Polresta Bandung Ikuti Zoom Meeting Anev Ops Lilin 2025 dan Persiapan Ops Ketupat 2026

Polresta Bandung

KIMCIPEDES.COM, KAB. BANDUNG | Polresta Bandung mengikuti kegiatan Zoom Meeting Rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) Operasi Lilin 2025, Anev Operasi Aman Nusa II 2025 serta Persiapan Operasi Ketupat 2026 yang dipimpin langsung oleh Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, Jumat (9/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 14.00 WIB hingga 17.45 WIB tersebut dilaksanakan di Ruang 110 Polresta Bandung dan dihadiri oleh Kapolresta Bandung Kombes Pol. Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., C.P.H.R., para Pejabat Utama (PJU) Polresta Bandung serta perwakilan perwira dari masing-masing satuan fungsi.

Kapolresta Bandung Kombes Pol. Aldi Subartono menyampaikan bahwa rapat anev ini merupakan momentum penting untuk mengevaluasi pelaksanaan pengamanan sebelumnya sekaligus sebagai bahan perbaikan dan penguatan strategi dalam menghadapi Operasi Ketupat 2026 mendatang.

Evaluasi Operasi Lilin 2025 dan Operasi Aman Nusa II 2025 menjadi referensi utama dalam mempersiapkan Operasi Ketupat 2026 agar pengamanan dapat berjalan lebih optimal, profesional, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Kombes Pol. Aldi Subartono.

Dalam rapat tersebut, Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo menekankan pentingnya pelaporan yang rutin dan valid, kesiapsiagaan tanggap bencana, serta menjadikan keberhasilan dan kekurangan pada Operasi Lilin 2025 sebagai bahan evaluasi dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Ia juga menginstruksikan agar Itwasum Polri melaksanakan audit tematik terhadap pelaksanaan Operasi Lilin 2025.

Sementara itu, Kakor Sabhara Polri Irjen Pol. Drs. M.H. Ritonga, M.Si., menyoroti penguatan pencegahan gangguan kamtibmas secara konvensional, manajemen lalu lintas di jalur wisata, optimalisasi teknologi ETLE, antisipasi lonjakan penumpang di jalur penyeberangan, serta mitigasi bencana alam berbasis data melalui aplikasi Early Warning System (EWS).

Astamaops Kapolri Komjen Pol. Dr. H. Muhammad Fadil Imran, M.Si., menegaskan bahwa kehadiran Polri harus dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya dalam penanganan dan pemulihan pascabencana di wilayah Aceh dan Sumatera agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan maksimal.

Dalam kesempatan yang sama, Irwasum Polri Komjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M.Phil., mengingatkan agar menjelang Operasi Ketupat 2026 dilakukan sosialisasi kepada para pengusaha otobus (PO) angkutan umum, khususnya terkait kendaraan yang tidak layak jalan agar didata dan tidak dioperasikan demi keselamatan masyarakat.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kapolresta Bandung Kombes Pol. Aldi Subartono memberikan penekanan kepada seluruh jajaran, antara lain pelaksanaan razia minuman keras oleh para Kapolsek, penyediaan kantong-kantong nonton bareng pertandingan Persib vs Persija, kesiapsiagaan PJU di Mako pada hari Minggu, serta penguatan pengamanan di gerbang tol, rest area, dan kawasan Dom Balerame.

“Kami akan menindaklanjuti seluruh arahan pimpinan dengan langkah konkret di lapangan, guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkas Kapolresta Bandung.
** M. Edwandi

0/Post a Comment/Comments

POLRI PRESISI

KIM Cipedes

TOTAL VISITS :

KIM Cipedes

Rumah Subsidi Rasa Komersil di Sumedang Kota, Hanya 33 Ribu Perhari

KIM Cipedes