KIMCIPEDES.COM, KAB. BANDUNG | Pelaksanaan seleksi bakal calon Kepala Desa Pengganti Antar Waktu (PAW) Desa Nagrak Tahun 2026 telah berlangsung di Universitas Nurtanio, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, Rabu (1/4) sore.
Adapun peserta selwksi diikuti oleh empat peserta, yakni Adung Heryana, Surahman, S.Sos., Ido Sutomo, dan Dede Sugandi.
Berdasarkan hasil seleksi, diperoleh nilai rata-rata masing-masing peserta, yaitu Surahman, S.Sos. dengan nilai 82,05; Adung Heryana dengan nilai 73,12; Ido Sutomo dengan nilai 69,07; serta Dede Sugandi dengan nilai 65,64.
"Dengan hasil tersebut, Dede Sugandi dinyatakan tidak melanjutkan ke tahapan berikutnya." papar Ipda Didi, saat dikonfirmasi, Kamis (2/4/2026).
Seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pelaksanaan seleksi di Universitas Nurtanio hingga rapat penentuan yang digelar di GOR Desa Nagrak, Kampung Panyaungan RT 001 RW 001, Desa Nagrak, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung, mendapat pengamanan dan pengawalan langsung dari Kapolsek Cangkuang Ipda Didi Dwi Purnomo, S.AP., CPHR., bersama personel.
Pengamanan dilakukan untuk memastikan proses berjalan aman, lancar, dan kondusif tanpa adanya gangguan kamtibmas.
Di tempat terpisah, Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, SH., SIK., MH., CPHR., menginstruksikan kepada Kapolsek Cangkuang untuk terus melakukan pemetaan potensi konflik sebagai langkah antisipasi terhadap dampak dari hasil seleksi tersebut.
Selain itu, Kapolsek juga diminta untuk melaksanakan langkah cooling system kepada para calon yang masih mengikuti tahapan selanjutnya, guna menjaga stabilitas keamanan dengan mengimbau para pendukung dan simpatisan agar tetap menjaga ketertiban serta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu situasi kamtibmas.
Dengan pengamanan yang optimal serta sinergi antar pihak terkait, seluruh tahapan seleksi berjalan dalam situasi aman dan terkendali," pungkasnya.
** M. Edwandi

Posting Komentar