Satreskrim Polresta Bandung Tangkap Pelaku Pembunuhan Ibu Hamil 7 Bulan

satreskrim polresta bandung

KIMCIPEDES.COM, KAB. BANDUNG | Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandung Polda Jabar menangkap pria berinisial S (37 Th) pelaku pembunuhan ibu hamil berinisial NY (34 Th).

Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan,S.Ik mengatakan pelaku S ditangkap di Banjarnegara Jawa Tengah, kata Kurniawan di Polresta Bandung, Kabupaten Bandung, Jumat, 23/10/202.

Setelah polisi menyelidiki kasus pembunuhan NY di kamar kontrakannya, di Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu, 17 Oktober 2020 lalu.

"Pelaku berupaya menghilangkan jejak dengan mengunci pintu kamar kontrakan dari dalam kemudian keluar lewat jendela dan melarikan diri ke Tasikmalaya, kemudian ke daerah Jawa Tengah. 

Pelaku, kata dia, merupakan suami sirinya NY, ditangkap pada Kamis 22 Oktober 2020. Saat kehilangan nyawanya, NY diperkirakan tengah hamil dengan usia kandungan tujuh bulan sebagai buah dari hubungannya dengan pelaku.

Motifnya, kata dia, berawal dari S yang emosi gara-gara korban yang merasa cemburu. S enggan untuk memberikan ponselnya kepada NY, hingga NY merasa curiga karena menuding S memiliki hubungan dengan perempuan lain.

"Pelaku ini cekcok pada saat korban ingin melihat isi ponselnya, kemudian di sekitar lokasi ada pisau, kemudian ditusuk di lehernya (korban), kemudian ditekan dadanya, sehingga mengakibatkan kematian," katanya.

BACA JUGA : 
NY, 34 dalam kondisi hamil tujuh bulan, harus meregang nyawa bersama anak yang ada di dalam kandungannya, Sabtu, 17/10/2020, pukul 18.00 Wib.

NY ditemukan bersimbah darah di rumah kontrakannya di Kampung Cibeureum RT 002 RW 011 Desa Sadu, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung. Padahal ia baru menempati rumah itu kurang dari tiga minggu.

Meski sedang hamil, korban memiliki dua anak dari suami pertamanya. Bahkan, korban juga sempat melakukan syukuran tujuh bulanan.

Menurut Wiwin Khaerusnias selaku saksi, pada Hari Jumat, 16/10/2020 sekitar pukul 17.00 WIB, korban sempat terlihat tengah menonton TV.

Namun menjelang dini hari, tepatnya pukul 01.00 WIB, saksi mendengar suara gaduh dan teriakan di dalam kamar kontrakan korban. Ada suara seperti pintu yang ditendang berkali-kali.

Namun selang setengah jam, saksi sudah tidak mendengar suara-suara itu. Saksi tersebut hanya mendengar jika ada suara orang yang tengah batuk dan mual-mual.

“Saksi kedua yakni Dede Kartini datang ke kontrakan korban bermaksud menawarkan makanan karena sedari pagi korban tak keluar kamar. Padahal, korban setiap pagi selalu membeli sarapan,” ucapnya.

Dede pun, kemudian memanggil korban berulang kali. Namun setelah di panggil-panggil korban tak memberikan jawaban. Karena bingung dan merasa khawatir.

Dede kemudian memanggil Mulyadi selaku penjaga kontrakan untuk dimintai tolong membuka pintu kamar kontrakan korban. Saat pintu terbuka, saksi Dede dan saksi Mulyadi melihat jika korban sudah meninggal dunia dalam keadaan terlentang.
**M. Edwandi

0/Post a Comment/Comments

POLRI PRESISI

KIM Cipedes

TOTAL VISITS :

KIM Cipedes

Rumah Subsidi Rasa Komersil di Sumedang Kota, Hanya 33 Ribu Perhari

KIM Cipedes