Tingkatkan Ilmu Pengetahuan Agama Islam, Disdik Jabar Gelar SmartTren Ramadhan 1445 Hijriah

Disdik Jabar


KIMCIPEDES.COM, CIMAHI | Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat menggelar kegiatan SmartTren di satuan pendidikan SMA, SMK dan SLB.

Kegiatan tersebut, dalam rangkai meningkatkan pengetahuan tentang ilmu agama Islam bagi para guru dan siswa di bulan suci Ramadan 1445 Hijriah.

Kegiatan SmartTren tersebut telah dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar, Wahyu Mijaya pada Jumat (16/3/2024) kemarin, di Aula SMKN 1 Kota Cimahi

Dalam acara ini diisi berbagai praktik kegiatan yang terdiri dari dua bentuk kegiatan, yakni Kajian Islam di di Sekolah (KIDS) meliputi siswa masuk pesantren, ajengan masuk sekolah, pesantren mandiri, dan pesantren digital IRMA Jabar.

Sedangkan program Berhias (Berbudaya, Habituasi Iman dan Akhlak Sehari-hari), SmartTren diisi kegiatan Infak Massal Aktualisasi Masagi (IMAM), rantang berbagi, penulisan mushaf Al-Qur’an, wakaf Al-Qur’an dan ngobrol santai bareng asatidz (Ngobras).

Sedangkan pada program IMAM, Disdik Jabar akan berkolaborasi dengan pihak Badan Zakat Nasional (Baznas) sebagai pengelola zakat.

Dalam kesempatan itu Kadisdik Jabar mengatakan, bahwa Ramadan harus dijadikan momentum untuk membiasakan kebaikan-kebaikan. Dimulai dari pikiran, ucapan hingga tindakan.

“Kebaikan harus terus dilakukan karena itu akan membuat kita menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Wahyu Mijaya.

Kebaikan tersebut, diharapkan menjadi kebiasaan. Sehingga, karakter tersebut akan melekat pada individu untuk terus menjadi pribadi yang baik, penolong, jujur, disiplin, dan mudah berbagi pada sesama, pungkasnya.

Sementara itu, Plt Sekretaris Disdik Jabar, Deden Saepul Hidayat menjelaskan, tujuan SmartTren adalah menumbuhkan nilai-nilai luhur Ramadan dan penguatan pendidikan karakter.

Selain itu, lanjutnya, menambah dan memperluas wawasan ke-Islaman, meningkatkan wawasan amaliah di bulan Ramadan yang dilaksanakan secara terencana sesuai situasi, kondisi, dan potensi masing-masing satuan pendidikan.

Menerapkan pengalaman ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Berupa bimbingan, arahan, pelatihan, pembiasaan yang dilakukan secara bersama dan berkesinambungan antara sekolah dan orang tua siswa, papar Deden.

“Sedangkan fungsinya, sebagai media pembinaan keimanan, ketakwaan, dan akhlak mulia siswa, meningkatkan literasi keislaman dan ajang silaturahmi antar-sekolah,” terangnya.
** M. Edwandi

0/Post a Comment/Comments

POLRI PRESISI

KIM Cipedes

TOTAL VISITS :

Rumah Subsidi Rasa Komersil di Sumedang Kota, Hanya 33 Ribu Perhari

KIM Cipedes