Gunawan Owner Wisata Kawung Tilu Bojong Rangkas Adalah Wisata Panorama Alam Yang Layak Untuk Di Kunjungi

Sektor 22 Citarum Harum

Kolonel Inf Suyitno Komandan Sektor 20 Citarum Harum  Bersama Kolonel Inf Kukuh Hartono Dan Gunawan SH, Tengah Owner  Taman Wisata Kawung Tilu


KIMCIPEDES.COM, KAB, BEKASI. | Setelah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akibat pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) resmi dicabut, warga mulai memburu objek wisata bernuansa alam untuk melepas penat.

Seperti terlihat di Objek wisata adventure Kawung Tilu Bojong Rangkas milik Gunawan SH, warga desa cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi jabar.

Pengunjung yang datang berasal dari Bekasi, Cikarang, Karawang mulai berdatangan memburu udara segar dan pemandangan hijau memanjakan mata.Sabtu,(23/07/2020).

Wisnu Anwari (28) salah seorang pengunjung asal Cikarang mengaku sengaja datang ke Objek wisata adventure Kawung Tilu Bojong Rangkas untuk melepas penat setelah beberapa bulan hanya berdiam diri dirumah."Kangen suasana alam seperti ini, makanya sengaja datang sama teman-teman," paparnya.

Ela salah satu pengunjung asal Bekasi mengatakan, Berwisata dalam penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) memang agak sedikit ribet, harus tetap menggunakan masker dan mematuhi protokol kesehatan.

"Tetap pakai masker dan jaga jarak dengan pengunjung lain," ujarnya.

Wisata Kawung Tilu Bojong Rangkas adalah Wisata yang menyuguhkan panorama alam pepohonan yang rindang yang dikemas sederhana tanpa merubah kontur wilayahnya itu sendiri.

Wisata ini dibangun diatas luas lahan ± 15 Ha dengan berbagai wahana yang dapat dinikmati para pengunjung diantaranya:

Taman Selfie, Penangkaran Rusa,Wahana Kicau Burung, Taman Bermain Anak, Penangkaran Domba Garut, Live Musik, Wahana Motor, ATV Dan lain sebagainya.

Wisata Kawung Tilu Bojong Rangkas bisa dikategorikan Wisata keluarga, karena wahana yang tersedia disana memang sengaja di desain untuk semua kalangan.

Selain kita dapat menikmati udara yang sejuk, Objek Wisata Kawung Tilu Bojong Rangkas juga memberikan kesempatan bagi para pengunjung untuk memetik buah rambutan jika musim panen tiba.

Hal itu tentunya menciptakan sensasi tersendiri bagi para pengunjung. Karena selain terdapat deretan pohon-pohon jati yang menjulang, disana juga terdapat hektaran kebun rambutan yang berjejer disela-sela wahana permainan anak.


Para pengunjung pun bisa berteduh dan bersantai dibawah pohon jati dengan beralaskan tikar, bahkan bisa duduk bercengkrama bersama keluarga disaung unik yang disediakan pihak wisata sambil melihat anak-anak bermain dialam yang asri.
Wisata Kawung Tilu Bojong Rangkas itu sendiri terletak di Kp. Ciranggon, Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi Jabar.

Wisata ini resmi dibuka dua tahun yang lalu yang diresmikan langsung oleh Bupati Bekasi H. Eka Supria Atmaja pada Tanggal 17 Nopember 2018.

Hal ini bermula pada pertengahan bulan Juli di tahun 2018 silam, tertuang dari isi kepala “orang gila” menurut pengakuan salah satu warga yang hari ini mengadu nasibnya di Wisata Kawung Tilu Bojong Rangkas, dengan berniaga menjajakan jajanan bagi para pengunjung yang datang.

"Siapakah “Orang gila “ itu !!!

Warga sekitar memanggilnya dengan sebutan Kang Gun, pria paruh baya yang sudah menginjak usia setengah abad yang mempunyai cita-cita luhur, yaitu ingin membuka lapangan kerja dan usaha bagi warga sekitar.

Pria yang bernama lengkap Gunawan ini pada awalnya mempunyai lahan di Daerah Aliran Sungai Cibeet yang mana disana hanya dijadikan kebun rambutan dan pohon Jati Jabon yang memang sudah ditanam sejak 2014 yang lalu.

Kemudian dari ide gemilangnya lah terlahir gagasan gila, “menurut warga sekitar waktu itu”. Pada pertenganan bulan Juli Tahun 2018, Gunawan yang akrab dipanggil Kang Gun mampu meyakinkan hampir sebagian warga Ciranggon untuk membuka lahan kebun miliknya untuk dijadikan wisata.

Memang tak sedikit pula dari warga mencibir dan menolak gagasannya itu. Bahkan ada yang mengolok-olok bahwa seorang Gunawan itu orang gila. Karena pemahaman warga waktu itu, mana mungkin diwilayah perkampungan yang jauh dari akses keramaian mampu jadi destinasi wisata dan bisa menyedot para pengunjung.

Desa Cipayung yang memiliki jumlah penduduk 16.875 jiwa ini memang terletak di wilayah Cikarang paling Timur berbatasan langsung dengan Sungai Cibe-et yang menjadi pembatas Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang.

Desa yang memiliki penduduk mayoritas buruh tani ini memang tergolong Desa pelosok yang lumayan jauh dengan pusat keramaian, lahan kebun yang digadang-gadang akan dijadikan wisata pun memang berlokasi di wilayah perkampungan.

Memang secara kasat mata lokasi itu bukanlah klasifikasi wilayah yang dapat dijadikan wisata. Namun hal itu tak menyurutkan kebulatan tekad seorang Kang Gun.

Sebuah niatan luhur yang mana dalam cita-citanya itu hanya ingin membuat sebuah perputaran ekonomi yang maju bagi masyarakat Kampung Ciranggon yang terbilang masih tertinggal akibat terus menerus tergerus oleh era global moderenisasi yang tidak berbanding lurus dengan SDM masyarakat sekitar, dalam arti masih banyak pengangguran dikalangan masyarakat sekitar.

Dengan bermodalkan besik kecintaan terhadap alam dan memiliki prisip “ KITA JAGA ALAM, ALAM JAGA KITA” dari sanalah tonggak sebuah sejarah keemasan Kampung Ciranggon melesat di garis start.

Hari berganti, bulan berlalu. Kini gagasan gila itu telah menjadi wujud nyata yang hadir ditengah-tengah masyarakat. Satu tahun sudah dilalui dengan berbagai kisah. Air mata dan kebahagian menjadi gumpalan erat yang menjadi bumbu bagi seluruh masyarakat Ciranggon.

Mereka mampu membuktikan kepada kita semua, bahwa tidak ada yang tidak mungkin selama ada kemauan, mau bekerja keras, tekad yang kuat, dan berkeyakinan yang teguh, maka semua dapat tercapai.

Hari ini mereka dibalut dalam romantisme silaturahmi yang kuat, semua yang berjuang menciptakan Wisata Kawung Tilu Bojong Rangkas tergabung dalam sebuah Paguyuban yang disebut Paguyuban Bojong Rangkas. Lagi – lagi konsep ini dilahirkan oleh tokoh gila yang sering disebut namanya dalam kisah ini.

Tak sedikit memang biaya yang harus dikeluarkan Kang Gun untuk mewujudkan ide gilanya itu. Akan tetapi, selama niat itu surti “didasari dengan keikhlasan dan kebersihan hati” Tuhan akan selalu memberikan jalan kemudahan. “tambah Kang Gun”.

Kini Wisata Kawung Tilu Bojong Rangkas mampu menyedot ribuan bahkan puluhan ribu setiap pekannya. Bahkan pemerintah pun mulai melirik wisata yang lagi viral ini.

Wisata yang digadang-gadang mampu menjadi wisata unggulan Kabupaten Bekasi ini terus mengibarkan sayapnya dengan terus berkarya dan berinovasi menyediakan wahana-wahana yang belum ada.

Menciptakan hal yang tidak mungkin menjadi mungkin, menciptakan hal yang tidak ada menjadi ada. Inilah yang harus kita petik dari sebuah perjalanan kisah, bahwa kerja keras tidak akan menghianati hasil.

Perlu kita ketahui bersama, hampir semua Wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Cibe-et di Desa Cipayung ini sudah dijual ke pihak Pengembang Kota Meikarta. Hanya Lahan Kang Gun beserta keluarganyalah yang masih bertahan hingga saat ini, yang saat ini menjadi Destinasi Wisata Kawung Tilu Bojong Rangkas.

Objek wisata adventure Kawung Tilu Ada hal yang menarik yang belum terkuak dan selalu menjadi sebuah pertanyaan mendasar dibenak kita semua. Hal ini berkaitan dengan penamaan nama Wisata itu sendiri. Kenapa dinamakan Wisata Kawung Tilu Bojong Rangkas…!!!

Ada sebuah makna terselip dibalik penamaan tersebut, hal itu tentunya berhubungan erat dengan sejarah daerah Ciranggon itu sendiri.

“Eta mah cukup Akang nu apal, nu penting Wisata ieu geus ngawujud. Geus bisa mere kahirupan jakeur masyarakat didieu. Ceuk kolot akang kieu: “Hirup nu hade lain jembar ku harta komo asa aing teu deungeun.

Emang banda mah tatalang raga anaking, tapi hirup nu hade mah, nu bisa nulung kanu butuh nalang kanu susah, jeung bisa mere mangpaat pikeun balarea”. Tutur Kang Gun waktu itu. Sambil duduk bersila menikmati secangkir kopi hitam dengan suguhan alam asri buah pemikirannya yang bisa dinikmati banyak orang, termasuk kita semua.
** M. Edwandi

0/Post a Comment/Comments

POLRI PRESISI

KIM Cipedes
KIM Cipedes

TOTAL VISITS :

KIM Cipedes

Rumah Subsidi Rasa Komersil di Sumedang Kota, Hanya 33 Ribu Perhari

KIM Cipedes