KIMCIPEDES.COM, BANDUNG | Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR menerima dan menyambut langsung kedatangan Tim Supervisi Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri dalam rangka pemantauan pelaksanaan Latihan Kerja (Latja) Bhayangkara Muda Taruna Akademi Kepolisian Tingkat II Angkatan ke-59 Yon Bhayangkara Dharma Tahun 2026 di wilayah hukum Polresta Bandung.
Kegiatan supervisi tersebut dilaksanakan pada Kamis (18/6/2026) mulai pukul 08.00 WIB bertempat di Ruang Rapat Besar Lantai 2 Mapolresta Bandung. Tim Supervisi Lemdiklat Polri dipimpin oleh Kombes Pol M. Syarif Haris, S.H., M.Si., yang hadir untuk memastikan seluruh rangkaian program Latja berjalan sesuai dengan tujuan pendidikan, kurikulum, serta standar yang telah ditetapkan oleh Akademi Kepolisian dan Lemdiklat Polri.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Pejabat Utama Polresta Bandung, para mentor dan pendamping Taruna, serta seluruh peserta Latja Bhayangkara Muda Taruna Tingkat II Angkatan 59 Yon Bhayangkara Dharma yang saat ini tengah melaksanakan praktik lapangan di berbagai fungsi kepolisian di lingkungan Polresta Bandung.
Dalam sambutannya, Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas kunjungan Tim Supervisi Lemdiklat Polri. Menurutnya, kegiatan supervisi menjadi bagian penting dalam memastikan proses pembelajaran lapangan bagi para Taruna dapat berjalan efektif, terarah, dan memberikan pengalaman nyata sebagai bekal dalam mengemban tugas kepolisian di masa mendatang.
Selain menjalankan kurikulum wajib yang telah ditetapkan oleh lembaga pendidikan, Polresta Bandung juga memberikan berbagai materi dan kegiatan tambahan yang dirancang secara khusus oleh para Pejabat Utama. Program tersebut bertujuan memperkaya wawasan, meningkatkan kapasitas kepemimpinan, serta memperkuat pemahaman para Taruna terhadap dinamika tugas kepolisian di lapangan.
Salah satu inovasi yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan Latja kali ini adalah penyusunan buku khusus yang memuat potret kepemimpinan Kapolresta Bandung, strategi manajemen organisasi, serta dokumentasi berbagai program dan kegiatan unggulan Polresta Bandung. Buku tersebut disusun sebagai media pembelajaran sekaligus referensi bagi para Taruna ketika nantinya bertugas sebagai perwira Polri di berbagai wilayah Indonesia.
“Kami berupaya memberikan pengalaman belajar yang lebih komprehensif kepada para Taruna. Harapannya, Taruna yang melaksanakan Latja di Polresta Bandung memiliki nilai tambah, wawasan yang lebih luas, serta bekal kepemimpinan yang dapat diterapkan saat bertugas di masa depan,” ujar Kombes Pol Aldi Subartono.
Lebih lanjut, Kapolresta Bandung menegaskan bahwa Polresta Bandung terbuka terhadap berbagai masukan dan evaluasi dari Tim Supervisi Lemdiklat Polri. Menurutnya, setiap saran dan koreksi yang diberikan akan menjadi bahan perbaikan guna meningkatkan kualitas pelaksanaan Latja sehingga semakin optimal dalam mendukung pembentukan calon-calon perwira Polri yang profesional, modern, dan berintegritas.
Sementara itu, Tim Supervisi Lemdiklat Polri melakukan peninjauan terhadap berbagai aspek pelaksanaan Latja, mulai dari sistem pembinaan, materi pembelajaran, pendampingan Taruna, hingga implementasi kegiatan praktik di lapangan. Supervisi ini bertujuan memastikan bahwa seluruh proses pendidikan lapangan dapat memberikan manfaat maksimal serta selaras dengan kebutuhan organisasi Polri di masa depan.
Melalui kegiatan supervisi ini, diharapkan pelaksanaan Latihan Kerja Bhayangkara Muda Taruna Akademi Kepolisian Tingkat II Angkatan 59 Yon Bhayangkara Dharma Tahun 2026 dapat terus berjalan secara optimal dan menghasilkan calon-calon perwira Polri yang unggul, adaptif, humanis, serta mampu menjawab tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks di era modern.

Posting Komentar