung dan Pos Pengamanan Pelayanan Kecamatan Limbangan Polres Bandung, Rabu, 29/5/2019.

Menurut Kapolda Jabar, bahwa Polda Jabar beserta jajaran pada prinsipnya siap mengamankan pelaksanaan arus balik dan arus mudik pada Lebaran 2019, serta telah menyiapkan sarana prasarana secara maksimal.

Rombongan para Menteri beserta Kabasarnas tiba di Lapagan sepakbola Desa Nagreg Kec. Nagreg Kab. Bandung dengan menggunakan 2 (dua) Unit Basarnas TNI AU Aw 139 yaitu Basarnas TNI AU HR 3604 serta 1 unit Heliped PK-AVR H135 dan disambut oleh Kapolda Jabar, Pejabat Utama Polda Jabar, Kapolres Bandung dan Kapolres Garut beserta Pejabat TNI dan Polri.

Selanjutnya rombongan para Menteri dan rombongan FKPD Jabar menuju Pos Pelayanan Cikaledong Kec. Nagreg Kab. Bandung dengan menggunakan 3 unit kendaraan milik Dinas Perhubungan Jabar serta meninggalkan lokasi Pos pelayanan Cikaledong Kec. Nagreg Kab. Bandung menuju Pos Pelayanan Kec. Limbagan Kab. Garut. Setelah itu rombongan menuju Kab. Tasikmalaya dengan menggunakan 3 unit helikopter.
*M. Edwandi/Kabid Humas Polda Jabar
Share:

Kapolda Jabar Pererat Tali Silaturahmi Dengan Kabengpuspal

BANDUNG, KIM CIPEDES - Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Rudy Sufahriadi, mengadakan silaturahmi ke Kabengpuspal, Rabu, 29/5/2019.

Dalam silaturahmi tersebut, Kapolda Jabar didampingi oleh Karo Ops Polda Jabar Kombes Pol. Drs. Leonidas Braksa, M.M., Dir. Lantas Polda Jabar Kombes Pol. Mohamad Aris, S.H.,S.I.K.,M.S.I., Dir. Samapta Polda Jabar Kombes Pol. Drs. Nurfalah,S.H., Kasat Brimob Polda Jabar Kombes Pol. Asep Saepudin, S.I.K., dan Kabid Propam Polda Jabar Kombes Pol. Sri Satyatama, S.I.K.

Menurut Kapolda Jabar bahwa kunjungan tersebut untuk mempererat tali silaturahmi dengan segenap komponen TNI yang ada di Jawa Barat.

Dalam kesempatan tersebut Kapolda Jabar meninjau sekitar Bengpuspal dan meninjau kendaraan dinas milik Bengpuspal.
*M. Edwandi/Kabid Humas Polda Jabar
Share:

Tentang Cuti Bersama ASN Pemkot Bandung

BANDUNG, KIM CIPEDES - Pemkot Bandung menetapkan cuti bersama pada Hari Raya Idulfitri 1440 H melalui Surat Edaran Wali Kota Bandung Nomor 367 Tahun 2019. Surat edaran tersebut merujuk pada Keputusan Presiden Nomor 13 Tahun 2019 tentang Cuti Bersama Pegawai Negeri Sipil Tahun 2019 dan Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Pada surat tersebut, cuti bersama ASN disebutkan pada tanggal 3, 4, dan 7 Juni 2019. Selain itu, ASN wajib mengikuti upacara Hari Lahir Pancasila pada tanggal 1 Juni 2019.

“Hari Kamis (30 Mei 2019-red) libur, Jumat (31 Mei 2019-red) masuk. Tanggal 1 Juni upacara. Wajib,” kata Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kota Bandung, Yayan A. Brillyana dalam Bandung Menjawab di Taman Sejarah Balai Kota Bandung, Selasa (28/5/2019).

Yayan menegaskan, akan memberikan sanksi bila ada ASN yang tidak mengikuti upacara tanggal 1 Juni 2019. Sanksi tersebut berupa pemotongan tunjangan. “Apabila tidak upacara maka dia akan dikenai potongan TKD (Tunjangan Kerja Dinamis) 4%,” ungkapnya.

Para ASN akan kembali efektif melayani warga pada Senin, 10 Juni 2019. Pihaknya tidak akan memberikan cuti tambahan kepada ASN. Izin diberikan hanya untuk alasan khusus.

“Masuk lagi hari Senin. Wajib dan tidak ada memberikan cuti, sesuai edaran Pak Menteri, kecuali sakit, keperluan sangat khusus: sakit, menikah, ada yang meninggal, dan sebagainya,” katanya.

Ia pun tak segan memberikan sanksi bila ada ASN yang memperpanjang liburnya tanpa izin. Pasalnya, BKPP telah menerima arahan Kementerian PANRB untuk melaporkan hasil pemantauan kehadiran ASN kepada kementerian pada hari yang sama pukul 15.00 WIB.

Kementerian PANRB meminta pemerintah setempat untuk memberikan hukuman disiplin jika ada ASN yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah pada tanggal 10 Juni 2019. Perbuatan itu dianggap melanggar Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. “Setiap ketidakhadiran dipotong 4%,” tegas Yayan. ***
Share:

Menjelang Lebaran Idul Fitri 1440 H, Sat Res Narkoba Polrestabes Bandung Musnahkan Ribuan Miras Beralkohol

BANDUNG, KIM CIPEDES - Ribuan botol minuman keras (Miras) beralkohol dan tuak 215 jerigen dimusnahkan Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung, bertempat di Halaman Mapolrestabes Bandung, Rabu, 29/5/2019.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Irman Sugema memimpin langsung Pemusnahan Miras Hasil Cipta Kondisi dan Ops Pekat Lodaya 2019. Dalam rangka Harkamtibmas Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1440 H diwilayah Kota Bandung.

Pelaksanaan Pemusnahan, yang diawali secara simbolis dengan Pelemparan BB Miras oleh Pejabat dan Undangan, kemudian seluruh Bb. Miras dilindas dengan Stoomwalls, dan limbahnya diangkut oleh PD. Kebersihan Kota Bandung.

Seluruh barang bukti Miras tersebut sudah memiliki Keputusan Tetap dari Pengadilan Negeri Bandung. Seluruhnya disita dari 9 tersangka dan sudah di lakukan TIPIRING dan sudah mendapatkan Penetapan dari Pengadilan Negeri.

Kombes Pol. Irman Sugema
Turut hadir Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, Kodim 0618 BS, BNN Kota Bandung, MUI Kota Bandung, Kepala SMA Negeri 3 Bandung, Dr. Hj. Yeni Gantini, M.M.Pd dan pejabat terkait lainnya.

Miras ini merupakan hasil razia selama tiga bulan terakhir untuk mencegah peredaran miras di Bulan Ramadhan menjelang lebaran Idul Fitri 1440 H/2019.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema mengatakan tujuan dimusnahkannya miras dan tuak ini sebagai upaya memerangi penyakit masyarakat dan mengantisipasi dampak sosial dari mengkonsumsi miras ini. Untuk itu, pada hari ini kita musnahkan 39.120 botol miras, 215 jerigen tuak dan 239 botol miras oplosan kemasan botol plastik," ungkap Kapolrestabes Bandung. 

Kepolisian akan terus melakukan razia terhadap para penjual Miras ilegal di Kota Bandung. Pihaknya akan terus merazia hingga hari raya Idul Fitri mendatang. Jika menemukan penjual Miras ilegal agar diinformasikan kepada kepolisian dan tindakan akan dilakukan sesuai mekanisme hukum," tegasnya. 

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana berencana akan memperketat peredaran Miras dan Pemkot Bandung, bakal membuat aturan baru.

Yana mengaku prihatin melihat jumlah miras yang dimusnahkan hari ini, dan sebagian miras tersebut hasil razia yang dilakukan Polrestabes Bandung selama bulan Ramadhan, " ucap Kang Yana sapaan akrab Wakil Wali Kota Bandung ini. 
*M. Edwandi
Share:

Sub 01 Sektor 22 Citarum : Tiga Warga Astanaanyar Terjaring OTT Buang Sampah ke Sungai Citepus

BANDUNG, KIM CIPEDES - Sub 01 Sektor 22 Citarum untuk yang kesekian kali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) bagi warga yang membuang sampah ke sungai.

Mustakim dan 2 (dua) orang anggota Sub 01 Sektor 22 Citarum saat melaksanakan patroli pada hari Selasa, 28 Mei 2018 Pukul 05.00 Wib disekitar sungai Citepus RW 05 Kelurahan Panjunan Kecamatan Astanaanyar Kota Bandung, kedapatan 3 (tiga) orang warga yang membuang sampah ke sungai Citepus. Adapun 3 (tiga) warga yang terkena OTT, yaitu : 

1. Nama. : Suryono
Tempat/tgl lahir : Bandung 09-06-1964
Jenis Kelamin. : Laki laki
Alamat. : Jl. Astana Anyar BLK Pasar Rt 009 Rw 004 Kelurahan Nyengseret Kecamatan Astana Anyar
Agama. : Islam
Pekerjaan. : Peternak

2. Nama. : Enih Nurjanah
Tempat/Tgl Lahir : Ciamis 25-07-1973
Jenis Kelamin. : Perempuan
Alamat. : Jl. Astana Anyar BLK pasar Rt 009 Rw 004 Kelurahan Nyengseret Kecamatan Astanaanyar Kota Bandung
Agama. : Islam
Pekerjaan. : Ibu Rumah Tangga

3. Nama. : Marni
Tempat/Tgl Lahir : Tegal 25-06-1960
Jenis Kelamin. : Perempuan
Alamat. : Jl. Astana Anyar BLK pasar Rt 009 Rw 004 Kelurahan Nyengseret Kecamatan Astanaanyar Kota Bandung
Agama. : Islam
Pekerjaan. : Ibu Rumah Tangga

Sub 01 Sektor 22 Citarum menangkap 3 (Tiga) warga tersebut dan dibawan ke kantor Rw 04. Dan ke 3 (tiga) warga tersebit diberikan ganjaran berupa sanksi sosial.

Adapun sanksi sosial bagi pembuang sampah ke Sungai Citepus, sebagai berikut; 


  1. Suryono melaksanakan pembersihan sungai Citepus selama 2 minggu dengan 1 hari mengumpulkan sampah sebanyak 50 Kg dan minta tanda tanggan sebanyak 150 KK dan sosialisasi kepada masyarakat agar peduli terhadap lingkungan dan tidak membuang sampah ke sungai.
  2. Enih Nurjanah, melaksanakan pembersihan di Masjid ASY-SYURO selama 2 minggu dan minta tanda tanggan sebanyak 150 KK dan sosialisasi kepada masyarakat agar peduli terhadap lingkungan dan tidak membuang sampah ke sungai. 
  3. Marni, melaksanakan pembersihan di Masjid ASY-SYURO selama 2 minggu dan minta tanda tanggan sebanyak 150 KK dan sosialisasi kepada masyarakat agar peduli terhadap lingkungan dan tidak membuang sampah ke sungai. * M. Edwandi
Share:

RSKIA Kota Bandung Bertekad Pertahankan Akreditasi Paripurna Pada 2019

BANDUNG, KIM CIPEDES - Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) Kota Bandung bertekad mempertahankan akreditasi Paripurna pada 2019 ini. Tim dari Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) telah datang untuk menilainya, Selasa (28/5/2019).

Direktur RSKIA Kota Bandung, Taat Tagore menyatakan berbagai upaya peningkatan mutu telah dilakukan. Hal itu demi melayani masyarakat dengan prima. “Ini (akreditiasi) kan tiga tahun sekali. Terakhir kita Paripurna. Sekarang kita melanjutkan lagi mudah-mudahan bisa Paripurna lagi,” kata Taat di RSKIA Kota Bandung, Jalan Astana Anyar, Selasa (28/5/2019).

Taat menjelaskan, dalam proses penilaian ini, tim dari KARS memeriksa kualitas RSKIA bukan hanya dari pelayanan langsung kepada masyarakat tetapi juga kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM). Bahkan penilaian juga termasuk pada faktor di luar pelayanan. “Tim menyurvei semua kegiatan. Ada 16 pokja mulai dari kondisi rumah sakit, IPAL, perawat, manajemen, ruangan dan semua pendidikannya. Semua disurvei,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial juga turut hadir bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna untuk memberikan dukungan pada saat survei. “Hari ini ada surveyor penilaian akreditasi untuk rumah sakit ini. Dari sisi kesiapan, perlengkapan dan berbagai hal tentang rumah sakit yang ideal,” ucap wali kota.

Ia optimistis, RSKIA Kota Bandung bisa mempertahankan predikat akreditasi Paripurna. Terlebih, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung sangat mendukung peningkatan mutu RSKIA Kota Bandung. “Alhamdulillah kita punya keberpihakan dan dukungan politik yang luar biasa,” katanya.
Share:

Berkat Bhabinkamtibmas dan Babinsa, Wali Kota Optimis Keamanan Kota Bandung Kondusif

Oded M Danial
BANDUNG, KIM CIPEDES - Wali Kota Bandung, Oded M. Danial optimis wilayah kota Bandung tetap kondusif. Hal tersebut terbukti saat pesta demokrasi lalu berlangsung.

"Keamanan dan ketertiban Kota Bandung tetap terjaga. Buktinya ketika pesta demokrasi berlangsung dan setelah selesai itu, Kota Bandung tetap kondusif," ujarnya saat memberikan arahan pada acara silaturahmi dan buka puasa bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas di Pendopo Kota Bandung, Senin (27/5/2019).

Oded pun berterima kasih atas dedikasi jajaran aparat kewilayahan yang telah menjaga keamanan dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat. "Terima kasih atas dukungan aparat kewilayahan yang telah menjaga keamanan dan ketertiban di sini," ujarnya.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah dan aparat bisa terus terjalin. Ia yakin, dengan tiga pilar pembangunan, Inovasi, kolaborasi dan desentralisasi mampu menopang pembangunan Kota Bandung. "Semangat kita bersama Insyaallah hadirkan kolaborasi," harapnya.

Sementara itu, Danramil Sukajadi, Kapten Gofur mewakili aparat kewilayahan memastikan selalu siap berkolaborasi dengan pemerintah. "Kita siap untuk membantu pemerintah membangun Bandung lebih baik lagi," katanya.

Senada Gofur, Kapolsekta Regol Kompol Dodi A. Ramansyah menegaskan, bersama TNI dan warga siap menjaga keamanan dan ketertiban. "Dengan kolaborasi kita hadirkan Bandung yang nyaman," ujarnya. ***
Share:

Polsek Kiaracondong Ringkus Dua Pelaku Pemerasan Penghuni Kostsan

BANDUNG, KIM CIPEDES - Polsek Kiaracondong Polrestabes Bandung berhasil menangkap 2 (dua) orang berinisial MRF alias Robi Bin Epi Susianto dan MMA alias Alip Bin Mujianto pelaku pemerasan dan perampasan terhadap penghuni kost-kostsan wilayah Kiaracondong.

Kapolsek Kiaracondong, Kompol Asep Saepudin, S.Pd., M.H didampingi Paur Subbag Humas Polrestabes Bandung, Ipda Budi mengatakan MRF dan MMA dengan target operasi kost-kostsan yang penghuninya rata-rata perempuan. Pelaku melancarkan aksi dengan membuka pintu menggunakan golok dan pisau serta memecahkan beberapa barang. Dan pelaku ini mengumpulkan para korban disuatu tempat diikat dan disekat. Dengan cara tersebut, sehingga pelaku dengan leluasa mengambil bawa barang milik korban, sasaran utama barang elektronik handphone, televisi dan perhiasan," ungkap Kapolsek Kiaracondong saat menggelar Konferensi Pers di Mapolsek Kiaracondon, Selasa, 28/5/2019.

Lebih lanjut dikatakan Kapolsek Kiaracondong bahwa modus operandi pelaku adalah memaksa para korban ini untuk menyerahkan barang-barangnya dengan cara mengancam menggunakan senjata tajam. Satu orang pelaku dilakukan tindakan tegas karena saat penangkapan melakukan perlawanan.

Dari tangan pelaku, mengamankan barang bukti berupa 2 (dua) buah senjata tajam jenis golok dan pisau, 1(satu) buah sarung, 1 (satu) buah penutup wajah, 1 (satu) unit TV Led Merk Sanyo 29, dan 7 (tujuh) unit HP berbagai merk.
*M.Edwandi

Share:

KAPOLRI

iklan banner

KAPOLRES SUMBAWA BARAT

iklan banner

IPTU RITA YULIANA,S.I.K.,M.M

Trending Minggu Ini

BERITA HARI INI

Arsip Blog