KIMCIPEDES.COM, CIANJUR | Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat menganggarkan perbaikan 76 bangunan sekolah tingkat SMA/SMK
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Dedi Supandi mengatakan ada 76 SMA/SMK yang akan dibangun, terdiri dari 24 sekolah rusak berat, 17 sekolah rusak sedang dan 35 sekolah rusak ringan. Khusus untuk 24 sekolah yang mengalami kerusakan berat, perbaikannya akan dilakukan langsung oleh Kementerian PUPR.
"Sekarang sudah mulai dibangun. Yang rusak berat itu ada 22 sekolah yang dibangun sama kementerian, duanya lagi penanganannya secara mandiri sama yayasan," ujar Dedi kepada wartawan di Kantor Disdik Jabar, Selasa (7/2/2023).
Selain dibangun kementerian, kata Dedi, Pemprov Jabar juga ikut memperbaiki sekolah-sekolah yang rusak akibat gempa Cianjur. Pemprov mengucurkan dana alokasi khusus (DAK) untuk membangun sekolah yang mengalami rusak ringan maupun sedang.
"Dari DAK relokasinya ke Cianjur, pelaksanannya di April-Mei. Kalau DAK ini langsung swakelola, anggarannya total sekitar Rp 190 miliar, langsung (dilaksanakan) oleh sekolah. Berkasnya sudah kita dipersiapkan," paparnya.
Meski sedang di tahapan pembangunan, Dedi memberi catatan terhadap SMKN 1 Cugenang. SMK tersebut rencananya akan direlokasi karena berada di zona merah patahan Sesar Cugenang.
Namun hingga sekarang, kata Dedi, pihaknya belum mendapat lahan pengganti untuk rencana relokasi SMKN 1 Cugenang.
Selain itu, Disdik juga belum mendapat kajian lebih lanjut dari Pemerintah Kabupaten Cianjur maupun BMKG mengenai rencana relokasi SMK itu.
"Cugenang masih cari alternatif, karena lokasi (SMK) Cugenang ada di daerah patahan sesar. Sampai kemarin kita belum mendapatkan lokasi penggantinya, lagi minta update dari pemkab dan BMKG kaitan kajian kalau dibangun membahayakan atau tidak," katanya.
Namun, Dedi memastikan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) sudah berangsur normal di Cianjur. KBM sebagian menggunakan tenda darudat dengan 3 pilihan skema pembelajaran yaitu daring, hybrid dan sistem shift. "KBM sudah mulai normal," katanya.
** M. Edwandi

Posting Komentar