Dansektor 22 Citarum Harum : Progres Normalisasi Sungai Cipamokolan Sampai ke Hilir Wilayah Kota Bandung

sektor 22 citarum harum

KIMCIPEDES.COM, BANDUNG | Dansektor 22 Citarum Harum Kol. Inf. Eppy Gustiawan, S.I.P., menindak lanjuti progres normalisasi Sungai Cipamokolan, memulainya di wilayah Kelurahan Antapani Tengah Kota Bandung, Selasa, 09/02/2021.

Pelaksanaan pengerukan sedimentasi sungai ini sebagai upaya pencegahan bencana banjir di wilayah hilir Sungai Cipamokolan, dengan mengawali wilayah hulu sungai.

Menurut Koloel Eppy Gustiawan bahwa sesuai kurun waktu yang lama, lebar sungai 10M tertimbun sedimentasi kanan dan kiri sungai hanya tersisa 1 sampai 2 Meter lebar sungai yang ada.

sektor 22 citarum harum

"Jelas lebih lebar sedimentasinya daripada keadaan sungai, sehingga pasca pengerukan ini bisa menormalkan debit air sesuai dengan peruntukan sungai yang sebenarnya," ujar Eppy.

Normalisasi Sungai Cipamokolan tahap demi tahap akan terus diprogres sampai ke hilir wilayah Kota Bandung, sesuai target wilayah sektor 22 yaitu untuk merapihkan fungsi dan tata kelola sungai.

Inipun sangat terpengaruh terutama mengembalikan sempadan yang normal sesuai pula fungsi dan fasilitasnya.

Masih menurut Kolonel Eppy, hasil pengerukan ini kita kembalikan kepada aparat kewilayahan dan warga baik pemeliharaan kebersihan maupun pemanfaatannya, "Garis sempadan sungai dari kirmir ke jalan Insfeksi bisa dimanfaatkan sebagai ketahanan pangan," imbuh Eppy.

Ditempat yang sama, Camat Kecamatan Antapani, Dra. Rahmawati Mulia, M.Si., menuturkan pendukungannya kepada Dansektor 22, yaitu bisa menata Daerah Aliran Sungai sesuai dengan aturan yang jelas kebenarannya, merupakan mitigasi terhadap warganya.

"Kami sudah empat bulan berjalan mendampingi progres Citarum Harum di wilayah antapani, dengan pengerukan saat ini bisa berdampak baik pada masyarakat, karena dengan pelebaran area sungai sesuai aslinya akan menambah volume penampungan air dan tidak akan banjir pada warga kami," ujar Rahmawati.

Hal diatas dibenarkan oleh warga bantaran, Maman (Ketua Rt 02/20), "kami mewakili warga sangat berterimakasih dengan adanya pengerukan sungai, karena selain sungai tertata rapih, indah dan bersih juga tidak akan banjir di wilayah kami," kata Maman.

Wilayah saluran sungai di Antapani sudah menyandang 100% ODF, pada penataan dan normalisasi Sungai Cipamokolan merupakan langkah yang tepat, karena penataanya juga bisa dijamin kebersihan dari sampah dan limbah domestiknya.

Ucapan ini terlontar oleh Lurah Kelurahan Antapani Tengah (Teguh Haris Fathon), "Program Kangpisman disini tetap berjalan, dengan adanya tempat pengolah sampah dengan sekala Rw, maka merekapun sudah terlatih memisahkan sampah, residu, kimia dan sampah organik, walaupun suasana pandemi bagaimana Program Kang Pisman tetap berjalan, Insha Alloh aman kalo masalah sampah dilingkungan kami," tegas Teguh.

Wilayah Kelurahan Antapani Tengah patut dijadikan Pilot Projeck bagi kelurahan lainnya, management pengolahan sampah sudah teredukasi dengan baik oleh aparat kewilayahan.
**M. Edwandi

0/Post a Comment/Comments

POLRI PRESISI

KIM Cipedes
KIM Cipedes

TOTAL VISITS :

KIM Cipedes

Rumah Subsidi Rasa Komersil di Sumedang Kota, Hanya 33 Ribu Perhari

KIM Cipedes